TUGAS ANALISIS SOAL PERTEMUAN 12
Nama : Andhini Dwi Sita Ch
NPM : 2515012044
Kelas : B
A. Kalau lihat kondisi sekarang, etika politik di Indonesia sebenarnya masih jauh dari ideal. Banyak perilaku politik yang belum sesuai nilai Pancasila—misalnya masih ada korupsi, pelayanan publik yang berbelit, keputusan yang tidak adil, dan birokrat yang lebih mementingkan kepentingan pribadi atau kelompoknya.
Harusnya, politik itu berjalan dengan kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan berpihak pada rakyat, sesuai nilai Pancasila. Tapi kenyataannya, nilai itu belum sepenuhnya dijalankan. Jadi, sistemnya memang demokrasi, tapi praktiknya sering tidak selaras dengan nilai Pancasila
B. Etika anak muda sekarang itu campur-campur. Ada yang sikapnya bagus, sopan, peduli, dan masih pegang nilai budaya. Tapi ada juga yang mulai longgar etikanya—misalnya kurang menghargai orang yang lebih tua, gampang terpancing emosi, ikut-ikutan tren tanpa mikir, dan kurang peka sama lingkungan sekitar.
Hal-hal seperti itu jelas belum mencerminkan etika bangsa Indonesia yang menjunjung sopan santun, tenggang rasa, gotong royong, dan saling menghormati.
Solusi mengatasi penurunan moral:
•Keluarga dan sekolah harus lebih aktif menanamkan nilai karakter, bukan cuma akademik.
•Lingkungan dan orang dewasa harus jadi contoh, bukan hanya menyuruh.
•Anak muda diajak ikut kegiatan positif, bukan hanya nongkrong atau online.
•Media sosial dipakai secara bijak, bukan untuk hal negatif.
•Menghidupkan kembali nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti empati, sopan, dan peduli sesama.
Intinya, moral anak muda bisa diperbaiki kalau semua pihak ikut turun tangan, dan nilai-nilai budaya kita tetap dijaga.
Nama : Andhini Dwi Sita Ch
NPM : 2515012044
Kelas : B
A. Kalau lihat kondisi sekarang, etika politik di Indonesia sebenarnya masih jauh dari ideal. Banyak perilaku politik yang belum sesuai nilai Pancasila—misalnya masih ada korupsi, pelayanan publik yang berbelit, keputusan yang tidak adil, dan birokrat yang lebih mementingkan kepentingan pribadi atau kelompoknya.
Harusnya, politik itu berjalan dengan kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan berpihak pada rakyat, sesuai nilai Pancasila. Tapi kenyataannya, nilai itu belum sepenuhnya dijalankan. Jadi, sistemnya memang demokrasi, tapi praktiknya sering tidak selaras dengan nilai Pancasila
B. Etika anak muda sekarang itu campur-campur. Ada yang sikapnya bagus, sopan, peduli, dan masih pegang nilai budaya. Tapi ada juga yang mulai longgar etikanya—misalnya kurang menghargai orang yang lebih tua, gampang terpancing emosi, ikut-ikutan tren tanpa mikir, dan kurang peka sama lingkungan sekitar.
Hal-hal seperti itu jelas belum mencerminkan etika bangsa Indonesia yang menjunjung sopan santun, tenggang rasa, gotong royong, dan saling menghormati.
Solusi mengatasi penurunan moral:
•Keluarga dan sekolah harus lebih aktif menanamkan nilai karakter, bukan cuma akademik.
•Lingkungan dan orang dewasa harus jadi contoh, bukan hanya menyuruh.
•Anak muda diajak ikut kegiatan positif, bukan hanya nongkrong atau online.
•Media sosial dipakai secara bijak, bukan untuk hal negatif.
•Menghidupkan kembali nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti empati, sopan, dan peduli sesama.
Intinya, moral anak muda bisa diperbaiki kalau semua pihak ikut turun tangan, dan nilai-nilai budaya kita tetap dijaga.