Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093
Jurnal "Approaches and Criticisms of Positive Accounting Theory and Its Economic Consequences” membahas mengenai perkembangan, kritik, serta implikasi ekonomi dari Positive Accounting Theory (PAT).
Sebelum hadirnya PAT, riset akuntansi lebih bersifat normatif, yakni menekankan pada bagaimana praktik akuntansi seharusnya dijalankan. Namun, setelah diperkenalkan oleh Watts dan Zimmerman (1978, 1990), fokus penelitian bergeser ke arah positif yang menitikberatkan pada penjelasan serta prediksi praktik akuntansi yang benar-benar terjadi. PAT tidak bertujuan memberi arahan, melainkan berusaha menjelaskan alasan di balik terbentuknya praktik akuntansi saat ini. Ada tiga hipotesis utama dalam PAT, yaitu:
1. Bonus Plan Hypothesis, menyatakan bahwa manajer terdorong melakukan manajemen laba agar target tercapai dan bonus dapat dimaksimalkan.
2. Debt Covenant Hypothesis, yang menunjukkan kecenderungan manajer menaikkan laba untuk menghindari pelanggaran kontrak utang.
3. Political Cost Hypothesis, di mana perusahaan besar lebih memilih melaporkan laba lebih rendah guna menekan beban politik, misalnya pajak.
Berbagai studi mendukung PAT. Healy (1985)menemukan bahwa manajer menggunakan kebijakan akrual untuk memperoleh bonus. Sweeney (1994) menunjukkan bahwa pelanggaran perjanjian utang sering terjadi. Jones (1991) membuktikan adanya praktik manipulasi laba untuk mendapat keringanan impor. Meski demikian, PAT tidak lepas dari kritik, terutama terkait kelemahan metodologis dalam menjelaskan fenomena sosial yang kompleks, pandangan filosofis yang terlalu memisahkan positif dan normatif, serta pendekatan ekonomi yang dinilai terlalu individualistis. Selain itu, konsep economic consequences dari Zeff (1978) menegaskan bahwa laporan akuntansi dapat memengaruhi keputusan manajer, kreditur, investor, maupun pemerintah, sehingga setiap pilihan kebijakan akuntansi selalu memiliki dampak ekonomi.
Secara keseluruhan, PAT memberikan kontribusi penting bagi perkembangan akuntansi modern dengan menyediakan kerangka analitis untuk memahami pola pilihan akuntansi sekaligus memprediksi konsekuensinya.