Kasus: Pengelolaan Anggaran Program Perbaikan Sekolah
Pemerintah Kabupaten Maju Bersama mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.000.000.000 untuk program perbaikan fasilitas sekolah dasar pada tahun 2026.
Dana tersebut direncanakan untuk:
- perbaikan ruang kelas sebesar Rp500.000.000;
- pengadaan meja dan kursi sebesar Rp250.000.000;
- pengadaan komputer untuk laboratorium sebesar Rp150.000.000;
- biaya pengawasan dan administrasi sebesar Rp100.000.000.
Setelah program selesai, diperoleh informasi bahwa:
- Perbaikan ruang kelas menghabiskan Rp550.000.000.
- Pengadaan meja dan kursi menghabiskan Rp230.000.000.
- Pengadaan komputer menghabiskan Rp140.000.000.
- Biaya pengawasan dan administrasi menghabiskan Rp80.000.000.
- Seluruh kegiatan telah selesai, tetapi terdapat keluhan dari beberapa sekolah bahwa kualitas meja dan kursi yang diterima kurang baik.
- Pemerintah daerah menyatakan bahwa program telah berhasil karena seluruh anggaran dapat direalisasikan dan seluruh kegiatan selesai.
Pertanyaan
Berdasarkan kasus tersebut:
a. Hitung total anggaran dan realisasi program serta selisih antara anggaran dan realisasi.
b. Apakah program tersebut dapat dikatakan efisien dan efektif? Jelaskan alasan Anda.
c. Jelaskan bagaimana akuntansi sektor publik dapat membantu pemerintah dalam mempertanggungjawabkan program tersebut kepada masyarakat.
d. Menurut Anda, apakah pernyataan pemerintah bahwa program berhasil hanya karena seluruh kegiatan selesai sudah tepat? Berikan alasan.