Nama: Muhammad Rizqi Alfiah
Npm:2313031008
Menurut saya, auditing itu bukan sekadar “memeriksa angka”, tapi lebih ke proses penilaian yang sistematis untuk memastikan apakah laporan keuangan benar-benar bisa dipercaya atau tidak. Jadi, auditing berfungsi sebagai jembatan kepercayaan antara pihak manajemen dan pihak luar seperti investor.
Kalau mengacu pada pendapat para ahli, misalnya menurut Arens dan Loebbecke, auditing adalah proses pengumpulan dan evaluasi bukti mengenai informasi ekonomi untuk menentukan dan melaporkan tingkat kesesuaian informasi tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan. Artinya, auditor tidak hanya melihat angka, tapi juga membandingkan dengan standar tertentu.
Sementara itu, menurut Mulyadi, auditing adalah proses sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan ekonomi, dengan tujuan menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan.
Dari beberapa pendapat tersebut, menurut saya auditing bisa disimpulkan sebagai proses pemeriksaan yang dilakukan secara independen dan objektif terhadap laporan keuangan, dengan tujuan memberikan keyakinan apakah laporan tersebut sudah disajikan secara benar dan wajar. Peran auditor di sini sangat penting, karena mereka membantu mengurangi keraguan atau ketidakpercayaan dari pihak luar terhadap laporan yang dibuat oleh manajemen.
Jadi, secara sederhana, auditing itu bukan cuma “ngecek laporan”, tapi memastikan bahwa informasi yang disajikan benar, dapat dipercaya, dan sesuai dengan standar yang berlaku.