NAMA: RINA MARTIASTUTI
NPM: 2515012067
KELAS: A
A. Menurut pandangan saya, sistem etika perilaku politik kita saat ini sedang mengalami krisis identitas. Secara aturan, kita punya Pancasila dan undang-undang yang bagus, tapi secara praktik, realitanya masih jauh dari harapan.
Jika di bedah per sila, masih banyak yang melenceng, misalnya:
NPM: 2515012067
KELAS: A
A. Menurut pandangan saya, sistem etika perilaku politik kita saat ini sedang mengalami krisis identitas. Secara aturan, kita punya Pancasila dan undang-undang yang bagus, tapi secara praktik, realitanya masih jauh dari harapan.
Jika di bedah per sila, masih banyak yang melenceng, misalnya:
- Masalah Kejujuran dan Integritas (Sila ke-1 & ke-2): Di teks tadi disebutkan soal integrity. Masih banyak birokrat yang tidak jujur dan melakukan korupsi. Ini jelas melanggar nilai ketuhanan dan kemanusiaan yang adil dan beradab. Mereka lebih mementingkan keuntungan pribadi daripada amanah jabatan.
- Ketidakadilan Pelayanan (Sila ke-5): Ada poin tentang impartiality (ketidakberpihakan). Kenyataannya, pelayanan publik seringkali pilih kasih. Kalau punya "orang dalam" atau punya duit, urusan cepat selesai. Ini sangat melukai rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
- Kepentingan Kelompok di Atas Kepentingan Rakyat (Sila ke-4): Banyak aktor politik yang perilakunya hanya untuk memuaskan bos politiknya, bukan mendengarkan suara rakyat.
B. Menurut saya, memang benar ada penurunan moral. Banyak anak muda yang sekarang kurang sopan kepada yang lebih tua, sering terpengaruh budaya luar yang tidak sesuai, dan terjebak dalam dunia maya (seperti cyberbullying atau penyebaran hoaks). Ada kecenderungan ingin viral tapi mengabaikan adab. Namun, di sisi lain, anak muda sekarang lebih kritis terhadap ketidakadilan dan lebih terbuka pada perbedaan.
Solusi mengenai dekadensi moral tidak bisa hanya dengan menceramahi mereka, tapi harus melalui:
- Pendidikan Berbasis Karakter: Institusi pendidikan perlu menekankan pada penerapan etika (akhlak) secara nyata, bukan sekadar teori. Penanaman nilai kejujuran, tanggung jawab, dan pelayanan publik harus menjadi bagian dari kurikulum wajib.
- Penguatan Literasi Digital: Generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk menyaring informasi.
- Pemberian Teladan (Role Model): Mahasiswa dan pemuda membutuhkan figur contoh. Masalah birokrasi yang tidak beretika (seperti yang dibahas pada poin sebelumnya) harus dibenahi lebih dulu. Jika para pemimpin dan aparatur negara menunjukkan integritas, maka generasi muda akan memiliki standar moral yang bisa dicontoh.
- Penguatan Literasi Digital: Generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk menyaring informasi.
- Pemberian Teladan (Role Model): Mahasiswa dan pemuda membutuhkan figur contoh. Masalah birokrasi yang tidak beretika (seperti yang dibahas pada poin sebelumnya) harus dibenahi lebih dulu. Jika para pemimpin dan aparatur negara menunjukkan integritas, maka generasi muda akan memiliki standar moral yang bisa dicontoh.