Soal 1
Vektor memiliki besar dan arah : yaitu posisi, kecepatan, gaya, perpindahan.
Skalar hanya memiliki besar : yaitu waktu, massa, suhu, kelajuan, energi, jarak.
Posisi, kecepatan, gaya, dan perpindahan termasuk vektor karena harus disebutkan arahnya, misalnya kecepatan 5 m/s ke kanan atau gaya 30 N ke atas. Waktu, massa, suhu, kelajuan, energi, dan jarak termasuk skalar karena cukup disebutkan angka dan satuannya, misalnya 5 detik, 60 kg, atau 30°C. Jarak dan kelajuan adalah skalar, sedangkan pasangannya, yaitu perpindahan dan kecepatan, adalah vektor karena memiliki arah.
Soal 2
Arah sangat penting dalam vektor karena arah menentukan ke mana benda bergerak dan di mana ia berakhir. Dua vektor yang besarnya sama tetapi arahnya berbeda akan memberi hasil yang berbeda. Itulah sebabnya gaya 30 N ke kanan dan gaya 40 N ke atas tidak boleh dijumlahkan menjadi 70 N. Karena kedua gaya saling tegak lurus, resultannya dihitung dengan rumus Pythagoras, yaitu R = √(30² + 40²) = √2500 = 50 N. Arahnya miring ke kanan atas, sehingga karakter bergerak miring.
Perbedaan “karakter bergerak 5 meter” dengan karakter bergerak 5 meter ke timur laut terletak pada kelengkapan informasinya. Kalimat pertama hanya menyebut besarnya jarak 5 meter, sehingga kita tidak tahu karakter berakhir di mana. Kalimat kedua menyebut besar sekaligus arah, sehingga posisi akhir karakter dapat ditentukan dengan jelas.
Contoh dalam game “Kampus Quest”: karakter harus berjalan dari gerbang kampus ke gedung kuliah. Jika programmer hanya menulis bergerak 5 meter tanpa arah, karakter bisa berjalan ke arah yang salah atau menabrak tembok. Jika ditulis bergerak 5 meter ke timur laut, karakter bergerak tepat menuju gedung.
Contoh dalam aplikasi navigasi: petunjuk maju 500 meter saja membingungkan karena pengguna tidak tahu harus ke mana. Petunjuk maju 500 meter ke utara, lalu belok kanan membuat pengguna sampai di tujuan dengan benar. Jadi, dalam dunia PTI, arah sama pentingnya dengan besar agar hasil perhitungan dan pergerakan tidak salah.
Vektor memiliki besar dan arah : yaitu posisi, kecepatan, gaya, perpindahan.
Skalar hanya memiliki besar : yaitu waktu, massa, suhu, kelajuan, energi, jarak.
Posisi, kecepatan, gaya, dan perpindahan termasuk vektor karena harus disebutkan arahnya, misalnya kecepatan 5 m/s ke kanan atau gaya 30 N ke atas. Waktu, massa, suhu, kelajuan, energi, dan jarak termasuk skalar karena cukup disebutkan angka dan satuannya, misalnya 5 detik, 60 kg, atau 30°C. Jarak dan kelajuan adalah skalar, sedangkan pasangannya, yaitu perpindahan dan kecepatan, adalah vektor karena memiliki arah.
Soal 2
Arah sangat penting dalam vektor karena arah menentukan ke mana benda bergerak dan di mana ia berakhir. Dua vektor yang besarnya sama tetapi arahnya berbeda akan memberi hasil yang berbeda. Itulah sebabnya gaya 30 N ke kanan dan gaya 40 N ke atas tidak boleh dijumlahkan menjadi 70 N. Karena kedua gaya saling tegak lurus, resultannya dihitung dengan rumus Pythagoras, yaitu R = √(30² + 40²) = √2500 = 50 N. Arahnya miring ke kanan atas, sehingga karakter bergerak miring.
Perbedaan “karakter bergerak 5 meter” dengan karakter bergerak 5 meter ke timur laut terletak pada kelengkapan informasinya. Kalimat pertama hanya menyebut besarnya jarak 5 meter, sehingga kita tidak tahu karakter berakhir di mana. Kalimat kedua menyebut besar sekaligus arah, sehingga posisi akhir karakter dapat ditentukan dengan jelas.
Contoh dalam game “Kampus Quest”: karakter harus berjalan dari gerbang kampus ke gedung kuliah. Jika programmer hanya menulis bergerak 5 meter tanpa arah, karakter bisa berjalan ke arah yang salah atau menabrak tembok. Jika ditulis bergerak 5 meter ke timur laut, karakter bergerak tepat menuju gedung.
Contoh dalam aplikasi navigasi: petunjuk maju 500 meter saja membingungkan karena pengguna tidak tahu harus ke mana. Petunjuk maju 500 meter ke utara, lalu belok kanan membuat pengguna sampai di tujuan dengan benar. Jadi, dalam dunia PTI, arah sama pentingnya dengan besar agar hasil perhitungan dan pergerakan tidak salah.