SAPAAN DAN PROFIL MATA KULIAH

PROFIL MATA KULIAH
Mata kuliah Studi Sosial Ekonomi dan Kewirausahaan pada jenjang Magister Pendidikan IPS dirancang untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap dinamika sosial-ekonomi masyarakat serta pengembangan nilai dan kompetensi kewirausahaan dalam konteks pendidikan IPS. Mata kuliah ini membahas konsep, teori, dan isu strategis sosial ekonomi, kewirausahaan sosial, serta penerapannya dalam pembelajaran IPS yang kontekstual, kritis, dan berorientasi pada pemecahan masalah. Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis fenomena sosial ekonomi, mengintegrasikan perspektif kewirausahaan dalam kurikulum dan pembelajaran IPS, serta mengembangkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Capaian Pembelajaran:
Pada akhir semester mahasiswa Program PascaSarjana UNILA yang mengambil matakuliah ini mampu menciptakan dan mengembangkan gagasan dan peluang berdasarkan kompetensi-kompetensi ekonomi dan kewirausahaan pada bidang tugasnya.
Sub Capaian Pembelajaran:
Pada akhir perkuliahan ini, mahasiswa PPS UNILA yang mengambil matakuliah ini dapat:
a) Menganalisis fenomena sosial ekonomi aktual serta konsep dasar ekonomi,
b) Mendeskripsikan konseptual mikro dan makro ekonomi dalam konteks Pendidikan IPS.
c) Mendeskripsikan ekonomi kreatif, koperasi dan UMKM dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan di era digital.
d) Menganalisis isu strategis ekonomi nasional dan internasional dalam konteks pendidikan IPS.
e) Mendeskripsikan ekonomi lingkungan dalam mewujudkan keseimbangan global.
f) Mengkaji keterkaitan pokok dan sub pokok kajian ekonomi dan kewirausahaan dengan tema dan tradisi pada social studies,
g) Mendeskripsikan makna pendidikan kewirausahaan sosial, pendidikan kewirausahaan di berbagai lembaga, pendidikan, kewirausahaan dan perkembangan peserta didik, prinsip-prinsip pengembangan pendidikan kewirausahaan, nilai-nilai dan kompetensi kewirausahaan untuk pembelajaran,dan keterkaitan ekonomi dan kewirausahaan dengan pembelajaran IPS.
h) Menjelaskan kewirausahaan dalam konteks pengembangan sumberdaya manusia unggul indonesia,
i) Mendeskripsikan peran strategis perbankan dan lembaga keuangan dalam pembangunan ekonomi.
Strategi Pembelajaran
Perkuliahan ini menerapkan pendekatan saintific. Problem Based Learning, Project based Learning dan Discovery model menjadi pilihan dalam menumbuhkembangkan proses belajar dan pembelajaran. Berbagai metode pembelajaran diterapkan dengan mengkombinasikan aspek berpikir tingkat tinggi dan skill abad 21 yang relevan dengan era digital. Pada perkuliahan dosen akan memberikan deskripsi singkat, brainstorming, diskusi, penugasan individual dan kelompok dalam bentuk projek, dan bisa diakses secara online dan offline serta presentasi akademik guna mengaktifkan mahasiswa. Sebagai contoh mahasiswa dapat mengakses secara online bahan kajian untuk memberi latar belakang dan kerangka berpikir mahasiswa dalam memahami materi perkuliahan dan penugasan selain pertemuan tatap muka. Partisipasi aktif mahasiswa lebih diutamakan seperti kemampuan mahasiswa dalam memahami, membahas dan menyelesaikan projek secara individual dan kelompok untuk kemudian menyelesaikannya di kelas maupun secara online sehingga pembelajaran lebih bermakna dan menarik.
Pengalaman Belajar
Mohon dicermati dan bisa disiapkan dengan baik ya...
Daftar Kegiatan yang akan dilakukan selama perkuliahan ini sebagai berikut:
a. Secara aktif Berdiskusi/brainstorming bersama kelompok dan dosen.
b. Melakukan observasi dan Analisis kegiatan ekonomi di lokasi terdekat tempat tinggal masing-masing. Selanjutnya, lakukan Pemetaan ekonomi kreatif di bidang tugas masing-masing berdasarkan potensi, ketersediaan sumber daya, kualitas manusia, dan kesesuaian dengan kebijakan pemerintah. Hasil laporan observasi dan pemetaan ekonomi kreatif setelah diupload per individu ke dalam vclass. Selanjutnya naskah laporan observasi akan disatukan dan disempurnakan menjadi sebuah buku ber ISBN yang menjadi salah satu luaran mata kuliah SSEKWU, yang akan menjadi referensi bagi semua pihak dalam upaya mengembangan nilai-nilai dan kompetensi ekonomi dan kewirausaahaan sosial.
c. Melaksanakan Evaluasi potensi diri menggunakan kerangka SWOT analysis kaitannya dengan pengembangan jiwa wirausaha.
d. Menyelesaikan anotasi bibliografi tentang Studi Sosial Ekonomi dan Kewirausahaan dengan memanfaatkan berbagai sumber e-book dan jurnal terakreditasi nasional/internasional bereputasi rminimal 20 referensi terkait dengan SSEKWU.
e. Membuat portofolio tentang Studi Sosial Ekonomi dan Kewirausahaan dengan topik tertentu yang dipilih oleh tiap mahasiswa sebanyak 20 buah dan dianalisis secara mendalam dan dikaitkan dengan teori dan hasil riset yang relevan. Telaah per artikel maksimal 3 halaman, diketik dalam spasi 1,5, huruf times new roman 12, ukuran kertas A4.
f. Menulis artikel untuk dipublikasikan ke dalam jurnal nasional/internasional per
kelompok dengan komposisi penulis mahasiswa dan dosen pengampu, topik tulisan
terkait dengan studi social ekonomi dan kewirausahaan.
Referensi Pembelajaran:
1) Mair, J., Robinson, J., & Hockerts, K. (Eds.). (2006). Social entrepreneurship (Palgrave Macmillan ed.). Palgrave Macmillan. https://doi.org/10.1057/9780230625655
2) Zahra, S. A., Gedajlovic, E., Neubaum, D. O., & Shulman, J. M. (2009). A typology of social entrepreneurs: Motives, search processes and ethical challenges. Journal of Business Venturing, 24(5), 519–532. https://doi.org/10.1016/j.jbusvent.2008.04.007
3) Iskandar, Y., Pratama, A. B., Ardhiyansyah, A., & Kurniawan, K. (2024). Investigating the relationship between market competition, technology adoption, and sustainability practices in value co-creation and social entrepreneurship initiatives in Indonesia. International Journal of Business and Society, 25(3), 1200–1219. https://doi.org/10.33736/ijbs.8576.2024
4) Syahrin Suhaimee, S., Zaidi, M. A. S., Ismail, M. A., & Sulaiman, N. (2020). Social innovation and social entrepreneurship as mediators of the relationship between social capital and income level of B40 households. International Journal of Business and Society, 21(2), 837–856. https://doi.org/10.33736/ijbs.3297.2020.
5) Nyoni, T. E., & Maumela, M. R. (2025). Why social entrepreneurs should measure their social impact? International Journal of Business Ecosystem & Strategy, 7(6), 595–606. https://doi.org/10.36096/ijbes.v7i6.1101.
6) Putri, A., Burhanuddin, B., & Etriya, E. (2025). Impact of social capital and entrepreneurial orientation on women entrepreneurs’ business performance in Bogor. Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship, 11(1), 185. https://doi.org/10.17358/ijbe.11.1.185.
7) Nicholls, A. (Ed.). (2008). Social entrepreneurship: New models of sustainable social change. Oxford University Press. (Catatan: referensi ini sering disarankan bagi kajian teoritis tentang entrepreneurship dan perubahan sosial).
8) Abu-Saifan, S. (2012). Social entrepreneurship: Definition and boundaries. Technology Innovation Management Review, 2(2), 22–27. (Dapat diakses sebagai artikel definisi fundamental).
9) Buchari Alma. 2006. Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta.
10) Geoffrey G. Meredith dkk. 1996. Kewirausahaan, Teori dan Praktik. Jakarta: PT PustakaBinamanPressindo.
11) Justin G. Longenecker. 2001. Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT Salemba Emban Patria.
12) Suryana. 2012. Ekonomi Kreatif (Ekonomi Baru: Mengubah Ide dan Menciptakan Peluang). Jakarta: Salemba Medika.
13) Sadono Sukirno. 2005. Ekonomi Mikro. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
14) SadonoSukirno. 2005. Ekonomi Makro. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
15) Hamdy Hady. 2001. Ekonomi Internasional, Teori dan Kebijakan Perdagangan Internasional. Buku 1 dan 2. Jakarta: Ghalia Indonesia.
16) R. Hendra Halwany. 2001. EkonomiI nternasional dan Globalisasi Ekonomi. Jakarta: Ghalia Indonesia.
17) Paul R. Krugman& Maurice Obstfeld. 1998. International Economics, Theory and Policy. New York: HarperCollins Publishers.
18) Sudirman, I Wayan. 2001. Kebijakan Fiskal dan Moneter. Teori dan Empirikal. Penerbit Kencana.
19) National Council for the Social Studies. 1994. Curriculum Standars for Social Studies. Printed in United State of America.
20) National Council for the Social Studies. 1996. Handbook on Teaching Social Issues. Printed in United State of America.
21) National Council for the Social Studies. 2000. National Standards for Social Studies Teachers. Printed in United State of America.
Penilaian Pembelajaran:
Penilaian dilakukan dengan menggunakan kriteria sebagai berikut:
Nilai Range Status Penilaian
A > 80 Lulus
B+ 76- 80 Lulus
B 71- 75 Lulus
C+ 66- 70 Lulus Bersyarat
C 56-65 Lulus bersyarat
D 51- 55 Tidak Lulus
E <50 Tidak Lulus
Nilai akhir akan menggunakan pembobotan sebagai berikut:
Aktivitas Partisipatif 15%
Proyek 35%
UTS 15%
UAS 20%
Kuis 5%
Rata-Rata Tugas 10%
Kriteria acuan penilaian tugas individual dan kelompok meliputi:
- Sistematika 10%
- Ketepatan isi 20%
- Originalitas 20%
- Relevansi dan kebaharuan 20%
- Sikap dan kerjasama tim 20%
RUBRIK PENILAIAN PORTOFOLIO
|
Aspek |
Skor 4 (Sangat Baik) |
Skor 3 |
Skor 2 |
Skor 1 |
|
Analisis Masalah |
Analisis mendalam, berbasis data dan teori |
Analisis cukup kuat |
Analisis dangkal |
Tidak jelas |
|
Integrasi Konsep |
Sosial ekonomi & kewirausahaan terintegrasi utuh |
Cukup terintegrasi |
Terpisah |
Tidak relevan |
|
Inovasi Pembelajaran |
Sangat inovatif & aplikatif |
Inovatif |
Kurang inovatif |
Tidak inovatif |
|
Kesesuaian OBE |
Tujuan, aktivitas & asesmen selaras |
Cukup selaras |
Kurang selaras |
Tidak selaras |
|
Presentasi & Akademik |
Sistematis, argumentatif, etis |
Baik |
Cukup |
Lemah |