CASE STUDY

CASE STUDY

Number of replies: 0

SOAL KASUS

“Reformasi Pembiayaan Pendidikan di Provinsi Nusantara Raya”

Pemerintah Provinsi Nusantara Raya memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Jumlah penduduk: 8 juta jiwa
  • Anggaran pendidikan: 22% dari APBD
  • 68% anggaran pendidikan digunakan untuk gaji dan tunjangan guru
  • 12% untuk infrastruktur
  • 8% untuk program bantuan siswa (beasiswa & subsidi)
  • 12% untuk administrasi dan lainnya

Namun, hasil evaluasi menunjukkan:

  • Skor literasi dan numerasi siswa berada di bawah rata-rata nasional
  • Ketimpangan kualitas antara sekolah kota dan desa sangat tinggi
  • Banyak sekolah memiliki guru berlebih di kota, tetapi kekurangan guru di daerah terpencil
  • Infrastruktur digital sangat terbatas

Sebagai pembanding, pemerintah pusat ingin mendorong reformasi dengan merujuk praktik negara anggota OECD yang:

  • Memiliki sistem performance-based budgeting
  • Mengalokasikan dana berbasis kebutuhan siswa
  • Mengutamakan peningkatan kualitas guru
  • Menggunakan sistem evaluasi berbasis data

 

TUGAS ANDA

Sebagai analis ekonomi pendidikan, Anda diminta menyusun rekomendasi kebijakan dengan menjawab pertanyaan berikut:

1)    Analisis Struktur Pengeluaran

  • Apakah struktur belanja pendidikan di Nusantara Raya sudah efisien?
  • Bagian mana yang perlu direalokasi? Mengapa?

2)    Analisis Sumber Pembiayaan

  • Apakah pembiayaan masih terlalu bergantung pada pemerintah daerah?
  • Perlukah melibatkan sektor swasta atau skema pembiayaan alternatif? Jelaskan model yang tepat.

3)    Perbandingan dengan Negara OECD

  • Elemen apa dari praktik negara OECD yang realistis diadopsi?
  • Apa tantangan implementasinya di konteks Indonesia?

4)    Rancangan Reformasi

Susun proposal singkat reformasi pembiayaan pendidikan selama 5 tahun yang mencakup:

  • Perubahan struktur belanja
  • Strategi peningkatan kualitas guru
  • Digitalisasi sekolah
  • Mekanisme monitoring dan evaluasi