Kiriman dibuat oleh Muhammad Farel Aidil Fikri

Konsekuensi hukum bagi perusahaan yang terbukti melakukan greenwashing dapat berupa:

1. Denda atas pelanggaran iklan palsu atau manipulasi informasi.
2. Gugatan hukum dari konsumen atau lembaga perlindungan lingkungan.
3. Pencabutan izin usaha bila pelanggaran merugikan publik atau lingkungan.
4. Kewajiban ganti rugi terhadap masyarakat atau pihak yang dirugikan.
Solusi untuk mengatasi kurangnya akuntabilitas dan greenwashing adalah dengan:

1. Transparansi laporan keberlanjutan yang jelas dan dapat dicek publik.
2. Audit independen untuk memastikan klaim ramah lingkungan benar adanya.
3. Menggunakan standar resmi seperti ISO 14001 atau GRI.
4. Melibatkan stakeholder dalam perencanaan dan evaluasi CSR.
5. Komitmen jangka panjang, bukan sekadar kampanye sesaat.
Etika bisnis adalah prinsip moral yang mengatur cara perusahaan berperilaku, misalnya jujur, adil, dan tidak menipu.

Tanggung jawab sosial (CSR) adalah tindakan nyata perusahaan untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, misalnya program penghijauan atau beasiswa.
1. Kasus Nestlé dan Eksploitasi Air

Nestlé dituduh mengambil air tanah berlebihan untuk air kemasan di beberapa negara, sehingga merugikan masyarakat lokal.
Dampaknya: protes besar, boikot produk, dan rusaknya citra perusahaan.

2. Kasus Fast Fashion H&M dan Lingkungan

Meski punya program conscious collection, H&M tetap dikritik karena sistem produksi fast fashion yang boros energi, menimbulkan limbah besar, dan eksploitasi tenaga kerja murah. Hal ini memunculkan tuduhan greenwashing.

3. Skandal Data Facebook Cambridge Analytica (2018)

Data pribadi jutaan pengguna disalahgunakan untuk kepentingan politik yang menimbulkan krisis kepercayaan terhadap Facebook dan isu besar tentang privasi digital.
Beberapa contoh praktik etika sosial yang baik dalam dunia bisnis saat ini antara lain:

1. Transparansi dan Kejujuran
Perusahaan terbuka soal produk, harga, dan dampaknya.
Contoh: label gizi yang jelas, laporan keberlanjutan (sustainability report).

2. Tanggung Jawab Lingkungan
Mengurangi emisi, hemat energi, dan kelola limbah dengan benar.
Contoh: Starbucks mengurangi sedotan plastik dengan tutup ramah lingkungan.

3. Kepedulian pada Karyawan
Memberi gaji layak, lingkungan kerja aman, serta kesempatan pengembangan diri.
Contoh: Google menyediakan fasilitas kesehatan dan program pelatihan gratis.