NAMA : LURFI PUSPITA SARI
NPM : 2515012061
KELAS :B
1. Analisis Latar Belakang Masalah
Jurnal ini berangkat dari realitas globalisasi dan percepatan perkembangan IPTEK yang membawa dampak ganda bagi kehidupan bangsa Indonesia. Penulis menilai bahwa kemajuan teknologi berpotensi mengikis nilai-nilai Pancasila apabila tidak disikapi dengan kepribadian nasional yang kuat.
Masalah utama yang dianalisis adalah bukan pada teknologi itu sendiri, melainkan cara mahasiswa sebagai generasi muda menyikapi IPTEK. Oleh karena itu, mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila diposisikan sebagai instrumen strategis untuk membentengi mahasiswa dari pengaruh negatif globalisasi.
Analisis kritis: Latar belakang relevan dan kontekstual, namun masih normatif dan belum menampilkan data empiris awal (fenomena konkret penyimpangan nilai mahasiswa) sebagai dasar urgensi penelitian.
2. Analisis Kerangka Teoretis
Penulis menggunakan landasan teori yang cukup kuat, meliputi:
- Pancasila sebagai dasar filosofis, sosiologis, dan yuridis negara.
- Teori sikap (attitude) yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan perilaku.
- Konsep IPTEK sebagai produk aktivitas rasional manusia yang bersifat netral secara nilai.
Pancasila ditempatkan sebagai sumber nilai dan etika dalam menyaring pengaruh IPTEK, sehingga teknologi tidak berkembang secara bebas tanpa kendali moral.
Analisis kritis: Kerangka teori bersifat deskriptif dan edukatif, tetapi belum dipertajam dengan teori kritis atau teori pendidikan nilai modern yang bisa memperkuat argumentasi akademik.
3. Analisis Metodologi Penelitian
- Jenis penelitian: Kuantitatif deskriptif-verifikatif.
- Instrumen: Kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas.
- Sampel: 40 mahasiswa dari 103 populasi (cluster random sampling).
- Analisis data: Statistik deskriptif dan regresi linier sederhana.
Metode ini tepat untuk mengukur hubungan dan pengaruh variabel pendidikan Pancasila terhadap sikap menyikapi IPTEK.
Analisis kritis:
- Ukuran sampel relatif kecil dan terbatas pada satu program studi, sehingga generalisasi temuan terbatas.
- Variabel bebas hanya satu, sehingga belum menangkap kompleksitas faktor lain (lingkungan, keluarga, media sosial).
4. Analisis Hasil Penelitian
Hasil menunjukkan bahwa:
- Mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila yang baik.
- Mahasiswa mampu menyikapi IPTEK secara positif dan bertanggung jawab.
- Terdapat pengaruh signifikan mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap menyikapi IPTEK (Sig. 0,000).
Namun, nilai R² sebesar 28,2% menunjukkan bahwa kontribusi mata kuliah Pancasila belum dominan, karena sebagian besar dipengaruhi faktor lain.
Analisis kritis: Temuan ini mengindikasikan bahwa Pendidikan Pancasila penting, tetapi tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan lingkungan sosial dan kebijakan publik.
5. Analisis Simpulan dan Saran
Simpulan jurnal menegaskan bahwa Pendidikan Pancasila:
- Efektif membentuk sikap mahasiswa dalam menghadapi IPTEK,
- Berfungsi sebagai filter nilai dalam arus globalisasi.
Saran diarahkan kepada:
- Mahasiswa agar tetap berpegang pada Pancasila,
- Pemerintah agar memperkuat pendidikan Pancasila dan pengawasan informasi digital.
Analisis kritis: Saran masih bersifat umum dan normatif, belum memberikan model implementasi konkret atau inovasi pembelajaran yang aplikatif.
6. Analisis Kekuatan dan Kelemahan Jurnal
Kekuatan:
- Topik relevan dengan tantangan zaman.
- Mengaitkan ideologi negara dengan perkembangan teknologi.
- Didukung data empiris dan analisis statistik.
Kelemahan:
- Pendekatan teoritis belum mendalam.
- Sampel dan cakupan penelitian terbatas.
- Belum mengkaji dinamika IPTEK modern secara spesifik (media sosial, AI, dll).
7. Implikasi Akademik dan Praktis
Secara akademik, jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila memiliki peran strategis sebagai nilai etik dalam pengembangan IPTEK.
Secara praktis, hasil penelitian mendukung pentingnya revitalisasi mata kuliah Pancasila dengan pendekatan yang kontekstual, dialogis, dan relevan dengan realitas digital mahasiswa.
Kesimpulan Analitis
Jurnal ini menunjukkan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh signifikan namun terbatas dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap IPTEK. Artinya, Pancasila tetap relevan sebagai fondasi nilai, tetapi perlu dikembangkan melalui metode pembelajaran yang lebih inovatif agar mampu menjawab tantangan teknologi modern.
Jika kamu mau, saya bisa:
- Menyederhanakan analisis ini menjadi analisis singkat untuk tugas kuliah
- Mengubahnya menjadi paragraf analisis kritis siap pakai
- Mengaitkannya dengan isu AI dan media sosial saat ini