གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Salsabila Alzahra

IPBA2026A -> Forum diskusi -> Ruang Diskusi -> Re: Ruang Diskusi

Salsabila Alzahra གིས-
Nama : Salsabila Alzahra
NPM : 2613022015
Kelas : 26A
Pertanyaan:
Kalau suhu inti luar Bumi tidak bisa diukur secara langsung, bagaimana para ilmuwan bisa memperkirakan suhunya dan mengapa hasil perkiraannya bisa berbeda-beda?

Jawaban:
Para ilmuwan memperkirakan suhu inti luar dari data tidak langsung, seperti tekanan dan suhu di dalam Bumi, sifat gelombang seismik, serta sifat logam yang diperkirakan menyusun inti luar. Hasilnya bisa berbeda karena setiap penelitian dapat menggunakan data dan model perhitungan yang berbeda. Jadi, perbedaan angka bukan berarti salah satu penelitian pasti salah. Yang lebih penting adalah melihat metode yang digunakan, sumber datanya, dan apakah hasilnya didukung oleh penelitian ilmiah lainnya.
Nama : Salsabila Alzahra
NPM : 2613022015
Kelas : 26A
Jawaban no 3
3. Tidak semua wilayah yang berada di atas lempeng tektonik memiliki tingkat risiko bencana yang sama. Hal ini karena aktivitas tektonik di setiap bagian lempeng berbeda-beda. Wilayah yang berada di dekat batas lempeng, terutama zona subduksi, umumnya lebih aktif mengalami gempa dan aktivitas gunung api karena terjadi interaksi antar lempeng. Sementara itu, wilayah yang jauh dari batas lempeng cenderung lebih stabil, meskipun masih dapat mengalami gempa akibat adanya sesar aktif.

Selain faktor tektonik, kondisi geologi setempat seperti jenis dan sifat tanah juga memengaruhi tingkat kerusakan saat gempa. Karena itu, besar kecilnya risiko suatu wilayah tidak cukup ditentukan hanya dari letaknya di atas lempeng, tetapi juga perlu melihat aktivitas tektonik dan kondisi geologi wilayah tersebut.

IPBA2026A -> FORUM DISKUSI -> GALAKSI -> Re: GALAKSI

Salsabila Alzahra གིས-
NPM : 2613022015
Nama : Salsabila Alzahra 
Nama kelompok : Kelompok 3

Jawaban soal No 1
Para ilmuwan mengetahui bentuk Bima Sakti dengan mengamati posisi, jarak, dan pergerakan bintang. Mereka juga menggunakan teleskop radio dan inframerah untuk melihat bagian galaksi yang tertutup debu. Dari berbagai pengamatan tersebut, diketahui bahwa Bima Sakti berbentuk spiral berbatang. Jadi, bentuknya diketahui berdasarkan banyak data, bukan dari melihat galaksi secara langsung.