Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093
1. Materi ini membahas tentang evaluasi pembelajaran yang memiliki cakupan lebih luas dibandingkan penilaian (assessment). Evaluasi berkaitan dengan sistem secara keseluruhan, seperti kurikulum dan program pendidikan, sedangkan assessment lebih fokus pada bagian dari sistem, misalnya hasil belajar siswa yang dilakukan oleh guru secara internal.
2. Evaluasi memiliki fungsi utama yaitu formatif dan sumatif sebagaimana dikemukakan oleh Michael Scriven. Fungsi formatif bertujuan untuk perbaikan proses pembelajaran, sedangkan fungsi sumatif digunakan untuk menentukan hasil akhir seperti kelulusan atau kenaikan kelas, sehingga keduanya tidak boleh disalahgunakan.
3. Teknik evaluasi dibagi menjadi dua, yaitu tes dan non-tes, di mana tes memiliki bentuk seperti tertulis, lisan, dan praktik. Tes tertulis terdiri dari uraian dan objektif, sedangkan bentuk objektif meliputi pilihan ganda, benar-salah, menjodohkan, dan jawaban singkat yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa.
4. Prosedur evaluasi pembelajaran dimulai dari perencanaan, seperti merumuskan tujuan, menganalisis silabus, menyusun kisi-kisi, indikator, dan soal. Setelah itu dilakukan uji coba, revisi, pelaksanaan tes, pengolahan data, hingga interpretasi hasil dan penyusunan rekomendasi.
5. Dalam pelaksanaan evaluasi, penting untuk menyiapkan perangkat secara lengkap seperti lembar jawaban dan pedoman penskoran. Hal ini bertujuan agar hasil evaluasi lebih objektif, akurat, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
NPM : 2413031093
1. Materi ini membahas tentang evaluasi pembelajaran yang memiliki cakupan lebih luas dibandingkan penilaian (assessment). Evaluasi berkaitan dengan sistem secara keseluruhan, seperti kurikulum dan program pendidikan, sedangkan assessment lebih fokus pada bagian dari sistem, misalnya hasil belajar siswa yang dilakukan oleh guru secara internal.
2. Evaluasi memiliki fungsi utama yaitu formatif dan sumatif sebagaimana dikemukakan oleh Michael Scriven. Fungsi formatif bertujuan untuk perbaikan proses pembelajaran, sedangkan fungsi sumatif digunakan untuk menentukan hasil akhir seperti kelulusan atau kenaikan kelas, sehingga keduanya tidak boleh disalahgunakan.
3. Teknik evaluasi dibagi menjadi dua, yaitu tes dan non-tes, di mana tes memiliki bentuk seperti tertulis, lisan, dan praktik. Tes tertulis terdiri dari uraian dan objektif, sedangkan bentuk objektif meliputi pilihan ganda, benar-salah, menjodohkan, dan jawaban singkat yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa.
4. Prosedur evaluasi pembelajaran dimulai dari perencanaan, seperti merumuskan tujuan, menganalisis silabus, menyusun kisi-kisi, indikator, dan soal. Setelah itu dilakukan uji coba, revisi, pelaksanaan tes, pengolahan data, hingga interpretasi hasil dan penyusunan rekomendasi.
5. Dalam pelaksanaan evaluasi, penting untuk menyiapkan perangkat secara lengkap seperti lembar jawaban dan pedoman penskoran. Hal ini bertujuan agar hasil evaluasi lebih objektif, akurat, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.