ANALISIS KASUS

ANALISIS KASUS

Number of replies: 49

GLOBALISASI IPTEK

Globalisasi tercipta setelah era perang dingin dimulai. Saat perang dingin, negara berlomba-lomba menciptakan suatu hal yang semakin memudahkan kehidupan dan semakin mutakhir seperti contohnya terlihat dari kemajuan sistem komunikasi dan teknologi yang pada akhirnya digunakan untuk menyebarkan segala sesuatu supaya mendunia dimulai dari media cetak sampai nirkabel. Globalisasi lalu menimbulkan banyak dampak karena perkembangannya yang semakin pesat lewat kemajuan teknologi dan komunikasi.

Pengaruh globalisasi pada identitas nasional ini meliputi 2 sisi, pengaruh positif dan negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain-lain. Hal ini mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara rakyat Indonesia. Globalisasi pun telah merambah masuk dalam kehidupan bangsa Indonesia di segala sektor, yang nantinya berdampak pada budaya berpikir masyarakat Indonesia. Dampak dari globalisasi adalah terciptanya pasar internasional yang mampu meningkatkan kesempatan kerja dan peluang untuk mendirikan usaha. Dengan hal ini, kehidupan ekonomi masyarakat akan menjadi lebih baik dan lebih sejahtera.

Selain itu, dampak lainnya adalah semakin majunya ilmu pengetahuan di Indonesia lewat banyak sumber-sumber yang dapat diakses melalui internet dengan mudah, karena itu kita semakin mudah mendapatkan informasi dari luar negeri dan mampu ikut bersaing dengan negara lain.Mengikuti budaya kebarat-baratan yang cenderung menekankan etos kerja dan menekankan pada kedisiplinan juga menjadi dampak dari globalisasi yang menguntungkan.

Pengaruh lainnya yaitu batas-batas wilayah negara menjadi tidak terlihat. Batas-batas wilayah negara yang semula merupakan pedoman penting dalam perkembangan masyarakat kini menjadi kurang perhatian dan bahkan bisa saja tidak relevan. Kecenderungan ini menimbulkan peruhahan-perubahan didalam sikap serta perilaku sesuatu masyarakat atau bangsa. Perubahan tersebut terjadi karena orang atau masyarakat tersebut tidak mampu membendung pengaruh yang berasal dari kemajuan teknologi dan komunikasi.

Namun ternyata realita tidak seindah apa yang kita inginkan. Menurut saya penggambaran identitas nasional Indonesia sekarang tidak sama lagi seiring dengan berjalannya zaman. Pola pikir masyarakat sudah banyak berubah dan menurut saya sudah banyak terjadi penyimpangan terhadap identitas kita. Salah satunya adalah terhadap dasar negara kita, Pancasila.

Pada sila ke-1 terjadi kelemahan sistem pendidikan agama di negara ini yang terkadang mengunggulkan agamanya sendiri.Pada sila ke-2 sekarang ini banyak moral pemuda yang tidak memanusiakan manusia lain. Banyak sekali terjadi kasus penganiyayaan junior oleh senior, perkelahian antar teman yang berakibat kematian.Pada sila ke-3 sekarang semakin memudar. Karena oknum-oknum tertentu yang menginginkan haknya dipenuhi, mereka rela melakukan protes untuk menciptkakan negara baru dan lain sebagainya.Pada sila ke-4 yaitu mengenai kepemimpinan yang sekarang tidak demokratis. Pada sila ke-5 Selanjutnya mengenai keadilan, semakin tidak adilnya orang-orang beruang dengan rakyat miskin. Hal ini karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi.

Hal ini terjadi karena kita belum menanamkan jati diri kita atau identitas kita pada diri kita sendiri. Masyarakat Indonesia cenderung sering kehilangan arah dan sering "ikut-ikutan" saja. Namun apabila kita lihat tetangga kita, Jepang, yang sejak zaman restorasi --jauh sebelum globalisasi- selalu menanamkan pada diri mereka bahwa mereka adalah orang Jepang, mereka harus melakukan sesuatu untuk Jepang, mereka harus mejunjung tinggi nama Jepang, Jepang adalah tanah airku. Lain halnya dengan masyarakat Indonesia yang kebanyakan masih tidak paham akan keberadaan Indonesia sebagai tanah air yang seharusnya dijunjung tinggi. Hanya nyanyian "Tanah Airku" saja yang bisa dinyanyikan tapi tidak ada pemaknaan di dalam itu.

TULIS NAMA, NPM, KELAS, PRODI, JURUSAN DAN FAKULTAS NYA BARU SILAHKAN JAWAB TUGAS DIBAWAH INI

Analisis Soal

  1. Bagaimana pendapat dan sikap Anda terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia? Apakah hal itu dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia? Mengapa hal ini terjadi?
  2. Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia?


In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Az Zahra Maharani Rinaldo -
Nama : Az Zahra Maharani Rinaldo
NPM : 2316031014
Kelas : Reguler

1. Menurut saya, saya percaya bahwa sejumlah masalah dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, seperti perubahan sikap dan perilaku masyarakat serta pengaruh globalisasi, dapat mengancam kesatuan bangsa. Hal ini terjadi karena adanya penyimpangan terhadap identitas nasional, seperti kurangnya pemahaman akan nilai-nilai Pancasila. Globalisasi juga memberikan dampak positif dan negatif terhadap identitas nasional, seperti meningkatnya kesempatan kerja dan akses informasi, namun juga mempengaruhi budaya berpikir masyarakat Indonesia. Jika tidak ditangani dengan baik, masalah ini dapat memperkuat potensi disintegrasi bangsa Indonesia.

2. Untuk memperkuat kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu di balik keberagaman dan pluralitas bangsa, penting untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Pendidikan karakter yang mengutamakan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia juga perlu ditingkatkan, serta memperkuat rasa cinta tanah air dan kebangsaan melalui pendidikan sejak dini. Selain itu, mempromosikan keragaman budaya Indonesia sebagai kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan juga dapat memperkuat kesatuan bangsa.
In reply to Az Zahra Maharani Rinaldo

Re: ANALISIS KASUS

by Anisa Kurnia Suci -
Nama : Anisa Kurnia Suci

NPM: 2356031029

Kelas : Mandiri A 

Saya selalu berusaha memahami berbagai tantangan dan masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Saya percaya bahwa setiap tantangan dan masalah yang dihadapi adalah peluang untuk belajar dan tumbuh. Meski berbagai tantangan dapat menimbulkan perpecahan, saya yakin bahwa bangsa Indonesia memiliki kekuatan untuk tetap bersatu dan mengatasi tantangan tersebut.

 

Mengapa hal ini terjadi? Karena setiap bangsa memiliki tantangannya masing-masing. Tantangan adalah bagian dari proses pembangunan dan perkembangan suatu bangsa. Yang penting adalah bagaimana kita menghadapi dan menyelesaikan tantangan tersebut.

 

Untuk menjaga keutuhan dan kebersamaan bangsa di tengah keberagaman dan pluralitas, saya percaya bahwa pemahaman dan penghargaan terhadap kebudayaan Indonesia sangat penting. Kebudayaan Indonesia yang kaya dan beragam adalah kekuatan yang dapat mempersatukan bangsa.

 

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu, seperti:

 

1. Pendidikan Multikultural: Mengajarkan tentang keberagaman budaya dan etnis di Indonesia kepada generasi muda. Hal ini dapat membantu mereka memahami dan menghargai keberagaman tersebut.

2. Promosi Budaya: Mempromosikan kebudayaan lokal dan nasional melalui berbagai media dan acara. Hal ini dapat membantu menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia.

3. Dialog dan Diskusi: Mendorong dialog dan diskusi antar kelompok untuk memahami dan menghargai perbedaan satu sama lain.

4. Keterlibatan Masyarakat: Mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan budaya dan sosial. Hal ini dapat membantu memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan.

In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Eksanti Puteri Paramitha -
Nama : Eksanti Puteri Paramitha
NPM : 2316031020
Kelas : Reguler B
Jurusan : Ilmu Komunikasi
Fakultas : FISIP

1. Menurut saya, perubahan moral, etika dan terjadinya globalisasi memang dapat berpengaruh dalam kesatuan bangsa. Saya sebagai model bahasa tidak memiliki opini atau sikap pribadi. Dampak negatif dari globalisasi sendiri dapat membawa sejumlah masalah dan tantangan bagi Indonesia, seperti ketidaksetaraan dalam berbagai hal. Meskipun demikian, pengelolaan yang bijak dan penguatan identitas nasional dapat membantu mencegah disintegrasi bangsa.

2. Ada berbagai hal yang dapat dilakukan sebagai pemersatu bangsa di tengah keberagaman, yakni melalui pendidikan dan penanaman pemahaman mengenai bangsa Indonesia yang multikultural, dalam hal itu, globalisasi dapat menjadi positif dalam perannya untuk menyebarkan pengajaran yang baik terkait integrasi bangsa.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Alfina Rista -
Nama: Alfina Rista
NPM: 2356031005
KELAS: Mandiri A

1. menurut pendapat saya, Pengaruh globalisasi iptek di Indonesia membawa kemajuan teknologi dan pengetahuan baru, tetapi juga menimbulkan potensi disintegrasi melalui perubahan nilai budaya dan kesenjangan sosial. Hal ini bisa terjadi karena adanya penetrasi budaya asing, kesenjangan akses terhadap teknologi, dan ketergantungan pada teknologi luar negeri yang tentunya menyimpang dari nilai nilai pancasila.

2. Untuk menjaga kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu di balik keberagaman dan pluralitas, diperlukan pendidikan multikultural, promosi dialog antarbudaya, penegakan hak asasi manusia, dukungan terhadap kesenian dan budaya lokal, pembangunan komunitas inklusif, dan perlindungan terhadap ancaman ekstremisme serta intoleransi. hal itu semua menyangkut tentang penguatan penerapan nilai-nilai pancasila.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Novita Ariska Dewi -
Nama: Novita Ariska Dewi
NPM: 2316031034
Kelas: Reguler B
Jurusan: Ilmu Komunikasi
Fakultas: ISIP

1. Masalah dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini sangat kompleks dan dapat menyebabkan disintegrasi bangsa jika tidak ditangani dengan baik. Upaya pencegahan disintegrasi harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan oleh seluruh elemen bangsa.

2. Untuk menjaga kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu di balik keberagaman dan pluralnya bangsa, diperlukan upaya kolektif dari berbagai pihak, berikut beberapa di antaranya:

1). Pemerintah:
• Menetapkan kebijakan yang mendukung pelestarian dan pengembangan budaya: Pemerintah dapat membuat undang-undang, peraturan, dan program yang mendukung pelestarian dan pengembangan budaya.
• Memberikan dana dan infrastruktur: Pemerintah dapat memberikan dana dan infrastruktur untuk mendukung kegiatan budaya, seperti pembangunan sanggar seni, museum, dan taman budaya.
• Mempromosikan budaya Indonesia di luar negeri: Pemerintah dapat mempromosikan budaya Indonesia di luar negeri melalui pameran budaya, festival, dan program pertukaran budaya.

2). Masyarakat:
• Mempelajari dan melestarikan budaya: Masyarakat dapat mempelajari dan melestarikan budaya dengan cara mempelajari sejarah budaya, mengikuti kegiatan budaya, dan menggunakan produk-produk budaya lokal.
• Menghargai keragaman budaya: Masyarakat perlu menghargai keragaman budaya dengan cara menerima perbedaan dan tidak membeda-bedakan orang lain berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan.
• Berpartisipasi dalam kegiatan budaya: Masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan budaya seperti pertunjukan seni, festival budaya, dan gotong royong.

3). Pendidikan:
• Mengajarkan budaya di sekolah: Budaya Indonesia harus diajarkan di sekolah sejak dini agar generasi muda dapat mengenal dan menghargai budayanya.
• Mendorong kreativitas dan inovasi: Pendidikan harus mendorong kreativitas dan inovasi dalam bidang budaya agar budaya Indonesia dapat terus berkembang.
• Membangun karakter bangsa: Pendidikan harus membangun karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

4). Media:
• Mempromosikan budaya Indonesia: Media dapat mempromosikan budaya Indonesia dengan cara meliput kegiatan budaya dan menyebarkan informasi tentang budaya Indonesia.
• Memberitakan secara objektif dan bertanggung jawab: Media harus memberitakan secara objektif dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat.

5). Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM):
• Mendorong partisipasi masyarakat: LSM dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan budaya.
• Melakukan penelitian dan pengembangan budaya: LSM dapat melakukan penelitian dan pengembangan budaya untuk menggali dan melestarikan budaya Indonesia.
• Melakukan advokasi dan edukasi: LSM dapat melakukan advokasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya budaya.

Dengan upaya kolektif dari berbagai pihak, diharapkan kebudayaan Indonesia dapat tetap lestari dan menjadi pemersatu di balik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Shanaya Aulia Irvan -
Nama: Shanaya Aulia Irvan
NPM: 2316031002
Kelas: Reguler B
Jurusan: Ilmu Komunikasi
Fakultas: Fisip

1. Menurut saya, pengaruh Globalisasi sangat besar bagi bangsa Indonesia, ada positif dan negatif. Dari segi politik, ekonomi, sosial budaya dan lain lain ini banyak sekali perubahan yang terdampak dari globalisasi, contoh nya pakaian zaman sekarang sudah banyak yang mengikuti orang luar, dan lain sebagainya

2. Yang perlu dilakukan adalah penanaman nilai nilai Pancasila sejak dini, dan tidak meninggalkan jejak budaya yang memang sudah dari dulu melekat dengan Bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by zikri muhammad zikri -
Nama : Muhammad Zikri
NPM : 2356031037
Kelas : Mandiri A

Pendapat saya terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini adalah bahwa mereka mencerminkan kondisi yang kompleks dan memerlukan solusi yang komprehensif. Meskipun ada banyak kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti teknologi dan ekonomi, masih ada tantangan yang perlu diatasi, terutama terkait dengan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai identitas nasional, seperti Pancasila.

Masalah seperti penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila, ketidakadilan sosial, dan kurangnya kesadaran akan identitas nasional bisa mengancam integritas bangsa Indonesia. Hal ini bisa menyebabkan disintegrasi jika tidak ditangani dengan serius. Faktor-faktor seperti kebingungan identitas, pengaruh globalisasi yang tidak terkendali, serta kurangnya pemahaman akan keberagaman dan pluralitas bangsa juga dapat menjadi pemicu disintegrasi.

Untuk mengatasi hal ini, penting bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat secara keseluruhan untuk melakukan upaya-upaya yang memperkuat identitas nasional dan meningkatkan pemahaman akan keberagaman serta pluralitas bangsa. Ini bisa dilakukan melalui pendidikan yang mendorong penghargaan terhadap nilai-nilai Pancasila, promosi budaya Indonesia yang inklusif, serta pembangunan kesadaran nasional yang kuat. Selain itu, penting juga untuk mengurangi disparitas sosial dan meningkatkan akses pendidikan dan kesempatan ekonomi bagi semua lapisan masyarakat, sehingga semua orang merasa memiliki bagian dalam pembangunan dan merasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Shifa Ramadhani -
Nama: Shifa Ramadhani
NPM: 2316031016
Kelas: Reguler B

1. Menurut saya, masalah dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia akibat globalisasi merupakan sebuah konsekuensi yang dari awal memang harus diantisipasi karena hal tersebut dapat mengarah pada disintegrasi bangsa. Hal ini terjadi karena semua arus perkembangan informasi yang masuk ke Indonesia akibat globalisasi tidak dapat sepenuhnya dibendung, kurangnya rasa cinta tanah air dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari individu juga menyebabkan dampak negatif dari globalisasi tersebut semakin meluas.

2. Yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia bisa menjadi pemersatu dibalik keberagaman dan pluralitas bangsa Indonesia yakni perlunya pemberian edukasi mengenai pentingnya identitas nasional (termasuk kebudayaan yang dimiliki Indonesia) kepada individu sejak di bangku pendidikan dasar dan dari lingkup terdekat (keluarga) sehingga jati diri bangsa Indonesia bisa tertanam kuat di dalam diri masyarakatnya. Selain itu diperlukan juga rasa toleransi yang tinggi untuk menghormati setiap keberagaman budaya di Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Nasywa Nayla Afany -
Nama : Nasywa Nayla Afany
NPM : 2316031062
Kelas : Reguler B

1. Menurut saya, dampak globalisasi iptek di Indonesia telah membawa kemajuan teknologi dan pengetahuan baru, tetapi juga menimbulkan potensi disintegrasi melalui perubahan nilai budaya dan kesenjangan sosial. Hal ini dapat terjadi karena adanya penetrasi budaya asing, kesenjangan akses teknologi, dan ketergantungan pada teknologi luar negeri yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

2. Untuk melestarikan keberagaman dan pluralitas budaya Indonesia sebagai perekat bangsa, diperlukan pendidikan multikultural, promosi dialog antarbudaya, perlindungan hak asasi manusia, dukungan terhadap seni dan budaya lokal, pembangunan komunitas inklusif, serta pencegahan ekstremisme dan intoleransi. Semua ini berkaitan dengan penguatan implementasi nilai-nilai Pancasila.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Fariz Al Fayadh Irawan -
Nama : Fariz Al Fayadh Irawan
Npm : 2356031027
Kelas : Mandiri A

Beberapa masalah dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, di antaranya:

1. Lunturnya nilai-nilai Pancasila: Hal ini terlihat dari maraknya intoleransi, radikalisme, dan korupsi.
2. Kesenjangan ekonomi: Terjadi kesenjangan antara kaya dan miskin, serta antara daerah maju dan tertinggal.
3. Lemahnya penegakan hukum: Hukum sering kali tidak ditegakkan secara tegas dan adil.
4. Ancaman disintegrasi bangsa: Munculnya gerakan separatisme dan radikalisme yang ingin memisahkan diri dari NKRI.

Tantangan-tantangan tersebut dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia jika tidak segera diatasi. Disintegrasi bangsa dapat terjadi karena:

1. Ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah: Rakyat merasa pemerintah tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi bangsa.
2. Konflik antar kelompok masyarakat: Konflik agama, suku, dan ras dapat memicu perpecahan bangsa.
3. Intervensi asing: Negara-negara lain dapat memanfaatkan situasi yang tidak stabil untuk campur tangan dalam urusan internal Indonesia.

Kebudayaan Indonesia dapat menjadi pemersatu bangsa di tengah keberagaman dan pluralitas. Untuk memperkuat kebudayaan Indonesia, perlu dilakukan beberapa upaya, di antaranya:

1. Penanaman nilai-nilai budaya sejak dini: Nilai-nilai budaya seperti Pancasila, gotong royong, dan toleransi perlu ditanamkan kepada generasi muda sejak dini.
2. Pelestarian budaya: Budaya Indonesia perlu dilestarikan dan dipromosikan kepada dunia internasional.
3. Penguatan pendidikan karakter: Pendidikan karakter perlu diperkuat untuk membangun generasi muda yang bermoral dan berkarakter.
4. Peningkatan peran pemerintah: Pemerintah perlu meningkatkan perannya dalam mendukung pengembangan budaya Indonesia.

Kesimpulan dari analisi saya ini adalah bahwa identitas nasional Indonesia di era globalisasi menghadapi berbagai tantangan. Tantangan-tantangan tersebut dapat menyebabkan disintegrasi bangsa jika tidak segera diatasi. Untuk memperkuat identitas nasional, perlu dilakukan upaya-upaya untuk memperkuat kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu bangsa.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Syakira Zera -
NAMA: Syakira Zera Harmonisa
NPM: 2316031006
KELAS: REGULER B

1. Menurut saya, perubahan dalam persatuan bangsa Indonesia adalah hal yang kompleks dan penting untuk dipahami. Persatuan bangsa merupakan fondasi yang penting bagi kemajuan dan stabilitas suatu negara, terutama di negara yang kaya akan keragaman seperti Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk terus mendorong dialog, pemahaman, dan kerja sama lintas kelompok untuk memperkuat persatuan bangsa Indonesia.

2. Yang perlu dilakukan adalah penanaman nilai nilai Pancasila sejak dini, dan perlunya pemberian edukasi mengenai pentingnya identitas nasional (termasuk kebudayaan yang dimiliki Indonesia) kepada individu sejak di bangku pendidikan dasar dan dari lingkup terdekat (keluarga) sehingga jati diri bangsa Indonesia bisa tertanam kuat di dalam diri masyarakatnya. Selain itu diperlukan juga rasa toleransi yang tinggi untuk menghormati setiap keberagaman budaya di Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by jessica zahra anastasya -
NAMA : JESSICA ZAHRA ANASTASYA
NPM : 2316031010
KELAS : REGULER B


1. Menurut saya, dampak globalisasi iptek di Indonesia tidak hanya membawa kemajuan teknologi dan pengetahuan baru, namun juga membuka kemungkinan terjadinya disrupsi melalui perubahan nilai budaya dan kesenjangan sosial. Hal ini bisa terjadi karena adanya infiltrasi budaya asing, kesenjangan akses terhadap teknologi, dan ketergantungan terhadap teknologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

2. Memelihara keberagaman dan pluralisme kebudayaan Indonesia sebagai perekat bangsa, memajukan pendidikan multikultural, dialog antarbudaya, melindungi hak asasi manusia, mendukung seni dan budaya lokal, dan komunitas inklusif, membangun, dan mencegah ekstremisme dan intoleransi.
Semua itu berkaitan dengan penguatan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Faris Alfaritsi Hardiansyah Suadi -
Nama: Alfaritsi Hardiansyah Suadi
NPM: 2316031054
Kelas: Reguler B

1.Menurut saya masalah yang akhir akhir ini terjadi akan berakibat fatal pada integritas bangsa indonesia, karena satu masalah yang tidak diselesaikan sampai tuntas akan merembet dan menghasilkan masalah lainnya, dan jika sudah terlalu banyak masalah yang terjadi maka akan mengganggu kestabilan dan integritas bangsa indonesia sehingga negara mengalami kekacauan atau bahkan kolaps. Oleh karena itu untuk mencegah disintegrasi yang terjadi pada bangsa Indonesia, harus dimulai dari hal kecil terlebih dahulu, seperti menerapkan sila sila pancasila dikehidupan sehari-hari.

2. karena yang menyebabkan disintegrasi dan perpecahan yang terjadi pada bangsa indonesia adalah minimnya toleransi dan kurangnya sopan santun antar individu yang berasal dari latar belakang budaya yang berbeda beda pada bangsa Indonesia. Maka langkah pertama untuk mencegah terjadinya perpecahan adalah dengan meningkatkan toleransi kepada sesama manusia. Untuk mencapai hal tersebut maka pendidikan yang berhubungan dengan pedoman hidup masyarakat Indonesia, yaitu Pancasila. Oleh karena itu pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan pancasila adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya perpecahan diantara bangsa indonesia yang beragam latar belakang budayanya
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Nayla Yuri Natasya -
Nama : Nayla Yuri Natasya
NPM : 2316031008
Kelas : Reguler B
Prodi : Ilmu Komunikasi
Fakultas : FISIP

1. Menurut saya, saat ini Indonesia sedang menghadapi beberapa tantangan seperti kesenjangan ekonomi, konflik SARA, kerusakan lingkungan, dan lain-lain. Masalah-masalah ini dapat memang berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa jika tidak ditangani dengan baik. Namun, disintegrasi bangsa bukanlah sesuatu yang tidak dapat dihindari. Pemerintah dan seluruh masyarakat harus bisa bersatu padu untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dengan kebijakan yang tepat, penegakan hukum yang adil, pembangunan yang merata, serta penguatan identitas dan persatuan bangsa, yang bisa dimulai dari pendidikan dan budaya.

2. Untuk menjadikan kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu di balik keberagaman dan pluralnya bangsa, seperti; dapat meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, dapat mempromosikan kebudayaan nasional melalui internet, adanya kurikulum pendidikan yang mencakup materi mengenai toleransi, mendukung industri seni budaya yang mengusung tema-tema kebhinekaan, menghargai dan melindungi hak-hak kelompok adat dan minoritas.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Yuirshel Junitia Widodo -
Nama : Yuirshel Junitia Widodo
NPM : 2316031012
Kelas : Reguler B

1. Menurut saya, dampak globalisasi iptek di Indonesia tidak hanya membawa kemajuan teknologi dan pengetahuan baru, namun juga membuka kemungkinan terjadinya disintegrasi melalui perubahan nilai budaya dan kesenjangan sosial. Hal ini dapat terjadi melalui penetrasi budaya asing, kesenjangan akses terhadap teknologi, dan ketergantungan terhadap teknologi asing yang tentunya menyimpang dari nilai-nilai Pancasila.

2. Untuk mempertahankan keberagaman dan pluralisme budaya Indonesia sebagai perekat bangsa memerlukan pendidikan multikultural, mendorong dialog antar budaya, melindungi hak asasi manusia, mendukung seni dan budaya lokal, dan membangun komunitas inklusif, kita perlu mencegah ekstremisme dan intoleransi. Semua itu berkaitan dengan penguatan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Agil Firmansah -
Nama : Agil firmansah
NPM : 2316031040
Kelas : Reguler B
Jurusan : ilmu komunikasi
Fakultas : ISIP

1. Menurut saya, pengaruh globalisasi sendiri sangat besar bagi bangsa Indonesia. Globalisasi juga bersifat positif dan negatif. Selain itu globalisasi juga dapat menimbulkan potensi disintegrasi melalui perubahan nilai budaya dan kesenjangan sosial. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

2. Yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia bisa menjadi pemersatu dibalik keberagaman dan pluralitas bangsa Indonesia yaitu dengan cara mengenalkan pendidikan Pancasila sejak dini, dan mengenalkan budaya Indonesia yang memang sudah ada sejak dulu serta mengimplementasikan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Euis sephira caesar_REG B 2316031044 -
Nama: Euis Sephira Caesar
NPM: 2316031044
Kelas: Reguler B

1.Menurut saya masalah yang akhir akhir ini terjadi akan berakibat fatal pada integritas bangsa indonesia, karena satu masalah yang tidak diselesaikan sampai tuntas akan merembet dan menghasilkan masalah lainnya, dan jika sudah terlalu banyak masalah yang terjadi maka akan mengganggu kestabilan dan integritas bangsa indonesia sehingga negara mengalami kekacauan atau bahkan kolaps. Oleh karena itu untuk mencegah disintegrasi yang terjadi pada bangsa Indonesia, harus dimulai dari hal kecil terlebih dahulu, seperti menerapkan sila sila pancasila dikehidupan sehari-hari.

2. Menurut saya yang perlu dilakukan adalah penanaman nilai nilai Pancasila sejak dini, dan tidak meninggalkan jejak budaya yang memang sudah dari dulu melekat dengan Bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Septian Hidayat -
Nama : Septian Hidayat
NPM : 2316031004
Kelas : Reguler B

1.Menurut opini saya masalah yang terjadi pada saat sekarang sangat bisa berakibat fatal pada integritas bangsa indonesia, dan odiologi pancasila karena apa? karena kebiasaaan masyarakat indonesia ada satu masalah pasti tidak diselesaikan sampai tuntas, akibat dari tidak selesaikan masalah pertama menghasilkan masalah lainnya, dan jika sudah terlalu banyak masalah yang terjadi maka bisa mengganggu integritas bangsa indonesia dan ide sehingga negara mengalami kekacauan dan bisa disintgrasi. Oleh karena itu untuk mencegah disintegrasi yang terjadi pada bangsa Indonesia, harus dimulai dari hal kecil terlebih dahulu, seperti menerapkan sila sila pancasila dan norma leluhur dalam kehidupan sehari-hari.

2. Disebabkan karena adanya disintegrasi dan perpecahan yang terjadi pada bangsa indonesia adalah minimnya toleransi dan kurangnya sopan santun antar individu. Maka langkah pertama untuk mencegah terjadinya perpecahan adalah dengan meningkatkan toleransi kepada sesama manusia. Untuk mencapai hal tersebut maka pendidikan dan norma yang diajarkan sejak dini yang berhubungan dengan pedoman hidup masyarakat Indonesia, yaitu Pancasila. Oleh karena itu pendidikan kewarganegaraan upaya untuk mencegah terjadinya perpecahan diantara bangsa indonesia yang beragam latar belakang budayanya
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Salwaa Trisnawati -
NAMA: SALWAA TRISNAWATI
NPM: 2316031032
KELAS: REGULER B
PRODI: ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS: FISIP

1. Menurut saya, masalah dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, seperti perubahan pola pikir masyarakat, penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila, dan ketidakadilan ekonomi, merupakan hal yang serius. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini bisa mengarah pada disintegrasi bangsa. Penyebabnya antara lain adalah kurangnya kesadaran akan identitas nasional serta rendahnya pemahaman akan nilai-nilai yang menjadi landasan bangsa Indonesia

2. Menurut saya, untuk memperkuat kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu, diperlukan upaya yang menyeluruh. Ini termasuk memperkuat pendidikan karakter yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila, meningkatkan pemahaman akan sejarah dan budaya Indonesia, serta mempromosikan dialog antarbudaya dan kerja sama antar etnis dan agama. Selain itu, penting juga untuk mendorong kesetaraan dan keadilan dalam semua aspek kehidupan, termasuk ekonomi, pendidikan, dan hukum, sehingga semua warga negara merasa dihargai dan memiliki peran dalam membangun bangsa.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Nadia Dwi Pratiwi -
Nama: Nadia Dwi Pratiwi
NPM: 2316031038
Kelas: Reguler B
Jurusan : Ilmu Komunikasi
Fakultas : FISIP

1.      Menurut saya, seiring berjalannya zaman, apalagi di era globalisasi saat ini tentu makin banyak masalah dan tantangan yang di hadapi bangsa Indonesia yang dapat merusak tatanan hidup atau perilaku masyarakat, khususnya mengenai Identitas Nasional. Hal ini bisa menyebabkan disintegrasi apabila kita tidak memiliki pondasi kuat dalam menerima nilai-nilai dan budaya yang masuk.  Walaupun banyak dampak positif dari globalisasi saat ini, kita harus selalu berusaha meminimalisir dampak negatif dari globalisasi, misalnya dengan penguatan identitas, menanamkan dan menjunjung tinggi nilai dan budaya kita, serta kemampuan menyaring berbagai informasi yang diterima. Dengan demikian, masalah dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia tidak akan menyebabkan disintegritas nasional.

2.      Untuk memperkuat kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu di balik keberagaman dan pluralitas bangsa, penting bagi kita untuk melakukan penguatan pendidikan, misalnya dengan menanamkan nilai nilai pancasila sebagai pedoman hidup dan berperilaku. Selain itu, pembinaan karakter juga penting agar kita selalu menerapkan nilai-nilai moral dan budaya yang positif sesuai dengan identitas nasional kita, dan juga penting bagi kita untuk melestarikan dan menjunjung tinggi budaya kita agar tidak tergeser dengan budaya asing yang masuk.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Khoirul muna Syani -
Nama: Khoirul Muna Syani
Npm: 2316031056
Kelas: Reguler B

Menurut pandangan saya, saat ini Indonesia menghadapi berbagai tantangan seperti kesenjangan ekonomi, konflik SARA, dan kerusakan lingkungan. Potensi disintegrasi bangsa muncul dari masalah-masalah tersebut jika tidak ditangani secara efektif. Meskipun demikian, disintegrasi bangsa bukanlah hal yang tak terhindarkan. Untuk mengatasi tantangan ini, pemerintah dan seluruh masyarakat perlu bersatu dalam penanganan yang efisien, melalui kebijakan tepat, penegakan hukum yang adil, pembangunan merata, dan penguatan identitas serta persatuan bangsa, yang dapat dimulai dari sektor pendidikan dan budaya.

Untuk menjadikan kebudayaan Indonesia sebagai perekat dalam keragaman dan pluralitasnya, langkah-langkah dapat melibatkan peningkatan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan negara, promosi kebudayaan nasional melalui platform internet, kurikulum pendidikan yang mencakup materi toleransi, dukungan terhadap industri seni budaya yang memajukan tema kebhinekaan, serta penghormatan dan perlindungan terhadap hak-hak kelompok adat dan minoritas.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Alfin Raihan Requisto -
Nama: Alfin Raihan Requisto
NPM: 2316031024
Kelas: Reguler B

1. Masalah yang saat ini sedang dihadapi bangsa Indonesia adalah terancamnya terjadi perpecahan akibat suatu kondisi yang berawal dari pola pikir yang menuju ke arah negatif. Tentu saja karena Indonesia terkenal dengan bangsa yang mengutamakan persatuan dan kesatuan sertamenjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong, maka jika hal tersebut terjadi dan dibiarkan berulang kali dapat menjadi perpecahan. Hal tersebut dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai keberagaman dan adanya rasa egoisme pribadi.

2. Harus ada rasa cinta tanah air, toleransi, peduli disetiap masing-masing individu. Maka dengan begitu kita dapat terhindar dari perpecahan.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Dzaky Dzaky Ziva Ibrahim -
Nama : Dzaky Ziva Ibrahim
NPM : 2356031039
Kelas : Mandiri A

1. Saya berpendapat bahwa permasalahan yang terjadi belakangan ini dapat berdampak serius terhadap integritas bangsa Indonesia. Ketidakselesaian satu permasalahan dapat memicu dampak lanjutan dan menimbulkan masalah baru. Akumulasi masalah tersebut, jika dibiarkan tanpa penyelesaian yang tuntas, berpotensi mengganggu stabilitas dan integritas bangsa Indonesia, bahkan dapat menyebabkan kekacauan atau kolaps negara. Oleh karena itu, upaya pencegahan disintegrasi pada tingkat nasional harus dimulai dengan penanganan masalah dari tingkat yang lebih kecil, contohnya dengan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

2. Untuk memperkuat kebudayaan Indonesia sebagai faktor penyatuan di tengah keberagaman dan pluralitas masyarakat, perlu dilakukan penguatan dalam sektor pendidikan. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah menyematkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembinaan karakter menjadi aspek yang krusial guna memastikan bahwa nilai-nilai moral dan budaya yang positif selalu diterapkan sesuai dengan identitas nasional. Keberlanjutan budaya Indonesia juga harus dijaga dengan baik, mencegah pengaruh budaya asing untuk menggantikan atau menggeser keberadaan budaya lokal.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Muhammad Zaidan -
Nama: Muhammad Zaidan
NPM: 2356031003
Kelas: Mandiri A

1. pendapat saya tentang hal tersebut, globalisasi iptek di Indonesia telah membawa kemajuan teknologi dan pengetahuan baru. Namun, hal tersebut juga menimbulkan potensi disintegrasi melalui perubahan nilai budaya dan kesenjangan sosial. Hal ini dapat terjadi dikarenakan adanya hantaman dari budaya asing (luar), kesenjangan akses teknologi, dan ketergantungan pada teknologi asing (luar) negeri yang memiliki perbedaan dengan nilai-nilai Pancasila.

2. Demi melestarikan keberagaman dan pluralitas budaya. Indonesia sebagai penguat bangsa, diperlukan pengenalan Bahasa daerah lebih mendalam, pendidikan multikultural, perlindungan hak asasi manusia, dukungan terhadap seni dan budaya lokal, serta pencegahan ekstremisme dan intoleransi. Karena point – point ini bermaksud untuk menguatan implementasi dari nilai-nilai Pancasila.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Naura sabina -
Nama : Naura sabina
npm: 2356031013
Kelas : Mandiri A

1. Kemajuan teknologi tentu saja merupakan suatu hal yang tidak bisa hindari atau tidak kita perdulikan, kemajuan teknologi tentu saja pasti akan membawa dampak baik dan buruk seiring dengan kemajuan zaman kita sebagai bahngsa indonesia tentu saja harus melek dengan teknologi dan faham akan teknologi agar mampu bersaing dengan negara maju laiinnya, akan tetapi banyak hal yang harus kita perhatikan salah satunya adalah bagimana kita menggunakan teknologi tersebut agar dapat mengungtungkan kita dan bangsa negara sehingga sebagai masyarakat yang ingin meju tentu saja kita harus menggunakan teknologi tersebut dengan sebaik baiknnya agak terhindar dari efek negatif tersebut dan lebih banyak menerima efek positif.

2. hal yang perlu di lakukan untuk pemersatu keberagaman adalah dengan menanamkan jiwa jiwa cinta tanah air, pemahaman tentang pancasila, dan pendidikan sejak dini agar mereka menerapkan pengamalan pancasila di kehidupan bermasyarakat.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Adelia Azzahra -
NAMA: ADELIA AZZAHRA
NPM: 2356031017
KELAS: MANDIRI A

1. Bagaimana pendapat dan sikap Anda terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia? Apakah hal itu dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia? Mengapa hal ini terjadi?
menurut saya Indonesia saat ini menghadapi sejumlah tantangan dan masalah yang cukup serius seperti dampak negatif globalisasi. Beberapa di antaranya adalah memudarnya nilai-nilai Pancasila, degradasi moral, tuntutan separatisme, kepemimpinan yang tidak demokratis, dan ketimpangan ekonomi. Hal-hal tersebut memang berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa jika tidak ditangani dengan baik.
tapi selama kita dapat memperkuat identitas nasional, mempertahankan nilai-nilai luhur Pancasila, dan terus memperjuangkan persatuan dan kesatuan bangsa, ancaman disintegrasi dapat diatasi. Diperlukan kesadaran dan komitmen dari seluruh masyarakat untuk menghadapi tantangan ini dengan bijak.

2. Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia?
Memperkuat pendidikan karakter dan bela negara sejak dini, melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya nusantara, Meningkatkan apresiasi dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai luhur Pancasila, Mempromosikan pariwisata budaya untuk mengenal dan menghargai keberagaman.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Ratu Adzkia NB -
Nama : Ratu Adzkia Nabilla Bernatta
NPM : 2316031018
Kelas : Reguler B

1. Menurut pendapat saya Globalisasi dapat membuat semakin bebasnya informasi yang masuk kedalam sebuah negara. Hal tersebut dapat mengancam masuk dan bercampurnya kebudayaan asing dalam suatu negara, sehingga dapat melunturkan nilai-nilai identitas dan integrasi hingga dapat menimbulkan disintegrasi bangsa.
2. Bangsa Indonesia perlu menanamkan identitas bangsa sebagai jati diri sedari dini. Selain itu, memperkuat ideologi, rasa cinta tanah air dan rasa bangga terhadap kebudayaan nasional. Penting juga teruntuk tokoh-tokoh bangsa untuk dapat menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Rhenia Callista -
Nama : Rhenia callista
NPM : 2316031058
Ke;las : reguler B
Prodi : Ilmu Komunikaasi
Fakultas : ISIP

1. menurut saya kemajuan IPTEK di negara indonesia memiliki dampak positif dan dampak negatifnya. dampak positifnya tentu kemajuan IPTEK mendorong kemajuannya teknologi serta memajukannya ilmu pengetahuan leat berbagai sumber yang dapat diakses dengan mudah melalui internet. namun perkembangan IPTEK juga memiliki dampak negatif yang mengakibatkan bangsa indonesia yang mengikuti gaya kebarat-baratan yang mengakibatkan batas-batas wilayah negara yang menjadi tidak terlihat . hal inilah yang dapat mengakibatkan disintegrasi pada bangsa Indonesia.

2. hal yang perlu dilakukan guna menjadikan kebudayaan indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dari pluralnya bangsa indonesia, dibutuhkannya langkah terdekat yaitu memberi pembelajaran pada siswa dan masyarakat mengenai pentingnya menjaga identitas nasional serta menjaga intergrasi nasional, serta masyarakat saling menenerapkan nilai-nilai pancasila yang berdampak saling menjaga kebudayaan dan mengembangkan kebudayaan yang ada di Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Mia Firianza -
Nama : Mia Firianza
NPM : 2316031028
Kelas : Reguler B
Jurusan : S1-Ilmu Komunikasi
Fakultas : FISIP

Analisis Kasus “Globalisasi IPTEK”

1. Menurut saya, globalisasi memiliki dampak negatif bagi indonesia dan dapat membawa masalah serta tantangan seperti ketidaksetaraan dalam berbagai hal. Efek dari globalisasi yaitu disintegrasi bangsa, lalu untiuk mencegah hal tersebut terjadi perlunya pengelolaan yg bijak dan penguatan identitas nasional yang menjadi tantangan serius yang harus diantisipasi. Hal itu dapet terjadi karena pengaruh globalisasi yang masuk ke indonesia diterima dengan mentah-mentah dan kurangnya rasa cinta tanah air serta nilai-nilai pancasila yg tidak diamalkan. Walaupun demikian globalisasi membawa dampak positif dalam perkembangan iptek di indonesia .

2. yang perlu dilakukan untuk mempertahankan keberagaman dan pluralisme adalah dengan pengenalan dan mengamalkan nilai-nilai yg terkandung dalam pancasila, pendidikan multikultural, perlindungan hak asasi manusia, serta pencegahan ektremisme dan intoleransi.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Kay Ra Kahilah Putri Tirtasari Abdurachim -
Nama : Ra Kahilah Putri Tirtasari A
NPM : 2356031031
Kelas : Mandiri A

1. Saya percaya bahwa bangsa Indonesia menghadapi sejumlah masalah dan tantangan yang serius, termasuk konflik antar-etnik, antar-daerah, antar-agama, antar-partai politik, antar-pelajar, dan konflik kepentingan lainnya. Namun, saya yakin bahwa hal ini tidak akan menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia jika kita mampu mengelolanya dengan bijaksana dan memperkuat kesadaran nasional serta integrasi antar-kelompok.

2. Untuk menjaga kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu di balik keberagaman, kita perlu meningkatkan pemahaman akan identitas nasional dan nilai-nilai Pancasila. Edukasi yang kuat tentang nilai-nilai kebangsaan, keberagaman budaya, dan pluralisme akan membantu menguatkan kebudayaan sebagai perekat bangsa.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Raya Rayanda Mulia Syavianta -
Nama : Rayanda mulia Syavianta
Npm : 2356031025
Kelas : Mandiri A

1. Menurut saya masalah dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini mencerminkan kondisi yang kompleks dan memerlukan solusi yang komprehensif. Meskipun ada kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti teknologi dan ekonomi, masih ada tantangan yang perlu diatasi terkait dengan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai identitas nasional, seperti Pancasila. Penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila, ketidakadilan sosial, dan kurangnya kesadaran akan identitas nasional dapat mengancam integritas bangsa Indonesia dan menyebabkan disintegrasi jika tidak ditangani dengan serius.

2. Untuk mengatasinya, diperlukan upaya yang melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat secara keseluruhan. Upaya tersebut mencakup penguatan identitas nasional melalui pendidikan yang mendorong penghargaan terhadap nilai-nilai Pancasila, promosi budaya Indonesia yang inklusif, dan pembangunan kesadaran nasional yang kuat. Disamping itu, penting juga untuk mengurangi disparitas sosial dan meningkatkan akses pendidikan serta kesempatan ekonomi bagi semua lapisan masyarakat, sehingga semua orang merasa memiliki bagian dalam pembangunan dan merasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Talia Hutaliahumahua -
Nama :huta lia huma hua
Npm : 2356031033
Kelas : mandiri A

1.Bagaimana pendapat dan sikap Anda terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia? Apakah hal itu dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia? Mengapa hal ini terjadi?

Menurut pandangan saya masalah yg di hadapi oleh bangsa ini adalah efek dari globalisasi yang tidak dapat di saring ,dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat menjadi jalan utama dari globalisasi , meski ada dampak positif namun lebih banyak dampak negatifnya ,yang mana banyak mempengaruhi budaya dan perilaku masyarakat umum .hal hal tersebut tentunya dapat mempengaruhi integritas sosial karna adanya perubahan dalam struktur perilaku atau budaya yang bisanya menjadi pudar dalam masyarakat

2.Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia?

Memberikan pembelajaran pada setiap masyarakat dengan adanya pendidikan sejak dini ,selalu mengingatkan pemahaman terdahulu mengenai nilai nilai leluhur dan budaya,dan memberikan pemahaman toleransi agar selalu menjaga satu sama lain
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Muhammad Ilham Syukri -
Nama: Muhammad Ilham Syukri
Npm: 2356031001
Kelas: Mandiri A
Jurusan: Ilmu komunikasi
Fakultas: fisip

1. masalah dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia memerlukan dialog, kerjasama, dan solusi bersama untuk mencegah potensi disintegrasi. Faktor seperti ketidaksetaraan, konflik sosial, dan ketidakpuasan dapat menjadi pemicu, sehingga penting untuk mempromosikan inklusivitas dan pembangunan yang merata.
2. Untuk memperkuat kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu, perlu dilakukan upaya dalam pendidikan multikultural, penghargaan terhadap keberagaman, dan promosi toleransi. Pembangunan identitas nasional yang inklusif dan mendorong rasa persatuan akan membantu mengatasi potensi perpecahan. Langkah-langkah ini dapat menciptakan landasan yang kuat untuk memelihara keharmonisan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Falsa Falsa Fadilah Nugraha -
Nama : Falsa Fadilah Nugraha
NPM : 2356031009
Kelas : MANDIRI A

1. Bagaimana pendapat dan sikap Anda terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia? Apakah hal itu dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia? Mengapa hal ini terjadi?
Saat ini, bangsa Indonesia dihadapkan dengan berbagai masalah dan tantangan, antara lain :
A. Kesenjangan ekonomi: Kesenjangan antara kaya dan miskin masih lebar, dan hal ini dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan keresahan masyarakat.
B. Korupsi: Korupsi masih marak terjadi di berbagai sektor, dan hal ini menghambat pembangunan dan kemajuan bangsa.
C. Radikalisme dan intoleransi: Paham radikalisme dan intoleransi masih berkembang di beberapa kelompok masyarakat, dan hal ini dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.

2. Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia?
Kebudayaan Indonesia memiliki peran penting sebagai pemersatu bangsa di tengah keberagaman dan pluralitasnya. Berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk memperkuat kebudayaan Indonesia:
A. Pelestarian Budaya Lokal:
Mendukung dan melestarikan budaya lokal di berbagai daerah melalui pendanaan, edukasi, dan pelibatan masyarakat. Mendorong dokumentasi dan inventarisasi budaya lokal untuk mencegah kepunahan. Mengadakan festival budaya dan pertunjukan seni untuk memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas.
B. Penanaman Nilai-Nilai Budaya kepada Generasi Muda:
Mengintegrasikan pendidikan budaya dalam kurikulum pendidikan formal dan informal. Mengadakan kegiatan edukasi dan pelatihan budaya bagi generasi muda. Memberikan contoh dan teladan dalam penerapan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Dion Dionisius Nathan Putra Pratama -
Nama : Dionisius Nathan Putra Pratama
NPM : 2316031064
Kelas : Reguler B
Jurusan : Ilmu Komunikasi
Fakultas : FISIP

1. Menurut pendapat saya tentang masalah yang sedang dihadapi bangsa Indonesia itu sendiri merupakan sebuah hal yang normal, karena tidak mungkin sebuah negara yang besar tidak memiliki masalah dan pastinya juga pemerintah sudah mengusahakan yang terbaik untuk menangani masalah yang kerap terjadi di bangsa Indonesia ini. Tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya disintegrasi bangsa, tetapi bangsa Indonesia memiliki pondasi yang kuat untuk mengatasi setiap masalah yang ada. Hal ini terjadi karena perubahan sifat efek dari globalisasi yang membuat masyarakat banyak berubah.

2. Menerapkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, mempelajari budaya Indonesia, mencintai dan membeli produk dalam negeri, saling menghargai satu sama lain. Dengan begitu, masyarakat dapat hidup berdampingan tanpa adanya pertengkaran. Mengedepankan sikap pengakuan dan kesetaraan. Hal ini akan memperkuat bangsa Indonesia dan membuat kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Ozan Mikrotzan Dafa Saputra -
Nama : Mikrotzan Dafa Saputra
Npm : 2356031019
Kelas : Man A

1.Globalisasi membawa dampak positif dan negatif bagi bangsa Indonesia. Di satu sisi, globalisasi membuka peluang untuk kemajuan dan kesejahteraan. Di sisi lain, globalisasi juga membawa tantangan yang dapat mengancam identitas nasional.

Untuk menjaga identitas nasional dan mencegah disintegrasi bangsa, perlu dilakukan upaya-upaya seperti:

Memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila.
Mempersempit kesenjangan ekonomi dan sosial.
Menanggulangi radikalisme dan intoleransi.
Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Melestarikan budaya daerah dan mempromosikan budaya Indonesia di dunia internasional.
Dengan upaya bersama, bangsa Indonesia dapat menghadapi tantangan globalisasi dan mempertahankan identitas nasionalnya.

2. Melestarikan budaya daerah: Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk melestarikan budaya daerah yang beragam.
Memperkuat pendidikan karakter: Pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini untuk membangun generasi muda yang bermoral dan berbudi luhur.
Meningkatkan rasa nasionalisme: Perlu ditumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat.
Mempromosikan budaya Indonesia di dunia internasional: Budaya Indonesia yang kaya dan beragam perlu dipromosikan di dunia internasional untuk meningkatkan citra bangsa.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Tiara Anjelita Fernanda -
Nama : Tiara Anjelita Fernanda
NPM : 2316031042
Kelas : Reg B

1. Menurut saya masalah di Indonesia saat ini dapat memicu disintegrasi bangsa jika tidak ditangani dengan baik.. Hal tersebut dapat terjadi karena kurangnya edukasi, penegakan hukum yang lemah, ujaran kebencian di media sosial dan lain-lain.

2. Memanfaatkan teknologi dan media di era globalisasi saat ini dengan baik, memperkuat pendidikan budaya, dan meningkatkan toleransi antar budaya.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Dita karlina 2316031036 -
Nama :Dita Karlina
Npm :2316031036
Kelas : reguler B
Menurut saya, pengaruh Globalisasi sangat besar bagi bangsa Indonesia, ada positif dan negatif. Dari segi politik, ekonomi, sosial budaya dan lain lain ini banyak sekali perubahan yang terdampak dari globalisasi

Dan jga Faktor-faktor seperti kebingungan identitas, pengaruh globalisasi yang tidak terkendali, serta kurangnya pemahaman akan keberagaman dan pluralitas bangsa juga dapat menjadi pemicu disintegrasi.

Tetapi Yang perlu dilakukan adalah penanaman nilai nilai Pancasila sejak dini, dan perlunya pemberian edukasi mengenai pentingnya identitas nasional (termasuk kebudayaan yang dimiliki Indonesia) kepada individu sejak di bangku pendidikan dasar dan dari lingkup terdekat (keluarga) sehingga jati diri bangsa Indonesia bisa tertanam kuat di dalam diri masyarakatnya
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Malikiano Alden Wahyudi -
Nama : Malikiano Alden Wahyudi
Kelas : REG B
NPM : 2316031060

1. Menurut saya permasalahan dan tantangan yang dihadapi negara Indonesia akibat globalisasi merupakan akibat yang harus diantisipasi sejak awal karena dapat mengakibatkan keruntuhan negara.
Hal ini terjadi akibat ketidakmampuan membendung secara lengkap seluruh arus informasi yang masuk ke Indonesia akibat globalisasi.
Minimnya rasa cinta tanah air dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat juga menyebabkan semakin meluasnya dampak negatif globalisasi.

2. Mempertahankan keberagaman dan pluralisme budaya Indonesia sebagai perekat bangsa memerlukan pendidikan multikultural, peningkatan dialog antar budaya, perlindungan hak asasi manusia, dukungan seni dan budaya lokal, dan komunitas inklusif, serta pencegahan ekstremisme dan intoleransi yang diperlukan. Semua itu berkaitan dengan penguatan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Lisa H -
Nama:Lisah
NPM:2316031026
Kelas: Regiler B
1.Menurut saya itu membuat denstrasi nasioanal karena lewat masalah-maslah tersebut membuat masyarakata menjadi tepecah dan lupan akan jati diri yang sebenranya,jati diri rakayat indonesia yang sebenarnya yaitu saling menghargai,dan mencintai sesama warga indonesia serta memiliki rasa acuh tak acuh terhadap sesama,mengapa hal itu terjadi tidak bisa kita pungkiri dijaman sekarang di era globalisasi yang memudahkan kita untuk mencari informasi secara cepat dan akurat.akan tetrapi di zaman sekarng yaitu di era globalisasi memiliki banyak pro dan kontrak yang dirasakan oleh masrayarakat indonesia,yang mana banyak anak kecil yang sudah memegang hp dan melihat yang tidak-tidak,trus beredarnya berita hoax,sudah banyak yang beredar berita hoax sehingga banyak warga yng tertipu dengan berita hoax ini sehingga masyrakat banyak yang beramsumsi bahwa berita itu benar padahal salah atau hoax.
2.hal yng peelu di lakukan oleh bnagsa indonesia adalah menjaga kebergaman banggsa indonesia dengan cara salaing menghormati satu sama lain serta bijak dalam menggunakan media sosial,dengan kita bijak mengunkan media sosial berati kita sudah melakukan atau memperdayakan kebudayaan yang ada di indonesia selain itu warga indonesia juga bisa meakukan pendekatan seperti mebuat forum yang berisikan tentang kebudayaan indonesia seperti contoh mata pelajaran Pendidikan kewarganegaraan yang dimn mengajarkan warga indonesia tentang keberaaman bangsa indonesia,serta mengetahui keberagaman suku bangsa yang ada di indonesia dengan adanya pendidikan kewarganegaraan ini diharapakan warga indonesia dapat mengerti dan memahami akan perbedaan itu supaya kita tetap satu walau berbeda-beda suku,agama,ras,budaya dan bahasa.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Amanda Sakhila Idaflis -
Nama : Amanda Sakhila Idaflis
Npm: 2316031022
Kelas: Regular B

1. Menurut saya,pengaruh globalisasi sendiri sangat besar bagi bangsa Indonesia. Globalisasi juga bersifat positif dan negatif. Selain itu globalisasi juga dapat menimbulkan potensi disintegrasi melalui perubahan nilai budaya dan kesenjangan sosial. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

2. Memelihara keberagaman dan pluralisme kebudayaan Indonesia sebagai perekat bangsa, memajukan pendidikan multikultural, dialog antarbudaya, melindungi hak asasi manusia, mendukung seni dan budaya lokal, dan komunitas inklusif, membangun, dan mencegah ekstremisme dan intoleransi.
Semua itu berkaitan dengan penguatan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by 2356031021 2356031021 -
Nama : Febiyola Maharani
NPM : 2356031021
Kelas : Mandiri A


1. Bagaimana pendapat dan sikap Anda terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia? Apakah hal itu dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia? Mengapa hal ini terjadi?beberapa masalah dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia melibatkan isu-isu seperti ketidaksetaraan, keberagaman, kemiskinan, dan isu-isu lingkungan. Potensi disintegrasi bisa muncul jika tidak ada upaya serius untuk menangani masalah ini secara inklusif, adil, dan berkelanjutan. Meningkatkan dialog, kesadaran akan identitas nasional, dan penanganan masalah bersama dapat membantu mencegah disintegrasi. Serta meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan identitas nasional, mempromosikan nilai-nilai kebangsaan, dan menghargai keberagaman untuk memperkuat kesatuan.
2. Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia?dengan cara menekankan pada nilai-nilai kebangsaan, seperti gotong royong, toleransi, persatuan, dan keadilan sosial, dalam pendidikan dan budaya sehari-hari.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Olin Sausan Olienda Salsabilla Reg B -
Nama : Sausan Olienda Salsabilla
NPM : 2316031030
Kelas : Reguler B

1. Menurut saya, globalisasi mempunyai dampak bagi bangsa indonesia, baik secara positif maupun negatif. Tergantung bagaimana masyarakat indonesia bisa mengambil hal positif tersebut dan membuang hal negatif. Dan itu juga dapat menyebabkan disintegrasi bangsa indonesia karena lebih banyaknya pengaruh pengaruh negatif yang masuk dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
2. Untuk memperkuat hal tersebut, perlu adanya peningkatan pemahaman terhadap nilai nilai Pancasila, karena sekarang generasi muda penerus bangsa ini pun juga kurang dengan pemahaman nilai nilai pancasila sebagai dasar negara. Dan itu perlu di tingkatkan lagi.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Aqila Raden Roro Aqila Zayyan -
Nama: Raden Roro Aqila Zayyan
NPM: 2356031041
Kelas: Mandiri A

1. Masalah yang saat ini sedang dihadapi bangsa Indonesia ialah terancam terjadi perpecahan akibat kondisi kurangnya toleransi diantara masyarakat yang multikultural. Sikap yang seharusnya saya lakukan adalah membangun rasa toleransi dan melebur dalam proses integrasi nasional. Dan tentu saja hal itu dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia, karena Indonesia terkenal dengan bangsa yang mengutamakan persatuan dan kesatuan serta menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong. Hal tersebut bisa terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai keberagaman dan adanya rasa egoisme pribadi.

2. Yang perlu dilakukan adalah penanaman nilai Pancasila sejak dini, karena untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri para calon- calon penerus bangsa yang sedang dan mengkaji dan akan menguasai imu pengetahuaan dan teknologi serta seni.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Cantika Putri -
Nama : Cantika Putri
NPM : 2356031015
Kelas : Mandiri A

1. Menurut pendapat saya, tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini, jika tidak ditangani dengan baik, memang dapat menyebabkan disintegrasi bangsa. Karena globalisasi telah membuka akses terhadap berbagai informasi dan budaya dari luar negeri yang dapat mempengaruhi pola pikir dan sikap masyarakat. Jika masyarakat tidak memiliki pemahaman yang kuat tentang identitas nasional dan kebudayaan lokal, masyarakat mungkin akan lebih mudah terpengaruh oleh budaya asing dan melupakan nilai-nilai luhur yang ada dalam budaya lokal.


2. Yang harus dilakukan untuk memperkuat kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia adalah dengan meningkatan pendidikan karakter dan pemahaman tentang identitas nasional perlu dilakukan sejak dini. Pendidikan ini tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai yang sejalan dengan Pancasila dan UUD 1945. Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan yang dibuat sejalan dengan kepentingan nasional dan tidak merugikan rakyat dan masyarakat perlu lebih aktif dalam berpartisipasi dalam proses pembangunan bangsa. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa Pemerintah dan masyarakat perlu bersama-sama menjaga dan melestarikan kebudayaan lokal.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Mitha Novita Sari -
Nama: Mitha novita sari
NPM: 2316031046
Kelas: Reguler B

1. Saya yakin tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini memang dapat menyebabkan disintegrasi bangsa jika tidak diatasi dengan baik. Pasalnya, globalisasi telah membuka akses terhadap berbagai informasi dan budaya dari luar negeri, sehingga dapat mempengaruhi pola pikir dan sikap masyarakat. Jika masyarakat tidak memiliki rasa jati diri bangsa dan budaya lokal yang kuat, maka mereka akan lebih mudah terpengaruh oleh budaya asing dan melupakan nilai-nilai luhur budaya lokal.

2. Untuk menghindari hal tersebut, menurut saya ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan. Pertama, pendidikan karakter dan pemahaman jati diri bangsa harus ditingkatkan sejak dini. Pendidikan ini tidak hanya terfokus pada ilmu pengetahuan, namun juga membangun karakter dan nilai-nilai sesuai Pancasila dan UUD 1945.
Kedua, pemerintah dan masyarakat harus bersinergi menjaga dan melestarikan budaya lokal. Kebudayaan lokal merupakan bagian penting dari jati diri bangsa yang harus dilestarikan dan dikembangkan tidak hanya untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat, tetapi juga untuk melindungi dari dampak negatif globalisasi.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Lintang Prayoga Zp -
nama : Lintang Prayoga Zp
NPM : 2316031068
Kelas : Reg B
1. Menurut saya, globalisasi mempunyai dampak bagi bangsa indonesin, baik secara positif maupun negatif Tergantung bagaimana masyarakat Indonesia bisa mengambil hal positif tersebut dan membuang hal negatif. Dan itu juga dapat menyebabkan disintegrasi bangsa indonesia karena lebih banyaknya pengaruh pengaruh negatif yang masuk dan bertentangan cengan nilai-niai Pancasila.
2. Yang perlu dilakukan adalah penanaman nilal Pancasila sejak dini, karena untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional didalam diri para calon calon penerus bangsa yang sedang dan mengkaji dan akan menguasai imu pengetahuaan dan teknologi serta seni
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Mutiara Sholeha Ramadhani -
Nama : Mutiara S Ramadhani
NPM: 2316031052
Kelas: Reg B
Prodi: Ilmu Komunikasi
Jurusan: s1 Ilmu Komunikasi
Fakultas: Ilmu Sosial Ilmu Politik

1. Menurut saya, globalisasi memiliki dampak negatif bagi indonesia dan dapat membawa masalah serta tantangan seperti ketidaksetaraan dalam berbagai hal. Efek dari globalisasi yaitu disintegrasi bangsa, lalu untiuk mencegah hal tersebut terjadi perlunya pengelolaan yang bijak dan penguatan identitas nasional yang menjadi tantangan serius yang harus diantisipasi. Hal itu terjadi karena pengaruh globalisasi yang masuk ke Indonesia diterima dengan mentah-mentah dan kurangnya rasa cinta tanah air serta nilai-nilai pancasila yang tidak diamalkan. Meskipun demikian globalisasi membawa dampak positif terhadap perkembangan iptek di indonesia.
2. Yang perlu dilakukan adalah penanaman nilai-nilai Pancasila sejak dini, dan perlunya pemberian edukasi mengenai pentingnya identitas nasional (termasuk kebudayaan yang dimiliki Indonesia) kepada individu sejak di bangku pendidikan dasar dan dari lingkup terdekat (keluarga) sehingga jati diri bangsa Indonesia bisa tertanam kuat di dalam diri masyarakatnya. Selain itu diperlukan juga rasa toleransi yang tinggi untuk menghormati setiap keberagaman budaya di Indonesia.
In reply to First post

Re: ANALISIS KASUS

by Adelia Bili Nadian -
Nama : Adelia Bili Nadian
NPM : 2316031050
Kelas : Reguler B
Jurusan : Ilmu Komunikasi
Fakultas : Imu Sosial dan Ilmu Politik

Jawaban:

1. Menurut pendapat saya, kita tidak bisa menampik adanya pengaruh globalisasi yang kuat terhadap Identitas bangsa Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk adanya perubahan pola pikir masyarakat yang mengakibatkan banyaknya penyimpangan terhadap identitas kita. Tentunya ini akan berpengaruh terhadap integrasi bangsa, bahkan dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi. Hal tersebut terjadi karena kita belum mampu secara maksimal menanamkan jati diri/identitas kita, sehingga kita sering kehilangan arah.

2. Hal yang perlu kita lakukan agar kebudayaan Indonesia dapat menjadi pemersatu dibalik keberagaman bangsa Indonesia adalah dengan menanamkan keyakinan bahwa kebudayaan yang ada merupakan suatu identitas/jati diri bersama yang perlu dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali, sehingga seluruh keberagaman dan pluralitas budaya yang ada dapat menjadi sarana pemersatu Bangsa Indonesia.