Forum Diskusi

Forum Diskusi

Number of replies: 6

Mahasiswa semua silahkan tuliskan pendapatkan tentang posisi mata pelajaran Sejarah dalam kurikulum Merdeka Belajar

In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by Rizky Pahlevi -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, izin memperkenalkan diri nama saya Rizky Pahlevi dengan NPM 2013033023. Izin menjawab ibu

Kurikulum Merdeka sebelumnya dikenal sebagai Kurikulum Prototipe yang diterapkan melalui pilot project di Sekolah Penggerak dan oleh Guru Penggerak. Kurikulum Merdeka merupakan angin segar bagi perbaikan pendidikan di Indonesia yang sempat terpuruk selama pandemi Covid-19, meskipun keefektifannya secara global masih perlu dibuktikan. Ide pengembangan Kurikulum Merdeka ini berawal dari beberapa kekurangan pada Kurikulum 2013 antara lain materi yang terlalu padat, implementasi yang kaku, dan materi yang membosankan. Jika dilihat secara sekilas berdasarkan aturan-aturan yang ditetapkan maka dapat diambil kesimpulan sementara bahwa Kurikulum Merdeka memiliki beberapa kelebihan dibanding Kurikulum 2013. Antara lain memberikan ruang yang lebih luas bagi guru dan siswa untuk berkreasi dan memutuskan prioritas belajar (materi esensial), satuan pendidikan dan guru memiliki wewenang untuk melakukan pengembangan kurikulum beserta kelengakapannya sesuai dengan kebutuhan dan konteks sekolah. Pada Kurikulum Merdeka tidak terdapat pembagian Sejarah Wajib dan Sejarah Peminatan. Di kelas X pada KurikulumMerdeka tidak terdapat Mata Pelajaran Sejarah tapi Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang terdiri dari Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi dimana masing-masing mendapatkan alokasi waktu 72 jam per tahun (2 jam per minggu). Meskipun dokumen kurikulum meniadakan istilah mata pelajaran secara spesifik tapi pemerintah memberikan kebebasan dalam pengorganisasian di setiap satuan pendidikan. Jadi bisa disampaikan secara terintegrasi yaitu dalam Mata Pelajaran IPS, melalui model blok waktu secara bergantian, atau diajarkan seperti biasa dalam mata pelajaran terpisah. Baru pada kelas XI dan XII mata pelajaran sejarah disajikan secara terpisah. Dari segi ruang lingkup mata pelajaran sejarah secara umum sama, hanya saja pada Kurikulum Merdeka ditambahkan materi Jalur Rempah.

Sekian jawaban dari saya, mohon maaf jika terdapat kesalahan.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by Mia Nurlita 2013033011 -
assalamu'alaikum warrahmatullhai wabarakatuh,,
izin memperkenalkan diri ibu
Nama: Mia Nurlita
Npm: 2013033011
pada kurikulum merdeka belajara eksistensi mata pelajaran sejarah sedikit menurun hal ini dapat kita lihat pada kurikulum sebelumnya dimana mata pelajaran sejarah pada kurikulum 2013 mendapatkan kedudukan yang istimewa karena dibagi menjadi 2 yaitu sejarah wajib dan sejarah peminatan dimana ini memungkinkan siswa mampu menyerap materi sejarah dengan lebih baik karena adanya pengklasifikasian materi dimana sejarah wajib berisikan materi sejarah indonesia sedangkan sejarah peminatan materinya meliputi sejarah dunia. sementara itu pada kurikulum merdeka belajar tak ada lagi sejarah wajib atau pun minat, yang terdapat hanyalah sejarah wajib. meskipun begitu pada mata pelajaran sejarah di kurikulum merdeka belajar terdapat pembaharuan materi yaitu adanya materi "Jalur Rempah Indonesia". materi ini sangat signifikan apabila kita melihat kilas balik indonesia, dimana kita ketahui sendiri para penjajah sendiri datang ke indonesia karena mencari rempah-rempah.
sekian ibu dari saya kurang lebihnya saya mohon maaf
wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabaraktuh,,,
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by Octari Tauvita -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin menjawab Bu.

Pada Kurikulum Merdeka pelajaran Sejarah Indonesia dan Sejarah Peminatan dialihkan menjadi mata pelajaran “Sejarah” dan masuk dalam mapel umum. Secara kalkulasi, pada Kurikulum 2013, jam pelajaran Sejarah Indonesia adalah 2 JP dalam satu minggu, sedangkan Sejarah Peminatan adalah 3 JP pada kelas X, dan 4 JP pada kelas XI dan XII, sedangkan pada Kurikulum Merdeka jam Sejarah hanya 2 JP dalam satu minggu. Dan menurut saya pembelajaran sejarah masa Merdeka Belajar ini seperti "tidak ada ya tidak apa apa", karena terlihat semakin dikurangkan, mungkin berfikir bahwa dari yang sebelum-belumnya output dari siswa yang mempelajari sejarah tidak sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Tapi bukankah seharusnya jika memang seperti itu, harus ada kebijakan yang membuat pelajaran sejarah ini semakin bisa membangun karakter siswa nya bukan malah dikurangi jam pelajaran nya apalagi sampai menjadi umum saja.

Terimakasih. Mohon maaf jika terdapat kesalahan.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Terima kasih. Maaf jika terdapat kesalahan.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by RISKI RISMAWATI -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Saya Riski Rismawati dengan NPM 2013033029 izin menjawab pertanyaan mengenai posisi mata pelajaran Sejarah dalam kurikulum Merdeka Belajar

Kurikulum merdeka adalah kurikulum dimana struktur pembelajarannya dibagi menjadi dua kegiatan utama yaitu pembelajaran intrakurikuler yang mengacu pada capaian pembelajaran yang harus dicapai oleh peserta didik pada setiap mata pelajaran, dan projek penguatan profil pelajar pancasila yang mengacu pada standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki peserta didik. Kurikulum merdeka menitikberatkan proses penilaian pembelajaran pada asesmen formatif dimana hasil asesmen akan digunakan untuk merancang pembelajaran sesuai tahap capaian peserta didik. Asemen formatif dilakukan dengan tujuan untuk memandu proses belajar dan meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Kurikulum ini secara eksplisit menyatakan pentingnya penyajian materi sejarah secara utuh dan komprehensif dengan pendekatan multidimensional agar dapat turut mendukung terciptanya manusia merdeka yang berkesadaran sejarah selaras dengan Profil Pelajar Pancasila. Kurikulum ini merupakan pijakan awal pembelajaran sejarah dengan pendekatan baru yang membutuhkan tindak lanjut cukup kompleks salah satunya adalah penyediaan sumber belajar. Namun, dengan adanya kebebasan bagi guru untuk menyusun tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, dan modul ajar maka dapat diharapkan wujud baru pembelajaran sejarah dapat tercapai dengan optimal.

Sekian Jawaban saya, mohon maaf apabila terdapat kesalahan,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by Lussy Safitri -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, izin memperkenalkan diri nama saya Lussy Safitri dengan NPM 2013033009, izin menjawab ibu

Posisi mata pelajaran sejarah dalam kurikulum merdeka memiliki beberapa perbedaan dari kurikulum sebelumnya, yaitu jumlah item tujuan pembelajaran, munculnya konsep kesadaran sejarah, pemahaman diri, pemahaman kolektif, dan nilai-nilai yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Selain itu juga muncul tujuan yang terkait dengan keterampilan berpikir multiperspektif dan keterampilan mengolah informasi sejarah secara non digital maupun digital. Kemudian capaian pembelajaran untuk tingkat SMA terdiri dari dua fase yaitu Fase E dan Fase F, masing-masing fase memiliki 2 elemen yaitu pemahaman konsep sejarah dan keterampilan proses sejarah. Pada Kurikulum Merdeka tidak terdapat pembagian Sejarah Wajib dan Sejarah Peminatan. Di kelas X pada Kurikulum Merdeka tidak terdapat Mata Pelajaran Sejarah tapi Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang terdiri dari Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi dimana masing-masing mendapatkan alokasi waktu 72 jam per tahun (2 jam per minggu).  Kemudian pada Kurikulum Merdeka ditambahkan materi Jalur Rempah dan munculnya item lingkup Standar Kecakapan yang terdiri dari Keterampilan Konsep Sejarah (Historical Conceptual Skills), Keterampilan Berpikir Sejarah (Historical Thinking Skills), Kesadaran Sejarah (Historical Consciousness), Penelitian Sejarah (Historical Research), Keterampilan Praktis Sejarah (Historical Practice Skills).

Sekian, terima kasih banyak ibu, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by Murniyati . -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri nama saya Murniyati dengan NPM 2013033025, mohon menjawab ibu

Secara istilah, makna, maupun penerapan, mata pelajaran sejarah memang tidak dihilangkan dalam Kurikulum Merdeka, Namun, kedudukan pelajaran sejarah saat ini tidak lagi memiliki makna mendalam seperti pada kurikulum sebelumnya.

Jika pada kurikulum 2013 terdapat mata pelajaran Sejarah Indonesia dan Sejarah Peminatan, maka pada full implement Kurikulum Merdeka ini.

Kemudian, dalam aspek pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum Merdeka basis yang digunakan adalah berbasis kompetensi. Sedangkan, pada Kurikulum Merdeka basis yang digunakan adalah berbasis capaian pembelajaran.

Kebebasan dalam memilih mata pelajaran akan berimbas pada hilangnya jam mengajar apabila peminat pelajaran sedikit. Salah satu yang melukiskan dari adanya Kurikulum Merdeka adalah mapel sejarah. Sebelumnya pada Kurikulum 2013, sejarah terbagi atas dua mata pelajaran yaitu Sejarah Indonesia sebagai mata pelajaran wajib dan Sejarah Peminatan sebagai mapel peminatan IPS.

Pada Kurikulum Merdeka Pelajaran Sejarah Indonesia dan Sejarah Peminatan dialihkan menjadi mata pelajaran “Sejarah” dan masuk dalam mapel umum. Secara kalkulasi, pada Kurikulum 2013, jam pelajaran Sejarah Indonesia adalah 2 JP dalam satu minggu, sedangkan Sejarah Peminatan adalah 3 JP pada kelas X, dan 4 JP pada kelas XI dan XII, sedangkan pada Kurikulum Merdeka jam Sejarah hanya 2 JP dalam satu minggu.

Sekian jawaban dari saya, mohon maaf jika terdapat kesalahan.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.