NAMA : ROSSELSAW DELVIANE PRAMANA
NPM :2613022078
1. Faktor Perbedaan Bentuk GalaksiPerbedaan bentuk
galaksi dipengaruhi oleh kecepatan rotasi awan gas awal, tingkat kepadatan gas, dan sejarah tabrakan (merger).Spiral: Terbentuk jika awan gas awal berotasi cepat dan memiliki waktu untuk mendatar menjadi piringan sebelum semua gas habis menjadi bintang.Elips: Terbentuk akibat tabrakan antar
galaksi yang mengacak orbit bintang, atau karena gas awal sangat padat sehingga habis menjadi bintang sekaligus sebelum sempat membentuk piringan.Tidak Beraturan: Biasanya terjadi akibat gangguan gravitasi kuat atau interaksi tarik-menarik yang merusak struktur asli
galaksi saat berdekatan dengan
galaksi lain.
2. Hambatan Mengunjungi Planet di
Galaksi LainManusia tidak dapat langsung mengunjunginya. Hambatan utamanya adalah jarak ekstrem dan batasan kecepatan. Jarak antar
galaksi diukur dalam jutaan tahun cahaya (misalnya,
Galaksi Andromeda berjarak 2,5 juta tahun cahaya). Dengan teknologi roket tercepat saat ini, perjalanan akan memakan waktu puluhan miliar tahun. Manusia juga akan menghadapi ancaman radiasi kosmik yang mematikan, degradasi materi pesawat, dan kebutuhan logistik yang mustahil dipenuhi untuk durasi waktu tersebut.
3. Pengamatan
Galaksi Jauh dan Masa Lalu Alam SemestaMelihat
galaksi jauh sama dengan melihat mesin waktu karena cahaya membutuhkan waktu untuk merambat. Cahaya bergerak dengan kecepatan konstan (sekitar 300.000 km/detik). Jika kita melihat
galaksi yang berjarak 10 miliar tahun cahaya, artinya cahaya yang kita tangkap hari ini adalah cahaya yang dipancarkan 10 miliar tahun lalu. Informasi ini membantu ilmuwan melihat kondisi fisik alam semesta saat masih berusia muda.
4. Dampak Jika Lubang Hitam Supermasif Bima Sakti (Sagittarius A*) MenghilangDampaknya sangat kecil bagi keseluruhan
galaksi, namun akan mengacaukan wilayah pusat. Lubang hitam supermasif hanya menyumbang sebagian kecil dari total massa Bima Sakti (sebagian besar massa disumbang oleh materi gelap dan miliaran bintang). Bintang-bintang di pinggiran seperti Matahari akan tetap mengorbit seperti biasa. Namun, bintang-bintang di zona inti (pusat
galaksi) yang mengorbit sangat dekat dengannya akan kehilangan jangkar gravitasinya dan terlontar keluar jalur.
5.
Galaksi dengan Banyak Bintang Muda & Cara Mengetahui UsianyaKesimpulan Kondisi:
Galaksi tersebut sedang berada dalam fase pembentukan bintang yang aktif (starburst) dan masih memiliki cadangan gas serta debu kosmik yang sangat melimpah.Cara Ilmuwan Mengetahui Usia: Ilmuwan menganalisis spektrum cahaya dan warna
galaksi. Bintang muda bermassa besar menyala sangat terang dan berwarna biru keunguan (panas). Sebaliknya, bintang tua cenderung berwarna merah atau kuning (lebih dingin). Komposisi elemen kimia (metalistas) pada spektrum cahaya juga menunjukkan generasi dan usia bintang tersebut.