FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

Number of replies: 7


                                                


                                                                                       A

Forum ini disediakan untuk berdiskusi dan berbagi mengenai materi KONSEP DASAR IPS yang sedang dipelajari. 

Silahkan berpartisipasi aktif pada forum ini untuk memperdalam pemahaman Saudara mengenai materi yang telah disampaikan di atas.

Petunjuk diskusi kelompok:

  1. Kelompok yang mendapatkan giliran untuk memaparkan materi  sesuai dengan Topik Bahasan menyiapkan makalah dan media presentasi berupa PPT interaktif untuk diunggah dalam forum ini. Cara mengunggah: klik reply, lalu ketik nama kelompok. Kemudian, unggah file Makalah dan PPT dengan mengklik advanced seperti gambar di bawah.
  2. Mahasiswa lainnya pada hari pertemuan memahami materi presentasi dan materi makalah dan dipersilahkan untuk bertanya,  terkait materi tersebut atau hal-hal lain yang berhubungan dengan materi yang ditampilkan oleh pemateri. Cara bertanya dan berdiskusi: Mahasiswa me-reply pada topik yang disediakan kemudian menuliskan nama dan NPM serta pertanyaan atau berupa tanggapan.
  3. Kelompok pemateri merangkum pertanyaan dan jawaban pada akhir pembelajaran dan dikirimkan di form diskusi ini.
  4. Selamat berdiskusi dan tetap semangat.

zz




In reply to First post

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Nasya Zulfa Kautsar -

Kelompok 3 kondas IPS 2

1.Elsya Nei Sinta (2513053091)

2.Yulius Alan Pramudita (2513053085)

3.Syifa Aulia (2553053002)

4.Amelia Saputri (2513053102)

5.Desva Adelia Noty (2513053106)

6.Nasya Zulfa Kautsar (2513053103)

7.Rizky Okta Fitrallah (2513053096)

https://canva.link/3j35zhyq1l44h45

https://docs.google.com/document/d/1Oa9x7VnNolm3EfTodJ-qvhlIQo22lt3GKUJ7WUywp6s/edit?usp=drivesdk

In reply to Nasya Zulfa Kautsar

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Deva Noptalia Inora -
Nama : Deva Noptalia Inora
NPM : 2553053030

Izin bertanya..
Dalam PPT dijelaskan bahwa guru memberikan topik atau permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sosial siswa. namun, bagaimana guru dapat memastikan bahwa topik yang dipilih benar benar relevan, menantang, dan mampu mendorong berpikir kritis semua siswa, bukan hanya sebagian saja?
In reply to Deva Noptalia Inora

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Amellia Saputri -
Nama : Amellia Saputri
NPM : 2513053102

Izin Menjawab Pertanyaan Deva

Guru dapat memastikan topik yang dipilih relevan dan menantang dengan mengaitkannya pada kehidupan nyata siswa, seperti lingkungan sekolah atau masyarakat, sehingga mudah dipahami dan menarik. Topik juga sebaiknya bersifat terbuka dan memiliki berbagai sudut pandang agar mendorong siswa untuk berpikir kritis dan aktif berdiskusi. Selain itu, guru perlu menyesuaikan tingkat kesulitan dengan kemampuan siswa yang beragam, misalnya melalui pertanyaan bertahap dari yang sederhana hingga lebih kompleks agar semua siswa dapat berpartisipasi. Guru juga dapat melakukan refleksi atau menanyakan pendapat siswa di awal untuk memastikan topik benar-benar menarik dan sesuai kebutuhan mereka.
In reply to Nasya Zulfa Kautsar

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Sri Wulandari -
Nama: Sri Wulandari
NPM: 2513053105

Pertanyaan:
Setiap siswa pasti memiliki gaya belajar dan kemampuan yang berbeda, apakah model pembelajaran yang diterapkan saat ini sudah mengakomodasi keberagaman gaya belajar dan kecepatan belajar siswa?
In reply to Sri Wulandari

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Syifa Aulia -
Baik, kepada Sri Wulandari, sebelumnya izinkan saya memperkenalkan diri.

Nama: Syifa Aulia
NPM: 2553053002
Sebagai anggota kelompok.

Menjawab pertanyaan yang Anda sampaikan, menurut kelompok kami, realitanya belum semua model pembelajaran mampu merangkul setiap perbedaan siswa. Di balik kelas yang terlihat seragam, terdapat siswa yang diam bukan karena tidak mau berpartisipasi, melainkan karena cara belajarnya belum terakomodasi. Ada pula siswa yang tertinggal bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak diberi ruang sesuai dengan ritme belajarnya.

Oleh karena itu, peran guru menjadi sangat penting dalam menghadirkan pembelajaran yang diferensiatif, memvariasikan metode, serta memberikan pilihan dalam proses belajar. Dengan demikian, setiap siswa dapat merasa dilihat, didengar, dan memperoleh kesempatan yang adil untuk berkembang.
In reply to Nasya Zulfa Kautsar

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Kaneza Fa'aqurata Ayun -
Nama: Kaneza Fa'aqurata Ayun
NPM: 2513053095

Pertanyaan:
Dalam Implementasi PjBL itu pasti memerlukan persiapan yang matang dan kemampuan pengelolaan kelas yang tinggi dari guru.
Pertanyaan saya menurut kelompok kalian, kendala struktural apa yang paling menghambat guru SD saat ini dalam mengadopsi model ini, dan bagaimana solusi konkret untuk mengatasinya?
In reply to Kaneza Fa'aqurata Ayun

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Desva Adelia Noty -
Nama: Desva Adelia Noty
NPM: 2513053106

Menjawab pertanyaan dari Kaneza

Menurut kelompok kami, kendala struktural yang paling menghambat guru SD dalam menerapkan model Project Based Learning itu sebenarnya bukan hanya dari kemampuan guru, tapi lebih ke sistem yang ada di sekolah.
Yang pertama, dari segi waktu. Jadwal pembelajaran di SD itu cukup padat, sehingga guru sering merasa harus mengejar target materi. Akibatnya, model seperti PjBL yang butuh waktu lebih panjang jadi sulit diterapkan secara maksimal.
Kedua, beban administrasi guru juga cukup tinggi. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga harus menyelesaikan berbagai laporan dan perangkat pembelajaran. Hal ini membuat waktu untuk merancang kegiatan proyek jadi terbatas.
Selain itu, sistem penilaian yang masih cenderung fokus pada hasil akhir atau nilai kognitif juga menjadi hambatan. Padahal dalam PjBL, proses seperti kerja sama, kreativitas, dan keaktifan itu justru penting untuk dinilai.
Kalau dari segi fasilitas, memang di beberapa sekolah masih terbatas, tapi menurut kami ini masih bisa disiasati dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar.
Untuk solusinya, menurut kelompok kami, guru bisa mulai dari hal yang sederhana, seperti mengintegrasikan proyek ke dalam materi yang sudah ada, jadi tidak menambah beban waktu. Selain itu, guru juga bisa menggunakan penilaian yang lebih fleksibel, seperti penilaian proses atau kerja kelompok.
Di sisi lain, perlu juga dukungan dari sekolah, misalnya dengan mengurangi beban administrasi dan memberikan pelatihan kepada guru, supaya mereka lebih siap dalam menerapkan model pembelajaran seperti PjBL.
Jadi, menurut kami, keberhasilan PjBL ini tidak hanya bergantung pada guru, tetapi juga pada bagaimana sistem di sekolah bisa mendukung.