PRIYO ASDY TIA
2513031019
1. Pengantar Akuntansi
Akuntansi adalah bahasa bisnis, digunakan untuk mencatat, mengklasifikasi, meringkas, dan melaporkan transaksi keuangan.
Tujuan: memberikan informasi yang relevan & andal untuk pengambilan keputusan.
Jenis: akuntansi keuangan, akuntansi biaya, akuntansi manajemen, auditing, perpajakan.
2. Prinsip Dasar
Persamaan akuntansi: Aset = Kewajiban + Ekuitas.
Semua transaksi dicatat dengan sistem double-entry (debit & kredit).
Akuntansi berbasis kas vs akrual.
Standar akuntansi (GAAP/IFRS) penting untuk konsistensi & keandalan
3. Siklus Akuntansi
1. Analisis transaksi.
2. Pencatatan dalam jurnal.
3. Posting ke buku besar.
4. Neraca saldo.
5. Entri penyesuaian.
6. Laporan keuangan.
7. Entri penutupan & neraca saldo setelah penutupan.
4. Laporan Keuangan Utama
Neraca: posisi keuangan (aset, kewajiban, ekuitas).
Laporan laba rugi: kinerja (pendapatan & beban).
Laporan perubahan ekuitas.
Laporan arus kas: operasi, investasi, pendanaan.
5. Topik Spesifik
Kas & pengendalian internal → rekonsiliasi bank, kas kecil.
Piutang usaha → pencatatan, metode piutang tak tertagih.
Persediaan → metode FIFO, LIFO, Average.
Aset tetap → perolehan, penyusutan, pelepasan.
Kewajiban & utang → jangka pendek & panjang.
Ekuitas → modal saham, laba ditahan, dividen.
Investasi & obligasi → pengakuan & pengukuran.
6. Analisis Keuangan
Alat analisis: rasio likuiditas, profitabilitas, solvabilitas, aktivitas.
Berguna untuk menilai kesehatan & kinerja perusahaan.
7. Etika & Profesionalisme
Akuntansi harus bebas dari manipulasi.
Integritas, objektivitas, dan kepatuhan pada standar adalah kunci.
Auditor berperan menjaga keandalan laporan.
1. Lingkungan & Definisi Akuntansi
Akuntansi = proses mengidentifikasi, mengukur, dan mengkomunikasikan informasi ekonomi untuk pengambilan keputusan.
Disebut sebagai “bahasa bisnis”.
Dibedakan menjadi:
Akuntansi Keuangan → laporan untuk pihak eksternal (investor, kreditor, pemerintah, publik).
Akuntansi Manajerial → informasi untuk pengelola internal (perencanaan, pengendalian, keputusan).
2. Bentuk & Aktivitas Bisnis
Bentuk: perseorangan, kemitraan, korporasi.
Aktivitas utama: operasi, investasi, dan pembiayaan.
Laporan keuangan utama: Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas.
3. Proses Akuntansi
Transaksi → dianalisis → dicatat dalam jurnal → diposting ke buku besar → disusun dalam laporan.
Menggunakan prinsip debit (kiri) & kredit (kanan).
Siklus akuntansi: pencatatan → penyesuaian (akrual, deferral) → penyusunan laporan → penutupan.
4. Standar & Prinsip Akuntansi
Laporan harus mengikuti GAAP (Generally Accepted Accounting Principles).
Lembaga pembuat standar: FASB, SEC, GASB, AICPA, AAA, FEI, IMA.
Pentingnya etika → laporan harus jujur, wajar, dan tidak menyesatkan.
5. Topik Spesifik
Persediaan & Harga Pokok Penjualan (HPP) → metode FIFO, LIFO, Average.
Kas & Pengendalian Internal → rekonsiliasi bank, kas kecil, pengendalian fraud.
Piutang & Utang → pengakuan, penyisihan piutang tak tertagih, wesel.
Aset Tetap → perolehan, penyusutan, pengeluaran modal & pendapatan, pelepasan aset.
Ekuitas Saham → modal saham biasa/preferen, laba ditahan, dividen, treasury stock.
Investasi & Obligasi → metode biaya, ekuitas, konsolidasi, akuntansi obligasi.
Arus Kas → klasifikasi (operasi, investasi, pendanaan), analisis cash flow.
Analisis Laporan Keuangan → rasio profitabilitas, likuiditas, solvabilitas.
Akuntansi Manajerial → job costing, overhead, budgeting, pengambilan keputusan internal.
6. Fokus Pendidikan & Etika
Buku menekankan:
Keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kerja tim, dan etika.
Studi kasus nyata, laporan tahunan perusahaan (misalnya The Limited, Coca-Cola).
“Beyond the numbers” →
latihan analisis & etika di akhir bab.
Kesimpulan
Buku ini menjelaskan dasar akuntansi keuangan dengan pendekatan bisnis, mencakup siklus akuntansi, prinsip debit-kredit, laporan keuangan, standar GAAP, serta topik khusus (persediaan, kas, aset tetap, obligasi, ekuitas). Selain itu, ditekankan pentingnya etika, keterampilan kritis, dan penerapan nyata akuntansi untuk pengambilan keputusan bisnis
Counting Basics Part 1
1. Pengenalan
Banyak bisnis gagal karena kurang perencanaan, modal, pengetahuan, dan manajemen.
Akuntansi membantu pemilik bisnis memahami kondisi usaha dari waktu ke waktu.
2. Jenis & Organisasi Bisnis
Jenis usaha: jasa, dagang, manufaktur.
Bentuk organisasi: perseorangan, kemitraan, perseroan, PT.
Jenis usaha & bentuk organisasi menentukan sistem akuntansi yang dipakai.
3. Pihak Profesional yang Dibutuhkan
Akuntan, pengacara, bankir, agen asuransi, penasihat investasi, investor, pemerintah, vendor, dll.
Dukungan profesional penting untuk kelancaran usaha.
4. Metode Akuntansi
Berbasis kas: mencatat saat uang benar-benar diterima/dibayar.
Berbasis akrual: mencatat saat pendapatan diperoleh atau beban timbul (lebih umum digunakan).
Sistem pencatatan bisa entri tunggal atau entri ganda.
5. Catatan Akuntansi Umum
Jurnal, buku besar, catatan gaji, kas kecil, piutang, hutang, inventaris, log aset tetap, dsb.
6. Pembukuan Dasar
Lima kategori utama: aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, beban.
Setiap transaksi → identifikasi akun, pastikan jumlah tepat, konsisten & akurat.
7. Bagan Akun (Chart of Accounts)
Penomoran biasanya:
100 = Aset, 200 = Kewajiban, 300 = Ekuitas, 400 = Pendapatan, 500 = Beban.
Contoh: Kas (101), Piutang Usaha (102), Modal (301), Penjualan (401), Gaji (501).
8. Sistem Entri Ganda
Setiap transaksi memengaruhi minimal 2 akun.
Debit = sisi kiri, Kredit = sisi kanan.
Prinsip keseimbangan: Total Debit = Total Kredit.
Contoh: investasi modal → Kas (debit), Modal (kredit).
9. Jurnal
Buku catatan pertama, berisi transaksi kronologis.
Ada jurnal khusus (penjualan, pembelian, penerimaan kas, pengeluaran kas) & jurnal umum.
10. Buku Besar
Berisi kumpulan akun (aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, beban).
Semua entri dari jurnal diposting ke buku besar.