Nama: Habibah Husnul Khotimah
NPM: 2523031006
Hubungan mata pelajaran ekonomi dalam Pendidikan IPS dapat dipahami secara kuat melalui pendekatan multidisipliner dan transdisipliner, di mana ekonomi tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan disiplin lain seperti sosiologi, geografi, dan sejarah untuk menjelaskan fenomena sosial secara utuh. Dalam pendekatan multidisipliner, konsep ekonomi seperti produksi, distribusi, dan konsumsi dianalisis bersama aspek sosial (perilaku masyarakat), spasial (persebaran sumber daya), dan historis (perkembangan sistem ekonomi), sehingga peserta didik memperoleh pemahaman yang komprehensif. Sementara itu, dalam pendekatan transdisipliner, pembelajaran ekonomi dalam IPS melampaui batas disiplin ilmu dengan mengaitkannya langsung pada permasalahan nyata, seperti kemiskinan, ketimpangan, dan keberlanjutan lingkungan, sehingga mendorong siswa berpikir kritis dan solutif.
Perkembangan IPTEKS di era Revolusi Industri 4.0 semakin memperkuat urgensi integrasi ini, karena perubahan teknologi digital telah mengubah cara manusia berproduksi, berdistribusi, dan berkonsumsi. Ekonomi digital, e-commerce, dan otomatisasi menuntut pembelajaran IPS (khususnya ekonomi) untuk lebih adaptif, inovatif, dan kontekstual. Dalam bidang pendidikan, hal ini berdampak pada pergeseran paradigma pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered, pemanfaatan teknologi digital sebagai media belajar, serta penekanan pada keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital. Oleh karena itu, ekonomi dalam IPS tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana membentuk peserta didik yang memiliki literasi ekonomi, kesadaran sosial, dan kemampuan adaptif dalam menghadapi dinamika global, sehingga mampu berperan aktif dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Referensi:
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. 2020. Rencana Strategis Pengembangan Ekonomi Kreatif. Jakarta.
Tambunan, Tulus T.H. 2019. UMKM di Indonesia: Perkembangan, Permasalahan dan Tantangan. Jakarta: Ghalia Indonesia.
NPM: 2523031006
Hubungan mata pelajaran ekonomi dalam Pendidikan IPS dapat dipahami secara kuat melalui pendekatan multidisipliner dan transdisipliner, di mana ekonomi tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan disiplin lain seperti sosiologi, geografi, dan sejarah untuk menjelaskan fenomena sosial secara utuh. Dalam pendekatan multidisipliner, konsep ekonomi seperti produksi, distribusi, dan konsumsi dianalisis bersama aspek sosial (perilaku masyarakat), spasial (persebaran sumber daya), dan historis (perkembangan sistem ekonomi), sehingga peserta didik memperoleh pemahaman yang komprehensif. Sementara itu, dalam pendekatan transdisipliner, pembelajaran ekonomi dalam IPS melampaui batas disiplin ilmu dengan mengaitkannya langsung pada permasalahan nyata, seperti kemiskinan, ketimpangan, dan keberlanjutan lingkungan, sehingga mendorong siswa berpikir kritis dan solutif.
Perkembangan IPTEKS di era Revolusi Industri 4.0 semakin memperkuat urgensi integrasi ini, karena perubahan teknologi digital telah mengubah cara manusia berproduksi, berdistribusi, dan berkonsumsi. Ekonomi digital, e-commerce, dan otomatisasi menuntut pembelajaran IPS (khususnya ekonomi) untuk lebih adaptif, inovatif, dan kontekstual. Dalam bidang pendidikan, hal ini berdampak pada pergeseran paradigma pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered, pemanfaatan teknologi digital sebagai media belajar, serta penekanan pada keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital. Oleh karena itu, ekonomi dalam IPS tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana membentuk peserta didik yang memiliki literasi ekonomi, kesadaran sosial, dan kemampuan adaptif dalam menghadapi dinamika global, sehingga mampu berperan aktif dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Referensi:
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. 2020. Rencana Strategis Pengembangan Ekonomi Kreatif. Jakarta.
Tambunan, Tulus T.H. 2019. UMKM di Indonesia: Perkembangan, Permasalahan dan Tantangan. Jakarta: Ghalia Indonesia.