Posts made by Muftia Aminy

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Muftia Aminy -
NAMA : MUFTIA AMINY
NPM : 2515012018
KELAS : B

Analisis Jurnal " URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"

Hasil analisis jurnal :

Jurnal ini menjelaskan bahwa Pancasila sangat penting dijadikan dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Penulis menekankan bahwa perkembangan IPTEK tidak boleh lepas dari nilai moral, budaya, dan agama bangsa Indonesia, karena jika dibiarkan tanpa arah dapat menimbulkan dampak negatif bagi kemanusiaan dan kehidupan sosial.

Isi jurnal menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila berfungsi sebagai pedoman dan batasan agar IPTEK berkembang secara bertanggung jawab dan tetap berpihak pada kesejahteraan manusia. Setiap sila Pancasila memberikan arahan moral, seperti menghormati martabat manusia, menjaga persatuan, bersikap demokratis, dan mewujudkan keadilan sosial dalam pemanfaatan teknologi.

Meskipun jurnal ini tidak menggunakan penelitian lapangan, pembahasannya cukup kuat secara teori dan filosofi. Secara keseluruhan, jurnal ini menunjukkan bahwa Pancasila tetap relevan dan dibutuhkan sebagai landasan etika agar perkembangan IPTEK di Indonesia tidak menyimpang dari nilai-nilai luhur bangsa.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Muftia Aminy -
NAMA : MUFTIA AMINY
NPM : 2515012018
KELAS : B

Analisis Jurnal "Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi".

Hasil analisis jurnal :

Jurnal tersebut mengangkat judul pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan IPTEK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner kepada mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Hal ini menegaskan bahwa pembelajaran Pancasila berperan penting dalam membentuk sikap bijak, bertanggung jawab, dan bermoral dalam penggunaan teknologi.

Namun demikian, kontribusi pengaruhnya hanya sebesar 28,2%, sementara 71,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian, seperti lingkungan sosial, media, dan pengalaman pribadi mahasiswa. Secara keseluruhan, jurnal ini relevan dan memperkuat pandangan bahwa Pancasila tetap aktual sebagai landasan etika dalam menghadapi perkembangan IPTEK, khususnya di kalangan generasi muda, meskipun implementasinya perlu terus dikembangkan secara kontekstual dan aplikatif.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Video

by Muftia Aminy -
NAMA : MUFTIA AMINY
NPM : 2515012018
KELAS : B

Hasil analisis video :

Pancasila bukan hanya landasan hukum negara, tapi juga menjadi fundament moral dan filosofi dalam mengarahkan perkembangan ilmu dan teknologi supaya tetap manusiawi, beradab, dan sesuai tujuan bangsa Indonesia. Dan hal ini sejalan dengan pemikiran akademik bahwa nilai-nilai Pancasila dapat menjadi kerangka etika ilmiah dalam riset dan inovasi teknologi. Artinya, IPTEK tidak semata-mata mengejar kemajuan teknis atau keuntungan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan dampak sosial, budaya, dan etika.

Tanpa dasar nilai yang kuat, perkembangan teknologi dapat membawa dampak negatif seperti: hilangnya nilai budaya, meningkatnya kesenjangan sosial dan juga kemunduran moral. Maka dari itu, pancasila bertindak sebagai nilai pengarah agar teknologi tetap membawa manfaat secara etis dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Walaupun sangat penting, integrasi nilai Pancasila dalam praktik riset dan teknologi telah menghadapi beberapa tantangan seperti, kurangnya dukungan institusional dan kebutuhan untuk menjaga relevansi dengan standar global tanpa mengabaikan kearifan lokal. Dengan Ini menunjukkan bahwa penerapan nilai Pancasila juga perlu dibarengi dengan kebijakan, pendidikan, dan budaya kerja di lembaga-lembaga ilmiah.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Soal

by Muftia Aminy -
PERTEMUAN 12
TUGAS ANALISIS SOAL
Artikel “Persimpangan Etika dan Paradigma Pemerintahan”

Nama : Muftia Aminy
NPM : 2515012018
Kelas : B

A. Sistem etika perilaku politik saat ini & kesesuaiannya dengan nilai Pancasila
Menurut saya, sistem etika perilaku politik di Indonesia saat ini belum sepenuhnya sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Praktik politik dan pemerintahan di lapangan masih sering menampilkan pelanggaran etika seperti:

1. Lemahnya integritas pejabat publik, Artikel menggambarkan banyak birokrat dan politisi yang terkooptasi kepentingan pribadi dan kelompok politik (vested interest).
2. Kurangnya independensi dan objektivitas (“impartiality”), Jabatan publik sering dipengaruhi kepentingan politik tertentu.
3. Penyalahgunaan kekuasaan & budaya korupsi. Korupsi dan penyimpangan birokrasi menjadi fenomena yang berulang.
4. Tidak adanya sikap pelayanan (service mindedness). Pejabat seharusnya melayani masyarakat, tetapi yang terjadi adalah masyarakat justru “melayani” birokrasi.


B. Etika generasi muda di lingkungan sekitar & keterkaitannya dengan nilai Pancasila + solusi dekadensi moral

1. Kondisi Etika Generasi Muda Saat Ini

Etika generasi muda pada umumnya memiliki dua sisi:

Sisi Positif
Banyak yang kreatif, kritis, peduli sosial.
Aktif dalam kegiatan berbasis komunitas dan digital.
Terbuka pada perubahan dan inovasi.

Sisi Negatif
Namun terdapat kecenderungan dekadensi moral, seperti:
Kurangnya sopan santun dalam komunikasi (baik offline maupun online).
Maraknya ujaran kebencian, bully, dan perilaku kasar di media sosial.
Individualisme semakin kuat, solidaritas melemah.
Meniru budaya asing tanpa menyaring nilai-nilai sesuai Pancasila.
Kurangnya rasa hormat kepada orang tua, guru, dan otoritas positif.
Apakah mencerminkan nilai bangsa Indonesia?
Sebagian mencerminkan, tetapi sebagian lainnya tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila, khususnya terkait:

Sila 2 → Kemanusiaan (karena sering muncul sikap kasar atau tidak beradab)
Sila 3 → Persatuan (karena banyak konflik akibat fanatisme dan perbedaan)
Sila 4 → Musyawarah (karena kecenderungan debat tanpa etika)
Sila 5 → Keadilan sosial (egoisme dan kurangnya empati)


2. Solusi Mengatasi Dekadensi Moral

a. Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila
Menanamkan nilai: sopan santun, gotong royong, empati, disiplin, tanggung jawab
b. Keteladanan dari orang dewasa & pejabat publik
Generasi muda meniru perilaku orang dewasa.
Jika pemimpin etis, masyarakat ikut baik.
c. Penguatan etika digital
Memberikan edukasi mengenai: etika berkomentar, etika bermedia sosial, dampak hukum ujaran kebencian dan privasi digital.
d. Revitalisasi budaya lokal
Menghidupkan kembali budaya positif seperti:
gotong royong, musyawarah, hormat pada orang tua, unggah-ungguh (tata krama Jawa), kearifan lokal daerah.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Muftia Aminy -
PERTEMUAN 12
TUGAS ANALISIS JURNAL

Nama : Muftia Aminy
NPM : 2515012018
Kelas : B


Analisis Latar Belakang dan Rumusan Masalah :

Pendahuluan jurnal menekankan bahwa Pancasila merupakan dasar moral bangsa yang kini mulai tergerus oleh perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Kondisi ini berkontribusi pada meningkatnya perilaku menyimpang dan kejahatan. Penulis menilai bahwa hukum semata tidak cukup untuk mengatasi masalah tersebut, sehingga diperlukan peran media massa sebagai alat kontrol sosial. Namun, media saat ini masih banyak diwarnai informasi yang tidak mendidik dan sensasional. Oleh karena itu, penulis menekankan perlunya media yang beroperasi berdasarkan nilai-nilai Pancasila
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Pendekatan yang digunakan meliputi:
1. Pendekatan undang-undang (statute approach) — menelaah UU No. 40/1999 tentang Pers dan regulasi lain terkait media.
2. Pendekatan sosial (social approach) — melihat media massa dalam konteks perubahan sosial dan budaya.
3. Pendekatan asas (conceptual approach) — menganalisis asas hukum, doktrin media, serta teori kontrol sosial.


Analisis Pembahasan :

1. Tinjauan Umum Mengenai Pancasila
Bagian ini menegaskan bahwa penanaman nilai Pancasila adalah fondasi bagi perilaku sosial, termasuk dalam media massa.

2. Pengaruh Globalisasi terhadap Perubahan Nilai Sosial
Penulis menekankan bahwa kondisi globalisasi menuntut penguatan nilai Pancasila agar tidak “tergerus”.

3. Definisi Media Massa, Pers, dan Jurnalistik
Penulis menekankan bahwa dalam masyarakat modern, fungsi media sebagai kontrol sosial semakin penting.

4. Fungsi Media Massa dalam Kontrol SosialMedia diharapkan menanamkan kesadaran hukum dan mendorong masyarakat patuh aturan, tidak hanya menyajikan informasi.

5. Media massa dalam Penanggulangan Kejahatan
Media diharapkan menciptakan kesadaran sosial agar masyarakat menghindari perilaku menyimpang.

6. Kategori Berita Hukum yang Diangkat oleh Media Massa
Poin ini menunjukkan bahwa media tidak netral; pemilihan berita sangat dipengaruhi nilai jual dan minat publik.

7. Kritik terhadap Etika Pemberitaan Media Massa
Penulis menekankan perlunya etika jurnalistik agar media tidak menyesatkan masyarakat atau menimbulkan keresahan.

8. Pentingnya Integrasi Media dengan Lembaga Penegak Hukum
Hubungan media dan aparat hukum masih minim dan hanya sebatas wawancara. Kerja sama yang sehat dapat meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik

9. Permasalahan dalam Praktik Kontrol Sosial oleh Media
Media cenderung hanya memuaskan rasa ingin tahu masyarakat tanpa mendidik. Media belum menjalankan peran moralnya sebagai pembentuk karakter bangsa.


Kesimpulan :

Media massa seharusnya menjadi alat kontrol sosial yang menanamkan nilai-nilai Pancasila untuk mencegah kejahatan, namun fungsi tersebut belum berjalan optimal karena pemberitaan sering tidak etis dan sensasional. Oleh karena itu, media perlu memperkuat etika, edukasi, dan peran moralnya agar dapat membentuk masyarakat yang lebih beradab.