Nama : Nadia Fransiska
NPM : 2513031004
Kelas : 2025 A
1. Accounting Basic Part 1
Ringkasan Accounting Basics Part 1
Dokumen ini membahas dasar-dasar akuntansi, terutama sistem manual, double-entry, dan accrual accounting. Isinya meliputi pengertian akuntansi, jenis bisnis, bentuk organisasi bisnis, pentingnya saran profesional, sistem pencatatan, hingga penggunaan jurnal dan buku besar.
1. Pengantar (Introduction)
Akuntansi = metode pencatatan transaksi bisnis & penyusunan laporan (aset, liabilitas, hasil operasi).
Standar akuntansi menggunakan GAAP (Generally Accepted Accounting Principles).
Penyebab kegagalan bisnis: kurang perencanaan, modal, pengetahuan, dan manajemen.
Akuntansi menyediakan informasi yang terstruktur, tepat waktu, dan berguna untuk pengambilan keputusan.
2. Jenis Bisnis (Business Types)
Service, Sales, Manufacturing.
Jenis bisnis memengaruhi sistem akuntansi yang digunakan.
3. Bentuk Organisasi Bisnis (Business Organization)
Sole proprietorship, Partnership, Corporation, Limited Liability Company.
Struktur bisnis menentukan metode akuntansi.
4. Saran Profesional (Professional Advice)
Konsultasi dengan akuntan, pengacara, bankir, investor, agen asuransi, dll.
Menjalankan bisnis tanpa bantuan profesional tidak disarankan.
5. Akuntansi & Catatan (Accounting and Records)
Metode pencatatan: Cash basis, Accrual basis, Single entry, Double entry.
Catatan penting: jurnal, general ledger, petty cash, inventory, accounts receivable/payable, payroll, fixed assets, checkbook, dll.
6. Accrual Accounting
Pendapatan dicatat saat dihasilkan, bukan saat kas diterima.
Beban dicatat saat terjadi, meskipun belum dibayar.
Kas ≠ pendapatan.
7. Basic Bookkeeping
5 kategori utama:
1. Assets
2. Liabilities
3. Owner’s Equity
4. Revenue
5. Expense
Proses pencatatan: tentukan kategori → pilih akun → catat jumlah → konsisten & akurat.
Penulisan di jurnal/ledger tidak pakai $ atau koma, hanya di laporan keuangan.
8. Chart of Accounts
Daftar akun untuk penyusunan laporan keuangan.
Contoh seri:
100: Assets
200: Liabilities
300: Net Worth
400: Revenue
500: Expenses
9. Double-Entry Accounting
Setiap transaksi memengaruhi ≥ 2 akun.
Harus seimbang (debit = kredit).
Contoh: investasi modal, pembelian aset dengan kas & utang.
10. Debits & Credits
Debit = kiri, Credit = kanan (selalu).
Efek debit/kredit:
Assets ↑ debit, ↓ credit
Liabilities ↓ debit, ↑ credit
Equity ↓ debit, ↑ credit
Revenue ↓ debit, ↑ credit
Expenses ↑ debit, ↓ credit
11. The Journal
Catatan kronologis transaksi (book of original entry).
Jenis jurnal:
Sales Journal (penjualan kredit)
Purchases Journal (pembelian kredit)
Cash Receipts (penerimaan kas)
Cash Disbursement (pengeluaran kas)
General Journal (transaksi lain)
2. Accounting Principples Vol 1
Buku ini memandang akuntansi sebagai bahasa bisnis yang digunakan di berbagai organisasi, baik perusahaan maupun lembaga non-profit. Fungsinya adalah mengidentifikasi, mencatat, mengukur, dan melaporkan transaksi keuangan agar dapat dipakai oleh manajemen, investor, kreditur, hingga pemerintah dalam membuat keputusan.
Pada bab awal dijelaskan tentang definisi akuntansi, peran akuntan, serta perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajerial. Akuntansi keuangan menyusun laporan untuk pihak eksternal, sementara akuntansi manajerial ditujukan bagi manajemen internal. Lembaga penyusun standar seperti AICPA, FASB, SEC, dan IASB juga diperkenalkan, disertai penekanan pada etika sebagai kunci menjaga kepercayaan publik.
Bab berikutnya menguraikan siklus akuntansi yang dimulai dari analisis transaksi, pencatatan dalam jurnal, posting ke buku besar, penyusunan neraca saldo, penyesuaian, hingga penutupan. Proses ini dipaparkan baik secara manual maupun dengan sistem komputerisasi. Ketelitian dalam mencatat transaksi ditekankan karena kesalahan akan memengaruhi laporan yang dihasilkan.
Selanjutnya, buku menjelaskan empat laporan utama: laba rugi, neraca, laporan perubahan ekuitas, dan arus kas. Laporan laba rugi menampilkan kinerja, neraca menggambarkan posisi keuangan, laporan perubahan ekuitas menjelaskan pergerakan modal, sedangkan laporan arus kas memberikan informasi aliran kas perusahaan.
Prinsip akuntansi juga dibahas, seperti prinsip biaya historis, pengakuan pendapatan, dan pencocokan biaya. Buku ini turut menguraikan kerangka konseptual FASB, meliputi tujuan laporan keuangan, karakteristik kualitatif informasi, serta dasar pengakuan dan pengukuran.
Pada bagian perusahaan dagang, dijelaskan pencatatan transaksi penjualan, pembelian, retur, diskon, dan penentuan harga pokok penjualan.
Penilaian persediaan meliputi metode FIFO, LIFO, dan rata-rata tertimbang. Topik lain yang dibahas adalah pengendalian kas, pengelolaan piutang dan utang, serta pencatatan aset tetap, sumber daya alam, dan aset tak berwujud.
Bab selanjutnya membahas ekuitas pemilik dan pembiayaan jangka panjang, termasuk modal saham, dividen, obligasi, dan saham preferen, lengkap dengan metode pencatatan dan analisis rasio. Analisis laporan keuangan menggunakan teknik horizontal, vertikal, serta rasio keuangan yang menilai likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas.
Di bagian akhir, buku memperkenalkan akuntansi manajerial. Materinya meliputi perhitungan biaya, job order costing, pembebanan overhead, serta penggunaan informasi biaya untuk perencanaan dan pengendalian.
Secara keseluruhan, buku ini memberikan landasan komprehensif dari teori hingga praktik, sekaligus menegaskan akuntansi sebagai sarana komunikasi bisnis yang mendukung pengambilan keputusan, transparansi, dan etika usaha.
3. Accounting All-in-One For Dummies
Bab 1: Setting Up Your Accounting System
Bagian ini memperkenalkan perbedaan antara pembukuan dan akuntansi, menjelaskan alur siklus akuntansi mulai dari dokumen sumber, pencatatan jurnal, posting ke buku besar, hingga penyusunan laporan keuangan. Dibahas juga persamaan akuntansi dasar (Aset = Liabilitas + Ekuitas), cara menyusun bagan akun (chart of accounts), prinsip double entry (debit-kredit), serta penggunaan perangkat lunak akuntansi untuk mempermudah pencatatan transaksi.
Bab 2: Recording Accounting Transactions
Materi di bagian ini berfokus pada pencatatan transaksi keuangan seperti pembelian, penjualan, transaksi tunai maupun kredit. Disertakan pula pembahasan mengenai pengelolaan persediaan, utang dagang, serta prosedur penggajian karyawan dan tunjangan termasuk potongan pajak. Selain itu, dijelaskan juga bagaimana cara menghitung dan melaporkan pajak tenaga kerja.
Bab 3: Adjusting and Closing Entries
Topik yang dibahas meliputi perhitungan depresiasi aset tetap dengan beragam metode, pengakuan pendapatan dan beban bunga, serta proses rekonsiliasi kas agar saldo sesuai dengan catatan bank. Di akhir periode, dijelaskan cara melakukan penutupan jurnal, pengecekan neraca saldo (trial balance), serta penyesuaian akun seperti beban dibayar di muka, piutang tak tertagih, persediaan, dan gaji yang masih terutang.
Bab 4: Preparing Income Statements and Balance Sheets
Bagian ini mengulas standar akuntansi yang berlaku (GAAP, FASB, IFRS, SEC) serta langkah-langkah menyusun laporan laba rugi dan neraca. Materi mencakup analisis aset lancar maupun tetap, kewajiban jangka pendek dan panjang, serta ekuitas pemilik (saham, dividen, laba ditahan). Selain itu, dibahas pula keterkaitan antara income statement dan balance sheet dalam menilai kinerja keuangan perusahaan.
Bab 5: Reporting on Your Financial Statements
Menjelaskan bagaimana laporan keuangan dipresentasikan, termasuk valuasi bisnis dan laporan arus kas yang memuat aktivitas operasi, investasi, serta pembiayaan. Bagian ini juga mengajarkan analisis laporan keuangan melalui berbagai rasio, pentingnya catatan atas laporan keuangan, serta cara memahami laporan tahunan perusahaan dan dokumen publik seperti Form 10-K.
Bab 6: Planning and Budgeting for Your Business
Fokus bagian ini adalah perencanaan dan penyusunan anggaran. Materinya meliputi pendirian perusahaan (incorporation), pilihan struktur hukum usaha (perorangan, kemitraan, LLC, S Corp, PT), serta penyusunan business plan dengan analisis pasar dan proyeksi keuangan. Dibahas pula pembuatan anggaran kas, produksi, dan penjualan, penyusunan master budget, penggunaan budget fleksibel, serta perencanaan kewajiban jangka panjang seperti utang dan obligasi.
Bab 7: Making Savvy Business Decisions
Menguraikan teknik analisis biaya dan keputusan manajerial, mulai dari job costing untuk menghitung biaya proyek, activity-based costing (ABC) untuk alokasi biaya yang lebih akurat, hingga analisis margin kontribusi dan Cost-Volume-Profit (CVP). Bagian ini juga menjelaskan konsep break-even point, variance analysis untuk membandingkan anggaran dengan realisasi, serta berbagai metode penetapan harga produk.
Bab 8: Handling Cash and Making Purchase Decisions
Materinya berfokus pada manajemen kas dan keputusan investasi. Dibahas penerapan prinsip matching cost and revenue, metode
penilaian persediaan (FIFO, LIFO, rata-rata tertimbang, identifikasi khusus), serta teknik analisis investasi seperti NPV, IRR, dan Payback Period. Selain itu, dipaparkan pula strategi memilih pendanaan melalui utang atau modal sendiri, serta cara mengevaluasi hasil keuangan dalam pengambilan keputusan bisnis.
Bab 9: Auditing and Detecting Financial Fraud
Bagian terakhir membahas audit dan pencegahan kecurangan keuangan. Isinya meliputi regulasi Sarbanes-Oxley (SOX), penerapan internal control, serta penggunaan audit risk model (inherent, control, detection risk). Dijelaskan pula proses pengumpulan bukti audit, audit atas sistem pengendalian internal, serta berbagai bentuk fraud (manipulasi laporan, pencurian kas, Ponzi scheme). Bagian ini juga menguraikan teknik deteksi kecurangan seperti analisis rasio, Beneish model, hingga data mining.
Kesimpulan :
Buku ini merupakan panduan akuntansi yang sangat lengkap, mulai dari dasar-dasar pencatatan dan laporan keuangan hingga analisis lanjutan, penyusunan anggaran, audit, dan deteksi fraud. Isinya bersifat praktis, banyak contoh nyata, dan sangat bermanfaat bagi mahasiswa, akuntan pemula, pengusaha, maupun investor yang ingin memahami akuntansi secara menyeluruh.