Indah Nur Aulia
2213031047
Diferensiasi merek merupakan upaya perusahaan untuk membuat produknya tampak unik, khas, dan memiliki ciri pembeda yang jelas dibandingkan dengan para pesaing. Upaya ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti membangun citra merek yang kuat dan mudah dikenali, memberikan fitur atau karakteristik produk yang memiliki nilai personal, serta menciptakan pengalaman layanan pelanggan yang lebih unggul. Melalui diferensiasi tersebut, perusahaan berusaha menanamkan persepsi bahwa produk mereka memiliki nilai lebih, sehingga konsumen memandangnya sebagai pilihan yang tidak dapat dengan mudah digantikan oleh produk lain di pasar.
Diferensiasi merek juga memiliki pengaruh besar terhadap strategi penetapan harga. Pertama, ketika sebuah merek berhasil menciptakan diferensiasi yang kuat, konsumen akan memandang produk tersebut memiliki kualitas atau nilai yang lebih tinggi. Persepsi nilai ini membuat mereka rela membayar dengan harga premium. Contoh yang diangkat dalam artikel adalah Apple, yang mampu mematok harga tinggi karena memiliki desain produk, inovasi, dan ekosistem yang tidak dimiliki pesaing. Kedua, diferensiasi yang efektif dapat menurunkan sensitivitas konsumen terhadap harga. Artinya, konsumen tidak hanya menilai produk berdasarkan biaya, tetapi lebih mempertimbangkan kualitas, pengalaman penggunaan, maupun nilai emosional yang ditawarkan merek tersebut. Ketiga, diferensiasi dapat memperkuat loyalitas dan kepercayaan konsumen. Ketika konsumen merasa dekat dan percaya pada merek, perusahaan memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk menerapkan strategi harga yang fleksibel tanpa takut kehilangan pelanggan. Dengan demikian, diferensiasi merek bukan hanya menciptakan keunggulan kompetitif, tetapi juga menjadi dasar penting dalam menentukan strategi harga yang berkelanjutan.