Silahkan disimak dan dipahami dengan baik video berikut lalu analisis lah menggunakan kalimat anda minimal 2 paragraf.
Silahkan disimak dan dipahami dengan baik video berikut lalu analisis lah menggunakan kalimat anda minimal 2 paragraf.
Analisis Video Pembelajaran tentang :
" Pancasila Sebagai Sistem Filsafat"
1. Memahami Pancasila
- Landasan Filosofis: Video ini menekankan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar dasar hukum, tetapi juga cerminan identitas dan nilai-nilai yang mengikat masyarakat Indonesia. Hal ini menunjukkan pentingnya pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
- Persatuan dalam Keragaman: Pancasila berfungsi sebagai jembatan untuk menyatukan masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda. Fokus pada saling menghormati adalah kunci dalam menciptakan keselarasan.
2. Lima Prinsip Pancasila
- Ketuhanan Yang Maha Esa: Menyiratkan bahwa spiritualitas dan toleransi antaragama sangat penting untuk menjaga keharmonisan sosial.
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Penekanan pada hak asasi manusia dan keadilan sosial mencerminkan komitmen terhadap martabat manusia.
- Persatuan Indonesia: Poin ini sangat relevan dalam konteks Indonesia yang kaya akan keragaman etnis dan budaya, mengingatkan kita akan pentingnya menjaga persatuan.
3. Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
- Pendidikan: Mengintegrasikan Pancasila dalam kurikulum pendidikan diharapkan dapat membentuk identitas nasional yang kuat di kalangan generasi muda.
- Pemerintahan dan Institusi Sosial: Penegakan prinsip Pancasila dalam pemerintahan dapat mendorong demokrasi yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
4. Tantangan bagi Pancasila
- Ideologi Radikal dan Kesenjangan Sosial: Tantangan ini menunjukkan bahwa Pancasila harus selalu diperjuangkan untuk melawan paham yang dapat memecah belah bangsa.
- Pendidikan Kewarganegaraan: Ini merupakan aspek penting untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tidak hanya dihafal tetapi juga diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari.
5. Masa Depan Pancasila
- Relevansi: Pancasila diharapkan tetap relevan sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk perubahan sosial dan teknologi.
- Ajakan untuk Bertindak: Mendorong setiap individu untuk menerapkan dan mempromosikan nilai-nilai Pancasila, menunjukkan bahwa tanggung jawab membangun masyarakat yang adil dan harmonis ada di tangan kita semua.
Kesimpulan
Video ini berhasil menyampaikan pentingnya Pancasila sebagai dasar ideologi dan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila, masyarakat dapat berkontribusi pada terciptanya Indonesia yang lebih harmonis dan demokratis. Pancasila bukan hanya simbol, tetapi juga praktik yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Restu Natasya Hidayati (2415011056)
SISTEM FILSAFAT PANCASILA SEBAGAI
Filsafat berasal dari bahasa Yunani, “Philosophia”. Phile yang berarti Cinta, dan Sophia yang berarti kebijaksanaan. Cinta memiliki arti keinginan yang besar, berkobar, yang sungguh-sungguh, dan kebijaksanaan berarti kebenaran yang sesungguhnya. Sementara itu, filsafat pancasila merupakan refleksi kritis dan rasional Pancasila sebagai dasar negara dan realitas budaya bangsa dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pemahamannya yang mendasar dan menyeluruh.
Aliran filsafat dibagian menjadi 4 sifat, yaitu:
1. Rasionalisme, mengagungkan akal
2. Materialisme, mengagungkan materi
3. Individualisme, mengagungkan individualis
4. Hedonisme, mengagungkan kesenangan.
Manfaat mempelajari filsafat yaitu memperoleh kebenaran yang hakiki, melatih kemampuan bervfikir logis, melatih berpikir dan bertindak bijkasana, melatih berpikir rasional dan komprehensif, serta menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup, menghasilkan tindakan yang bijaksana.
Wawasan filosofi bagiannya menjad 3, yaitu:
1. Ontologis, adalah ilmu yang menyelidiki hakikat suatu keberadaan atau keberadaan dan disamakan artinya dengan metafisika.
2. Epistemologis, adalah cabang yang menyelidiki asal usul usul, syarat, susunan, metode, dan validitas ilmu pengetahuan.
3. Aksiologis, berasal dari kata Yunani, Axios yang berarti nilai/manfaat, dan logos yang berarti pikiranl, ilmu, atau teori.
Nama : Vito Pratama Putra
NPM : 2415011047
Kelas : B MKWU Pancasila
Video tersebut menyajikan materi tentang Pancasila sebagai sistem filsafat yang terdiri dari 5 sub pembahasan.
Pada awal pembahasan, dijelaskan tentang pengertian dari filsafat menurut arti katanya. Filsafat yang digunakan dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani, yaitu Phile yang artinya Cinta (hasrat yang besar) dan Sophia yang artinya Kebijaksanaan (kebenaran sejati).
Selanjutnya disajikan 4 aliran dalam filsafat, yaitu berfilsafat Rationalisme yang mengagungkan akal, berfilsafat Materialisme yang mengagungkan materi, Individualisme yang mengagungkan individualitas, dan Hedonisme yang mengagungkan kesenjangan.
Lalu disajikan pula manfaat dari mempelajari filsafat, beberapa diantaranya adalah memperoleh melatih kemampuan berfikir yang logis, dan melatih berfikir rasional dan komprehensif.
Kemudian dijelaskan secara ringkas pengertian Filsafat Pancasila. Filsafat Pancasila dapat didefinisikan sebagai refleksi kritis dan rasional Pancasila dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh. Pancasila sebagai sistem filsafat berarti Pancasila merupakan salah unsur dalam filsafat yang memiliki fungsi dan memiliki tujuannya sebagai unsur tersebut.
Nama = Zumairul Mufid
NPM = 2415011029
Kelas = B
Pada Pembahasan Video tersebut, yang berjudul
"PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT" menyajikan materi materi filsafat, yakni pengertian filsafat, pengertian cinta dan kebijaksanaan, aliran aliran filsafat, manfaat mempelajari filsafat, definisi filsafat pancasila, serta wawasan filsafat.
Pengertian Filsafat kata filsafat dalam Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani, yaitu "Philosophia" terdiri dari kata Phile artinya Cinta dan Sophia artinya Kebijaksanaan.
Pengertian Cinta Dan kebijaksanaan, cinta artinya hasrat yang besar, berkobar-kobar, dan yang sungguh-sungguh.
sedangkan Kebijaksanaanartinya Kebenaran sejati, atau kebenaran yang sesungguhnya.
aliran-aliran filsafat, sesuai namanya, aliran aliran filsafat terdiri dari 4 jenis, yaitu =
1. Berfilsafat Rationalisme yaitu mengagungkan akal
2. Berfilsafat Materialisme yaitu mengagungkan materi
3. Berfilsafat Individualisme yaitu mengagungkan individualitas
4. Berfilsafat Hedonisme yaitu mengagungkan kesenangan
MANFAAT MEMPELAJARI FILSAFAT, terdiri dari 5 manfaat, antara lain adalah =
1. Memperoleh kebenaran yang hakiki.
2. Melatih kemampuan berfikir logis.
3. Melatih berpikir dan bertindak bijaksana.
4. Melatih berpikir rasional dan komprehensif.
5. Menyeimbangkan antara pertimbangan
dan tindakan
Pengertian filsafat pancasila, Filsafat Pancasila memiliki artian sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan yaitu untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.
Wawasan filsafat meliputi = Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis.
Ontologis: menurut Aristoteles adalah ilmu yang
menyelidiki hakikat sesuatu atau tentang ada,
keberadaan atau eksistensi dan
disamakan artinya dengan metafisika.
Epistemologis adalah cabang filsafat yang menyelidiki asal,
syarat, susunan, metode, dan validitas ilmu pengetahuan.
Aksiologis: Istilah aksiologi berasal dari kata Yunani axios
yang artinya nilai, manfaat, dan
logos yang artinya pikiran, ilmu atau teori.
Kata Filsafat berasal dari bahasa Yunani "Philoshophia," yaitu phile yang artinya cinta dan sophia yang artinya kebijaksanaan. Cinta artinya hasrat yang besar atau sungguh-sungguh. Sedangkan kebijaksanaan artinya kebenaran yang sesungguhnya. Ada empat macam aliran dalam filsafat, yaitu:
Manfaat dari mempelajari filsafat yaitu:
Filsafat Pancasila adalah refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertinnya yang mendasar dan menyeluruh. Pancasila sebagai sistem filsafat, sistem sendiri memliki beberapa ciri-ciri, yaitu:
Wawasan filsafat meliputi bidang, yaitu Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis.
Kata Filsafat berasal dari bahasa Yunani "Philoshophia," yaitu phile yang artinya cinta dan sophia yang artinya kebijaksanaan. Cinta artinya hasrat yang besar atau sungguh-sungguh. Sedangkan kebijaksanaan artinya kebenaran yang sesungguhnya. Manfaat dalam mempelajari ilmu filsafat, yaitu kita akan berfikir secara logis dan bijaksana. Selain itu, mempelajari ilmu filsafat juga akan membentuk karakter yang berfikir secara rasional.
Nama : Sofia Zahra Saputri
NPM : 2415011045
kelas : B (MKWU PANCASILA)
ANALISIS VIDEO:
FILSAFAT berasal dari kata ‘philo’ dan ‘shopia’ yang berarti ‘cinta dan kebijaksanaan’. Filsafat mempunyai arti upaya manusia untuk memahami dunia, keberadaannya, dan tempatnya di dalamnya dengan cara berpikir yang mendalam, kritis, dan reflektif.
Aliran aliran filsafat:
• Berfilsafat Rasionalisme mengagungkan akal
• Berfilsafat Materialisme mengagungkan materi
• Berfilsafat Individualisme mengagungkan individu
• Berfilsafat Hedonisme mengagungkan kesenangan
FILSAFAT PANCASILA dapat di definisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok pokok pengertian nya yang mendasar dan menyeluruh.
Sebagai filasafat, pancasila bersifat menyeluruh, mendasar, dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Wawasan filsafat meliputi bidang atau aspek penyelidikan ontologis, epistomologis dan aksiologis
• Ontologis : Ontologi adalah kajian tentang hakikat realitas dan keberadaan.
Ontologis pancasila: Pancasila sebagai sistem filsafat mengajarkan bahwa realitas atau hakikat kehidupan yang diakui oleh bangsa Indonesia bersumber dari nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Kelima sila ini mencerminkan pandangan hidup bangsa yang melihat dunia sebagai kesatuan yang harmonis, di mana manusia, masyarakat, dan negara hidup bersama dalam keharmonisan.
• Epitomologis: Epistemologi adalah kajian tentang bagaimana manusia memperoleh pengetahuan.
Epitomologis pancasila: Dalam sistem filsafat Pancasila, pengetahuan diperoleh melalui pengalaman hidup yang selaras dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Cara berpikir masyarakat Indonesia, dalam memperoleh kebenaran, diwarnai oleh nilai-nilai ketuhanan, rasa kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial.
• Aksiologis: Aksiologi adalah kajian tentang nilai atau etika.
Aksiologis pancasila: sebagai sistem nilai, Pancasila menekankan pentingnya pelaksanaan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut antara lain penghormatan terhadap agama dan kepercayaan (Ketuhanan), kemanusiaan yang adil dan beradab, rasa persatuan dalam keberagaman, kedaulatan rakyat melalui musyawarah dan mufakat, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
shella vita 2415011051
Pengertian filsafat menurut arti katanya kata filsafat dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa yunani “philosophia” terdiri dari kata phile artinya cinta dan sopia artinya kebijaksanaan. Cinta artinya hasrat yang berkobar kobar.Kebijaksanaan artinya kebenaran yang sejati tidak ditutup tutupi. Filsafat memiliki 4 aliran yaitu Bersifat rasionalisme (pikiran/akal), bersifat materialisme (materi), Bersifat individualisme (diri sendiri) , bersifat hedonisme (menghambur hamburkan duit)
Manfaat mempelajari filsafat Pancasila
1. Memperoleh kebenaran
2. Melatih kemampuan berfikir logis
3. mampu bertindak bijaksana
4. melatih berfikir rasional dan komperatif
Pengertian filsafat Pancasila sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok pokok pengertian nya yang mendasar dan menyeluruh.Pancasila sebagai sistem filsafat ‘sistem’ memiliki ciri ciri sebagai berikut suatu kesatuan bagian bagian/ komponen. Bagian tersebut mempunyai fungsi sendiri sendiri saling berhubungan dan saling ketergantungan. Dengan kata lain dimaksud kan untuk mencapai tujuan tertentu (tujuan sistem) tejadi dalam suatu lingkungan yang kompleks
Wawasan filsafat meliputi bidang ontologi, epistemologi, dan aksiologi:
· Ontologi: Mempelajari hakikat objek yang diteliti dan bagaimana menghasilkan pengetahuan.
· Epistemologi: Mempelajari proses perolehan pengetahuan, termasuk metode ilmiah seperti perumusan masalah, hipotesis, dan kesimpulan.
· Aksiologi: Mempelajari nilai yang terkait dengan kegunaan pengetahuan yang diperoleh.
Ontologi, epistemologi, dan aksiologi merupakan tiga pilar utama dalam pengembangan filsafat ilmu. Ketiga bidang ini juga dapat diterapkan dalam filsafat pendidikan, di mana: Ontologi mendefinisikan hakikat pendidikan, Epistemologi menentukan cara mendapatkan pengetahuan, Aksiologi mengarahkan nilai-nilai dalam pendidikan.
Nama : Fariha Salsabila
NPM : 2415011030
Mata Kuliah : MKU Pendidikan Pancasila
Didalam video tersebut membahas konsep Pancasila sebagai sistem Filsafat. Yang dimana filsafat sendiri dalam Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Yunani “Philosophia” terdiri dari kata Phile artinya cinta dan Sophia artinya kebijaksanaan. Terdapat empat aliran filsafat yaitu:
1. Berfilsafat Rasionalisme yang mengagungkan akal
2. Berfilsafat Materialisme yang mengagungkan materi
3. Berfilsafat Individualisme yang mengagungkan individualitas
4. Berfilsafat Hedonisme yang mengagungkan kesenangan
Didalam video juga dijelaskan mengenai pengertian Filsafat Pancasila yang dapat didefinisikan sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok pokok pengertian yang mendasar dan menyeluruh. Pancasila sebagai sistem filsafat yang dimana “sistem” disini memiliki ciri ciri yaitu suatu kesatuan bagian-bagian/unsur/elemen/komponen, Bagian-bagian tersebut mempunyai fungsi sendiri-sendiri, Saling berhubungan dan ketergantungan. Keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu, dan yang terakhir terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks.
Dibahas juga mengenai wawasan filsafat yang meliputi aspek penyelidikan Ontologis yaitu ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu keberadaan/eksistensi; Epistemologis yaitu cabang filsafat yang menyelidiki asal, syarat, susunan, metode, dan validitas ilmu pengetahuan; dan Aksiologi yang berasal dari kata Yunani Axios yang artinya nilai, manfaat, dan logos yang artinya pikiran, ilmu atau teori.
NAMA : ALDI GUSTI RISVIANDI
NPM : 2415011055
KELAS : B MKU PANCASILA
TUGAS ANALISIS VIDEO
PENGERTIAN FLSAFAT
pengertian menurut arti katanya, kata filsafat dala Bahasa Indonesia bersala
dari Bahasa Yunani “Philosophia” terdiri dari kata phile artiNya cinta dan
Sophia artinya kebijaksanaan. Terdapat pula aliran aliran pada filsafat,
diantaranya:
1) Berfilsafat rationalisme mengagungkan akal
2) Berfilsafat materialisme mengagungkan materi
3) Berfilsahat individualosme mengagungkan individualitas
4) Berfilsafat hedonism mengagungkan kesenangan
Terdapat anfaat yang dapat diperoleh dari mempelajari filsafat, yaitu :
1) Memperoleh kebenaran yang hakiki
2) Melatih kemampuan berfikir logis
3) Melatih berfikir dan bijaksana
4) Melatih berfikir rasional
5) Melatih untuk menyeimbangkan antara pertimbangan dan Tindakan.
PENGERTIAN FILSAFAT PANCASILA
Filsafat Pancasila didefinisi sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup, dengan tujuan mendapatkan pokok pengertian yang mendasar secara menyeluruh. Dengan demkian, filsafat Pancasila dapat menjadi landasan bagi pebangunan karakter, integrasi sosial, dan penciptaan keadilan serta kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh raktyat Indonesia.
PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT
Pancasila tidak hanya sekadar dasar negara, tetap juga seagai suatu kerangka pemikiran yang mendakam terkait nilai nilai kehidupan, diantaranya yaitu :
1. Nilai-nilai Dasar:
Setiap sila dalam Pancasila mengandung nilai-nilai filosofis yang bisa dijadikan pedoman dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, sila pertama, "Ketuhanan yang Maha Esa," menekankan pentingnya spiritualitas dan moralitas.
2. Integrasi:
Pancasila berfungsi untuk menyatukan berbagai aliran pemikiran dan budaya di Indonesia. Sebagai sistem filsafat, Pancasila menciptakan ruang untuk dialog dan toleransi antar kelompok yang berbeda.
3. Etika dan Moral:
Pancasila menyediakan dasar moral dan etika dalam pengambilan keputusan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila bisa digunakan untuk menilai tindakan individu maupun kebijakan publik.
4. Kemanusiaan:
Filsafat Pancasila menekankan nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Hal ini mencerminkan kesadaran akan martabat manusia sebagai bagian integral dari kehidupan sosial.
5. Keadilan dan Kesejahteraan:
Pancasila juga berfokus pada pencapaian keadilan sosial bagi seluruh rakyat, menekankan pentingnya kesejahteraan bersama dalam masyarakat yang plural.
WAWASAN FILSAFAT
Wawasan
filsafat meliputi aspek penyelidikan
Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis.
Ontologis
:
menurut Aristoteles adalah ilmu yang menyelidiki hakikat suatu atau tentang
ada, keberadaan atau eksistensi dan disamakan denga Metafisika
Epistemologis
:
adalah cabang filsafat menyelidiki asal, syarat, susunan, metode, dan validitas
ilmu pengetahuan
Aksiologis
:
istilah Aksiologi bersal dari kata Yunani “Axios” yang artinya nilai, manfaat,
dan logos yang artinya pikiran.
Nama : Muhammad Rafif Ardan
NPM : 2415011119
TUGAS MKWU PANCASILA
Video “Pancasila Sebagai Sistem Filsafat” menjelaskan peran penting dari konsep pancasila sebagai ideologi dasar bangsa Indonesia. Pancasila adalah batu pertama sebagai fondasi bangsa dalam aspek filosofis yang mencerminkan identitas dan nilai budaya bangsa Indonesia. Pancasila juga menjadikan kepiluan untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang majemuk dan beragam. Dengan perintah terhadap kaidah perpaduan dan penghormatan tersebut Pancasila turut serta dalam menjaga taraf harmonisasi di tengah aspek paham berbangsa dan bernegara.
selain pemaparan pentingnya pancasila, video ini juga menjelaskan apa saja lima prinsip pancila, dari prinsip Ketuhan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, tata kerintingn yang lapang hingga kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam representative parlementer. Dapat kita lihat ketiga dalam prinsip pancasila yang berkaitan dalam persatuan, yang ketiga mengingatkan kita dalam keadaan sekarang dalam persatuan, karena dalam pasal 3 persatuan adalah. Dalam video juga dijabarkan integrasi pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang perlu diajarkan disekolah tingkat nasional lainya agar membangun nasionalisme yang kuat pada bangsa. Tak hanya sebatas itu tetapi integrasi pancasila juga harus di terap-kan dalam masyarakat dan pemerintahan agar dapat berjalan dengan harmonis. Dalam setiap teori selalu disarankan dalam persatuan kesatuan.
Nama : Saskia Azizah (2415011038) (B)
"Pancasila Sebagai Sistem Filsafat"
Dari vidio pembelajaran diatas dapat di katakan bahwa filsafat sendiri berarti cinta dan kebijaksanaan yang berasal dari bahasa Yunani "Philosophia".Jadi filsafat sendiri bisa diartikan sebagai hasrat yang bersungguh sungguh dengan kebenaran dan keberanian yang sejati.
Seperti yang kita simak di vidio tersebut bahwa filsafat memiliki 4 aliran :
1. Rasionalisme yakni dimana mengaitkan semuanya kepada akal
2. Materialisme yakni mengandalkan materi
3. Individualisme yakni seperti yang kita ketahui individualisme lebih mengagungkan individualitas
4. Hedonisme ,yakni mengataskan segalanya kepada kesenangan.
Selain itu filsafat memberikan manfaat ketika kita mempelajari dan memahaminya,seperti memperoleh kebenaran kebenaran yang hakiki,melatih kemampuan diri dalam berfikir dengan logis,rasional dan komprehensif.selain melatih cara berfikir,filsafat juga melatih kita untuk bertindak dengan bijaksanaan, menyeimbangkan antara pertimbangan dan suatu sehingga memperoleh keselarasan dalam hidup.
Berbicara tentang filsafat,apakah arti dari filsafat Pancasila?
Filsafat Pancasila sendiri didefinisikan sebagai refleksi yang kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa,tujuannya untuk mendapatkan sebuah pokok pokok pengertian yang mendasar sampai dengan menyeluruh.
Wawasan yang ada pada Pancasila mempunyai 3 wawasan baik dalam bidang maupun aspek penyelidikan diantaranya :
1. Ontologis : sebuah ilmu yang menyelidiki hakikat keberadaan atau eksistensi
2. Epistemologis : cabang filsafat yang menyelidiki asal,syarat,susunan,metode,dan validitas ilmu pengetahuan
3. Aksiologis : berasal dari dua kata Yunani yakni axios (nilai,manfaat)dan Logos (pikiran,ilmu,atau teori).
Kesimpulan :
filsafat Pancasila adalah suatu refleksi kritis dan rasional yang mendalam mengenai Pancasila sebagai dasar negara dan budaya bangsa Indonesia. Melalui pendekatan filosofis ini, kita dapat memahami Pancasila secara lebih komprehensif dari tiga aspek utama: ontologis (hakikat keberadaan), epistemologis (sumber dan metode pengetahuan), dan aksiologis (nilai dan manfaat). Mempelajari filsafat Pancasila membantu kita berpikir logis dan bertindak bijaksana, sehingga tercipta keseimbangan dan keselarasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Aliran Sistem Pancasila
1. ONTOLOGI
Sebuah aliran filsafat Pancasila yang berargumen bahwa keadilan, moralitas, dan
eksistensi Tuhan membuat mungkin prinsip inti sistem ini - nilai- nilai agama, budaya,
dan adat istiadat - ada dalam kenyataan.
2. EMOSIONALITAS
Aliran filsafat Pancasila yang mengkaji ilmu alam berbasis teori adalah:
• Teori korespondensi kebenaran, yang menekankan kesesuaian fakta dan data
• Teori korespondensi kebenaran, yang menekankan aplikabilitas informasi dan fakta
yang dapat diverifikasi secara ilmiah
• Teori kebenaran pragmatis, yang menekankan informasi yang dianggap
menguntungkan
• Kebenaran berdasarkan konsensus, sering disebut sebagai teori konsensus
kebenaran. Kebenaran berdasarkan pengalaman dikenal sebagai teori empiris
kebenaran, sementara kebenaran yang berasal dari intuisi dikenal sebagai teori
intuisi kebenaran. data dan fakta yang dapat diuji secara ilmiah
• Teori kebenaran pragmatis, yaitu kebenaran yang dianggap memberikan manfaat
• Teori konsensus kebenaran, yaitu kebenaran berdasarkan kesepakatan
• Teori empiris kebenaran, yaitu kebenaran berdasarkan pengalaman
• Teori intuisi kebenaran adalah kebenaran yang berasal langsung dari indera manusia
atau akal
• Teori kebenaran rasional adalah kebenaran yang dapat diterima oleh akal sehat
• Teori kebenaran yang diungkapkan adalah kebenaran mutlak Dapat disimpulkandari teori ini bahwa Pancasila adalah pengetahuan ilmiah yang dapat diuji dan diperiksa
kebenarannya.
3. AKSIOLOGI
Sebuah bagian dari Filsafat Pancasila yang membahas topik yang harus
bermanfaat dengan mempertimbangkan penggunaan dan keagamaannya. Menurut
NotoNegoro, Aksiosofi dibagi menjadi tiga kategori:
- nilai-nilai vital, yang merupakan kebutuhan bagi eksistensi manusia
- nilai-nilai materi, yang merupakan kebutuhan untuk mendukung aktivitaskehidupan
manusia
- nilai-nilai spiritual, yang meliputi kebutuhan akan agama, kebaikan, kebenaran, dan
keindahan jiwa manusia.
Penjelasan ini mengarah pada kesimpulan bahwa Pancasila adalah suatu ideal spiritual
yang tidak dapat meninggalkan nilai-nilai penting dan nilai- nilai materi.
Kesimpulan
Jurnal "Pancasila Sebagai Sistem Filsafat" telah menguraikan dan menganalisis
peran serta makna mendalam Pancasila sebagai dasar filosofis dalam konteks negara dan
pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila bukan hanya sebuah dokumen hukum,
tetapi juga sebuah pedoman yang membentuk kerangka moral dan etika bagi masyarakat
Indonesia. Sebagai sistem filsafat, ia menegaskan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan,
persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial sebagai tiang-tiang utama dalam mencapai
kesejahteraan dan keharmonisan dalam masyarakat. Pancasila juga mencerminkan
semangat toleransi, keragaman, dan partisipasi aktif dalam proses demokratisasi. Sebagai
hasilnya, Pancasila terus menjadi landasan kokoh bagi pembangunan negara dan
kehidupan bermasyarakat di Indonesia, dan memegang peran krusial dalam menjaga
persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan nilai-nilai ini, Pancasila tetap relevan dalam
menghadapi tantangan dan perubahan zaman, memandu arah menuju masa depan yang
lebih baik bagi bangsa Indonesia.