Posts made by Muhammad Fawwaz

AKM C2025 -> Diskusi

by Muhammad Fawwaz -
nama = muhammad khalil fawwaz
npm = 2413031085
kelas = 2024 c


Tahapan dalam siklus akuntansi meliputi sepuluh langkah berurutan, dimulai dari pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan. Siklus ini memastikan setiap transaksi bisnis dicatat dan dilaporkan dengan benar.

Langkah pertama adalah analisis transaksi bisnis, yaitu mengidentifikasi dan mengevaluasi transaksi seperti pembelian dan penjualan, didukung oleh dokumen yang valid. Kedua, transaksi dicatat dalam jurnal umum menggunakan sistem akuntansi double-entry. Ketiga, informasi dari jurnal dipindahkan ke buku besar yang mengelompokkan transaksi berdasarkan jenis akun.

Keempat, neraca saldo disusun untuk memastikan saldo debit dan kredit seimbang. Kelima, jurnal penyesuaian dibuat untuk mencatat transaksi yang belum dicatat. Keenam, disusun neraca saldo setelah penyesuaian. Ketujuh, laporan keuangan disusun, termasuk laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan neraca, dan laporan arus kas.

Kedelapan, jurnal penutup mencatat akun nominal agar nol untuk periode berikutnya. Kesembilan, neraca saldo setelah penutup dibuat, berisi akun riil yang saldonya diteruskan. Kesepuluh, jurnal pembalik adalah langkah opsional untuk mempermudah proses akuntansi pada periode mendatang.

TA C2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Muhammad Fawwaz -
nama = muhammad khalil fawwaz
npm = 2413031085
kelas = 2024 c

Jurnal ini menganalisis batasan-batasan yang terdapat dalam Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Conceptual Framework for Financial Reporting/CFW) serta dampaknya terhadap mutu pelaporan keuangan perusahaan. Proses globalisasi memacu penyelarasan standar pelaporan keuangan, sehingga FASB dan IASB bersinergi dalam merancang satu kerangka konseptual yang sama sebagai dasar untuk pengembangan standar internasional.

Meski CFW menyediakan panduan untuk prinsip-prinsip pelaporan keuangan yang seragam, terdapat sejumlah batasan seperti perbedaan budaya akuntansi antar negara, kebijakan akuntansi yang bervariasi, estimasi akuntansi, serta potensi kesalahan dan penipuan, dan penggunaan biaya historis yang dapat mempengaruhi relevansi serta kemampuan membandingkan informasi keuangan. CFW ditujukan untuk memberikan informasi keuangan yang berguna bagi pengambilan keputusan oleh investor dan kreditur, tetapi tidak mencakup semua kebutuhan informasi dari pengguna lainnya.

Batasan lain adalah penerapan konservatisme akuntansi yang meskipun bukan merupakan karakteristik kualitas yang melekat, berfungsi sebagai alasan praktis dalam pelaporan keuangan, seperti pengakuan kerugian yang dilakukan lebih cepat daripada pengakuan keuntungan. Jurnal ini menekankan pentingnya memahami batasan tersebut ketika menganalisis laporan keuangan, karena dapat memengaruhi cara pengguna memahami dan mengambil keputusan.

Studi ini merekomendasikan agar kerangka konseptual diperbarui untuk mengatasi masalah tersebut, demi mendukung pengembangan standar pelaporan yang bersifat prinsipil dan konsisten secara internasional, serta untuk meningkatkan kualitas informasi keuangan yang disampaikan oleh perusahaan kepada para pemangku kepentingan.

TA C2025 -> DISKUSI

by Muhammad Fawwaz -
nama = muhammad khalil fawwaz
npm = 2413031085
kelas = 2024 c

Video ini menjelaskan tentang kerangka konseptual yang diterapkan oleh Financial Accounting Standards Board (FASB) untuk membangun prinsip akuntansi yang diterima secara luas (GAAP) di Amerika Serikat. Kerangka ini menetapkan tujuan dari laporan keuangan, yaitu memberikan informasi yang bermanfaat bagi investor, kreditor, dan pemangku kepentingan lain dalam proses pengambilan keputusan ekonomi.

Kerangka konseptual ini mengelompokkan elemen laporan keuangan menjadi dua kategori: elemen utama seperti aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan biaya, serta karakteristik kualitatif dari informasi akuntansi yang terdiri dari kualitas utama (relevansi dan representasi yang akurat) dan kualitas tambahan (ketepatan waktu, dapat diverifikasi, mudah dipahami, dan bisa dibandingkan).

Saat menyusun laporan keuangan, diasumsikan bahwa entitas ekonomi beroperasi secara terpisah, memiliki kelangsungan usaha (going concern), adanya periodisitas (pembagian periode pelaporan), dan menggunakan satuan pengukuran dalam bentuk moneter (nilai mata uang). Prinsip-prinsip utama mencakup pengukuran atribut campuran, pengakuan pendapatan pada saat barang atau jasa diserahkan, pencocokan antara beban dan pendapatan, serta pengungkapan informasi yang lengkap dan relevan.

Video ini juga membahas batasan-batasan, seperti kendala biaya dalam penyajian informasi, variasi praktik industri, dan prinsip konservatisme yang mendorong pengakuan kerugian lebih cepat dibandingkan keuntungan.

Sebagai kesimpulan, kerangka konseptual FASB menyediakan landasan teori yang terstruktur untuk menetapkan standar akuntansi dengan tujuan meningkatkan kualitas dan konsistensi dalam laporan keuangan sehingga informasi yang disajikan menjadi relevan, dapat diandalkan, dan bermanfaat dalam proses pengambilan keputusan.

TA C2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Muhammad Fawwaz -
nama = muhammad khalil fawwaz
npm = 2413031085
kelas = 2024 c

Jurnal ini mengulas elemen, struktur, dan kerangka pemikiran dalam teori akuntansi serta hubungannya dengan laporan keuangan. Teori akuntansi dijelaskan sebagai sekumpulan konsep yang saling berhubungan dan konsisten untuk memandu praktik akuntansi yang tepat. Kategori teori akuntansi terdiri dari pendekatan pragmatis, sintaktis, semantik, normatif, positif, naturalistik, dan ilmiah. Elemen-elemen penting dalam teori akuntansi mencakup kegunaan, relevansi, keandalan, komparabilitas, konsistensi, dan asumsi dasar seperti entitas bisnis, periode pelaporan, going concern, dan satuan ukuran uang.

Struktur teori akuntansi mencakup postulat, konsep, dan prinsip yang menjadi dasar dalam pembuatan laporan keuangan. Postulat dasar terdiri dari entitas, going concern, satuan ukuran, dan periode akuntansi. Konsep serta prinsip seperti prinsip biaya, prinsip pengakuan pendapatan, prinsip pencocokan, dan prinsip konservatisme juga sangat penting dalam penyusunan laporan.

Kerangka konseptual pelaporan keuangan yang telah diperbarui pada tahun 2018 oleh IASB menetapkan tujuan dari laporan keuangan, karakteristik kualitatif dari informasi, definisi dan ruang lingkup entitas yang menyusun laporan, pengakuan terhadap aset dan kewajiban, serta prinsip penyajian dan pengungkapan informasi. Kerangka ini mendukung perkembangan standar akuntansi, menyelaraskan praktik, serta memberikan arah bagi penyusun dan pengguna laporan keuangan.

Jurnal ini menggarisbawahi pentingnya penerapan teori akuntansi secara objektif dan efisien untuk meningkatkan kepercayaan terhadap laporan keuangan serta mengatasi praktik kecurangan dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, pemahaman dan penerapan teori akuntansi yang tepat menjadi dasar utama untuk praktik pelaporan keuangan yang efektif.