Nama : Habibah Husnul Khotimah
NPM: 2523031006
Izin menanggapi terkait pertanyaan, mengapa IPS itu ada di sekolah dan bagaimana cara menjadikan pembelajaran IPS bermakna.
IPS bukan sekadar kumpulan mata pelajaran, melainkan integrasi dari ilmu-ilmu sosial (sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi, dan politik. Dengan memahami dimensi dan struktur IPS, guru maupun siswa dapat melihat keterkaitan antara berbagai disiplin ilmu sosial, Menyadari bahwa persoalan sosial tidak bisa dipahami secara parsial, melainkan harus komprehensif, Menjadi dasar dalam mengembangkan kompetensi kewargaan, berpikir kritis, serta membentuk karakter sosial yang baik. Di Indonesia, ini sangat penting karena masyarakat kita majemuk, penuh dengan dinamika sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Dimensi Nilai dan Sikap (Values and Attitudes), kesadaran akan norma, etika, hak dan kewajiban warga negara, toleransi, rasa nasionalisme, dan kepedulian sosial, dan dimensi Tindakan atau Partisipasi (Action/Participation)
Penerapan nyata dalam kehidupan sehari-hari: ikut kerja bakti, menjaga lingkungan, menghargai budaya lokal, terlibat dalam kegiatan sosial.
Kesimpulannya dimensi dan struktur IPS penting dipelajari karena memberikan fondasi pengetahuan, keterampilan, sikap, dan tindakan yang membentuk warga negara kritis, peduli, dan bertanggung jawab. Dengan memilih model pembelajaran yang tepat, keempat dimensi itu bisa terintegrasi, bukan diajarkan terpisah.