Posts made by Ahmad Ridwan Syuhada

DMP2025 -> Brainstorming

by Ahmad Ridwan Syuhada -
Nama : Ahmad Ridwan Syuhada
NPM :2523031008

Izin memberikan pandangan mengenai teori belajar yang mendasari desain dan model pembelajaran
Teori belajar menjadi landasan filosofis dalam merancang pembelajaran yang efektif. Pendekatan behavioristik menekankan stimulus–respons dan penguatan untuk membentuk perilaku, masih berguna bagi keterampilan dasar meski terbatas dalam mengembangkan berpikir tingkat tinggi.
Teori kognitif menyoroti proses mental dan struktur kognitif individu. Konsep scaffolding Vygotsky serta teori beban kognitif Sweller memberi panduan agar desain pembelajaran sesuai kapasitas dan tahap perkembangan peserta didik.
Konstruktivisme melihat peserta didik sebagai pembangun aktif pengetahuan, sehingga pembelajaran dirancang berbasis eksplorasi, diskusi, dan refleksi. Model problem-based learning dan inquiry-based learning menjadi contoh penerapan dengan guru sebagai fasilitator.
Dalam era digital, teori konektivisme menekankan peran jaringan dan koneksi dalam pembelajaran modern, mendorong integrasi teknologi sebagai sarana kolaborasi pengetahuan, bukan sekadar alat bantu.
Teori humanistik memberikan dimensi yang berbeda dengan menempatkan aspek emosional, motivasi, dan aktualisasi diri sebagai pusat pembelajaran. Pendekatan ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif secara psikologis, dimana peserta didik merasa dihargai, aman, dan termotivasi untuk mengeksplorasi potensi dirinya. Carl Rogers dan Abraham Maslow menekankan bahwa pembelajaran efektif terjadi ketika kebutuhan dasar peserta didik terpenuhi dan mereka merasa bebas untuk mengekspresikan diri tanpa takut dihakimi

PKDIPS2025 -> Diskusi

by Ahmad Ridwan Syuhada -
Nama: Ahmad Ridwan Syuhada
NPM: 2523031008

Izin memberikan tanggapan terkait topik yang telah dibahas.
Dimensi dan struktur pendidikan IPS sangat penting dipelajari karena keempat dimensi tersebut - pengetahuan, keterampilan, sikap/nilai, dan tindakan - membentuk kesatuan utuh dalam mengembangkan kemampuan peserta didik sebagai warga negara yang cerdas dan berkarakter. Dimensi pengetahuan memberikan dasar pemahaman konseptual, dimensi keterampilan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis, dimensi sikap/nilai membentuk karakter dan etika, sedangkan dimensi tindakan mengaplikasikan semua pembelajaran dalam kehidupan nyata.
Model pembelajaran terbaik untuk mengintegrasikan keempat dimensi IPS adalah Project-Based Learning (PBL) yang diperkuat dengan teknologi digital. Model ini sangat efektif karena memungkinkan siswa belajar melalui penyelidikan masalah nyata yang ada di lingkungan mereka.
Dalam penerapannya di sekolah dasar, siswa diberikan proyek sederhana seperti "Membuat Peta Digital Lingkungan Sekolah" dimana mereka mengumpulkan informasi geografis dan sosial (dimensi pengetahuan), menggunakan aplikasi sederhana untuk membuat peta (dimensi keterampilan), berdiskusi tentang pentingnya menjaga lingkungan (dimensi sikap/nilai), dan melakukan aksi nyata seperti kampanye kebersihan (dimensi tindakan).
Di tingkat menengah, proyek dapat berupa "Solusi Digital untuk Masalah Sosial Lokal" dimana siswa meneliti isu nyata seperti sampah atau kemacetan, menganalisis data dan mencari solusi kreatif, menumbuhkan empati dan tanggung jawab sosial, serta mengimplementasikan solusi tersebut dalam bentuk aplikasi sederhana atau kampanye digital.
PBL berbasis teknologi ini memungkinkan penilaian holistik melalui portofolio digital yang menunjukkan proses dan hasil kerja siswa dari keempat dimensi. Dengan demikian, pembelajaran IPS menjadi bermakna dan menghasilkan lulusan yang mampu memecahkan masalah nyata dengan memanfaatkan teknologi secara bijak.