Rafif Marsal
2515012048
Kelas A
A. Pendapat terhadap isi artikel dan nilai positif yang dapat diambil
Artikel “Akhlak-less Itu Bukan Budaya Kita” membahas fenomena menurunnya etika dan moral di kalangan sebagian generasi muda akibat pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi. Artikel ini menegaskan bahwa citra negatif terhadap generasi muda bukan berasal dari seluruh anak muda, melainkan dari perilaku segelintir individu yang tidak mencerminkan nilai-nilai budaya dan moral bangsa Indonesia.
Nilai positif yang dapat diambil dari artikel tersebut adalah pentingnya menanamkan kesadaran etika dalam setiap tindakan dan perkataan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di ruang digital. Selain itu, artikel ini mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi harus disertai tanggung jawab moral agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi orang lain serta kehidupan berbangsa dan bernegara.
B. Keterkaitan Pancasila sebagai sistem etika dengan isi artikel
Pancasila berperan sebagai landasan etika dan moral bagi seluruh warga negara Indonesia. Isi artikel tersebut sangat relevan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama:
Sila Kedua, yang menekankan sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Sila Keempat, yang mengajarkan etika dalam menyampaikan pendapat secara santun dan penuh kebijaksanaan.
Sila Kelima, yang menuntut terciptanya keadilan sosial dan perlakuan yang baik bagi semua pihak.
Melalui artikel tersebut, generasi muda diajak untuk kembali mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etika agar perilaku sosial tetap mencerminkan jati diri bangsa Indonesia.
C. Kearifan lokal di Indonesia yang berkaitan dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila
Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Kebiasaan berdoa sebelum beraktivitas serta sikap saling menghormati antarumat beragama.
Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Tradisi sopan santun, menghormati orang yang lebih tua, serta budaya saling membantu.
Sila Persatuan Indonesia
Gotong royong dan kerja bakti sebagai bentuk kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.
Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Musyawarah mufakat dalam menyelesaikan permasalahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sikap saling berbagi, peduli terhadap sesama, dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
D. Cara menjaga dan melestarikan kearifan lokal yang berkaitan dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila
Pelestarian kearifan lokal dapat dilakukan dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menjaga etika dan kesopanan dalam berinteraksi, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Selain itu, penting untuk menghargai budaya daerah, menanamkan nilai moral sejak dini, serta menolak perilaku yang bertentangan dengan norma dan nilai luhur bangsa Indonesia.
2515012048
Kelas A
A. Pendapat terhadap isi artikel dan nilai positif yang dapat diambil
Artikel “Akhlak-less Itu Bukan Budaya Kita” membahas fenomena menurunnya etika dan moral di kalangan sebagian generasi muda akibat pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi. Artikel ini menegaskan bahwa citra negatif terhadap generasi muda bukan berasal dari seluruh anak muda, melainkan dari perilaku segelintir individu yang tidak mencerminkan nilai-nilai budaya dan moral bangsa Indonesia.
Nilai positif yang dapat diambil dari artikel tersebut adalah pentingnya menanamkan kesadaran etika dalam setiap tindakan dan perkataan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di ruang digital. Selain itu, artikel ini mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi harus disertai tanggung jawab moral agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi orang lain serta kehidupan berbangsa dan bernegara.
B. Keterkaitan Pancasila sebagai sistem etika dengan isi artikel
Pancasila berperan sebagai landasan etika dan moral bagi seluruh warga negara Indonesia. Isi artikel tersebut sangat relevan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama:
Sila Kedua, yang menekankan sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Sila Keempat, yang mengajarkan etika dalam menyampaikan pendapat secara santun dan penuh kebijaksanaan.
Sila Kelima, yang menuntut terciptanya keadilan sosial dan perlakuan yang baik bagi semua pihak.
Melalui artikel tersebut, generasi muda diajak untuk kembali mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etika agar perilaku sosial tetap mencerminkan jati diri bangsa Indonesia.
C. Kearifan lokal di Indonesia yang berkaitan dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila
Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Kebiasaan berdoa sebelum beraktivitas serta sikap saling menghormati antarumat beragama.
Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Tradisi sopan santun, menghormati orang yang lebih tua, serta budaya saling membantu.
Sila Persatuan Indonesia
Gotong royong dan kerja bakti sebagai bentuk kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.
Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Musyawarah mufakat dalam menyelesaikan permasalahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sikap saling berbagi, peduli terhadap sesama, dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
D. Cara menjaga dan melestarikan kearifan lokal yang berkaitan dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila
Pelestarian kearifan lokal dapat dilakukan dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menjaga etika dan kesopanan dalam berinteraksi, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Selain itu, penting untuk menghargai budaya daerah, menanamkan nilai moral sejak dini, serta menolak perilaku yang bertentangan dengan norma dan nilai luhur bangsa Indonesia.