Nama: Ahmad Ridwan Syuhada
NPM: 2523031008
Generasi muda saat ini mudah terdegradasi nilai-nilai sosialnya karena beberapa faktor utama yang saling terkait. Pertama, kemajuan teknologi dan media sosial yang sangat pesat membawa dampak negatif seperti paparan konten yang tidak terkontrol, perilaku hedonistik, budaya instan, serta kemudahan akses terhadap hal-hal yang merusak moral. Kedua, interaksi sosial yang tadinya bersifat tatap muka kini banyak digantikan oleh komunikasi daring yang sering kali membuat generasi muda kurang terlatih untuk empati dan berinteraksi secara nyata, memicu individualisme dan rendahnya kepedulian sosial. Ketiga, fenomena cyberbullying, penggunaan bahasa tidak sopan di media sosial, dan tekanan sosial daring berkontribusi pada penurunan sikap moral dan etika. Sebagai calon pengembang pendidikan IPS, pendekatan yang harus dilakukan adalah memperkuat pendidikan karakter melalui integrasi nilai-nilai sosial yang kontekstual dalam kurikulum IPS. Pendidikan IPS harus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kesadaran sosial, keterampilan berpikir kritis, dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat. Metode seperti diskusi kelompok, simulasi, dan proyek kolaboratif dapat menumbuhkan empati, kerja sama, dan sikap peduli terhadap lingkungan sosial. Selain itu, pengembangan literasi digital yang mengedukasi siswa dalam penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab juga krusial untuk membendung dampak negatif teknologi.
Pandangan ini menyikapi kemajuan teknologi yang canggih namun berbanding terbalik dengan moralitas dengan menekankan perlunya pendampingan dan pemberdayaan siswa agar teknologi menjadi alat yang mendukung pertumbuhan karakter, bukan malah merusaknya. Pendidikan harus mampu menanamkan nilai-nilai yang stabil dan relevan dengan konteks sosial masa kini agar generasi muda tidak terjebak dalam degradasi moral walaupun di tengah kemajuan teknologi. Dengan demikian, solusi dari perspektif pendidikan IPS adalah menggabungkan pembelajaran nilai sosial yang kuat dengan literasi teknologi, serta membangun lingkungan belajar yang inklusif dan suportif untuk perkembangan moral yang sehat bagi generasi muda.
NPM: 2523031008
Generasi muda saat ini mudah terdegradasi nilai-nilai sosialnya karena beberapa faktor utama yang saling terkait. Pertama, kemajuan teknologi dan media sosial yang sangat pesat membawa dampak negatif seperti paparan konten yang tidak terkontrol, perilaku hedonistik, budaya instan, serta kemudahan akses terhadap hal-hal yang merusak moral. Kedua, interaksi sosial yang tadinya bersifat tatap muka kini banyak digantikan oleh komunikasi daring yang sering kali membuat generasi muda kurang terlatih untuk empati dan berinteraksi secara nyata, memicu individualisme dan rendahnya kepedulian sosial. Ketiga, fenomena cyberbullying, penggunaan bahasa tidak sopan di media sosial, dan tekanan sosial daring berkontribusi pada penurunan sikap moral dan etika. Sebagai calon pengembang pendidikan IPS, pendekatan yang harus dilakukan adalah memperkuat pendidikan karakter melalui integrasi nilai-nilai sosial yang kontekstual dalam kurikulum IPS. Pendidikan IPS harus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kesadaran sosial, keterampilan berpikir kritis, dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat. Metode seperti diskusi kelompok, simulasi, dan proyek kolaboratif dapat menumbuhkan empati, kerja sama, dan sikap peduli terhadap lingkungan sosial. Selain itu, pengembangan literasi digital yang mengedukasi siswa dalam penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab juga krusial untuk membendung dampak negatif teknologi.
Pandangan ini menyikapi kemajuan teknologi yang canggih namun berbanding terbalik dengan moralitas dengan menekankan perlunya pendampingan dan pemberdayaan siswa agar teknologi menjadi alat yang mendukung pertumbuhan karakter, bukan malah merusaknya. Pendidikan harus mampu menanamkan nilai-nilai yang stabil dan relevan dengan konteks sosial masa kini agar generasi muda tidak terjebak dalam degradasi moral walaupun di tengah kemajuan teknologi. Dengan demikian, solusi dari perspektif pendidikan IPS adalah menggabungkan pembelajaran nilai sosial yang kuat dengan literasi teknologi, serta membangun lingkungan belajar yang inklusif dan suportif untuk perkembangan moral yang sehat bagi generasi muda.