NAMA: FUJI LARAS SATI
NPM: 2515012049
KELAS: A
1. Hubungan Pancasila dan IPTEK
Pancasila merupakan nilai budaya dan agama bangsa Indonesia yang berfungsi sebagai ideologi negara dan pandangan hidup bangsa. Dalam konteks ilmiah, pengembangan iptek di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari situasi budaya dan nilai-nilai yang menyertainya. Tanpa landasan ideologi yang kuat, pengembangan ilmu dikhawatirkan akan kehilangan arah dan berorientasi tidak jelas.
2. Konsep Nilai Pancasila dalam Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai memberikan kerangka acuan dan tolak ukur bagi pembangunan nasional. Terdapat tiga tingkatan nilai dalam Pancasila yang relevan:
• Nilai Dasar: Bersifat abstrak dan tetap, mencakup cita-cita serta tujuan negara.
• Nilai Instrumental: Penjabaran lebih lanjut dalam bentuk peraturan dan strategi yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.
• Nilai Praktis: Realisasi nyata dari nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
3. Peran Sila-Sila Pancasila sebagai Dasar Etika Iptek
Setiap sila dalam Pancasila memberikan dasar moralitas dan arah bagi ilmuwan dalam mengembangkan teknologi:
• Sila ke-1
Menyeimbangkan aspek akal, rasa, dan kehendak agar manusia tidak merasa sebagai pusat alam semesta, melainkan bagian darinya.
• Sila ke-2
Menekankan bahwa tujuan utama iptek adalah demi kesejahteraan manusia dan harus menghormati martabat manusia.
• Sila ke-3
Mengarahkan iptek untuk memperkuat rasa nasionalisme dan persaudaraan antar-daerah.
• Sila ke-4
Menekankan iptek bahwa setiap warga negara bebas memberikan kritik dan masukan yang membangun.
• Sila ke-5
Menuntut agar penguasaan iptek merata di semua masyarakat agar tidah ada kesenjangan kesenjangan.
4. Alasan Penegasan IPTEK Harus Berkaitan dengan Pancasila
• Iptek yang didominasi budaya Barat dapat mengancam nilai-nilai khas Indonesia, sehingga perlu penyaringan melalui nilai-nilai Pancasila.
• Penggunaan iptek yang tidak terkontrol seringkali mengabaikan martabat manusia
• Pengembangan ilmu harus berdasarkan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan.
5. Kesimpulan
Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga kebutuhan mendesak agar ilmu pengetahuan di Indonesia tetap berakar pada budaya bangsa sendiri. Kehadiran Pancasila diharapkan menjadi rambu yang menjaga agar kemajuan teknologi tetap selaras dengan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan keadilan sosial.
NPM: 2515012049
KELAS: A
1. Hubungan Pancasila dan IPTEK
Pancasila merupakan nilai budaya dan agama bangsa Indonesia yang berfungsi sebagai ideologi negara dan pandangan hidup bangsa. Dalam konteks ilmiah, pengembangan iptek di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari situasi budaya dan nilai-nilai yang menyertainya. Tanpa landasan ideologi yang kuat, pengembangan ilmu dikhawatirkan akan kehilangan arah dan berorientasi tidak jelas.
2. Konsep Nilai Pancasila dalam Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai memberikan kerangka acuan dan tolak ukur bagi pembangunan nasional. Terdapat tiga tingkatan nilai dalam Pancasila yang relevan:
• Nilai Dasar: Bersifat abstrak dan tetap, mencakup cita-cita serta tujuan negara.
• Nilai Instrumental: Penjabaran lebih lanjut dalam bentuk peraturan dan strategi yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.
• Nilai Praktis: Realisasi nyata dari nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
3. Peran Sila-Sila Pancasila sebagai Dasar Etika Iptek
Setiap sila dalam Pancasila memberikan dasar moralitas dan arah bagi ilmuwan dalam mengembangkan teknologi:
• Sila ke-1
Menyeimbangkan aspek akal, rasa, dan kehendak agar manusia tidak merasa sebagai pusat alam semesta, melainkan bagian darinya.
• Sila ke-2
Menekankan bahwa tujuan utama iptek adalah demi kesejahteraan manusia dan harus menghormati martabat manusia.
• Sila ke-3
Mengarahkan iptek untuk memperkuat rasa nasionalisme dan persaudaraan antar-daerah.
• Sila ke-4
Menekankan iptek bahwa setiap warga negara bebas memberikan kritik dan masukan yang membangun.
• Sila ke-5
Menuntut agar penguasaan iptek merata di semua masyarakat agar tidah ada kesenjangan kesenjangan.
4. Alasan Penegasan IPTEK Harus Berkaitan dengan Pancasila
• Iptek yang didominasi budaya Barat dapat mengancam nilai-nilai khas Indonesia, sehingga perlu penyaringan melalui nilai-nilai Pancasila.
• Penggunaan iptek yang tidak terkontrol seringkali mengabaikan martabat manusia
• Pengembangan ilmu harus berdasarkan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan.
5. Kesimpulan
Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga kebutuhan mendesak agar ilmu pengetahuan di Indonesia tetap berakar pada budaya bangsa sendiri. Kehadiran Pancasila diharapkan menjadi rambu yang menjaga agar kemajuan teknologi tetap selaras dengan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan keadilan sosial.