Forum Analisis Jurnal

Forum Analisis Jurnal

Number of replies: 88

Silahkan analisis jurnal tersebut dengan melampirkan nama dan npm

In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Rizky Kurniawan Saputra -
Nama: Rizky Kurniawan Saputra
NPM: 23

Jurnal tersebut membahas mengenai proses internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi pada umumnya dan di Universitas Ahmad Dahlan secara khususnya (tempat diadakannya penelitian).
Data- data dalam jurnal tersebut menyoroti bahwa persepsi, pengetahuan serta pengamalan nilai Pancasila dinilai memasuki masa surut (rendah). Hal tersebut disebabkan oleh dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karenanya, dalam mengatasi rendahnya persepsi, pengetahuan, dan pengamalan Pancasila maka dibutuhkan lah solusi yang mengarah pada proses revitalisasi dan internalisasi nilai Pancasila dalam diri pribadi secara umum dan sebagai mahasiswa secara khusus.

A. Proses revitalisasi pancasila dilakukan melalui lembaga peundidikan formal dan non-formal beserta lembaga pemerintahan harus mengaktualisasikan nilai- nilai Pancasila supaya menjadi penerang dan penunjuk arah tercapainya tujuan negara. Revitalisasi juga dilakukan dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Peundidikan Pancasila di dalam kelas.

B. Proses internalisasi Pancasila dilakukan melalui diadakannya Mata Kuliah Pancasila. Hal ini didukung oleh adanya perundangan yang menyatakan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya tentang mata kuliah Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Alfina Rista -
Nama : Alfina Rista
NPM : 2356031005
Kelas : Mandiri A

ANALISIS JURNAL INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI

Pancasila merupakan sebuah konsepsi politis yang merupakan rumpun moral (nilai). Pancasila sebagai dasar negara mampu menjadi cara pandang Bangsa Indonesia yang memiliki ciri khusus dalam hubungan politik. Pancasila memang harus mampu dijadikan pedoman dalam membedakan cara berpolitik lainnya. Sekarang ini, pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila mengalami degradasi. Oleh karena itu diperlukan revitalisasi Pancasila supaya tidak hilang atau hanya sekedar slogan saja dikalangan generasi muda.Revitalisasi tujuannya untuk meninjau ulang akan kekurangan apa yang sudah dilaksanakan dan kemudian di sesuaikan dengan kondisi zaman yang dinamis dalam upaya memberikan manfaat bagi kehidupan.

Pendidikan merupakan sarana terbaik untuk memberikan pengetahuan pada peserta didik tentang apa yang harus mereka ketahui. Upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya Undang-Undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Penguatannya terdapat pada pasal 35 ayat 3, dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya tentang mata kuliah Pancasila.
Dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat dilihat bahwa mahasiswa semakin paham tentang Pancasila. Bukan hanya sekedar paham tetapi mengimplementasikannya di kehidupan sehari hari. Contohnya seperti mahasiswa melakukan kunjungan ke Kampung untuk mengadakan bakti sosial di rumah warga dan di panti asuhan. Kemudian, dana diambil dari uang pribadi mahasiswa dan beberapa dari donatur. Oleh karena itu, mahasiswa dapat melakukan prakter langsung di lapangan tentang pengamalan sila-sila dalam Pancasila.
In reply to First post

Analisis Jurnal MK Pancasila pertemuan 1

by Rasya Aulia Adhi Putri -
Nama: Rasya Aulia Adhi Putri
NPM: 2316031055
Kelas: Reguler A

Jurnal tersebut berisi penelitian untuk mengetahui proses internalisasi Pancasila di perguruan tinggi yang dilaksanakan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Sebagaimana yang dikemukakan Mahfud MD yang merupakan anggota Dewan Pengaruh Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) menyatakan bahwa setelah reformasi kesadaran tentang Pancasila dan kostitusi sudah mulai berkurang di masyarakat. Keberadaan ideologi Pancasila dianggap sebagai simbol upacara di hari senin dan hari-hari besar kebangsaan saja tanpa dipahami apalagi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya generasi muda.

Dalam penelitian, dibahas mengenai proses internalisasi Pancasila sebagai berikut:
1. Revitalisasi Pancasila
Saat ini, pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila mengalami penurunan. Revitalisasi Pancasila diperlukan supaya tidak hilang atau hanya sekedar slogan saja di generasi muda. Revitalisasi Pancasila dapat dilakukan dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila pada perguruan tinggi.
2. Internalisasi pancasila melalui mata kuliah Pancasila
Dalam UU No. 12 Tahun 2012 pasal 35 ayat 3, kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat mata kuliah wajib salah satunya adalah Pancasila. Kemudian, kebijakan penyelenggaraan mata kuliah Pancasila ditegaskan dalam Surat Edaran Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 03/M/SE//VIII/2017 tanggal 24 Agustus 2017 tentang penguatan Pendidikan Pancasila dan mata kuliah wajib umum pada perguruan tinggi.
3. Kontribusi Pancasila terhadap masalah kebangsaan
Kedudukan dan fungsi Pancasila, yaitu sebagai dasar filsafat negara dan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila dianggap sebagai kalimat pemersatu bangsa yang merupakan pedoman bagi setiap rakyat Indonesia sehingga diharapkan menjadi fondasi persatuan dalam menyelesaikan konflik sosial maupun konflik yang ada dalam negara.

Dapat disimpulkan bahwa internalisasi Pancasila di perguruan tinggi dapat dilakukan dengan memperhatikan proses internalisasi di atas dalam mata kuliah Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Ventra Andungma -
Nama : Ventra Andungma
NPM : 2316031003
Reg : A
Jurusan : Ilmu Komunikasi

Berdasarkan analisis saya terhadap jurnal tersebut, isi didalamnya mencakup perihal internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi, penelitian pada jurnal tersebut bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak kah warga negara Indonesia yang mengamalkan dan menerapkan nilai-nilai pancasila, yang pada kenyataannya sendiri masyarakat malah bersikap sinis, dan mudah sekali melecehkan pancasila, terutama pada generasi muda, banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi yang dianggap gagal dalam memberi pemahaman tentang konsep pancasila dan juga gagal dalam memperbaiki kondisi masyarakat, bahkan mirisnya survei yang dilakukan oleh Denny JA menyatakan bahwa lambat laun masyarakat tentang persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut.
Bisa disimpulkan pada jurnal ini keberadaan pancasila pada generasi muda dan masyarakat sekarang sudah mulai memudar dalam sanubari mereka, yang menandakan bahwa sekolah dan perguruan tinggi untuk beberapa daerah di Indonesia, diklaim gagal dalam memberikan pemahan perihal nilai-nilai dan norma Pancasila serta gagal dalam memperbaiki mentalitas masyarakat di Indonesia bahkan sekelas mahasiswa pun ada kasus dimana mahasiswa tidak tahu saat disuruh menghafal pancasila, yang pada intinya, kita sebagai generasi muda dan juga mahasiswa sudah seharusnya menerapkan nilai nilai pancasila pada kehidupan sehari-hari dan mengamalkannya, karena kita adalah generasi yang menjadi penerus bangsa dan juga sebagai generasi yang mewarisi cita-cita para pendiri bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik kedepannya.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Nasywa Nayla Afany -
Nama : Nasywa Nayla Afany
NPM : 2316031062
Kelas : Reguler B

Jurnal tersebut membahas mengenai internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tunggi, terutama di tempat penelitian ini dilakukan yakni, Universitas Ahmad Dahlan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila. Adapun caranya melakukan internalisasi dan revitalisasi Pancasila dengan cara memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi selain Pancasila,
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi PENDAHULUAN Mahfud (2011:31) menyatakan bahwa apabila berdasarkan Pancasila mestinya masyarakat Indonesia dapat menyadari kalau perbedaan bukan merupakan hal yang perlu untuk diperdebatkan dan dirisaukan apalagi menilai perbedaan itu merupakan hal yang harus diberangus dan diseragamkan.

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara, selain itu Pancasila merupakan sebuah warisan kejeniusan dari proses filsafati para founding father. Penjelasan Archipelago dalam buku Yudilatif (Negara Paripurna, 2012:2) menjelaskan bahwa Pancasila merupakan warisan dari nusantara yang sesuai dengan karakteristik alam yang terdapat lautan luas yang berisi gugusan pulau-pulau. Adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya....

Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis. Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia. Tetapi pada saat ini kenyataannya Pancasila semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif, selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda.

Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut, juga dengan pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, padahal mahasiswa yang notabene generasi penerus bangsa yang merupakan garda terdepan penerus cita-cita para pendiri bangsa sangatlah diharapkan peran sertanya dalam membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena menurunnya pemahaman Pancasila tersebut perlu ditelusuri dan ditindak lanjuti dengan serius.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Shanaya Aulia Irvan -
Nama: Shanaya Aulia Irvan
NPM: 2316031002

Dari jurnal diatas saya dapat menganalisis tentang internalisasi nilai nilai Pancasila. Disini dimaksudkan untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi.penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan ditunjukkan pada mata kuliah Pancasila dengan menentukan subjek penelitian menggunakan teknik pufosis sampling.

Dapat diartikan bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut hal demikian mengingatkan bahwa diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi sebenarnya bukan seperti istilah taker for gruanted, kenyataan ini disebabkan pada masa tertentu ada di mana Pancasila melekat kuat pada benak masyarakat akan tetapi ada juga masa pemahaman Pancasila mulai mengalami penurunan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Adelia Azzahra -
Nama: Adelia Azzahra
NPM: 2356031017
Kelas: Mandiri A
Tugas Pertemuan 1, analisis jurnal INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI

Berdasar dengan analisa saya, jurnal tersebut bertujuan untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Yang dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah Pancasila.

banyak masyarakat yang bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial. Bahkan pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Kenyataan ini membuat aktualisasi nilai Pancasila dalam kehidupan akan sangat sulit terwujud. Hal ini merupakan problem yang hadapi dengan menurunnya semangat kebangsaan dan mengendurnya pemahaman Pancasila, apalagi diterapkan dalam kehidupan seharihari, khususnya oleh generasi muda. Selain itu ksistensi Pancasila mempunyai tantangan di era digital saat ini. semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda. Terdapat pengaruh dunia digital yang membuat semakin mudahnya ideologi lain masuk ke Indonesia yang dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat Indonesia.
Pancasila dianggap sebagai kalimatun sawa yang merupakan kalimat pemersatu bagi Bangsa Indonesia.
Pancasila merupakan alasan Bangsa Indonesia untuk tetap bertahan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan itu menyatakan bahwa Pancasila mempunyai kontribusi dalam menyelesaikan masalah kebangsaan. di mana Pancasila sebagai pemersatu perbedaan yang ada di Indonesia.

Dengan pendidikan salah satu cara untuk menumbuhkan pengetahuan mereka tentang Pancasila dan penerapan nya, dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari seperti melakukan kunjungan ke Kampung Pancasila dan bakti sosial yang dilakukan oleh mahasiswa dan rukun terhadap perbedaan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Zaidan -
Nama: Muhammad Zaidan
NPM: 2356031003
Kelas: Mandiri A
Jurusan: Ilmu Komunikasi

Pancasila merupakan sebuah pengertian khusus tentang nilai moral. Pancasila sebagai dasar negara mampu menjadi cara berpandangnya Bangsa Indonesia yang memiliki ciri khusus dalam hubungan politik. Pancasila memang harus dijadikan pedoman dalam membedakan cara berpolitik. Sekarang ini, pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila mengalami kemerosotan. Oleh karena itu diperlukan pembaruan ataupun peningkatan Pancasila supaya tidak hilang atau hanya sekedar slogan saja dikalangan generasi muda. Tujuannya untuk meninjau kembali akan kekurangan apa yang sudah dilaksanakan dan kemudian di sesuaikan dengan kondisi zaman yang berada dalam proses untuk memberikan manfaat-manfaat.

Pada saat ini, kehadiran pancasila pada zaman generasi muda dan masyarakat sekarang sudah mulai memudar atau lebih parahnya lagi bisa sampai menghilang pada diri mereka sendiri, yang menandakan bahwa sekolah dan perguruan tinggi untuk beberapa daerah di Indonesia, dinyatakan gagal dalam memberikan pemahaman-pemahaman terkait perihal nilai-nilai dan norma Pancasila serta gagal dalam memperbaiki masyarakat di Indonesia, bahkan sekelas mahasiswa juga mempunyai suatu kasus dimana mahasiswa tidak tahu saat disuruh menghafal pancasila, yang pada intinya, kita sebagai generasi muda dan juga mahasiswa sudah seharusnya menerapkan nilai nilai pancasila pada kehidupan sehari-hari, karena kita adalah salah satu generasi yang seharusnya menjadi penerus bangsa dan juga sebagai generasi yang mewarisi cita-cita para pendiri bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik untuk masa yang akan datang.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Falsa Falsa Fadilah Nugraha -
NAMA : Falsa Fadilah Nugraha
KELAS : MAN A
NPM : 2356031009

Dalam jurnal ini membahas tentang bagaimana proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi dan penelitiian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil Penelitian ini memaparkan jika keberlangsungan mata kuliah Pancasila lebih efektif jika menggunakan pendekatan kontektual dengan lebih mengembangkan potensi akademik, hidup berdampingan di masyarakat, dengan membangun budaya sesuai nilai Pancasila. Adapun dua cara membangun internalisasi dan revitalisasi Pancasila yaitu, memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi selain Pancasila, memberikan contoh teladan seperti disiplin, toleran, religius, dan aksi nyata aktualisasi nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan bakti sosial.
Jurnal ini dibuat dengan penelitian yang merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif, karena target utamanya adalah menggali bagaimana proses menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di lingkungan mahasiswa. Dalam penelitian ini menentukan subjek penelitianya mengunakan teknik sampel yang bertujuan (purposive sampling) yang menurut Creswell (2015:) dimana peneliti memilih subjek penelitian yang secara spesifik yang dapat memberikan gambaran tentang apa yang akan diteliti

Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah matang atau tidak bisa lagi untuk dirubah secara kritis. karena itu, Pancasila terkesan tertutup oleh pengembangan pemikiran padahal masyarakat Indonesia dan dunia selalu mengalami perkembangan dan perubahan, dan pancasila memiliki kesan seperti boleh dibanggakan namun tidak untuk di kritik. Pancasila merupakan sebuah konsepsi politis yang berada pada rumpun moral (nilai).

Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh memaparkan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari seperti melakukan kunjungan ke Kampung Pancasila dan bakti sosial yang dilakukan oleh mahasiswa pada dua pertemuan terakhir mata kuliah Pancasila.
In reply to Falsa Falsa Fadilah Nugraha

Re: Forum Analisis Jurnal

by 2356031021 2356031021 -
Nama = Febiyola Maharani
NPM = 2356031021

Didalam jurnal ini berisi tentang pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara.Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah final dan terkesan tidak bisa lagi untuk diotak atik secara kritis. Oleh karena itu, Pancasila seolah-olah terkesan tertutup oleh pengembangan pemikiran padahal masyarakat Indonesia dan dunia selalu mengalami perkembangan dan perubahan. Upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Pengutannya terdapat pada pasal 35 ayat 3, dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya tentang mata kuliah Pancasila.
Dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat dilihat bahwa mahasiswa semakin paham tentang Pancasila. Bukan hanya sekedar paham tetapi juga mahasiswa berusaha untuk mengimplementasikannya di kehidupan sehari-hari. Meskipun terdapat kendala di dalam pembelajaran Pancasila di dalam kelas, namun mahasiswa bisa mengatasinya dengan pembelajaran secara mandiri dan bertanya kepada dosen yang bersangkutan.Dapat dijelaskan di sini bahwa pendidikan adalah untuk membentuk manusia yang utuh dan lengkap meliputi beberapa aspek akademis semata yang orientasinya adalah untuk penguasaan ilmu dan teknologi. Kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi bukanlah merupakan jamaninan hadirnya rasa bahagia di hati manusia. Bahkan dapat membawa dampak hilangnya jati diri dan makna dari hidup itu sendiri. Seharusnya pendidikan dikembangkan dengan menyelaraskan antara kecerdasan itelektual, emosional, dan spritual, sehingga dapat menghadirkan spritualitas dalam pendidikan yang mampu memberikan suatu makna yang besar dalam kehidupan bangsa
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Lisa H -
Nama:Lisah
NPM :2316031026
Jurnal yang berjudul internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi melakukan penelitian di perguruan tinggi tepatnya di UAD(Universitas Ahmad Dahlan) tempat penelitian tersebut membahas tentang perkembangan pancasila dari masa ke masa,kurangnya pemahaman dan kesadaran warga indonesia terhadap pancasila,kurangnya masyarakat indonesia akan ilmu Pendidikan pancasila serta kurangnya memahami isi dan mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam riset tersebut di sebutkan bahwa pendidikan pancasila di indonesia sudah hampir punah atau bahkan asing seperti contohnya tidak hafal poin-poin pancasila dan kurang dalam mengartikan pancasila sebagai mahasiswa kita seharusnya memaknai arti dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dan di ajarakan kepada masyarakat luas agar pendidikan pancasila tidak hilang kelestariannya dalam membentuk indonesia maju dan tidak tertinggal oleh bangsa-bangsa lainnya.
Yang pertama yaitu revalitasi pancasila
Pancasila adalah ediologi,dasar negara dan falsafah bangsa negara.namun sekarang bangsa indonesia asing dengan negara nya sendiri seperti contohnya tidak hafal pancasila,hal tersebut dibuktikan dengan riset 100 orang terdapat 24 orang yang tidak hafal pancasila.oleh karena itu dilakukan nya revalitasi untuk membangkitkan kembali vitalitas atau usaha mengembalikan posisinya menjadi penting
Yang kedua yaitu internalisasi pancasila melalui mata kuliah pancasila di perguruan tinggi
Hal tersebut berguna untuk menunjang pembelajaran di masyarakat yang berguna bagi bangsa dan bernegara apalagi di dalam dunia pendidikan penting sekali kita mengetahui atau pembelajari ilmu pendidikan pancasila apalagi didalam undang-undang terdapat kewajiban bahwa muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat 4 mata kuliah wajib salah satunya tentang mata kuliah pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Zahwa Aurilia -
Nama : Zahwa Aurilia
NPM : 2316031035

Ringkasan artikel ini membahas tentang internalisasi nilai-nilai Pancasila pada perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini menyoroti semakin menurunnya kesadaran dan pemahaman Pancasila di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda. Kajian tersebut fokus pada penerapan Pancasila di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan menekankan perlunya revitalisasi dan internalisasi Pancasila secara berkelanjutan untuk membangun karakter bangsa. Hal ini juga menjawab tantangan dalam proses internalisasi dan peran Pancasila dalam mengatasi permasalahan nasional dan mendorong persatuan.

Tantangan yang dihadapi dalam internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda di Indonesia antara lain adalah adanya degradasi pemahaman dan pengetahuan tentang Pancasila, sehingga sebagian individu tidak mampu menghafalkan pokok-pokok Pancasila. Selain itu juga kurangnya respon positif dan konsistensi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, serta tantangan kognitif dalam memahami dan menghayati nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Selain itu, pengaruh globalisasi dan maraknya gaya hidup hedonis menyebabkan lupa akan asal usul dan tujuan Pancasila sehingga berdampak pada terabaikannya semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
Perguruan tinggi dapat secara efektif melaksanakan mata kuliah Pancasila untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa melalui beberapa strategi.
Pendidikan, baik formal maupun nonformal, mempunyai peranan penting dalam merevitalisasi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Tujuannya adalah untuk menanamkan dan meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda.
In reply to Zahwa Aurilia

Re: Forum Analisis Jurnal

by ADAM MUTTAQIEN -
nama : Adam Muttaqien
kelas : Reguler A
NPM : 2316031015
jurnal tersebut membahas tentang internalisasi nilai-nilai pancasila pada perguruan tinggi indonesia. turunnya kesadaran dan pemahaman pancasila pada generasi muda dapat diatasi dengan cara mendekatkan pancasila kepada generasi muda dengan memberikan contoh implementasi pancasila pada kehidupan sehar-hari. perguruan tinggi baik negeri maupun swasta lebih variatif dalam mengelola kelas matakuliah pancasila. cara yang dapat ditempuh dengan mengadakan workshop dosen pengampu mata kuliah pancasila dengan diadakannya workshop akan dapat membuat dosen pengampu lebih mempunyai variasi dalam melakukan pembelajaran pancasila dikelas sehingga mahasiswa tidak bosan dan membuat mahasiswa tertarik untuk lebih mempelajari dan kemudian mempraktekannya. dengan mendekatkan pancasila pada generasi muda akan membuat generasi muda indonesia lebih mencintai dan menghargai pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Shifa Ramadhani -
Nama: Shifa Ramadhani
NPM : 2316031016

Jurnal tersebut memuat penelitian mengenai proses internalisasi di perguruan tinggi, yang dalam hal tersebut dilaksanakan di Universitas Ahmad Dahlan. Pancasila merupakan landasan falsafah negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia dan dianggap sebagai ungkapan pemersatu bangsa. Upaya internalisasi Pancasila didukung dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Kemudian tertuang dalam Pasal 35 ayat 3 yang menegaskan bahwa syarat isi kurikulum pada perguruan tinggi harus mencakup empat mata kuliah wajib, salah satunya Pancasila. Selain itu, revitalisasi melalui lembaga-lembaga pendidikan formal dan non-formal juga merupakan upaya internalisasi pancasila. Dengan penginternalisasian pancasila ini diharapkan para mahasiswa dapat menghidupkan kembali nilai-nilai pancasila yang sudah meredup dalam diri mereka.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Devi Kurniawati -
NAMA : DEVI KURNIAWATI
NPM : 2316031029
KELAS : Reguler A

Analisa terkait jurnal di atas tentang internalisasi nilai pancasila di perguruan tinggi.

Pendidikan sendiri sarana terbaik untuk memberikan pengetahuan pada peserta didik tentang apa yang harus mereka ketahui. Upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya Undang-Undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. terdapat pada pasal 35 ayat 3, dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya tentang mata kuliah Pancasila. Dengan adanya pembelajaran di
kelas pada mata kuliah Pancasila dapat dilihat bahwa mahasiswa semakin paham tentang Pancasila. Dengan adanya internalisasi nilai pancasila dapat membuka pandangan generasi muda dalam berfikir terkait fundamental bernegara.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by jessica zahra anastasya -
NAMA :JESSICA ZAHRA ANASTASYA
NPM. :2316031010
Pancasila merupaka Penelitian,ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif,Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7 Pancasila dinyatakan bahwa apabila berdasarkan Pancasila mestinya masyarakat Indonesia dapat menyadari kalau perbedaan bukan merupakan hal yang perlu untuk diperdebatkan dan dirisaukan apalagi menilai perbedaan itu merupakan hal yang harus diberangus dan diseragamkan.Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara.Adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia, semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral Pancasila, Pancasila semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut Pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila Hal ini dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap ceremony kenegaraan
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Adelia Bili Nadian -
Nama : Adelia Bili Nadian
NPM : 2316031050

Jurnal tersebut berisi tentang penelitian yang dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan dengan tujuan mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila yang efektif untuk diterapkan di Perguruan Tinggi. Dalam jurnal tersebut diperoleh hasil bahwa proses Internalisasi nilai-nilai Pancasila akan lebih efektif ketika mata kuliah Pancasila sebagai perantaranya dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual melalui implementasi nilai-nilai Pancasila pada kehidupan sehari-hari, hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila. Pancasila sendiri memiliki tantangan di dalam dunia digital yang dengan mudah masuk membawa ideologi-ideologi dari luar. Hal tersebut membuat negara menjadi waspada terhadap ideologi-ideologi yang masuk dan bertentangan dengan nilai Pancasila apalagi negara ini merupakan negara majemuk yang rawan terprovokasi. Pancasila juga dapat menyelesaikan masalah kebangsaan dimana Pancasila sebagai pemersatu perbedaan yang ada di Indonesia. Nilai-nilai universal dapat dilihat dari sila pertama hingga sila kelima. Oleh karena itu, Pancasila dianggap sebagai dasar untuk bertahan dalam bingkai NKRI. Jurnal tersebut juga mengungkapkan langkah-langkah yang bisa diterapkan dalam melakukan internalisasi dan revitalisasi nilai Pancasila yang bisa diterapkan dalam Perguruan Tinggi
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Salwaa Trisnawati -
Nama: Salwaa Trisnawati
NPM: 2316031032

Jurnal tersebut membahas tentang Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila, Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi dan Pentingnya Revitalisasi Pancasila.

Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi
Revitalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya adalah dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila di dalam kelas. Penerapan cara ini penting karena pendidikan merupakan prioritas utama dalam pembangunan nasional dan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan tolok ukur kemajuan suatu negara.

Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi
Internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi dapat dilakukan melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa diberikan tugas dengan aksi nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila. Salah satu contohnya adalah kegiatan bakti sosial di panti asuhan, di mana mahasiswa melakukan survei untuk mengetahui keadaan dan kekurangan panti asuhan tersebut, kemudian menggalang dana dan memberikan bantuan berupa perlengkapan mandi, sembako, dan alat tulis.

Pentingnya Revitalisasi Pancasila
Revitalisasi Pancasila penting dilakukan agar nilai-nilai Pancasila tidak hilang atau hanya menjadi slogan belaka di kalangan generasi muda. Revitalisasi ini dapat dilakukan melalui peran dan keterlibatan masyarakat melalui perbuatan nyata. Dengan revitalisasi Pancasila, diharapkan nilai-nilai Pancasila dapat digali dan diimplementasikan ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
In reply to Salwaa Trisnawati

Re: Forum Analisis Jurnal

by Eksanti Puteri Paramitha -
Nama : Eksanti Puteri Paramitha
NPM : 2316031020

Jurnal ini membahas mengenai nilai-nilai Pancasila yang semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif. Fenomena degradasi pemahaman mengenai Pancasila terserbut perlu ditelusuri dan ditindaklanjuti. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti mengenai internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Berdasarkan jurnal tersebut, didapati hasil bahwa diperlukan adanya Revitalisasi Pancasila guna kembali membangkitkan pemahaman tentang Pancasila yang telah terdegradasi akibat kemajuan zaman dan globalisasi. Revitalisasi Pancasila dapat diaktualisasikan melalui lembaga pendidikan formal, non-formal, maupun lembaga pemerintahan supaya menjadi penerang arah tercapainya tujuan negara.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by azhara yasmine arij siregar -
Nama: Azhara Yasmine Arij Siregar
NPM; 2316031061

Mahasiswa diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memajukan kehidupan bangsa dengan menggunakan nilai-nilai pancasila sebagai pedomannya. Akan tetapi berdasarkan data ditemulan fakta bahwa nilai-nilai pancasila telah mengalami banyak degredasi dalam pengamalannya. Saat ini banyak masyarakat yang justru mengisyaratkan sinis, fobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial. Penilaian ini didasarkan pada semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral Pancasila. Semestinya dengan umur yang semakin tua semakin matang dan dewasa, namun pada kenyataannya Pancasila semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin massif. Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda. Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut. Maka dilakukan lah penelitian demi mengatasi hal tersebut. Maka dilakukanlah penelitian yang diharapkan dapat mengatasi hal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan dengan masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Pancasila bukanlah ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia. Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda. Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut. Pemahan pelajar terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Hal ini dilakukan agar Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap upacara kenegaraan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Anisa Kurnia Suci -
Nama : Anisa Kurnia Suci
NPM: 2356031029

Pancasila dapat diartikan sebagai proses dari suatu cara yang ada untuk memberikan dan menanamkan pribadi yang dianggap memiliki wawasan yang luas dan benar-benar bermoral di dalam kehidupan suatu bangsa dan bernegara. Sehingga dapat juga dijelaskan bahwa pendidikan tentang pancasila sangatlah perlu diberikan dari mulai tingkat yang paling mendasar lalu tingkat yang menengah dan sampai pada perguruan yang tinggi.
Internalisasi pada perguruan tinggi dapat di lakukan pada pembelajaran Pancasila. Karena Pancasila dapat diartikan sebagai proses dari suatu cara yang ada untuk memberikan dan menanamkan pribadi yang dianggap memiliki wawasan yang luas dan benar-benar bermoral di dalam kehidupan suatu bangsa dan bernegara. Penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa bisa melalui beberapa strategi. Pendidikan, baik formal maupun non formal memiliki peran yang sangat penting dalam merevitalisasi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Dengan mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari kepada mahasiswa akan sangat efektif untuk menanamkan nilai pancasila kedalam diri mahasiswa
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by dhiyaa thifaal -
Nama; Dhiyaa Thifaal Tiffani
NPM;2316031063
Kelas; Reguler A

Jurnal sebelumnya membahas tentang internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tunggi, terutama di tempat penelitian ini dilakukan yakni, Universitas Ahmad Dahlan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.
Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara, adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya.

Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial, penilaian ini didasarkan dengan semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral Pancasila .Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan.
Dapat disimpulkan bahwa internalisasi Pancasila di perguruan tinggi dapat dilakukan dengan memperhatikan proses internalisasi di atas dalam mata kuliah Pancasila, Hal ini dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap ceremony kenegaraan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Ilham Syukri -
Nama : Muhammad Ilham Syukri
NPM : 2356031001
Prodi: Ilmu Komunikasi
Kelas: Mandiri A/1

Jurnal AL QALAM, Volume 26 Nomor 1 Juni 2020, DIterbitkan 9 Juni 2020, yang berjudul “AGAMA MUSUH PANCASILA? STUDI SEJARAH DAN PERAN AGAMA DALAM LAHIRNYA PANCASILA”, Ditulis oleh Aqil Teguh Fathani
Jurnal tersebut membahas tentang sejarah lahirnya Pancasila, Hubungan Agama dan Negara, dan juga hubungan islam dan negara.
Tujuan jurnal tersebut untuk membuka diskusi dan juga memberikan informasi untuk para pembaca menganai topik atau masalah yang menjadi poin- point penting dalam jurnal tersebut.
Jadi hasil analisis yang saya peroleh jurnal tersebut sudah sangat jelas dan mencakup poin-poin penting dalam masalah tersebut. Tujuan jurnal tersebut untuk mengetahui apakah warga warga Indonesia sudah banyak yang menerapkan Pancasila dalam kehidupan mereka. Masih banyak generasi muda sekarang yang tidak memperdulikan nilai nilai Pancasila dan tidak menerapkan nya.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Atika Shofia -
Nama: Atika Shofia
NPM: 2316031059
Prodi: Ilmu Komunikasi
Kelas: Regular A

Jurnal tersebut membahas tentang Revitalisasi Pancasila, Internalisasi Pancasila Melalui Mata Kuliah Pancasila, dan Kontribusi Pancasila Terhadap Masalah Kebangsaan. Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah final dan terkesan tidak bisa lagi untuk diotak atik secara kritis. Oleh karena itu, Pancasila seolah-olah terkesan tertutup oleh pengembangan pemikiran padahal masyarakat Indonesia dan dunia selalu mengalami perkembangan dan perubahan. Banyak generasi muda yang tidak paham mengenai Pancasila. Penafsiran Pancasila pun terkadang masih tergantung pada penguasa. Hal tersebut seolah-olah terjadi indoktrinasi politik dengan menggunakan Pancasila yang dilakukan oleh penguasa.

Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila mempunyai tantangan di dalam dunia digital yang dengan mudah masuk membawa ideologi-ideologi dari luar. Hal tersebut membuat negara menjadi waspada terhadap ideologi-ideologi yang masuk yang bertentangan dengan Pancasila apalagi negara ini merupakan negara yang majemuk yang dengan mudah dapat terprovokasi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Radin Clarissa Zakirah -
Nama: Radin Clarissa Zakirah
NPM: 2316031017

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya.

Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis. Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia.

Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Nadia Dwi Pratiwi -
Nama : Nadia Dwi Pratiwi
NPM: 2316031038
Kelas : Reguler B
Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila

ANALISIS JURNAL
Berdasarkan hasil analisis saya, jurnal tersebut membahas masalah internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi, yaitu di Universitas Ahmad Dahlan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan trianggulasi sumber. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapkan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.
Survei yang dilakukan Denny JA dalam waktu 13 tahun terakhir menunjukkan presentase publik pro pancasila terus menurun sebanyak sepuluh persen. Sehingga, dapat diartikan bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut. Hal ini harus di telusuri, tujuannya untuk mengingat kembali pluralitas bangsa yang telah melebur tanpa penyeragaman dan menghilangkan identitas asli budaya dari masing-masing daerah.
Revitaliasi Pancasila dapat dilakukan melalui peran nyata oleh masyarakat. Dalam penelitian ini dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila di dalam kelas. Alasan penerapan cara ini disebabkan karena hampir semua negara menempatkan pendidikan sebagai perioritas utama dalam pembangunan nasional. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan produk dari suatu pendidikan, hal ini mampu menjadi tolak ukur kemajuan dan keberhasilan suatu negara.
Upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Penguatannya terdapat pada pasal 35 ayat 3, dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya tentang mata kuliah Pancasila.
Dalam proses internalisasi ditemukan kendala seperti dalam hal pengejawantahan nilai-nilai dari sila-sila Pancasila. Penerapan dalam kehidupan bermasyarakat yang terkadang tidak mendapatkan respon yang positif, serta kekonsitenansi dalam membentuk habitus untuk bersikap dan bereprilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Adapun kendala paling signifikan adalah secara kognitif yang berupa pemahaman terhadap Pancasila serta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnnya.
Dari penelitian ini, dosen diharapkan untuk lebih mendalami Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia serta memberikan contoh dalam menginternalisasi. Hal tersebut dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana yang ada di terjadi di sekitar mahasiswa. Dengan mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa sebagai generasi muda akan membuat generasi muda Indonesia akan lebih mencintai dan menghargai Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Ayu Rahma Nur Aulia -
NAMA: AYU RAHMA NUR AULIA
NPM: 2316031047
KELAS: REGULER A

Jurnal tersebut membahas tentang penelitian untuk mengetahui proses internalisasi nilai- nilai pancasila di perguruan tinggi berdasarkan penelitian yang dilaksanakan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, karena sasarannya adalah mencari atau menggali tentang proses menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa UAD.

Berdasarkan data penelitian, saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial. Bahkan ada stigma dalam memberikan Pendidikan Pancasila di sekolah atau di lembaga pendidikan dianggap gagal dalam memeperbaiki kondisi masyarakat. Penilaian ini didasarkan dengan semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral pancasila termasuk pemahaman nilai-nilai pancasila yang menurun. Bukan hanya pemahamannya saja tetapi juga pengetahuan tentang sila-sila Pancasila ada yang sama sekali tidak hafal. Hal tersebut dibuktikan oleh hasil survei yang dilakukan oleh Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP). Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi Pancasila.
Revitaliasi Pancasila dalam penelitian ini dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila di dalam kelas.Revitalisasi Pancasila di UAD melalui proses kuliah yang memberikan tugas kepada mahasiswa dengan aksi nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila.pengalaman tersebut akan menggugah rasa kepedulian terhadap sesama, empati, dan perasaan bahagia apabila mampu membantu dan meringankan beban orang lain. Proses internalisasi ditemukan kendala seperti dalam hal pengejawantahan nilai-nilai dari sila-sila Pancasila.Kendala-kendala tersebuat diatasi dengan berdiksusi dengan teman sesama pengampu mata kuliah, mengajak mahasiswa untuk berfikir kritis, berusaha untuk menjadi role model dan melakukan pembiasaan implementasi sila-sila Pancasila, serta berusaha merubah mindset bahwa mata kuliah Pancasila bukan untuk penggugur kewajiban semata.

Kendala-kendala tersebuat diatasi dengan berdiksusi dengan teman sesama pengampu mata kuliah, mengajak mahasiswa untuk berfikir kritis, berusaha untuk menjadi role model dan melakukan pembiasaan implementasi sila-sila Pancasila, serta berusaha merubah mindset bahwa mata kuliah Pancasila bukan untuk penggugur kewajiban semata.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Niken Margaretha Kristian Putri -
Nama : Niken Margaretha Kristian Putri
NPM : 2316031065
Kelas : Reguler A

Jurnal tersebut berisi tentang penelitian yang bertujuan untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah Pancasila. Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Saat ini banyak masyarakat yang
justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan
mudahnya melecehkan Pancasila baik secara
verbal maupun subtansial. Sebagai contoh dengan membuat Pancasila hanyalah sebagai simbol "ceremony" upacara di hari senin dan hari-hari besar kebangsaan lainnya tanpa dipahami apalagi diterapkan dalam kehidupan sehari–hari, khususnya oleh generasi muda. Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda. Fenomena menurunnya pemahaman Pancasila tersebut perlu ditelusuri dan ditindak lanjuti. Selain itu, sudah saatnya melakukan gerakan bersama untuk menumbuhsuburkan semangat kebangsaan dengan membumikan kembali Pancasila tanpa indoktrinasi. Salah satu tujuannya supaya mengingat kembali pluralitas bangsa yang telah melebur tanpa penyeragaman dan menghilangkan identitas asli budaya dari masing-masing daerah. Dan akhirnya peneliti tertarik untuk meneliti tentang proses menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi khususnya di Universitas
Ahmad Dahlan Yogyakarta (UAD). Dalam penelitian yang menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, membuahkan hasil sebagai berikut.
1. Revitalisasi Pancasila
Keberadaan Pancasila yang pada hakikatnya merupakan dasar negara sekaligus pandangan hidup akan memberikan konsekuensi bangsa harus mampu memahami makna pokok dari nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus membudaya. Pancasila sendiri merupakan nilai-nilai yang sangat berharga dengan esensi unsur-unsur kemanusiaan dan nilai-nilai kodrat yang senantiasa melekat pada individu yang harus diterima oleh Bangsa Indonesia. Revitalisasi Pancasila harus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan supaya di dalam melakukan revitalisasi tersebut tidak lantas menghilangkan esensi dari makna nilai Pancasila itu sendiri. Pancasila yang merupakan dasar pembentukan dan mengelola Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI) harus dapat diwariskan kepada generasi muda, salah satunya melalui sebuah pendidikan yang dilaksanakan melalui pendidikan formal.
2. Internalisasi Pancasila Melalui Mata
Kuliah Pancasila
Dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat dilihat bahwa mahasiswa semakin paham tentang Pancasila. Bukan hanya sekedar paham tetapi juga mahasiswa berusaha untuk mengimplementasikannya di kehidupan sehari-hari. Meskipun terdapat
kendala di dalam pembelajaran Pancasila di dalam kelas, namun mahasiswa bisa mengatasinya dengan pembelajaran secara
mandiri dan bertanya kepada dosen yang bersangkutan. Sebagai upaya membangun karakter bangsa memang diperlukan proses internalisasi nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila secara konsekuen dan terus menerus, sehingga nilai-nilai luhur yang ada
di dalam Pancasila termanifestasi ke dalam pribadi setiap masyarakat Indonesia.
3.Kontribusi Pancasila Terhadap Masalah
Kebangsaan
Pancasila hadir untuk menyelesaikan semua permasalahan tersebut karena nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila selalu relevan dengan perkembangan zaman. Pancasila dianggap sebagai ideologi yang pas dan sudah final untuk bangsa dan negara Indonesia yang dapat mengatasi masalah perbedaan dan masalah-masalah kebangsaan lainnya.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Rafidah Hanun Nabilah 2316031053 -
Nama : Rafidah Hanun Nabilah
NPM : 2316031053

Internalisasi pancasila sudah dimulai sejak tahun 1960, namun pada penerapannya malah dijadikan sebagai Indoktrinasi oleh para penguasa. Hal tersebut berlanjut pada era pemerintahan Presiden Soeharto yang identik dengan Orde Baru.
Pada era reformasi, eksistensi Pancasila seolah-olah telah memudar, hal tersebut diketahui sebab ketika dilakukan wawancara kepada beberapa mahasiswa pada tahun 2018, masih banyak diantara mereka yang tidak paham mengenai Pancasila.
Untuk itu sarana terbaik yang bisa dilakukan untuk mengembalikan pemahaman mengenai Pancasila dapat dilakukan melalui Pendidikan, menurut Undang-undang no 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, ditegaskan bahwa muatan kurikulum di perguruan tinggi harus memuat empat mata kuliah wajib salah satunya mata kuliah Pancasila

Dalam melakukan Internalisasi terdapat tiga proses
1. Transformasi Nilai = memberikan pemahaman tentang nilai-nilai yang baik dan kurang baik
2. Transaksi Nilai = Melakukan Interaksi dengan peserta didik dan pendidik
3. Transinternalisasi = tidak hanya dilakukan secara verbal, dalam proses ini memerlukan sikap mental dan kepribadian sehingga komunikasi berperan aktif
Dalam proses Internalisasi terdapat berbagai kendala salah satunya penerapan dalam kehidupan masyarakat yang terkadang tidak mendapatkan respon yang positif
namun hal tersebut bisa diatasi dengan cara berdiskusi dengan sesama teman, melakukan pembiasaan implementasi nilai-nilai Pancasila, dan lain sebagainya.

Pancasila juga berkontribusi terhadap masalah kebangsaan seperti menghadapi tantangan didalam dunia digital yang dengan mudah membawa masuk ideologi dari luar. Hal tersebut membuat negara menjadi waspada agar ideologi bangsa tidak tergantikan, maka dari itu Pancasila dianggap dapat menjadi tameng dan juga sebagai pemersatu perbedaan yang ada di Indonesia sehingga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terjaga
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Rhenia Callista -
Nama : Rhenia Callista
NPM. : 2316031058

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi, khususnya di Universitas Ahmad Dahlan sebagai tempat penelitian.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap melecehkan Pancasila baik dengan cara verbal maupun substansial sebagaimana dikemukakan Mahmud MD yang merupakan anggota dewan pengarah unit kerja presiden pembinaan ideologi Pancasila ( UKP - PIP ), beliau menyatakan bahwa setelah reformasi kesadaran tentang Pancasila dan konstitusi sudah mulai berkurang di masyarakat.

Solusi dari permasalahan di atas dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan formal dan non formal beserta lembaga pemerintahan yang harus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila supaya menjadi penerang dan penunjuk arah tercapainya tujuan negara.

Adapun didukung oleh proses internalisasi Pancasila yang dilakukan melalui diadakannya mata kuliah Pancasila dalam dunia perkuliahan, hal ini dilakukan guna mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Dion Dionisius Nathan Putra Pratama -
Nama: Dionisius Nathan Putra Pratama
NPM: 2316031064
Kelas: Reguler B

Menurut analisis saya, Jurnal tersebut berisikan tentang proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi yang dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dari hasil penelitian ini, didapatkan hasil bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila. Pancasila merupakan ideologi, dasarnegara, dan dasar falsafah bangsa negara. Selain itu Pancasila merupakan sebuah warisan kejeniusan dari proses filsafati para founding father. Namun pada saat ini bisa kita lihat bahwa banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial.

Dalam penelitian ini terdapat 3 hal yang dibahas mengenai proses Internalisasi Pancasila yaitu, Revitalisasi Pancasila, Internalisasi pancasila melalui mata kuliah Pancasila, dan Kontribusi Pancasila terhadap masalah kebangsaan.

Dengan adanya penelitian ini diharapkan agar mahasiswa dapat memahami dan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang kemudian dapat mengimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Naura sabina -
Nama : Naura sabina
NPM : 2356031013

jurnal tersebut meneliti untuk mengetahui proses internalisasi pancasila di perguruan tinggi yang di laksanakan di universitas ahmad dahlan

Pancasila sebagai pengetahuan ilmiah-filosofis dapat dipahami dengan menggunakan sisi verbalis, konotatif, dan denotatif. Pengetahuan secara verbalis merupakan pemahaman Pancasila dari aspek rangkaian kata-kata yang diucapkan seperti hafalan sila-sila dari Pancasila. Pengetahuan secara konotatif merupakan upaya untuk memahami Pancasila menggunakan metode ilmiah dengan menggunakan metode. Sedangkan pengetahuan secara denotatif adalah pemahaman Pancasila yang berkaitan dengan fakta dan realita yang menunjukan adanya perwujudtan nilai-nilai Pancasila di dalam perbuatan kehidupan berbangsa dan bernegara

Pemahaman mahasiswa UAD terhadap ideologi Pancasila sudah relatif baik meskipun masih ada yang perlu diperkuat jelas di dalam memahami apa itu Pancasila. Mereka sudah hafal isi dari silasila Pancasila tetapi mereka kurang memahami makna sila-sila Pancasila. Keadaan ini memerlukan peran dosen dalam menginternalisasikan, sehingga dapat membantu mahasiswa memahami Pancasila sampai pada tingkat pengetahuan secara
denotatif.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Septian Hidayat -
Nama : Septian Hidayat
NPM : 2316031004
Kelas : Reguler B

Jurnal yang dibahas disini adalah INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI yang ditulis oleh MKI PPKn Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
2 MKDU PPKn STIPRAM Ambarrukmo Yogyakarta, isi dari penelitian jurnal adalah mengetahui seberapa tingginya warga negara Indonesia yang melakukan dan menerapkan nilai-nilai pancasila, yang pada penilitian itu masyarakat malah bersikap menyepelekan ada bahkan tidak menganggap ada pancasila , dan mudah sekali menyepelekan pancasila, terutama pada generasi muda, banyak sekali mahasiswa, anak pelajar yang salah mengenai pemahaman tentang konsep pancasila dan juga salah dalam memperbaiki kondisi diri sendiri apalagi masyarakat , dan parah dan mirisnya survei yang dilaksanakan oleh Denny JA menyatakan bahwa lama kelamaan masyarakat tentang persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut dan parahnya tidak dianggap.
dan pada kesimpulan kita sebagai mahasiswa atau generasi muda mengamalkan pancasila dikehidupan sehari hari dan menghargai pancasila
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Dzaky Dzaky Ziva Ibrahim -
Nama: Dzaky Ziva Ibrahim
NPM: 2356031039
Kelas: Mandiri A

jurnal yang berjudul internalisasi nilai nilai Pancasila di perguruan tinggi ini membahas tentang penelitian untuk mengetahui proses internalisasi nilai nilai pancasila di prguruan tinggi.pancasila merupakan ideologi ,dasar negara,dan dasar falsafah negara selain itu pancasila merupakan warisan dari nusantara yang merupakan karakterisrik alam yang terdaapat lautan luas yang berisi gugusan pulau pulau

Revitalisasi Pancasila
tujuan dari revitalisai Pancasila adalah untuk meninjau ulang akan kekurangan apa yang sudah dilaksanakan dan kemudian di sesuaikan dalam kondisi zaman yang dinamis dalam upaya memberi manfaat bagi kehidupan
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by zikri muhammad zikri -
NAMA : Muhammad zikri
NPM : 2356031037
KELAS : MANDRI A
[04.24, 6/9/2023] Zkri: Pancasila lahir sebagai dasar negara Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan yang panjang dan penuh tantangan. Berikut adalah analisis sejarah lahirnya Pancasila:

Pengaruh Kolonialisme: Sebelum kemerdekaan Indonesia, wilayah ini telah lama dikuasai oleh penjajah, terutama Belanda. Pengalaman penjajahan selama berabad-abad memunculkan rasa nasionalisme dan keinginan untuk merdeka.
Perjuangan Kemerdekaan: Proses kemerdekaan Indonesia dipengaruhi oleh perjuangan banyak tokoh dan kelompok yang bersatu untuk melawan penjajah. Ini mencakup perlawanan bersenjata dan diplomasi.
Kerangka Konstitusi: Pada saat-saat terakhir negosiasi dengan pihak Belanda untuk mengakui kemerdekaan Indonesia, terjadi perdebatan tentang kerangka dasar negara yang akan dianut. Inilah s…
[04.47, 6/9/2023] Zkri: Studi sejarah dan peran agama dalam lahirnya Pancasila mencerminkan kompleksitas proses pembentukannya. Berikut adalah analisis lebih mendalam tentang peran agama dalam sejarah Pancasila:

Pengaruh Agama dalam Kebangkitan Nasionalisme: Agama, terutama Islam, memainkan peran penting dalam membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat Indonesia selama masa penjajahan. Pemikiran Islam tentang keadilan sosial dan kemerdekaan berkontribusi pada pemahaman akan pentingnya merdeka.
Pidato Soekarno pada 1945: Pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato di hadapan BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang memasukkan unsur agama dalam ideologinya. Dia menyebutkan bahwa Indonesia akan mengakui Tuhan sebagai sumber kedau…
[04.51, 6/9/2023] Zkri: Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi adalah sebuah penelitian yang penting dalam konteks pendidikan dan pembentukan karakter mahasiswa. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil dalam penelitian semacam ini:

Perumusan Tujuan Penelitian: Tentukan dengan jelas tujuan penelitian, termasuk apa yang ingin Anda ketahui tentang proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi.
Desain Penelitian: Rencanakan metodologi penelitian, termasuk pengumpulan data, alat ukur yang akan digunakan, serta sampel yang akan diteliti (misalnya, mahasiswa, dosen, atau staf).
Pengumpulan Data: Lakukan survei, wawancara, atau observasi untuk mengumpulkan data tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila diinternalisasi di perguruan tinggi. Anda dapat menanyakan pertanyaan tentang pembelajaran, pengajaran, dan aktivitas yang berhubungan dengan Pancasila.
Analisis Data: Proses data yang telah dikumpulkan untuk mengeksplorasi temuan-temuan yang berkaitan dengan internalisasi nilai-nilai Pancasila. Anda dapat menggunakan metode statistik atau analisis kualitatif, tergantung pada jenis data yang Anda kumpulkan.
Interpretasi Temuan: Buat kesimpulan dari hasil analisis data Anda dan temukan pola atau tren dalam proses internalisasi nilai-nilai Pancasila. Apakah ada faktor-faktor tertentu yang memengaruhi proses ini?
Rekomendasi: Berdasarkan temuan Anda, ajukan rekomendasi tentang bagaimana proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi dapat ditingkatkan. Ini dapat mencakup perubahan dalam kurikulum, metode pengajaran, atau aktivitas di luar kelas.
Penulisan Laporan: Buat laporan penelitian yang sistematis dan jelas yang mencakup semua aspek penelitian Anda, mulai dari latar belakang hingga temuan dan rekomendasi.
Diseminasi Hasil: Bagikan temuan Anda dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan pemerintah. Hal ini dapat membantu mendorong perubahan positif dalam pembentukan karakter dan pendidikan di perguruan tinggi.
Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila diterapkan dan diinternalisasi di lingkungan pendidikan tinggi, yang pada gilirannya dapat membantu meningkatkan pemahaman dan praktik nilai-nilai tersebut di kalangan generasi muda Indonesia
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by ARTIKA SALSAKINAH ALNU -
Nama : Artika Salsakinah Alnu
NPM : 2316031039
Kelas : Regular A

Jurnal tersebut meneliti mengenai proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Penelitian tersebut merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah final dan terkesan tidak bisa lagi untuk diotak atik secara kritis. Sekarang ini pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila mengalami degradasi, Bukan hanya pemahamannya saja tetapi juga pengetahuan tentang sila-sila Pancasila ada yang sama sekali tidak hafal. Banyak masyarakat yang bersikap sinis bahkan terkesan melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun nonverbal. Bahkan pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, sampai masih ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Kenyataan ini membuat aktualisasi nilai Pancasila dalam kehidupan akan sangat sulit terwujud. Dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat membantu meningkatkan kepahaman manusia terhadap pentingnya pendidikan pancasila. Bukan hanya sekedar paham tetapi juga mahasiswa diharapkan dapat mengimplementasikannya di kehidupan sehari-hari. Meskipun terdapat kendala di dalam pembelajaran Pancasila di dalam kelas, namun mahasiswa bisa mengatasinya dengan pembelajaran secara mandiri dan bertanya kepada dosen yang bersangkutan. Sebagai upaya membangun karakter bangsa memang diperlukan proses internalisasi nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila secara konsekuen dan terus menerus, sehingga nilai-nilai luhur yang ada di dalam Pancasila terwujudkan. Dapat dijelaskan di sini bahwa pendidikan adalah untuk membentuk manusia yang utuh dan lengkap meliputi beberapa aspek akademis semata yang orientasinya adalah untuk penguasaan ilmu dan teknologi. Kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi bukanlah merupakan jaminan hadirnya rasa bahagia di hati manusia. Bahkan dapat membawa dampak hilangnya jati diri dan makna dari hidup itu sendiri. Seharusnya pendidikan dikembangkan dengan menyelaraskan antara kecerdasan itelektual, emosional, dan spritual, sehingga dapat menghadirkan spritualitas dalam pendidikan yang mampu memberikan suatu makna yang besar dalam kehidupan bangsa. Pancasila dianggap sebagai kalimatun sawa yang merupakan kalimat pemersatu bagi Bangsa Indonesia. Pancasila merupakan alasan Bangsa Indonesia untuk tetap bertahan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai nilai fundamental bangsa Pancasila diharapkan menjadi core value dan fondasi persatuan bangsa dalam menyelesaikan konflik horizintal dan vertikal yang terjadi. Pancasila merupakan falsafah hidup Bangsa Indonesia yang berdasarkan sila-sila Pancasila yang dimulai dengan sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa yang menjiwai sila-sila berikutnya. Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan caramendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Rahma widya afifa -
Nama : Rahma Widya Afifa
NPM : 2356031007

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Selain itu Pancasila merupakan sebuah warisan kejeniusan dari proses filsafati para founding father .Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara. Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat
Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis. Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia. Secara de jure, Pancasila menjadi ideologi dan dasar negara sejak sehari setelah kemerdekaan yakni tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI.

Pancasila sebagai dasar negara mampu menjadi cara pandang Bangsa Indoensia yang memiliki ciri khusus dalam hubungan politik. Pancasila memang harus mampu dijadikan pedoman dalam membedakan cara berpolitik lainnya. Hal tersebut mempunyai manfaat dalam kehidupan politik seperti menawarkan jalan keluar menghindari negara yang bersifat otoriter. Selain itu mampu mengembangkan konsep masyarakat yang pluralisme sebagai ciri khas dari kebudayaan politik yang demokratis. Sekarang ini pemahaman tentan nilai-nilai Pancasila mengalami degradasi diperlukan revitalisasi pancasila supaya tidak hilang atau hanya sekedar slogan saja dikalangan generasi muda.Revitalisasi tujuannya untuk meninjau ulang akan kekurangan apa yang sudah dilaksanakan dan kemudian di sesuaikan dengan kondisi zaman yang dinamis dalam upaya memberikan manfaat bagi kehidupan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Alfia Nuril Zaki -
Nama : Alfia Nuril Zaki
NPM : 2316031011
Prodi : Ilmu Komunikasi
Kelas : Reguler A

Jurnal ini membahas tentang berkurangnya kesadaran tentang Pancasila di masyarakat. Penilaian ini didasarkan dengan semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral Pancasila. Akibat dari ideologi luar yang masuk ke Indoensia. Yang membuat pengetahuan masyarakat Indonesia melemah tentang Pancasila. Hal ini dibuktikan bahwa ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Hal inilah yang menyebabkan peneliti ingin membahas mengenai proses internalisasi pancasila dengan cara
Rrevitalisasi Pancasila, Internalisasi (memasukan) pancasila melalui mata kuliah Pancasila yang dituangkan dalam UU No. 12 Tahun 2012 pasal 35 ayat 3 dan Pendidikan Tinggi No. 03/M/SE//VIII/2017 tanggal 24 Agustus 2017, serta kontribusi Pancasila terhadap masalah kebangsaan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Dita karlina 2316031036 -
Nama:Dita Karlina
Npm. :2316031036
Kelas : reguler B
Jurnal tersebut membahas mengenai internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tunggi,
internalisasi Pancasila di perguruan tinggi yang dilaksanakan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Sebagaimana yang dikemukakan Mahfud MD yang merupakan anggota Dewan Pengaruh Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) menyatakan bahwa setelah reformasi kesadaran tentang Pancasila dan kostitusi sudah mulai berkurang di masyarakat. Keberadaan ideologi Pancasila dianggap sebagai simbol upacara di hari senin dan hari-hari besar kebangsaan saja tanpa dipahami apalagi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya generasi muda
Internalisasi pancasila melalui mata kuliah Pancasila
Dalam UU No. 12 Tahun 2012 pasal 35 ayat 3, kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat mata kuliah wajib salah satunya adalah Pancasila. Kemudian, kebijakan penyelenggaraan mata kuliah Pancasila ditegaskan dalam Surat Edaran Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 03/M/SE//VIII/2017 tanggal 24 Agustus 2017 tentang penguatan Pendidikan Pancasila dan mata kuliah wajib umum pada perguruan tinggi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Yuirshel Junitia Widodo -
Nama : Yuirshel Junitia Widodo
NPM : 2316031012
Kelas : Reguler B

Jurnal tersebut membahas mengenai internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi di Universitas Ahmad Dahlan atau tempat dimana dilakukan nya penelitian.

Dalam jurnal tersebut berisikan hasil penelitian yang menunjukan bahwa mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual melalui implementasi nilai-nilai Pancasila pada kehidupan sehari-hari, hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.

Dalam penelitian, dibahas mengenai proses internalisasi Pancasila sebagai berikut:
1. Revitalisasi Pancasila
Revitalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya adalah dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila di dalam kelas. Karena seperti yang kita ketahui, pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila telah mengalami penurunan.
2. Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Mata Kuliah Pancasila
Internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi dapat dilakukan melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila. Salah satu contohnya adalah kegiatan bakti sosial di panti asuhan.
3. Pentingnya Revitalisasi Pancasila
Fungsi dan Kedudukan Pancasila, yaitu sebagai dasar filsafat negara dan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Revitalisasi Pancasila penting dilakukan agar nilai-nilai Pancasila tidak hilang atau di anggap remeh belaka oleh anak muda pada saat ini.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Ozan Mikrotzan Dafa Saputra -
Nama : Mikrotzan Dafa Saputra
NPM : 2356031019

TUGAS ANALISIS JURNAL

Permasalahan
Permasalahan yang dibahas dalam jurnal ini antara lain adalah eksistensi Pancasila di era digital yang rentan terhadap pengaruh ideologi lain yang dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat Indonesia. Selain itu, terdapat juga lima akar permasalahan bangsa, yaitu demokrasi yang sangat liberal, ketidakadilan dan kesenjangan sosial yang semakin tajam, pemberantasan korupsi yang tidak serius, kesalahan sistem pendidikan, dan pertumbuhan penduduk yang tak terkendali. Halaman 12,13

Tujuan penelitian
Tujuan penelitian yang dibahas dalam jurnal ini adalah untuk mengungkap peranan dosen Pancasila dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa UAD, sehingga mahasiswa dapat memahami dan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang kemudian dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Halaman 4

Sumber data
Sumber data dalam jurnal ini berasal dari wawancara terstruktur dengan subjek penelitian, yaitu koordinator MKI (Mata Kuliah Institusional) Pancasila, dosen mata kuliah Pancasila, dan mahasiswa UAD yang menempuh mata kuliah Pancasila.
Halaman 4,5

Metode penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara terstruktur sebagai metode pengumpulan data primer. Data yang diperoleh dari wawancara kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Halaman 3,4

Hasil penelitian
Hasil penelitian dari jurnal ini menunjukkan bahwa dosen Pancasila di UAD memiliki peran yang penting dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa. Dosen Pancasila berperan sebagai fasilitator dalam memberikan pemahaman dan pengajaran mengenai Pancasila kepada mahasiswa. Selain itu, dosen juga berperan dalam membimbing mahasiswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa UAD memiliki pemahaman yang baik tentang Pancasila dan mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, terdapat beberapa kendala dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila, seperti kurangnya waktu yang disediakan untuk mata kuliah Pancasila dan kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar.


Kelebihan penelitian
Kelebihan penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif yang memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang internalisasi nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa UAD. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami konteks dan makna yang terkandung dalam interaksi antara dosen Pancasila dan mahasiswa. Selain itu, penggunaan teknik wawancara terstruktur sebagai metode pengumpulan data primer juga memungkinkan peneliti untuk mendapatkan perspektif langsung dari subjek penelitian.
Halaman 4.5

Kekurangan penelitian
Kekurangan penelitian ini adalah tidak adanya penggunaan teknik pengumpulan data lain selain wawancara terstruktur. Penggunaan teknik pengumpulan data lain seperti observasi atau studi dokumentasi dapat memberikan sudut pandang yang lebih komprehensif terhadap internalisasi nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa UAD. Selain itu, penelitian ini hanya dilakukan di UAD sehingga generalisasi hasil penelitian ini terbatas pada konteks tersebut dan tidak dapat mewakili kondisi di perguruan tinggi lainnya.
Halaman 4

Kesimpulan
Berdasarkan jurnal yang dibahas, dapat disimpulkan bahwa eksistensi Pancasila di era digital perlu diperhatikan karena rentan terhadap pengaruh ideologi lain yang dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat Indonesia. Terdapat lima akar permasalahan bangsa, yaitu demokrasi yang sangat liberal, ketidakadilan dan kesenjangan sosial yang semakin tajam, pemberantasan korupsi yang tidak serius, kesalahan sistem pendidikan, dan pertumbuhan penduduk yang tak terkendali. Tujuan penelitian dalam jurnal ini adalah untuk mengungkap peranan dosen Pancasila dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa UAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen Pancasila memiliki peran penting dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa, namun terdapat kendala seperti kurangnya waktu dan dukungan lingkungan. Kelebihan penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik wawancara terstruktur untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam. Namun, kekurangan penelitian ini adalah tidak menggunakan teknik pengumpulan data lain dan generalisasi hasil penelitian terbatas pada konteks UAD.
In reply to Ozan Mikrotzan Dafa Saputra

Re: Forum Analisis Jurnal

by Afry Azis Saeful -
Nama : Afry Azis Saeful
NPM : 2316031019

Jurnal internalisasi nilai nilai Pancasila di perguruan tinggi membahas tentang penelitian proses internalisasi Pancasila di perguruan tinggi yang di laksanakan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Dalam penelitian dibahas mengenai proses internalisasi Pancasila sebagai berikut:
1. Revitalisasi Pancasila
2. Internalisasi Pancasila melalui mata kuliah Pancasila
3. Kontribusi Pancasila terhadap masalah kebangsaan
dapat di simpulkan keberadaan Pancasila pada generasi muda dan masyarakat sekarang sudah mulai memudar dan memasuki masa surut. Salah satu cara untuk menumbuhkan pengetahuan generasi muda dan masyarakat tentang Pancasila dan penerapan nya adalah dengan memberikan contoh pengimplementasian Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Nyayu Felisha -
Nama: Nyayu Felisha
NPM: 2316031021
Kelas: Reguler A
Jurnal tersebut membahas mengenai internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi, khususnya di Universitas Ahmad Dahlan. Dalam jurnal ini menyoroti bahwa kehadiran Pancasila pada Masyarakat sudah mulai memudar, hal ini memunculkan perasaan takut akan hilangnya nilai Pancasila pada diri Masyarakat Indonesia. Sekolah dan perguruan tinggi dinilai gagal dalam memberikan pemahaman mengenai perihal nilai dan norma-norma menyangkut Pancasila. Pendidikan menjadi salah satu harapan untuk menumbuhkan pengetahuan mengenai Pancasila, contohnya menerapkan Kembali nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari seperti melakukan bakti sosial dan rukun kepada perbedaan. Terutama bagi kita yang merupakan generasi muda yang juga seorang mahasiswa indonesia, kita harus menerapkan nilai-nilai Pancasila pada kehidupan sehari-hari sehingga dapat diharapkan orang-orang sekitar akan turut mengikuti langkah kita untuk menerapkan kembali nilai Pancasila yang hampir hilang dalam diri Masyarakat Indonesia.Selain itu, Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah pacasila menjadi lebih efektif dengan menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapkan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Talia Hutaliahumahua -
Nama :hutaliahumahua
NPM: 2356031033

Dalam jurnal dengan judul besar yang menanyai apakah agama musuk pancasil?
Kita bisa melihat bahwa pemikiran setiap individu adalah salah satu pengaruh besar dalam memicu kemajuan dalam bermasyarakat,indonesia merupakan negara yang terbentuk dari berbagai suku,ras ,budaya,dan agama yang berbeda namun dalam sistem hukum dan tata negara indonesia memiliki satu ideologi yang memiliki nilai kebenaran testable,falsifiable,rafutable sehingga bisa menyatukan keberagaman yang ada pada masyarakat.

Pancasila sejatinya tidaklah bertentangan dengan apapun,pancasila di dasari dengan asas yang sudah mencakup berbagai macam pedoman hidup masyarakat,dengan menganut faham bhineka tunggal ika nyatanya tidak membuat pemahaman radikal yang ekstream berhenti di lingkungan masyarat,mulai lah percikan percikan yang memicu pertentanfan atara agama dan ideologi pancasila

Pertentangan agama sudah ada sejak pancasila di rumuskan ,terjadi perselisihan dalam perumusan dasar negara antara kelompok nasionalis soekarno dan natsir yang menginginkan islam sebagai landasan negara ,soekarno berpendapan bahawa negara adalah aspek dunia yang berbeda dengan agama yang memiliki aspek spiritual makadari itu rancangan yang di inginkan adalah pemisahan agama dan negara atau sekulerisme .
Sementara pandangan natsir bahawasannya agama dan negara adalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan landasan negara harus di seimbangkan dengan ajaran ajaran islam sebagai tunjangan berdirinya suatu kekuasaan.
Kesimpulannya negara dan agama adalah hal yang harus berdampingan untuk kewujudkan satu kesatuan yang terpedoman dan seimbang,landasan agama islam juga sudah melekat pada mayoritas penduduk indonesia yang memang beragama islam.

Sejatinya tidak ada pemisahan agama dan negara ,namun seringkali terjadi penyalah gunaan atas nama agama yang bertentangan dengan negara ,pada ahirnya memicu sebuah pemikiran bahwasannya negara dan agama tidak bisa di satukan.
Hubungan agama dan negara memiliki timbal balik yang saling mempengaruhi,oleh sebab itu keduanya memiliki hubungan yang sangat erat untuk menjadikan suatu kesatuan dalam masyarakat ,kekuasaan yang baik juga mencakup harmonisnya suatu lingkungan dari segi ekonomi ,sosial dan juga agama.

Agama dan negara harus berjalan beriringan dalam menyatukan kehidupsn masyarakat,istilah agama yang musuh psncasila adalah suatu pemikiran yang tidak di landasi kebijakan , padahal sejatinya dari terbentuknya ideolgi pancasila sudah di cantum kan kalimat” ketuhanan yang maha esa” kalimat tang mencakup semua agama yang di anut oleh semua penduduk indonesia,jika masih ada pertentangan itu hanya akal akalan untuk kembali mengangkat ide ide tentang sekulerime yang sudah kama di redam .
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Alfin Raihan Requisto -
Nama: Alfin Raihan Requisto
Kelas: Reguler B
NPM: 2316031024

Jurnal tersebut berjudul Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Di Perguruan Tinggi. Dalam jurnal tersebut disebutkan bahwa penelitian itu merupakan penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif, berisikan survei penelitian dalam jangka waktu 13 tahun menunjukan presentase publik pro Pancasila yang terus menurun sebanyak sepuluh persen. Data-data tersebut menunjukan bahwa dibutuhkannya proses Revitalisasi dan Internalisasi nilai-nilai Pancasila yang berguna untuk mengatasi masalah. Maka dilakukannya Internalisasi Pancasila Melalui mata Kuliah Pancasila, penerapan cara ini beralasan pendidikan merupakan prioritas utama dalam pembangunan nasional. Pancasila mempunyai tantangan didalam dunia digital yang mudah masuk membawa ideologi dari luar, hal ini membuat negara menjadi waspada terhadap ideologi-ideologi yang masuk yang bertentangan dengan Pancasila. Pemahaman mendasar terhadap ideologi Pancasila harus diperkuat jelas dalam memahami apa itu Pancasila melalu peran dosen agar bisa memahami lebih lanjut makna sila-sila Pancasila. Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan metode pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila kedalam kehidupan sehari-hari seperti melakukan kunjungan ke kampung Pancasila dan bakti sosial yang dilakukan oleh mahasiswa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Mia Firianza -
Nama : Mia Firianza
NPM : 2316031028
Kelas : Reg B

ANALISIS JURNAL "INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI"

Dalam jurnal tersebut bermaksud untuk mengetahui bagaimana proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi, terkhusus dari perguruan tinggi si penulis yaitu Universitas Ahmad Dahlan. Dimana dalam penyusunan jurnal ini menggunakan teknik pengumpulan data secara wawancara dan dokumentasi serta teknis analisis data dengan menggunakan trianggulasi sumber, sehingga akan jauh lebih banyak hal-hal yang bermanfaat untuk mengetahui dari jawaban penelitian jurnal tersebut. Adapun pernyataan dari si penulis bahwa penelitian dalam jurnal tersebut hasilnya mata kuliah Pancasila lebih efektif untuk digunakan dengan metode pendekatan kontektual.

Berikut beberapa poin penting dan singkat dalam jurnal tersebut :
1. Revitalisasi Pancasila merupakan salah satu aspek penting karena dalam internalisasi nilai-nilai Pancasila sendiri diperlukan revitalisasi ini agar tidak hilang atau hanya sogan di kalangan generasi muda. Hal ini dikarenakan banyaknya generasi muda sekarang suka melupakan nilai-nilai Pancasila.
2. Dalam proses revitalisasi sendiri diperlukan beberapa peran dan keterlibatan dari lingkungan sekitar untuk perbuatan yang nyata, seperti lembaga pendidikan formal maupun non-formal.
3. Penelitian di jurnal tersebut menginternalisasikan Pancasila dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila di kelas, dimana hal ini terjad karena hampir semua negara menempatkan pendidikan di urutan pertama. Karena hal ini, internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi bisa tercapai.
4. Upaya agar internalisasi ini dapat terjadi bisa dilihat dalam UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, dimana dalam pasal 35 ayat 3 sudah dinyatakan tegas bahwa terdapat 4 (empat) mata kuliah kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi secara wajib, salah satunya terdapat mata kuliah Pancasila.
5. Pancasila dapat berkontribusi terhadap masalah kebangsaan dikarenakan Pancasila hadir dengan harapan dapat menyelesaikan masalah kebangsaan karena nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila selalu relevan dengan perkembangan zaman.

Jadi, diharapkan dalam seluruh perguruan tinggi baik swasta maupun negri bisa lebih mendukung dan tidak menganggap remeh mata kuliah Pancasila dan bisa lebih bervariatif dalam menyampaikan materi Pancasila di kelas agar nilai-nilai yang ada bisa tersampaikan dengan baik dan bermanfaat untuk para pelajar yang ada nantinya.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Ahya Roby -
Nama: Muhammad Ahya Roby
NPM: 2316031045
Kelas: Reguler A

Dalam jurnal tersebut membahas perihal penelitian untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan pada mata kuliah Pancasila dengan menggunakan teknik puposive sampling yaitu dengan pengumpulan data, wawancara, dokumentasi serta analisis data. Adapun cara melakukan internalisasi dan revitalisasi Pancasila dengan memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi selain Pancasila. memberikan contoh teladan seperti disiplin, sikap toleran, dan sikap religius.

Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara Indonesia. Secara de facto Pancasila merupakan hasil proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila itu ada. Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia. Secara de jure, Pancasila menjadi ideologi dan dasar negara sejak sehari setelah kemerdekaanya yaitu tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI. Sejak ditetapkannya secara de jure, maka sudah menjadi konsensus bagi bangsa untuk dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan.
Namun anehnya saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap phobia terhadap Pancasila bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila.
Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila meyatakan bahwa setelah reformasi kesadaran tentang Pancasila sudah mulai berkurang di masyarakat. Bahkan ada ungkapan dalam memberikan Pendidikan Pancasila di sekolah atau di lembaga pendidikan dianggap gagal dalam memeperbaiki kondisi masyarakat. Penilaian ini didasarkan dengan semakin banyak perilaku menyimpangan yang jauh dari pedoman moral Pancasila.

Pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Kenyataan ini membuat aktualisasi nilai Pancasila dalam kehidupan akan sangat sulit terwujud. Padahal mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang merupakan garda terdepan penerus cita-cita para pendiri bangsa sangatlah diharapkan peran sertanya dalam membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Keberadaan ideologi Pancasila sekarang ini justru hilang oleh bangsanya sendiri. Contohnya dengan membuat Pancasila hanya sebagai simbol upacara di hari senin dan hari-hari besar kebangsaan lainnya tanpa dipahami apalagi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh generasi muda. Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda.

oleh sebab itu sangat dibutuhkan solusi atas masalah tersebut untuk terus melestarikan nilai-nilai Pancasila pada generasi muda khususnya mahasiswa yaitu dengan revitalisasi Pancasila (mengiternalisasikan mata kuliah pendidikan Pancasila di kelas), internalisasi Pancasila (mewajibkan mata kuliah pendidikan Pancasila),.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Tiara Anjelita Fernanda -
Nama : Tiara Anjelita Fernanda
NPM : 2316031042
Kelas : Reguler B

Analasis Jurnal

1. Nama Jurnal : Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan
2. Volume : 7
3. Halaman : 89-96
4. Tahun Penerbit : 2019
5. Judul Jurnal : Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi
6. Nama Penulis : Dwi Riyanti

Hasil penelitian jurnal diatas menunjukan bahwa pelakanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.
Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial. Berdasarkan Jurnal diatas, penilaian itu didasarkan dengan semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoma moral Pancasila. Dengan demikian dapat diartikan bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia terkait Pancasila sudah berkurang.
Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi Pancasila supaya tidak hilang atau hanya sebagai slogan saja. Revitalisasi Pancasila dalam penelitian ini dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Adella Ayu Edira -
Nama : Adella Ayu Edira
Npm : 2356031023
Kelas : Mandiri A
Pancasila sebagai dasar negara mampu menjadi cara pandang Bangsa Indoensia yang memiliki ciri khusus dalam hubungan politik.
Selain itu revitaliasi tujuannya untuk meninjau ulang akan kekuarangan apa yang sudah dilaksanakan dan kemudian disesuaikan dengan kondisi zaman yang dinamis dalam upaya memberikan manfaat bagi kehidupan. Terlebih lagi dengan adanya perubahan yang terjadi pada masayarakat akan membuat kembali kepada jati diri sebagai bangsa yang besar dan majemuk dengan ideologi yang manaungi semua suku, agama, ras, golongan, dan kebudayaan yang beraneka ragam.
Pancasila mempunyai kedudukan dan fungsi yang bermacam-macam, seperti Pancasila sebagai dasar, ideologi, pandangan hidup, dasar filsafat, serta masih banyak kedudukan dan fungsi lainnya. Hal tersebut dapat menyebabkan atau memicu permasalahan secara nasional yaitu disintegrasi bangsa karena Indoensia negara yang sangat luas dengan tujuh belas ribu lebih pulau dengan bermacam-macam suku, agama, bahasa, dan kebudayaan. Pancasila diharapkan hadir untuk menyelesaikan semua permasalahan tersebut karena nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila selalu relevan dengan perkembanan zaman.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Mutiara Sholeha Ramadhani -
Nama: Mutiara Sholeha Ramadhani
NPM: 2316031052
Kelas: REG B
Dalam menganalisis jurnal Internalisasi nilai - nilai pancasila ini bahwa jurnal ini untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah Pancasila dengan menentukan subjek penelitian menggunakan teknik puposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi serta menggunakan teknis analisis data menggunakan trianggulasi sumber. Adapun caranya melakukan internalisasi dan revitalisasi Pancasila dengan cara: (1) memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi selain Pancasila. (2) memberikan contoh teladan seperti disiplin, sikap toleran, dan sikap religius. (3) kunjungan ke Kampung Pancasila di Yogyakarta untuk belajar keberhasilan membudayakan hidup berdasarkan nilai Pancasila. (4) aksi nyata aktualisasi nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan bakti sosial. Pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Kenyataan ini membuat aktualisasi nilai Pancasila dalam kehidupan akan sangat sulit terwujud. Padahal mahasiswa yang notabene generasi penerus bangsa yang merupakan garda terdepan penerus cita-cita para pendiri bangsa sangatlah diharapkan peran sertanya dalam membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap ceremony kenegaraan. Berdasarkan paparan di atas, peneliti tertarik untuk meneliti tentang proses menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi khususnya di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (yang selanjutnya disebut UAD). Adapun alasan kuat peneliti memilih UAD sebagai tempat penelitian dan Dosen Pancasila serta mahasiswa UAD sebagai subjek penelitian karena merupakan perguruan tinggi milik persyarikatan agama Islam yang gencar menanamkan nilai-nilai Pancasila pada civitas akademiknya. Peneliti ingin mengetahui bagaimana dosen mata kuliah Pancasila menginternalisasi nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa UAD supaya Pancasila bisa dibumikan kembali tanpa adanya indoktrinasi. Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari seperti melakukan kunjungan ke Kampung Pancasila dan bakti sosial yang dilakukan oleh mahasiswa pada dua pertemuan terakhir mata kuliah Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by delva Godeliva Regina Tiari -
Nama ; Godeliva Regina Tiari
Npm: 2356031043

Jurnal ini bermaksud untuk kengetahui proses internalisasi nilai nilai Pancasila di perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah pancasila.

Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan nilai pancasila. Penelititertarik untuk meneliti tentang proses menginternalisasikan nilai nilai pancasila.

Hasil dari penelitian yang dilakukan menghasilkan:
Revitalisasi Pancasila,
Menginternalisasikan pancasila melalui mata kuliah pancasila di perguruan tinggi, Kontribusi Pancasila Terhadap Masalah Kebangsaan.

Kesimpulannya Mata kuliah Pancasila sangat efektif apabilak dilaksanaakan dengan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan pacasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh dan mengimplementasikan pancasila ke dalam kehidupan sehari hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Nia Aprilia -
Nama: Nia Aprilia
NPM: 2316031043
Kelas: Reguler A

Jurnal tersebut membahas tentang Proses Internalisasi Nilai-nilai Pancasila di Perguruan Tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.

Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila juga dapat menyelesaikan masalah kebangsaan di mana Pancasila sebagai pemersatu perbedaan yang ada di Indonesia. Nilai-nilai universal dapat dilihat dari sila pertama sampai sila kelima. Oleh karena itu, Pancasila dianggap sebagai alasan untuk bertahan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonensia.
In reply to Nia Aprilia

Re: Forum Analisis Jurnal

by Raya Rayanda Mulia Syavianta -
NAMA :Rayanda mulia syavianta
NPM : 2356031025
KELAS : MAN A


TUGAS ANALISIS JURNAL

Judul jurnal: Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi:
Studi Kasus di Universitas Ahmad Dahlan

Jurnal ini membahas tentang pentingnya internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi, dengan fokus pada studi kasus di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara terstruktur dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data.

Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di UAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UAD telah melakukan upaya yang signifikan dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila dan kegiatan nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila, seperti kegiatan bakti sosial dan kunjungan ke Kampung Pancasila.

Kelebihan penelitian ini adalah penggunaan pendekatan kualitatif yang memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang internalisasi nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa. Penggunaan teknik wawancara terstruktur sebagai metode pengumpulan data primer juga memberikan perspektif langsung dari subjek penelitian.

Namun, kekurangan penelitian ini adalah tidak adanya penggunaan teknik pengumpulan data lain selain wawancara terstruktur. Penggunaan teknik pengumpulan data lain seperti observasi atau studi dokumentasi dapat memberikan sudut pandang yang lebih komprehensif terhadap internalisasi nilai-nilai Pancasila.

Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan kontribusi yang penting dalam memahami proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan pendekatan dan strategi yang efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa.


Kesimpulan
Berdasarkan jurnal yang dibahas, dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa di Indonesia mengalami penurunan. Revitalisasi Pancasila perlu dilakukan melalui pendidikan formal dan non-formal, serta melibatkan peran aktif masyarakat. Di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), internalisasi Pancasila dilakukan melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila dan kegiatan nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila. Meskipun mahasiswa UAD memiliki pemahaman yang relatif baik tentang Pancasila, masih terdapat ruang untuk perbaikan. Internalisasi Pancasila di UAD dilakukan melalui interaksi antara dosen dan mahasiswa, serta melalui kegiatan praktis di masyarakat. Pancasila juga memiliki peran penting dalam mengatasi permasalahan bangsa seperti demokrasi, ketidakadilan sosial, korupsi, pendidikan, dan pertumbuhan penduduk. Namun, eksistensi Pancasila juga terancam oleh pengaruh media digital dan ideologi lain. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendekatan kontekstual dalam mengajarkan Pancasila dan memberikan contoh praktis implementasinya. Tantangan era digital dan potensi infiltrasi ideologi konflik juga perlu diatasi. Universitas juga perlu menyediakan workshop bagi dosen untuk meningkatkan metode pengajaran dan pemahaman mereka tentang Pancasila. Internalisasi nilai-nilai Pancasila harus dimulai dengan tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Rafi Sani Fadilah -
Nama: Rafi Sani Fadilah
NPM: 2316031027
Kelas: Reguler A

Berdasarkan analisis saya terhadap penelitian INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI, Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi khususnya di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena sasarannya adalah mencari tentang proses menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa UAD.

Pancasila sebagai pengetahuan ilmiah-filosofis dapat dipahami dengan menggunakan sisi verbalis, konotatif, dan denotatif. Pengetahuan secara verbalis merupakan pemahaman Pancasila dari aspek rangkaian kata-kata yang diucapkan seperti hafalan sila-sila dari Pancasila. Pemahaman mahasiswa UAD terhadap ideologi Pancasila sudah relatif baik meskipun masih ada yang perlu diperkuat jelas di dalam memahami apa itu Pancasila. Mereka sudah hafal isi dari sila-sila Pancasila tetapi mereka kurang memahami makna sila-sila Pancasila. Keadaan ini memerlukan peran dosen dalam menginternalisasikan, sehingga dapat membantu mahasiswa memahami Pancasila sampai pada tingkat pengetahuan seacra denotatif. Dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat dilihat bahwa mahasiswa semakin paham tentang Pancasila. Bukan hanya sekedar paham tetapi juga mahasiswa berusaha untuk mengimplementasikannya di kehidupan sehari-hari.

Penelitian ini menunjukkan bahwa Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh penerapan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Lintang Prayoga Zp -
nama : Lintang Prayoga Zp
NPM : 2316031068
kelas : Reguler B
jurnal tersebut membahas tentang proses internalisasi nilai nilai Pancasila di Perguruan Tinggi.
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi PENDAHULUAN Mahfud (2011:31) menyatakan bahwa apabila berdasarkan Pancasila mestinya masyarakat Indonesia dapat menyadari kalau perbedaan bukan merupakan hal yang perlu untuk diperdebatkan dan dirisaukan apalagi menilai perbedaan itu merupakan hal yang harus diberangus dan diseragamkan. Kehadiran Pancasila saat ini sudah sangat memudar, Pada akhirnya generasi generasi mudalah yang menjadi penerus agar pemahaman tentang nilai nilai Pancasila bisa diterapkan di kehidupan sehari hari dan membuat indonesia di masa yang akan datang menjadi lebih baik.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Malikiano Alden Wahyudi -
NAMA : MALIKIANO ALDEN WAHYUDI
NPM : 2316031060
KELAS : REGULER B

Jurnal ini membahas mengenal nilai-nilai Pancasila yang semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif. Fenomena degradasi pemahaman mengenai Pancasila tersebut perlu ditelusuri dan ditindaklanjuti. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti mengenai internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Berdasarkan jurnal tersebut, didapati hasil bahwa diperlukan adanya Revitalisasi Pancasila guna kembali membangkitkan pemahaman tentang Pancasila yang telah terdegradasi akibat kemajuan zaman dan globalisasi Revitalisasi Pancasila dapat diaktualisasikan melalui lembaga pendidikan formal, non-formal, maupun lembaga pemerintahan supaya menjadi penerang arah tercapainya tujuan negara
Bisa disimpulkan pada jurnal ini keberadaan pancasila pada generasi muda dan masyarakat sekarang sudah mulai memudar dalam sanubari mereka, yang menandakan bahwa sekolah dan perguruan tinggi untuk beberapa daerah di Indonesia, diklaim gagal dalam memberikan pemahan perihal nilai-nilai dan norma Pancasila serta gagal dalam memperbaiki mentalitas masyarakat di Indonesia bahkan sekelas mahasiswa pun ada kasus dimana mahasiswa tidak tahu saat disuruh menghafal pancasila, yang pada intinya, kita sebagai generasi muda dan juga mahasiswa sudah seharusnya menerapkan nilai nilai pancasila pada kehidupan sehari-hari dan mengamalkannya, karena kita adalah generasi yang menjadi penerus bangsa dan juga sebagai generasi yang mewarisi cita-cita para pendiri bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik kedepannya.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Agil Firmansah -
Nama : Agil Firmansah
NPM : 2316031040
Kelas : Reguler B

Jurnal tersebut berisi tentang internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi.

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara.
Seperti penjelasan aechipelago dalam buku yudilatif, Pancasila merupakan warisan dari Nusantara yang sesuai dengan karakteristik alam yang terdapat lautan luas yang berisi gugusan pulau pulau. Dapat diartikan bahwa pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya.

Masalah yang dihadapi setelah reformasi adalah menurunnya semangat kebangsaan dan mengendurnya pemahaman pancasila, semua dikarenakan pancasila tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif.
Keberadaan ideologi pancasila seolah olah justru "dirongrong" oleh bangsanya sendiri, sebagai contoh dengan membuat pancasila hanyalah sebagai simbol upacara di hari senin dan hari hari besar kebangsaan lainnya tanpa dipahami apalagi di terapkan pada kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Tomi Kurniawan -
Nama: Tomi Kurniawan
NPM: 2316031041

Analisis Jurnal Internalisasi Nilai-nilai Pancasila di Perguruan Tinggi

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Selain itu Pancasila merupakan sebuah warisan kejeniusan dari proses filsafati para founding fathers. Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara. Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis. Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia. Secara de jure, Pancasila menjadi ideologi dan dasar negara sejak sehari setelah kemerdekaan yakni tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI. Sejak ditetapkannya secara de jure, maka sudah menjadi konsensus bagi bangsa untuk dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan. 
Hasil dari pembahasan revitalisasi Pancasila,
Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah final dan terkesan tidak bisa lagi diotak atik secara kritis.Oleh karena itu, Pancasila seolah-olah terkesan tertutup oleh pengembangan pemikiran padahal masyarakat Indonesia dan dunia selalu mengalami perkembangan dan perubahan.
Untuk melakukan revitalisasi diperlukan peran dan keterlibatan masyarakat melalui perbuatan nyata. Makna revitalisasi pada hakikatnya merupakan upaya membangkitkan kembali vitalitas atau usaha mengembalikan kembali menjadi penting. Selain itu revitalisasi bertujuan untuk meninjau ulang akan kekuarangan apa yang sudah dilaksanakan dan kemudian disesuaikan dengan kondisi zaman yang dinamis dalam upaya memberikan manfaat bagi kehidupan. Keberadaan Pancasila yang pada hakikatnya merupakan dasar negara (filsafat negara) sekaligus pandangan hidup (filsafat hidup) akan memberikan konsekuensi bangsa harus mampu memahami memahami makna pokok dari nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus membudaya. Pancasila sendiri merupakan nilai- nilai yang sangat berharga dengan esensi unsur-unsur kemanusiaan dan nilai-nilai kodrat yang senantiasa melekat pada individu yang harus diererima oleh Bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Aisya Ogya Verina 2316031007 -
Nama : Aisya Ogya Verina
NPM : 2316031007
Prodi : Ilmu Komunikasi
Kelas :Reguler A

Analisis Jurnal Inernalisasi Nilai -Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi
Jurnal tersebut membahas mengenai penelitian untuk mengetahui proses internalisasi Pancasila di perguruan tinggi yang dilaksanakan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila
menyatakan bahwa apabila berdasarkan Pancasila mestinya masyarakat Indonesia dapat menyadari kalau perbedaan bukan merupakan hal yang perlu untuk diperdebatkan dan dirisaukan apalagi menilai perbedaan itu merupakan hal yang harus diberangus dan diseragamka

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara
Adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya
Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara
Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis
Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia
Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial Penilaian ini didasarkan dengan semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral Pancasila
Semestinya dengan umur yang semakin tua semakin matang dan dewasa, tetapi pada kenyataannya Pancasila semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif
Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda
Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut
Pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Hal ini dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap ceremony kenegaraan
In reply to Aisya Ogya Verina 2316031007

Re: Forum Analisis Jurnal

by Ratu Adzkia NB -
Nama : Ratu Adzkia Nabilla Bernatta
NPM : 2316031018
Kelas : REG B

Jurnal yang berjudul Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi ini membahas tentang proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah Pancasila dengan menentukan subjek penelitian menggunakan teknik puposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi serta menggunakan teknis analisis data menggunakan trianggulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila. Adapun caranya melakukan internalisasi dan revitalisasi Pancasila dengan cara memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi lain, memberikan contoh teladan seperti disiplin, sikap toleran, dan sikap religius, kunjungan ke Kampung Pancasila di Yogyakarta untuk belajar keberhasilan membudayakan hidup berdasarkan nilai Pancasila dan aksi nyata aktualisasi nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan bakti sosial. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat memperkuat ideologi Pancasila bagi seluruh generasi muda khususnya mahasiswa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Olin Sausan Olienda Salsabilla Reg B -
Nama : Sausan Olienda Salsabilla
NPM : 2316031030
Kelas. : Reguler B

Dapat dianalisis bahwasannya jurnal tersebut bertujuan untuk mengetahui proses internalisasi nilai - nilai pancasila di perguruan tinggi terkhusus di Universitas Ahmad Dahlan dimana universitas ini sebagai tempat dilaksanakannya penelitian. Pada hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontekstual dengan mengembangkan potensi akademik,menyiapkan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai pancasila. Adapun cara melakukan internalisasi dan revitalisasi pancasila dengang cara memberikan pengetahuan tentang pancasila sebagai ideologi, bahkan dapat dengan cara memberikan contoh bahkan aksi nyata.
Seperti apa yang dinyatakan Oleh Mahfud (2011:31) bahwasannya apabila berdasarkan pancasila mestinya masyarakat indonesia dapat menyadari kalau perbedaan bukan merupakan hal yang perlu untuk diperdebatkan dan dirisaukan apalagi menilai perbedaan itu merupakan hal yang harus diberangus dan diseragamkan. Justru dengan perbedaan tersebut harus saling bersinergi satu sama lain supaya menjadi sumber kekuatan bagi bangsa indonesia untuk menyatukan keanekaragaman yang ada didalamnya.

Maka dari itu, analisis ini sangat menunjukkan bahwa mata kuliah pancasila sangat efektif dilaksanakan dengen menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan pancasila ke dalam kehidupan sehari - hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Ahmad Mu'tashim Billah -
Nama : Ahmad Mu'tashim Billah
Npm : 2316031051
jurnal tersebut membahas masalah internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi, yaitu di Universitas Ahmad Dahlan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan trianggulasi sumber. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapkan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.
Survei yang dilakukan Denny JA dalam waktu 13 tahun terakhir menunjukkan presentase publik pro pancasila terus menurun sebanyak sepuluh persen. Sehingga, dapat diartikan bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut. Hal ini harus di telusuri, tujuannya untuk mengingat kembali pluralitas bangsa yang telah melebur tanpa penyeragaman dan menghilangkan identitas asli budaya dari masing-masing daerah.
Revitaliasi Pancasila dapat dilakukan melalui peran nyata oleh masyarakat. Dalam penelitian ini dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila di dalam kelas. Alasan penerapan cara ini disebabkan karena hampir semua negara menempatkan pendidikan sebagai perioritas utama dalam pembangunan nasional. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan produk dari suatu pendidikan, hal ini mampu menjadi tolak ukur kemajuan dan keberhasilan suatu negara.
Upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Penguatannya terdapat pada pasal 35 ayat 3, dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya tentang mata kuliah Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Atika Alia Pertiwi -
Nama : Atika Alia Pertiwi
NPM   : 2316031023

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontekstual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapkan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi PENDAHULUAN Mahfud (2011:31) menyatakan bahwa apabila berdasarkan Pancasila mestinya masyarakat Indonesia dapat menyadari kalau perbedaan bukan merupakan hal yang perlu untuk diperdebatkan dan dirisaukan apalagi menilai perbedaan itu merupakan hal yang harus diberangus dan diseragamkan.
Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara.
Adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya.
Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara.
Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis.
Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap acuh tak acuh terhadap Pancasila,
penilaian ini didasarkan dengan semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral Pancasila.
Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda.
Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut.
Pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila.
Hal ini dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap ceremony kenegaraan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Cantika Putri -
Nama : Cantika Putri
NPM : 2356031015
Kelas : Mandiri A

Jurnal ini membahas tentang nilai nilai pancasila dan penelitian diadakan di Universitas Ahmad Dahlan.
Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi serta menggunakan teknis analisis data menggunakan trianggulasi sumber.

cara melakukan internalisasi dan revitalisasi Pancasila dengan cara:
1.Memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi selain Pancasila.
2.Memberikan contoh teladan seperti disiplin, sikap toleran, dan sikap religius.
3.Kunjungan ke Kampung Pancasila di Yogyakarta untuk belajar keberhasilan membudayakan hidup berdasarkan nilai Pancasila.
4.Aksi nyata aktualisasi nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan bakti sosial.
Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Selain itu Pancasila merupakan sebuah warisan kejeniusan dari proses filsafati para founding father. Penjelasan Archipelago dalam buku Yudilatif (Negara Paripurna, 2012:2) menjelaskan bahwa Pancasila merupakan warisan dari nusantara yang sesuai dengan karakteristik alam yang terdapat lautan luas yang berisi gugusan pulau-pulau. Adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila. Adapun caranya melakukan internalisasi dan revitalisasi Pancasila dengan cara memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi selain Pancasila.
Berdasarkan jurnal ini Dapat disimpulkan bahwa internalisasi Pancasila di perguruan tinggi dapat dilakukan dengan memperhatikan proses internalisasi di atas dalam mata kuliah Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Seli Astuti 2316031049 -
Nama: Seli Astuti
NPM: 2316031049
Jurnal tersebut membahas mengenai proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi terkhusus di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Penulisan jurnal menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan metode sejarah yang terdiri dari beberapa langkah yaitu, pertama mengumpulkan materi yang berkaitan dengan lahirnya ideologi Pancasila serta jalan terbentuknya ideologi Pancasila. Hubungan agama dengan negara dinilai sangat erat dan saling berhubungan dalam berbagai aspek. Berbagai kalangan cendekiawan, ilmuan dan agamawan di Indonesia menyepakati bahwa agama memberikan pedoman yang berasal dari tuhan dan berfungsi sebagai pembimbing dan pemberi petunjuk, dengan fungsi seperti ini tujuan pokok agama adalah keselamatan, kesejahteraan dan kedamaian kepada penganutnya . Pancasila juga merupakan sumber hukum dan tatanan kehidupan bangsa yang selalu ditanamkan kepada seluruh masyarakat dapat dan sesuai dengan yang dicita-citakan pendiri bangsa. Pancasila yang menggandeng konsep ideologi terbuka serta memiliki nilai dasar, nilai instrumental dan
nilai praktis yang harus mampu mengikuti perkembangan zaman (Pramono, 2018). Nilai dasar yang dimaksudkan yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam pembukaan Undang-undang Dasar Tahun 1945, nilai instrumental yaitu arahan dan kebijakan lembaga pelaksana yang merupakan hasil penjabaran dari nilai-nilai dasar dalam rangka penyesuaian untuk melaksanakan nilai-nilai dasar ideologi Pancasila. Nilai Praktis yaitu penjabaran dari nilai-nilai instrumental yang bersifat konkret
dalam kehidupan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Kay Ra Kahilah Putri Tirtasari Abdurachim -
Nama : Ra Kahilah Putri Tirtasari Abdurachim
NMP : 2356031031
Kelas : Mandiri A

Jurnal ini berisikan tentang proses internalisasi nilai pancasila di perguruan tinggi. Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia. dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya. Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial, Semestinya dengan umur yang semakin tua semakin matang dan dewasa, tetapi pada kenyataannya Pancasila semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif.
Sebagai upaya membangun karakter bangsa memang diperlukan proses internalisasi nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila secara konsekuen dan terus menerus, untuk melakukan internalisasi terdapat tiga tahap :
1. Transformasi nilai yang merupakan proses pendidikan dalam menginformasikan nilai-nilai yang baik dan kurang baik
2. Transaksi nilai yang merupakan suatu tahap pendidikan nilai dengan cara melakukan interaksi dengan peserta didik dengan pendidik.
3. transinternalisasi merupakan tahap yang jauh lebih mendalam daripada dua tahap sebelumnya. Tahap transinternalisasi bukan hanya dilakukan secara verbal tetapi juga sikap mental dan kepribadian, sehingga komunikasi kepribadian dapat berperan secara aktif.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by DZAKIYYA NABILA HUMAIRA -
NAMA: DZAKIYYA NABILA HUMAIRA
NPM: 2316031025
KELAS: REGULER A

Berdasarkan analisa saya terhadap jurnal tersebut,penelitian pada jurnal tersebut bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak kah warga negara Indonesia yang mengamalkan dan menerapkan nilai-nilai pancasila.
Agar nilai" tersebut terterapkan perlu nya upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya Undang-Undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya tentang mata kuliah Pancasila.
Dengan ada nya pembelajaran terkait pemahaman pancasila ,kita dapat membuat mahasiswa mahasiswi mengerti dan melaksanakan hal yg telah dipelajari dalam kehidupan sehari hari.
Dan sepatutnya menyebarkan secara luas tentang pemahaman pancasila ,dikarenakan banyak orang yang tidak peduli akan itu.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Syakira Zera -
Nama: Syakira Zera Harmonisa
NPM: 2316031006

Jurnal yang telah dilampirkan membahas tentang proses internalisasi terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. secara singkat, jurnal tersebut membahas tentang apakah masarakat telat mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dengan baik. Berikut proses internalisasi yang telah diupayakan:

1. Revitalisasi Pancasila
Saat ini, pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila mengalami penurunan. Revitalisasi Pancasila diperlukan supaya tidak hilang atau hanya sekedar slogan saja di generasi muda. Revitalisasi Pancasila dapat dilakukan dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila pada perguruan tinggi.
2. Internalisasi pancasila melalui mata kuliah Pancasila
Dalam UU No. 12 Tahun 2012 pasal 35 ayat 3, kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat mata kuliah wajib salah satunya adalah Pancasila. Kemudian, kebijakan penyelenggaraan mata kuliah Pancasila ditegaskan dalam Surat Edaran Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 03/M/SE//VIII/2017 tanggal 24 Agustus 2017 tentang penguatan Pendidikan Pancasila dan mata kuliah wajib umum pada perguruan tinggi.
3. Kontribusi Pancasila terhadap masalah kebangsaan
Kedudukan dan fungsi Pancasila, yaitu sebagai dasar filsafat negara dan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila dianggap sebagai kalimat pemersatu bangsa yang merupakan pedoman bagi setiap rakyat Indonesia sehingga diharapkan menjadi fondasi persatuan dalam menyelesaikan konflik sosial maupun konflik yang ada dalam negara.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Az Zahra Maharani Rinaldo -
Nama: Az Zahra Maharani Rinaldo
NPM: 2316031014
Kelas: Reguler B

Berdasarkan hasil analisis saya dalam jurnal tersebut adalah tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat dipahami dan diadopsi oleh mahasiswa di perguruan tinggi telah dijelaskan dalam penelitian ini, yang menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran mata kuliah Pancasila menjadi lebih efektif ketika menggunakan pendekatan kontekstual yang memungkinkan pengembangan potensi akademik mahasiswa, mendorong mereka untuk hidup berdampingan dalam masyarakat, serta membangun budaya yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Terdapat dua strategi utama untuk mempromosikan internalisasi dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila, yaitu memberikan pemahaman yang kuat tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa dapat menolak ideologi lainnya, serta memberikan contoh teladan melalui disiplin, toleransi, keberagamaan, dan pelaksanaan nyata dari nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan bakti sosial.
Pancasila juga memiliki potensi untuk menyelesaikan masalah-masalah nasional karena berfungsi sebagai kekuatan penyatuan di tengah keragaman yang ada di Indonesia. Nilai-nilai universal terlihat dari sila pertama hingga sila kelima. Oleh karena itu, Pancasila dianggap sebagai dasar untuk menjaga kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jurnal tersebut juga mengungkapkan langkah-langkah yang dapat diterapkan untuk internalisasi dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila yang dapat diterapkan dalam institusi Perguruan Tinggi.
In reply to Az Zahra Maharani Rinaldo

Re: Forum Analisis Jurnal

by Euis sephira caesar_REG B 2316031044 -
Nama:Euis sephia Caesar
Npm:2316031044
kelas:reg B
matkul:pendidikan pancasila

judul jurnal:internalisasi nilai nilai pancasila di perguruan tinggi

jurnal tersebut membahas mengenai proses internalisasi nilai nilai pancasila di perguruan tinggi, pancasila merupakan rumpun moral (nilai),pancasila juga merupakan dasar negara juga dasar falsafah bangsa negara,dalam buku yudilatif menjelaskan bahwa pancasila merupakan warisan dari nusantara yang sesuai dengan karakteristik alam yang terdapat lautan luas yang berisi gugusan pulau pulau.

Pancasila dianggap sebagai kalimatun aawa yang merupakan kalimat pemersatu bagi bangsa indonesia

Bisa saya simpulkan pada jurnal ini keberadaan pancasila pada generasi muda dan masyarakat zaman sekarang sudah mulai memudar dalam sanubari mereka, dan menjadi pertanda bahwa sekolah serta perguruan tinggi negeri di beberapa wilayah indonesia dianggap gagal dalam memberikan pemahaman perihal nilai nilai dan norma pancasila
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Khoirul muna Syani -
NAMA : Khoirul Muna Syank
NPM : 2316031056
KELAS : REGULER B

Yang saya baca di dalam jurnal ini berisi tentang Pancasila merupakan ideologi,dasar negara dan dasar falsafah bangsa negara. Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah tidak bisa dirubah rubah lagi atau di otak atik secara kritis. Jadi Pancasila se akan akan tertutup oleh perkembangan dan perubahan pemikiran padahal masyarakat Indonesia dan dunia selalu pengalami perubahan dan perkembangan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Shafarani Aisya Nurmala -
Nama : Shafarani Aisya Nurmala
NPM : 2316031031
Kelas : Reguler A
Program Studi : Ilmu Komunikasi

Jurnal tersebut membahas tentang internalisasi nilai-nilai Pancasila pada perguruan tinggi di Indonesia. Turunnya kesadaran dan pemahaman Pancasila pada generasi muda dapat diatasi dengan cara mendekatkan Pancasila kepada generasi muda dengan memberikan contoh implementasi Pancasila pada kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti mahasiswa mengadakan bakti sosial di rumah warga dan di panti asuhan. Oleh karena itu, mahasiswa dapat melakukan praktik langsung di lapangan tentang pengamalan sila-sila dalam Pancasila.

Perguruan tinggi baik negeri maupun swasta lebih variatif dalam mengelola kelas Mata Kuliah Pancasila. Cara yang dapat ditempuh dengan mengadakan workshop. Dosen pengampu Mata Kuliah Pancasila dengan diadakannya workshop akan dapat membuat dosen pengampu lebih mempunyai variasi dalam melakukan pembelajaran Pancasila di kelas sehingga mahasiswa tidak bosan dan membuat mahasiswa tertarik untuk lebih mempelajari dan kemudian mempraktikkannya. Dengan mendekatkan Pancasila pada generasi muda akan membuat generasi muda Indonesia lebih mencintai dan menghargai Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Mitha Novita Sari -
Nama: Mitha novita sari
NPM : 2316031046

Daam jurnal tersebut membahas mengenai intrnalisai nilai nilai pancasila twruta sipeneliti tertarik dengan pergurun tinggi ahmad dahlan membahas adanya revitalisai pancasila guna membangun kembali membangkitkan pemahaman tentang pancasila yang pudar akibat kemajuan zaman serta era gelobalisasi.
hal tersebut di buktikan dengan adanya seseorang yang tidak memahami pancasila bahkan ada yang tidak hafal isi dari pancasila haya karna pancasila di anggap sebagain ideologi yang kuno .
makn deiharapkan dengan adanya pembelajaran pada mata kuliah pancasila masiswa semakin faham mengenai nilain linaiyang terkan dung dalam pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Amanda Sakhila Idaflis -
Nama : Amanda Sakhila Idaflis
Npm: 2316031022

mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila. Adapun caranya melakukan internalisasi dan revitalisasi Pancasila dengan cara: (1) memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi selain Pancasila. (2) memberikan contoh teladan seperti disiplin, sikap toleran, dan sikap religius. (3) kunjungan ke Kampung Pancasila di Yogyakarta untuk belajar keberhasilan membudayakan hidup berdasarkan nilai Pancasila. (4) aksi nyata aktualisasi nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan bakti sosial.

Dengan demikian, membuat mahasiswa mamou melaksanakan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari - hari. Dan mampu menyebar luaskan juga tetap berpegang pada ideologi Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Maritza Keisha Husin -
Nama: Maritza Keisha Husin
NPM: 2316031005
Prodi: Ilmu Komunikasi
Kelas: Reguler A

Dari Jurnal "Internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi" saya dapat menganalisis bahwa sang peneliti tertarik untuk meneliti tentang proses menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi khususnya di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta sebagai tempat diadakan penelitian, yang bertujuan supaya mahasiswa bisa tahu dan mengimplemenstasikan Pancasila pada kehidupan sehari-hari yang lalu dapat mengimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila juga bisa menuntaskan duduk perkara kebangsaan dimana Pancasila sebagai pemersatu perbedaan yang terdapat pada Indonesia. Nilai-nilai universal dapat dipandang asal sila pertama hingga sila kelima, oleh karena itu, Pancasila disebut menjadi alasan buat bertahan dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Joy Keren Margaretha -
Nama:Joy Kerem Margarehta Lumban Tobing
Npm:2316031067

Dari jurnal diatas saya sudah melakukan analisa tentang internalisasi nilai nilai Pancasila.Disini dimaksudkan untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi.penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan ditunjukkan pada mata kuliah Pancasila dengan menentukan subjek penelitian menggunakan teknik pufosis sampling.

Dapat diartikan bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut yang berarti bahwa pengetahuan masyarakat tentang pancasila semakin merosot,hal demikian mengingatkan bahwa diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi sebenarnya bukan seperti istilah taker for gruanted, kenyataan ini disebabkan pada masa tertentu ada di mana Pancasila melekat kuat pada benak masyarakat akan tetapi ada juga masa pemahaman Pancasila mulai mengalami penurunan atau kemerosotan
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Aulia Cindy Fatikasari -
Nama : Aulia Cindy Fatikasari
NPM : 2316031057
Kelas : Reguler A

Berdasarkan jurnal tersebut yang berjudul "Internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi" penelitian ini membahas tentang proses menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi secara khusus di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan agar mahasiswa paham dan mengimplemenstasikan Pancasila pada kehidupan sehari-hari dan juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila juga sebagai pedoman atau petunjuk arah tercapainya tujuan negara. Karena di dalam Pancasila terdapat lima nilai yaitu nilai ketuhan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan. Dimana nilai-nilai ini cukup penting dan sangat kuat untuk dijadikan pedoman.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Nurina Shiba -
Nama : Nurina Shiba
Kelas : Reguler A
NPM : 2316031001

Berdasarkan analisa saya, jurnal tersebut membahas terkait proses internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi khususnya di Universitas Ahmad Dahlan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi serta teknik analisis data menggunakan trianggulasi sumber.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapkan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.
Survei yang dilakukan Denny JA dalam waktu 13 tahun terakhir menunjukkan presentase publik pro pancasila terus menurun sebanyak 10%. Sehingga, dapat diartikan bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut. Hal ini harus terus di telusuri, tujuannya untuk mengingat kembali pluralitas bangsa yang telah melebur tanpa penyeragaman dan menghilangkan identitas asli budaya dari masing-masing daerah.

Revitaliasi Pancasila dapat dilakukan melalui peran nyata oleh masyarakat.
Dalam penelitian ini dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila di dalam kelas. Alasan penerapan cara ini disebabkan karena hampir semua negara menempatkan pendidikan sebagai perioritas utama dalam pembangunan nasional. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan produk dari suatu pendidikan, hal ini mampu menjadi tolak ukur kemajuan dan keberhasilan suatu negara.

Upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Penguatannya terdapat pada pasal 35 ayat 3, dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya tentang mata kuliah Pancasila.

Dalam proses internalisasi ditemukan kendala seperti dalam hal pengejawantahan nilai-nilai dari sila-sila Pancasila. Penerapan dalam kehidupan bermasyarakat yang terkadang tidak mendapatkan respon yang positif, serta kekonsitenansi dalam membentuk habitus untuk bersikap dan bereprilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.

Adapun kendala paling signifikan adalah secara kognitif yang berupa pemahaman terhadap Pancasila serta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
Dari penelitian ini, dosen diharapkan untuk lebih mendalami Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia serta memberikan contoh dalam menginternalisasi. Hal tersebut dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana yang ada di terjadi di sekitar mahasiswa.
Misalnya dengan mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa sebagai generasi muda akan membuat generasi muda Indonesia akan lebih mencintai dan menghargai Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Talia Hutaliahumahua -
Nama :hutaliahumahua
NPM :2356031033

Jurnal tersebut memuat tentang penelitian yang di lakukan di universitas ahmad dahlan , penelitian ini bertujuan menilai bagai mana kesadaran masyarakat terhadap pancasila ,nyatanya aetelah repormasi tingkat penurunan itu semakin drastis oleh karna itu adanya nya kewajiban untuk memuat mata kuliah pancasila si setiap kampus supaya kesadaran terhadap pentingnya kehadiran pancasila sebagai pedoman hidup

Pancasila merupakan konsep yang sudah merangkum berbagai asas asas kemanusiaan yang dapat di jadikan acuan untuk mengelola pola hidup agar lebih bermanfaat dalam bermasyarakat
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Faris Alfaritsi Hardiansyah Suadi -
Nama: Alfaritsi Hardiansyah Suadi
NPM: 2316031054
Kelas: REG B

ANALISIS JURNAL INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI
Jurnal ini ditulis oleh Dwi Riyanti, dan Danang Prasetyo
pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. selain itu pancasila juga merupakan warisan dari para pendiri bangsa. hal ini bermaksud pancasila dapat difungsikan sebagai banyak hal, mulai dari ideologi sampai pedoman hidup masyarakat, hal ini berarti pancasila adalah gagasan multifungsi yang cocok menjadi dasar negara. selain itu pancasila juga dapat menjadi pemersatu seperti yang terkandung dalam sila ke-3 yang berbunyi "persatuan Indonesia". lalu, karena sudah digunakan sejak zaman sriwijaya, sistem ini terbukti efektif. tapi dilain sisi karena sistem ini sudah lama dibuat dan dikembangkan, maka dikhawatirkan isinya sudah tirak relevan di zaman sekarang, terutama zaman globalisasi.

pada era reformasi, yaitu pada sekitar tahun 2000, pancasila seolah sudah tidak dianggap dan perlahan mulai memudar eksistensinya, terutama di kalangan millenial. untuk mengatasi hal tersebut disahkan undang undang No.12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi. dimana pada pasal 35 ayat 3 ditegaskan bahwa ada kewajiban memuat 4 mata kuliah wajib, salah satunya adalah pendidikan pancasila. dan ternyata dengan menambah 4 mata kuliah wajib, salah satunya adalah pendidikan pancasila. pancasila berhasil diimplementasikan pada kehidupan sehari hari seperti pada kegiatan kunjungan ke kampung pancasila, dan bakti sosial yang dilakukan oleh mahasiswa. Perguruan tinggi (kampus) baik negeri maupun swasta lebih variatif dalam mengelola kelas mata kuliah Pancasila. selain itu, Cara yang dapat ditempuh dengan diadakan workshop dosen pengampu mata kuliah Pancasila. Dengan diakan worksop akan dapat membuat dosen pengampu lebih mempunyai variasi dalam melakukan pembelajaran Pancasila di kelas, sehingga mahaiswa tidak bosan bahkan akan membuat mahasiswa tertarik untuk lebih mempelajari dan kemudian mempraktekannya.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Einisa Aurra Rimadina -
Einisa Aurra Rimadina
NPM: 2316031033

Tentang perihal internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi, penelitian pada jurnal tersebut membahas mengenai proses internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi yang bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak warga negara Indonesia yang mengamalkan dan menerapkan nilai-nilai pancasila, yang pada faktanya bahwa masyarakat indonesia malah bersikap apatis, dan mudah sekali melecehkan pancasila, terutama generasi muda, banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi yang dianggap gagal dalam memberi pemahaman dan pembelajaran tentang konsep Pancasila, bahkan mirisnya survei yang dilakukan oleh Denny JA menyatakan bahwa lambat laun masyarakat akan berpersepsi bahwa Pancasila itu tidak terlalu penting dalam kehidupan dan kurangnya pengetahuan tentang Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Novita Ariska Dewi -
Nama: Novita Ariska Dewi
NPM: 2316031034
Kelas: Reg B

INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI

Jurnal tersebut membahas tentang proses internalisasi nilai- nilai Pancasila di perguruan tinggi.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.

Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 Oktober 2019, hal 82-96 Avaliable online at : http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/Citizenship Print ISSN: 2302-433X Online ISSN : 2579-5740 83 | Dwi Riyanti, Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi PENDAHULUAN Mahfud (2011:31) menyatakan bahwa apabila berdasarkan Pancasila mestinya masyarakat Indonesia dapat menyadari kalau perbedaan bukan merupakan hal yang perlu untuk diperdebatkan dan dirisaukan apalagi menilai perbedaan itu merupakan hal yang harus diberangus dan diseragamkan.

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara.

Adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya

Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara.

Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis

Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia

Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial

Penilaian ini didasarkan dengan semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral Pancasila

Semestinya dengan umur yang semakin tua semakin matang dan dewasa, tetapi pada kenyataannya Pancasila semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif

Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda

Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut

Pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila

Hal ini dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap ceremony kenegaraan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Nayla Yuri Natasya -
Nama : Nayla Yuri Natasya
NPM : 2316031008
Kelas : Reguler B

Menurut hasil analisis saya, bahwasannya jurnal ini membahas mengenai internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi, tepatnya di Universitas Ahmad Dahlan.
Pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Sebagai contoh dengan membuat Pancasila hanyalah sebagai simbol ceremony upacara tanpa dipahami apalagi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh para generasi muda. Kenyataan ini membuat aktualisasi nilai Pancasila dalam kehidupan akan sangat sulit terwujud. Padahal mahasiswa yang notabene generasi penerus bangsa yang merupakan garda terdepan penerus cita-cita para pendiri bangsa. Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda. Pancasila itu sendiri mempunyai tantangan di dalam dunia digital yang dengan mudah masuk membawa ideologi-ideologi dari luar. Hal tersebut membuat negara menjadi waspada terhadap ideologi-ideologi yang masuk apalagi bertentangan dengan Pancasila. Menginternalisasikan Pancasila merupkaan suatu proses penanaman Pancasila ke dalam diri seseorang untuk membentuk pola piker. Maka dari itu, Pancasila dianggap sebagai alasan untuk bertahan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by MEIZHA RIZQIA SHAQINA -
Nama : Meizha Rizqia Shaqina
NPM : 2316031066

Jurnal tersebut membahas tentang internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi khususnya di Univeristas Ahmad Dahlan yang menjadi tempat penelitian.
DI masa sekarang ini, Pancasia sebagai ideolodi negara mulai terpinggirkan yang salah satu penyebabnya adalah masuknya ideologi dari luar. Hal ini dibuktikan dengan data hasil penelitian Indeks Ketahanan Nasional Ideologi Pancasila (IKIP) yang menunjukkan bahwa 2 dari 9 provinsi di indonesia memiliki nilai yang rendah. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian mengenani bagaimana proses menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di Universitas Ahmad Dahlan.

Berikut hal-hal yang dilakukan UAD dalam proses menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila berdasarkan penelitian
1. Revitalisasi Pancasila
Pelaksanaan Pancasila sekarang sudah cenderung meredup terutama di kalangan muda yang memiliki gaya hidup yang hedonis akibat dari globalisasi. Karena itu lah perlu dilakukan Revitalisasi Pancasila agar Pancasila kelak tidak hanya menjadi sebuah slogan sejarah saja. Revitalisasi Pancasila memerlukan keterlibatan langsung dari masyarakat serta perlu dilakukan secara konsisten.

2. Internalisasi Pancasila Melalui Mata Kuliah Pancasila
Upaya menginternalisasikan Pancasila didukung dengan diterbitkannya Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Pada pasal 35 ayat 3, ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya tentang mata kuliah Pancasila. Selanjutnya, kebijakan penyelanggaraan mata kuliah Pancasila ditegaskan kembali dalam Surat Edaran Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor. 03/M/SE/VIII/2017 tanggal 24 Agustus 2017 tentang penguatan Pendidikan Pancasila dan mata kuliah wajib umum pada pendidikan tinggi. Dari hasil penelitian tersebut juga diketahui bahwa UAD memperkuat perintah pelaksaan mata kuliah Pancasila melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Ahmad Dahlan Nomor 96 Tahun 2015 tetang Mata Kuliah Instutisional di Universitas Ahmad Dahlan. Pelaksanaan mata kuliah Pancasila wajib dilakukan disemua program studi, namun tidak harus diberikan di semester gasal atau genap. Pelaksanaannya tergantung dari fakultas masing-masing menyesuaikan sumber daya yang ada.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Aqila Raden Roro Aqila Zayyan -
Nama: Raden Roro Aqil Zayyan
NPM: 2356031041
Kelas: Mandiri A

Dari jurnal tersebut, membahas nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila. Pancasila diharapkan hadir untuk menyelesaikan semua permasalahan tersebut karena nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila selalu relevan dengan perkembanan zaman. Pancasila dianggap sebagai idiologi yang pas dan sudah final untuk bangsa dan negara Indoensia yang dapat mengatasi masalah perbedaan dan masalah-masalah kebangsaan lainnya. Pancasila juga dapat menyelesaikan masalah kebangsaan di mana Pancasila sebagai pemersatu perbedaan yang ada di Indonesia.
Akan tetapi dalam berdasarkan perjalanan eksistensi pancasila mengalami berbagai macam intepretasi dan manipulasi politik yang dilakukan oleh penguasa untuk semakin mengkokohkan kekuasaannya yang berlindung di balik legitimasi ideologi. Selain masalah tersebut, eksistensi Pancasila mempunyai tantangan di era digital saat ini. Terdapat pengaruh dunia digital yang membuat semakin mudahnya ideologi lain masuk ke Indonesia yang dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Nanditho Hamonangan Hutagalung -
Nama : Nanditho Hamonangan Hutagalung
NPM : 2316031009
Kelas : Reguler A

Jurnal tersebut membahas tentang Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Di Perguruan Tinggi. Namun dalam penelitian tersebut, terdapat pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Pada data yang didapat menunjukan masyarakat yang pro Pancasila pada tahun 2005 mencapai angka 85,2 persen. Pada tahun 2010 terjadi penurunan menjadi 81,7 persen. Pada 2015 penilaian masyarakat kembali menurun menjadi 79,4 persen, dan pada tahun 2018 terjadi penurunan kembali menjadi 75,3 persen. Dengan demikian bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentan Pancasila sedang memasuki masa surut. Penelitian tersebut dilakukan di UAD (Universitas Ahmad Dahlan) untuk mengungkapkan peranan Pancasila dalam menginternalisasikan Pancasila kehidupan sehari-hari yang kemudian dapat mengimlementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka dalam penelitian tersebut mendapatkan proses revitalisasi Pancasila dan internalisasi Pancasila.

A. Revitalisasi Pancasila
Revitalisasi Pancasila harus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan supaya di dalam melakukan revitalisasi tersebut tidak lantas menghilangkan esensi dari makna nilai. Revitalisas diperlukan peran dan keterlibatan dari perbuatan nyata. Makna revitalisas pada hakikatnya membangkitkan kembali vitalitas atau usaha mengembalikan posisinya kembali menjadi penting.

B. Internalisasi Pancasila Melalui Mata Kuliah Pancasila
Upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Proses internalisasi ditemukan kendala seperti dalam hal nilai-nilai dari sila-sila Pancasila. Menginternalisasikan Pancasila merupakan suatu proses penanaman Pancasila ke dalam diri seseorang untuk membentuk pola pikir di dalam melihat maknadari nilai-nilai Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Lisa H -
Nama:Lisah
NPM :2316031026
Kelas :Reguler B
Jurnal tersebut membahas tentang internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi
Pancasila harus ada di setiap perguruan tinggi tidak hanya di universitas ahmad dahlan saja namun semuanya wajib ada mata kuliah pendidikan pancasila,pancasila merupakn ideologi bangsa indonesia yang mana harus dilestarikan kebidayaannya dan keasriannya. pancasila juga kini telah kehilangan pernanya sebagai pandangan hidup atau idoelogi bangsa indonesia,semakin bnyk warga indonesia yang melupakan peran penting pancasila di kehidupan sehari-hari. Revalitas pancasila harus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan supaya dalam melakukan revalitas tidak lantas menghilangkan esensi dari nilai pancasila itu sendiri
Terkait mata kuliah wajib di perguruan tinggi itu sangat perlu agar indonesia terjaga dari tanatanagn dari luar yang nntinya bisa menjadi benteng anak muda yang menjadikan indonesia menjadi kuat dan aman.melalui mata kuliah pendidikan pancasila bangsa indonesia sudh melindungi warganya dari pengaruh buruk dari luar yang nnti nya bisa menjadi tantangan yang sangat besar,mata kuliah pancasila juga sangat efektif dilaksanakan dengan konteks kontitual dengan cara pendekatan kepada mahasiswa dengn meng implementasikan nya dalam kehidupan sehari-hari
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Zahwa Aurilia -
Nama : Zahwa Aurilia
NPM : 2316031035
Kelas : Reg A

Jurnal ini membangun teori-teori tentang manusia dan alam semesta serta memeriksa secara kritis segala hal yang dapat disajikan sebagai suatu landasan bagi keyakinan dan tindakan. Jurnal ini juga membahas tentang filsafat ilmu dan bagaimana ilmu pengetahuan itu harus diletakkan.
jurnal ini membahas tentang proses persatuan bangsa yang sedang berlangsung di Indonesia dan tantangan yang dihadapi, seperti perbedaan agama dan maraknya praktik korupsi yang dilakukan pejabat pemerintah. Hal ini menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran tentang nilai-nilai Pancasila dan menerapkannya dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk kebijakan pemerintah. Jurnal ini juga menyoroti peran filsafat ilmu dalam pengembangan Pancasila dan signifikansinya dalam membentuk cara pandang bangsa terhadap penelitian dan pengetahuan.
Filsafat memiliki peran penting dalam mengembangkan Pancasila dan mengatasi persoalan bangsa Indonesia saat ini.
Filsafat melakukan dua hal, yaitu membangun teori-teori tentang manusia dan alam semesta serta memeriksa secara kritis segala hal yang dapat disajikan sebagai landasan bagi keyakinan dan tindakan.
Pengetahuan ilmiah dibangun dengan tujuan untuk memecahkan problem-problem ilmiah dan memerlukan sikap-sikap yang ilmiah juga.
Untuk mengatasi persoalan kebangsaan dalam upaya pengembangan Pancasila, diperlukan proses penyadaran terhadap nilai-nilai Pancasila dan pengetahuan bahwa Pancasila harus selalu diikutsertakan dalam setiap pengambilan kebijakan pemerintah.
Filsafat ilmu dapat mengembangkan Pancasila melalui ontologi, epistemologi, dan aksiologi.
Pengetahuan mengenai Pancasila sebagai dasar filsafat dan asas kerohanian negara Republik Indonesia adalah bertingkat-tingkat, yaitu pengetahuan biasa dan pengetahuan ilmiah.
Dari jurnal ini, dapat disimpulkan bahwa filsafat memiliki peran penting dalam mengembangkan Pancasila dan mengatasi persoalan bangsa Indonesia. Filsafat membangun teori-teori tentang manusia dan alam semesta serta memeriksa secara kritis segala hal yang dapat disajikan sebagai landasan bagi keyakinan dan tindakan. Pengetahuan ilmiah dibangun untuk memecahkan problem-problem ilmiah dan memerlukan sikap-sikap yang ilmiah juga. Untuk mengatasi persoalan kebangsaan, diperlukan proses penyadaran terhadap nilai-nilai Pancasila dan pengetahuan bahwa Pancasila harus selalu diikutsertakan dalam pengambilan kebijakan pemerintah. Filsafat ilmu dapat mengembangkan Pancasila melalui ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Pengetahuan mengenai Pancasila sebagai dasar filsafat dan asas kerohanian negara Republik Indonesia adalah bertingkat-tingkat, yaitu pengetahuan biasa dan pengetahuan ilmiah.
Jurnal Filsafat memiliki beberapa hal yang penting dalam konteks pengembangan Pancasila dan penyelesaian masalah kebangsaan di Indonesia. Pertama, jurnal ini memberikan pengetahuan tentang filsafat ilmu dan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat, pemimpin, dan ilmuwan. Kedua, jurnal ini mengajarkan sikap ilmiah yang penting dalam memecahkan masalah kehidupan manusia. Ketiga, jurnal ini berperan dalam mengembangkan pemahaman filosofis mengenai nilai-nilai Pancasila dan menggugah manusia Indonesia untuk mengamalkannya. Dengan demikian, jurnal ini memiliki peran penting dalam memperkuat kebangsaan dan mengatasi persoalan bangsa Indonesia saat ini.
Filsafat ilmu dan nilai-nilai Pancasila menjadi filsafat ilmu berperan dalam mengkaji permasalahan secara ilmiah, termasuk dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Selain itu, nilai-nilai Pancasila dianggap penting dalam mengembangkan Pancasila dan mengatasi persoalan bangsa Indonesia saat ini. Dokumen juga menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia agar mencapai kemajuan yang merata dan bermartabat.