Nama: Habibah Husnul Khotimah
NPM: 2523031006
Berdasarkan hasil pengamatan video pembelajan, menjelaskan bahwa model desain pembelajaran ASSURE adalah model yang berorientasi pada penerapan media dan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar. Model ini dikembangkan oleh Heinich, Molenda, dan Russell (1999) dan terdiri atas enam langkah: Analyze Learners, State Objectives, Select Methods, Media, and Materials, Utilize Media and Materials, Require Learner Participation, serta Evaluate and Revise. Setiap tahap dirancang untuk membantu guru mengenali karakteristik peserta didik, menentukan tujuan pembelajaran yang jelas, serta memanfaatkan media pembelajaran secara efektif. Melalui model ini, guru dapat mengarahkan proses pembelajaran agar lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, model ASSURE memberikan panduan praktis dan sistematis dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar yang aktif dan bermakna.
Jika dibandingkan dengan model ADDIE dan Dick & Carey, perbedaan mendasar terletak pada fokus dan tingkat kedetailannya. Model ADDIE memiliki lima tahap utama yaitu: Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate yang bersifat lebih umum dan fleksibel, sehingga cocok untuk berbagai konteks desain pembelajaran, baik di lembaga pendidikan maupun pelatihan industri. Sementara itu, model Dick & Carey bersifat lebih sistematis dan komprehensif, karena melihat pembelajaran sebagai suatu sistem yang terdiri atas komponen-komponen saling berkaitan, mulai dari analisis kebutuhan, penentuan tujuan, pengembangan instrumen evaluasi, hingga revisi program. Model ini sangat sesuai untuk pengembangan program pembelajaran berskala besar yang membutuhkan analisis mendalam dan proses evaluasi formatif yang berlapis.
Secara keseluruhan, ketiga model tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan pembelajaran yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil belajar. Namun, model ASSURE lebih praktis digunakan oleh guru di kelas karena langkah-langkahnya sederhana dan aplikatif dalam konteks pembelajaran berbasis media dan teknologi. Sementara model ADDIE cocok dijadikan kerangka kerja umum dalam pengembangan sistem pembelajaran, dan model Dick & Carey sesuai untuk proyek pengembangan pembelajaran yang kompleks dan terstruktur. Oleh karena itu, pemilihan model desain pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan, konteks, dan sumber daya yang tersedia agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.