1. •Membantu guru memahami kebutuhan siswa sebelum memulai pembelajaran.
•Mendorong terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan aman.
•Membantu siswa mengembangkan kemampuan dan rasa percaya diri.
Kekurangan:
•Tidak semua orang memiliki urutan kebutuhan yang sama.
•Kebutuhan manusia sulit diukur secara pasti.
•Kebutuhan dasar yang belum terpenuhi tidak selalu menghalangi seseorang untuk berprestasi.
2. Seorang siswa melihat temannya aktif menjawab soal dari guru dan mendapatkan pujian karna jawabannya dia benar. Siswa tersebut kemudian termotivasi untuk ikut mencoba menjawab pertanyaan dikelas. Dari situ, siswa belajar melalui pengamatan dan meniru perilaku temannya (modeling). Hal ini sesuai dengan teori Albert bandura bahwa seseorang dapat belajar melalui pengamatan terhadap perilaku orang lain dan akibat yang diterimanya.
•Mendorong terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan aman.
•Membantu siswa mengembangkan kemampuan dan rasa percaya diri.
Kekurangan:
•Tidak semua orang memiliki urutan kebutuhan yang sama.
•Kebutuhan manusia sulit diukur secara pasti.
•Kebutuhan dasar yang belum terpenuhi tidak selalu menghalangi seseorang untuk berprestasi.
2. Seorang siswa melihat temannya aktif menjawab soal dari guru dan mendapatkan pujian karna jawabannya dia benar. Siswa tersebut kemudian termotivasi untuk ikut mencoba menjawab pertanyaan dikelas. Dari situ, siswa belajar melalui pengamatan dan meniru perilaku temannya (modeling). Hal ini sesuai dengan teori Albert bandura bahwa seseorang dapat belajar melalui pengamatan terhadap perilaku orang lain dan akibat yang diterimanya.