Kiriman dibuat oleh amaradina fatia sari

SSEKWU2026 -> Diskusi

oleh amaradina fatia sari -
Nama : Amradina Fatia Sari
NPM : 2523031004

Diskusi mengenai peran ekonomi mikro dan makro dalam pendidikan IPS sangat menarik, karena ekonomi bukan sekadar angka, melainkan studi tentang perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan.
Ekonomi Mikro berperan membentuk literasi finansial dan kemampuan pengambilan keputusan. Di sini, siswa belajar tentang skala prioritas, perilaku konsumsi yang bertanggung jawab, dan bagaimana harga terbentuk di pasar lokal. Fokus pada pengalaman sehari-hari. Contoh konkrit: Simulasi Market Day jadi siswa diminta mengelola modal kecil untuk berjualan produk sederhana. Mereka harus menghitung biaya produksi, menentukan harga jual berdasarkan permintaan teman-temannya, dan mencatat laba/rugi.
Ekonomi Makro berperan membentuk kesadaran bernegara. Siswa memahami isu-isu besar seperti pengangguran, inflasi, dan kebijakan pemerintah. Ini penting agar siswa memahami posisi mereka sebagai bagian dari sistem ekonomi nasional dan global. Contoh konkrit membahas studi kasus kenaikan harga BBM atau minyak goreng. Guru tidak hanya menjelaskan apa itu inflasi, tapi mengajak siswa berdiskusi mengapa pemerintah menaikkan harga BBM? dan Apa dampaknya terhadap uang jajan kalian atau harga barang di kantin? Tujuannya supaya siswa memahami bahwa kebijakan pemerintah (makro) memiliki efek domino yang sampai ke meja makan mereka.

ASESMEN2026 -> Diskusi

oleh amaradina fatia sari -
Nama : Amaradina Fatia Sari
NPM : 2523031004

1.Domain Kognitif (pengetahuan & berpikir): Yang dievaluasi misalnya pemahaman konsep ekonomi, sejarah, geografi, dan sosiologi, kemampuan menganalisis masalah sosial, kemampuan menghubungkan sebab-akibat suatu peristiwa, dan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Contohnya siswa mampu menjelaskan dampak inflasi terhadap kehidupan masyarakat.
2. Domain Afektif (sikap & nilai): Yang dievaluasi misalnya sikap toleransi terhadap perbedaan, kepedulian terhadap masalah sosial, tanggung jawab dan kejujuran, dan partisipasi aktif dalam diskusi.
3.Domain Psikomotor (keterampilan): ini berkaitan dengan kemampuan melakukan atau mempraktikkan sesuatu, yang dievaluasi misalnya kemampuan membuat peta sederhana, menyusun laporan penelitian sosial, dan menyajikan hasil diskusi atau proyek.

ASESMEN2026 -> SUMMARY VIDEO

oleh amaradina fatia sari -
Nama : Amaradina Fatia Sari
NPM : 2523031004

Video tersebut membahas secara mendalam mengenai Evaluasi Pembelajaran dalam konteks pengembangan kurikulum, yang disampaikan oleh Dr. Zainal Arifin, M.Pd.
1.Definisi dan Kedudukan: Evaluasi bukan sekadar kegiatan di akhir pembelajaran, melainkan komponen integral dari kurikulum. Evaluasi dipandang sebagai proses sistematis untuk menentukan sejauh mana tujuan pendidikan telah dicapai oleh peserta didik.
2.Pergeseran Paradigma: Fokus evaluasi telah bergeser dari sekadar pengukuran hasil belajar (ujian) menuju penilaian yang lebih komprehensif. Ini mencakup penilaian terhadap proses, bukan hanya produk akhir.
3.Fungsi Utama: Evaluasi berfungsi sebagai alat untuk memberikan umpan balik bagi guru guna memperbaiki strategi mengajar, serta bagi pengembang kurikulum untuk menyempurnakan sistem pendidikan secara keseluruhan.
4.Prinsip-Prinsip Evaluasi: Pelaksanaan evaluasi harus memenuhi prinsip objektivitas, berkesinambungan, dan komprehensif (mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik). Hal ini bertujuan agar gambaran potensi siswa yang didapatkan benar-benar utuh.
5.Kaitan dengan Tujuan: Evaluasi yang baik harus selalu merujuk kembali pada tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Jika tujuan menginginkan siswa menjadi kreatif, maka instrumen evaluasi yang digunakan pun harus mampu mengukur kreativitas tersebut.
Kesimpulan video ini menekankan bahwa evaluasi yang berkualitas adalah kunci untuk menjamin mutu pendidikan dan memastikan bahwa pengembangan kurikulum berjalan ke arah yang benar sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

SSEKWU2026 -> SUMMARY E-BOOK

oleh amaradina fatia sari -
Nama : Amaradina Fatia Sari
NPM : 2523031004

Buku ini menjelaskan bahwa ekonomi bukan hanya soal angka di berita, tapi tentang keputusan yang kita buat setiap hari. Dan membandingkan Kapitalisme yang memuja pasar bebas dengan Keynesian yang percaya pemerintah harus membantu saat ekonomi sulit. Selain itu, dijelaskan pentingnya bank sebagai penyalur uang dan peran perdagangan internasional dalam menghubungkan antarnegara. Ekonomi juga terbagi menjadi dua yaitu Mikro (fokus pada unit kecil. mengapa harga cabai naik? Mengapa sebuah perusahaan memecat karyawan? Ini melihat perilaku individu dan toko) serta Macro (melihat gambaran besar satu negara atau dunia. apakah negara kita sedang tumbuh? mengapa harga semua barang naik (inflasi)? apakah banyak orang yang menganggur). Dalam buku ini menunjukkan bahwa ekonomi adalah tentang keseimbangan. Antara pasar bebas dan peran pemerintah, antara menabung dan belanja, serta antara kebutuhan dalam negeri dan hubungan luar negeri Kesimpulannya, ekonomi bukan sekadar angka, melainkan sistem yang mengatur bagaimana sumber daya dikelola agar masyarakat bisa hidup lebih sejahtera dan stabil.

SSEKWU2026 -> Diskusi

oleh amaradina fatia sari -
Nama : Amaradina Fatia Sari
NPM : 2523031004

Memahami konsep dasar ekonomi itu sangat penting karena membantu kita untuk sadar akan sumber daya itu terbatas, sedangkan keinginan kita tidak. Berikut beberapa alasan utama kenapa kita perlu memahami konsep dasar ekonomi:
1.Supaya tidak salah pilih : (ini membantu kita untuk sadar bahwa setiap pilihan pasti mengorbankan hal lain. Jadi kita lebih bijak menentukan prioritas).
2.Menjaga nilai kekayaan: (karena kita memahami konsep dasar ekonomi maka dapat memahami bahwa uang Rp100.000 hari ini akan berbeda nilainya di masa depan akibat inflasi. Ini kunci agar tabungan kita tidak menyusut secara daya beli).
3.Logika bertahan hidup: ( kita dapat memahami hukum permintaan dan penawaran agar kita tidak panik saat harga naik atau tertipu tren pasar yang tidak masuk akal).