Brainstorming

Brainstorming

Number of replies: 16

Link Youtube:






Setelah menyimak video tersebut, cobalah kemukakan pendapat anda disini tentang pengertian auditing menurut pendapat anda sendiri mengacu kepada pendapat para ahli!

In reply to First post

Re: Brainstorming

by Ni Wayan Vara Wulandari -
Nama: Ni Wayan Vara Wulandari
NPM: 2313031017

Berdasarkan video tersebut, menurut saya auditing adalah suatu proses pemeriksaan yang dilakukan secara sistematis, objektif, dan independen terhadap laporan keuangan atau informasi suatu organisasi dengan tujuan menilai apakah informasi tersebut telah disusun sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku serta mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Dalam proses ini, auditor mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti yang relevan sebelum memberikan opini profesionalnya, sehingga hasil audit dapat meningkatkan kepercayaan pihak-pihak yang berkepentingan seperti investor, kreditur, dan manajemen. Dengan demikian, auditing bukan hanya sekadar memeriksa angka, tetapi juga memastikan adanya transparansi, akuntabilitas, dan keandalan informasi keuangan.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Khoirun Nisa -
Nama : Khoirun Nisa
NPM : 2313031005

Setelah menyimak video tersebut, menurut pendapat saya auditing adalah suatu proses pemeriksaan yang dilakukan secara sistematis, objektif, dan independen untuk menilai apakah laporan keuangan dan aktivitas ekonomi suatu entitas telah disajikan secara wajar sesuai dengan standar yang berlaku. Auditing bertujuan memberikan keyakinan kepada pihak-pihak yang berkepentingan bahwa informasi yang disampaikan dapat dipercaya dan bebas dari salah saji material.
Pendapat saya ini mengacu pada definisi para ahli. Mulyadi (2014) menyatakan bahwa auditing adalah proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan tentang kegiatan ekonomi guna menentukan tingkat kesesuaiannya dengan kriteria yang telah ditetapkan serta menyampaikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan. Selain itu, Agoes (2014) menjelaskan bahwa auditing merupakan pemeriksaan secara kritis dan sistematis oleh pihak independen terhadap laporan keuangan untuk memberikan pendapat mengenai kewajarannya.
Berdasarkan pendapat tersebut, saya memahami bahwa auditing tidak hanya sekadar memeriksa angka-angka dalam laporan keuangan, tetapi juga menilai sistem pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan, serta kemungkinan adanya kesalahan atau kecurangan. Dengan demikian, auditing berperan penting dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap suatu entitas.

Referensi
Mulyadi. (2014). Auditing (Edisi 6). Jakarta: Salemba Empat.
Agoes, S. (2014). Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik (Edisi 4). Jakarta: Salemba Empat.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Rieke Nindita Sari - -
Nama : Rieke Nindita Sari
NPM : 2313031019

Auditing adalah suatu proses pemeriksaan dan evaluasi secara kritis dan sistematis terhadap laporan keuangan atau informasi lain, yang dilakukan oleh auditor yang independen dan objektif untuk menilai kesesuaian informasi tersebut dengan kriteria atau standar tertentu, serta menyampaikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan. Pendapat ini sesuai dengan definisi yang dikemukakan oleh Konrath (2002), Sukrisno Agoes (2004), dan Arens & Loebbecke (2003) yang menekankan aspek pengumpulan bukti, objektivitas, serta tujuan memberikan opini atas kewajaran informasi yang diperiksa.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Sela Ayu Irawati -
Nama:Sela Ayu Irawati
Npm:2313031015

Rida Perwita Sari, Sri Hastuti, dan Dyah Ratnawati (2020) menyimpulkan Auditing adalah pemeriksaan yang dilakukan secara sistematis oleh pihak yang melakukan, bersifat independen terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen dan disertai dengan catatan-catatan pembukuan dan bukti pendukung. Sedangakan, menurut PSAK (2019) Auditing adalah suatu proses yang
betujuan untuk mengevaluasi bukti yang dikumpulkan atas pernyataan mengenai
berbagai kejadian dan melihat tingkat hubungan antara penyataan dengan kenyataan, serta mengomunikasikan hasilnya kepada yang berkepentingan.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Auditing merupakan proses yang sistematis untuk memperoleh serta mengevaluasi bukti yang berhubungan dengan asersi tindakan serta kejadian ekonomi yang ada.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Catur Febriyan -
Nama : Catur Febriyan
NPM : 2313031018

Menurut pendapat saya, auditing merupakan suatu proses pemeriksaan yang dilakukan secara sistematis, objektif, dan independen terhadap laporan keuangan atau informasi mengenai kegiatan ekonomi suatu entitas. Proses ini bertujuan untuk mengumpulkan serta mengevaluasi bukti-bukti yang ada, sehingga dapat diketahui apakah informasi tersebut telah disajikan secara benar dan sesuai dengan kriteria atau standar yang telah ditetapkan.

Pendapat tersebut sejalan dengan pandangan para ahli. Mulyadi (2014) menyatakan bahwa auditing adalah proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan tentang kegiatan ekonomi guna menentukan tingkat kesesuaiannya dengan kriteria yang telah ditetapkan serta menyampaikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan. Sementara itu, Agoes (2014) menjelaskan bahwa auditing merupakan pemeriksaan secara kritis dan sistematis oleh pihak independen terhadap laporan keuangan untuk memberikan pendapat mengenai kewajarannya.

Berdasarkan pendapat tersebut, menurut saya auditing tidak hanya sekadar memeriksa laporan keuangan, tetapi juga menilai keandalan informasi dan memastikan bahwa laporan yang disajikan dapat dipercaya oleh pihak-pihak yang berkepentingan, seperti manajemen, investor, maupun pihak lainnya dalam pengambilan keputusan.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Annisa Luthfiyyah -
Nama : Annisa Luthfiyyah
NPM   : 2313031010

Menurut pendapat saya, auditing adalah proses pemeriksaan secara sistematis terhadap buku, catatan, dan laporan keuangan suatu organisasi untuk memperoleh bukti serta menilai apakah informasi keuangan tersebut telah disajikan secara benar dan dapat dipercaya. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Pendapat ini sejalan dengan Montgomery yang menyatakan bahwa auditing merupakan pemeriksaan sistematis terhadap buku dan catatan suatu organisasi untuk memverifikasi serta melaporkan fakta mengenai operasi keuangan dan hasilnya (Jena & Satapathy, 2019).

sumber:
Jena, B. M., & Satapathy, S. K. (2019). *Principles and practice of auditing* (2nd rev. ed.). Himalaya Publishing House.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Nida Yasmin -
Nama : Nida Yasmin Sofiyah
NPM : 2313031026
Auditing adalah proses pemeriksaan sistematis terhadap laporan keuangan dan catatan terkait suatu organisasi yang dilakukan oleh pihak independen dan berkualifikasi untuk memberikan opini mengenai kewajaran serta kebenaran penyajian data tersebut. Praktik ini muncul karena adanya kebutuhan investor untuk memverifikasi laporan hasil usaha yang dikelola oleh manajemen, guna memastikan bahwa angka laba dan posisi keuangan yang dilaporkan benar-benar mencerminkan kondisi lapangan tanpa adanya manipulasi. Hasil akhir dari proses ini dituangkan dalam sebuah laporan audit yang berfungsi sebagai bentuk pertanggungjawaban profesional auditor terhadap para pemangku kepentingan mengenai transparansi laporan keuangan organisasi tersebut.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Mar'atus Shalihah Mar'atus Shalihah -
Nama : Mar'atus Shalihah
NPM : 2313031025

Menurut pendapat saya, auditing merupakan serangkaian langkah pemeriksaan yang dilakukan secara sistematis, objektif, dan independen terhadap laporan keuangan suatu organisasi. Proses ini bertujuan untuk menilai apakah informasi yang disajikan telah sesuai dengan norma atau standar yang berlaku, serta menyampaikan hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.

Pandangan ini sejalan dengan pernyataan Arens et al. (2015) yang menyatakan bahwa audit mencakup proses pengumpulan dan evaluasi bukti terkait informasi untuk menentukan serta melaporkan tingkat kesesuaian antara informasi tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, yang harus dilakukan oleh individu yang kompeten dan independen. Selain itu, Sukrisno Agoes (2017) juga menjelaskan bahwa audit merupakan suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis oleh pihak yang independen terhadap laporan keuangan beserta bukti pendukungnya, dengan tujuan memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Selvidar Armalia -
Nama : Selvidar Armalia
NPM : 2313031014

Menurut pendapat saya, auditing adalah proses pemeriksaan yang dilakukan secara sistematis dan independen untuk menilai kebenaran serta kewajaran informasi, terutama laporan keuangan, dengan mengacu pada standar yang berlaku. Pandangan ini sejalan dengan para ahli seperti Mulyadi dan Arens yang menyatakan bahwa auditing bertujuan mengumpulkan dan mengevaluasi bukti untuk memastikan informasi dapat dipercaya. Jadi, auditing bukan hanya memeriksa angka, tetapi juga menilai apakah suatu kegiatan telah berjalan sesuai aturan dan prinsip yang ditetapkan.
In reply to Selvidar Armalia

Re: Brainstorming

by Saqila Rahma Andini -
Nama : Saqila Rahma Andini
NPM : 2313031020
Menurut saya, auditing dapat dipahami sebagai suatu proses yang sistematis untuk mengumpulkan dan mengevaluasi bukti terkait informasi keuangan yang disusun oleh manajemen, guna menentukan apakah informasi tersebut sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Proses ini dilakukan secara independen dan objektif oleh pihak yang kompeten, dengan tujuan untuk memberikan penilaian yang dapat dipercaya terhadap kewajaran laporan keuangan. Selain itu, auditing juga tidak hanya berfokus pada pengujian angka-angka dalam laporan, tetapi juga mencakup penilaian terhadap prosedur dan kebijakan yang diterapkan oleh manajemen dalam menjalankan kegiatan ekonomi dan keuangan. Seperti yang disampaikan oleh Arens, auditing melibatkan pengumpulan bukti untuk memastikan kecocokan informasi dengan standar yang berlaku. Rida Perwita Sari dan rekan-rekannya menambahkan bahwa auditing dilakukan oleh pihak yang independen, yang dapat memastikan tidak ada konflik kepentingan dalam prosesnya. Hery juga menekankan bahwa auditing adalah proses evaluasi bukti terkait dengan asersi manajemen yang berkaitan dengan tindakan ekonomi yang telah dilakukan, yang perlu dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by IRFAN A SUKI -
Nama : Irfan A Suki
Npm : 2313031013

Menurut pendapat saya,Audit berasal dari kata Latin “Audire” yang berarti mendengarkan. Audit adalah pemeriksaan sistematis terhadap laporan keuangan dan catatan terkait suatu organisasi. Audit dilakukan oleh orang yang independen dan memiliki kualifikasi agar dapat memberikan opini mengenai penyajian laporan keuangan yang benar dan wajar. Investor menanamkan modal dengan harapan mendapatkan keuntungan, namun mereka sering ragu terhadap kebenaran dan keadilan angka yang disajikan manajemen dalam laporan keuangan. Oleh karena itu, auditor independen ditunjuk untuk memeriksa laporan keuangan tersebut secara sistematis, memastikan bahwa laporan tersebut memberikan gambaran yang benar dan wajar. Setelah audit selesai, auditor memberikan laporan audit yang berisi opini tentang laporan keuangan tersebut. Dengan demikian, audit berfungsi untuk meningkatkan kepercayaan investor dan pihak berkepentingan lain terhadap informasi keuangan yang disajikan perusahaan. Audit sangat penting dalam menjaga transparansi dan akurasi laporan keuangan, serta memastikan manajemen bertanggung jawab dalam menyajikan informasi yang dapat dipercaya.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Muhammad rizqi Alfiah -
Nama: Muhammad Rizqi Alfiah
Npm:2313031008

Menurut saya, auditing itu bukan sekadar “memeriksa angka”, tapi lebih ke proses penilaian yang sistematis untuk memastikan apakah laporan keuangan benar-benar bisa dipercaya atau tidak. Jadi, auditing berfungsi sebagai jembatan kepercayaan antara pihak manajemen dan pihak luar seperti investor.

Kalau mengacu pada pendapat para ahli, misalnya menurut Arens dan Loebbecke, auditing adalah proses pengumpulan dan evaluasi bukti mengenai informasi ekonomi untuk menentukan dan melaporkan tingkat kesesuaian informasi tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan. Artinya, auditor tidak hanya melihat angka, tapi juga membandingkan dengan standar tertentu.

Sementara itu, menurut Mulyadi, auditing adalah proses sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan ekonomi, dengan tujuan menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan.

Dari beberapa pendapat tersebut, menurut saya auditing bisa disimpulkan sebagai proses pemeriksaan yang dilakukan secara independen dan objektif terhadap laporan keuangan, dengan tujuan memberikan keyakinan apakah laporan tersebut sudah disajikan secara benar dan wajar. Peran auditor di sini sangat penting, karena mereka membantu mengurangi keraguan atau ketidakpercayaan dari pihak luar terhadap laporan yang dibuat oleh manajemen.

Jadi, secara sederhana, auditing itu bukan cuma “ngecek laporan”, tapi memastikan bahwa informasi yang disajikan benar, dapat dipercaya, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Muhammad rizqi Alfiah -
Nama: Muhammad Rizqi Alfiah
Npm:2313031008

Menurut saya, auditing itu bukan sekadar “memeriksa angka”, tapi lebih ke proses penilaian yang sistematis untuk memastikan apakah laporan keuangan benar-benar bisa dipercaya atau tidak. Jadi, auditing berfungsi sebagai jembatan kepercayaan antara pihak manajemen dan pihak luar seperti investor.

Kalau mengacu pada pendapat para ahli, misalnya menurut Arens dan Loebbecke, auditing adalah proses pengumpulan dan evaluasi bukti mengenai informasi ekonomi untuk menentukan dan melaporkan tingkat kesesuaian informasi tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan. Artinya, auditor tidak hanya melihat angka, tapi juga membandingkan dengan standar tertentu.

Sementara itu, menurut Mulyadi, auditing adalah proses sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan ekonomi, dengan tujuan menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan.

Dari beberapa pendapat tersebut, menurut saya auditing bisa disimpulkan sebagai proses pemeriksaan yang dilakukan secara independen dan objektif terhadap laporan keuangan, dengan tujuan memberikan keyakinan apakah laporan tersebut sudah disajikan secara benar dan wajar. Peran auditor di sini sangat penting, karena mereka membantu mengurangi keraguan atau ketidakpercayaan dari pihak luar terhadap laporan yang dibuat oleh manajemen.

Jadi, secara sederhana, auditing itu bukan cuma “ngecek laporan”, tapi memastikan bahwa informasi yang disajikan benar, dapat dipercaya, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Najwa Ayudia Aura Rachim -
Nama: Najwa Ayudia Aura Rachim
NPM: 2313031027
Kelas: A

Berdasarkan dari vidio yang saya simak, menurut saya audit adalah pemeriksaan sistematis atas catatan dan laporan keuangan, jadi Audit mengacu pada pemeriksaan sistematis atas laporan keuangan dan catatan terkait suatu organisasi atau perusahaan. Audit dilakukan oleh orang yang independen dan berkualifikasi dengan tujuan untuk menyatakan opini tentang penyajian laporan keuangan yang benar dan wajar jadi auditor memberikan opini tentang penyajian laporan keuangan
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Suci Tri Wahyuni 2313031012 -
Nama: Suci Tri Wahyuni
NPM: 2313031012

Menurut saya, auditing adalah suatu proses pemeriksaan yang dilakukan secara sistematis dan independen terhadap suatu informasi, khususnya laporan keuangan, dengan tujuan untuk mengetahui apakah informasi tersebut sudah sesuai dengan standar atau kriteria yang telah ditetapkan. Proses auditing tidak hanya sekadar memeriksa, tetapi juga melibatkan pengumpulan dan evaluasi bukti yang relevan agar hasil yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara objektif.
Pendapat ini sejalan dengan yang dikemukakan oleh Arens dan Loebbecke yang menyatakan bahwa auditing merupakan proses pengumpulan dan evaluasi bukti untuk menentukan kesesuaian antara informasi dengan kriteria yang telah ditentukan. Selain itu, Boynton dan Kell juga menjelaskan bahwa auditing dilakukan secara sistematis dan objektif serta hasilnya dilaporkan kepada pihak yang berkepentingan.
Dari pendapat para ahli tersebut, saya memahami bahwa inti dari auditing adalah adanya proses yang terstruktur, bersifat independen, berbasis bukti, serta menghasilkan suatu opini mengenai kewajaran informasi. Oleh karena itu, auditing memiliki peran penting dalam memberikan kepercayaan kepada pengguna informasi, terutama dalam pengambilan keputusan ekonomi.
In reply to First post

Re: Brainstorming

by Dwi Apriyana -
Nama: Dwi Apriyana
Npm: 2313031022

Setelah menyimak video di atas, menurut pendapat saya, auditing adalah kegiatan pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan apakah laporan keuangan atau kegiatan dalam perusahaan sudah sesuai dan benar dengan kondisi yang sesungguhnya, proses audit dilakukan oleh pihak yang independen supaya hasil pemeriksaannya lebih sesuai dan bisa dipercaya. Auditing tidak hanya memeriksa angka dalam laporan keuangan, tetapi juga melihat apakah proses dan kegiatan dalam perusahaan sudah berjalan sesuai aturan, auditor akan mengumpulkan bukti-bukti, lalu memeriksa apakah laporan yang dibuat perusahaan memang benar dan tidak ada kesalahan yang bisa merugikan pihak lain. Hal ini juga sesuai dengan pendapat Mulyadi (2014) yang menjelaskan bahwa auditing adalah proses pemeriksaan untuk mendapatkan dan menilai bukti secara objektif. Berdasarkan pendapat tersebut, auditing memiliki peran penting karena bisa membantu perusahaan menghasilkan laporan keuangan yang lebih jelas dan dapat dipercaya, sehingga orang lain seperti investor, kreditur, atau pemerintah bisa menggunakan laporan tersebut dengan lebih yakin.