Posts made by Rulla Alifah

TA C2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Rulla Alifah -
Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093

Penelitian ini mengkaji keterbatasan dalam Conceptual Framework for Financial Reporting (CFW) melalui metode systematic literature review. Latar belakang penelitian ini berangkat dari globalisasi yang mendorong harmonisasi standar akuntansi, sehingga Financial Accounting Standards Board (FASB) di Amerika Serikat dan International Accounting Standards Board (IASB) berkolaborasi untuk menyusun kerangka konseptual bersama. Perkembangan CFW dimulai sejak 1930-an melalui American Accounting Association (AAA), dilanjutkan oleh FASB pada periode 1978–1985, serta IASB pada 1989. Selanjutnya, proyek konvergensi FASB–IASB yang dimulai tahun 2004 bertujuan menyatukan kerangka konseptual, meskipun masih menghadapi perbedaan budaya akuntansi di berbagai negara. Pada hakikatnya, CFW berperan sebagai “konstitusi” dalam akuntansi, yang memastikan konsistensi, transparansi, dan penyediaan informasi relevan bagi investor, kreditor, serta pihak lain yang berkepentingan.

Hasil kajian literatur menemukan enam keterbatasan utama, yaitu: (1) keterbandingan laporan keuangan (comparability) yang sulit diwujudkan karena perbedaan metode akuntansi; (2) penggunaan historical cost yang kurang relevan dibanding fair value terutama pada kondisi inflasi; (3) pengaruh accounting politics melalui variasi kebijakan akuntansi; (4) ketidakpastian dalam accounting estimates yang menghasilkan perbedaan nilai; (5) adanya potensi errors and frauds yang menurunkan reliabilitas; serta (6) praktik conservatism yang menimbulkan bias, baik conditional maupun unconditional.

Meskipun demikian, CFW tetap menjadi pedoman konseptual terbaik dalam penyusunan laporan keuangan. Untuk itu, penelitian lebih lanjut diperlukan guna menelaah dampak keterbatasan tersebut terhadap nilai serta keandalan pelaporan keuangan.

TA C2025 -> DISKUSI

by Rulla Alifah -
Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093

Video ini membahas kerangka konseptual yang dikembangkan oleh Financial Accounting Standards Board (FASB) sebagai dasar penyusunan Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum (US GAAP) di Amerika Serikat. Sebelum adanya FASB, lembaga pendahulu seperti Committee on Accounting Procedure dan Accounting Principles Board tidak memiliki kerangka teori yang jelas sehingga standar yang diterbitkan cenderung reaktif dan kurang sistematis. Kehadiran FASB memperbaiki hal ini dengan merumuskan tujuh Statements on Financial Accounting Concepts (SFAC) yang menjadi pijakan dalam pengembangan US GAAP. Video ini menguraikan tujuan pelaporan keuangan, elemen laporan, karakteristik informasi yang berkualitas, asumsi dasar, prinsip akuntansi, serta batasan dalam penyajian laporan.

FASB menempatkan kerangka konseptual sebagai landasan filosofis yang sistematis agar standar akuntansi tidak sekadar menanggapi masalah sesaat, melainkan memberikan panduan jangka panjang yang konsisten. Tujuan utama pelaporan keuangan adalah menyediakan informasi yang relevan dan andal bagi investor maupun kreditur dalam mengambil keputusan ekonomi. Kualitas fundamental yang ditekankan adalah relevansi (informasi mampu memengaruhi keputusan melalui nilai prediktif dan konfirmatori) serta representasi yang setia (informasi menggambarkan kondisi secara jujur tanpa bias). Selain itu, kualitas pelengkap seperti keterpahaman, keterverifikasian, ketepatan waktu, dan keterbandingan memperkuat kegunaan laporan.

Empat asumsi dasar yang menopang kerangka akuntansi adalah: entitas ekonomi, kelangsungan usaha, periodisasi, dan unit moneter. Sementara itu, prinsip pengakuan pendapatan dan beban memastikan keterkaitan antara aktivitas ekonomi dan pelaporannya, yakni pendapatan diakui saat barang atau jasa diserahkan, dan beban diakui pada periode yang sama dengan pendapatan terkait. Namun, pelaporan juga memiliki batasan, misalnya biaya penyusunan laporan yang terlalu tinggi, perlakuan khusus di industri tertentu, serta konservatisme yang mendorong pengakuan kerugian lebih cepat daripada keuntungan untuk menjaga kehati-hatian.

Secara keseluruhan, kerangka konseptual FASB menjadi fondasi penting bagi pelaporan keuangan modern. Kerangka ini memastikan bahwa laporan tidak hanya memenuhi aturan formal, tetapi juga menyajikan informasi yang benar-benar bermanfaat, relevan, dan dapat dipercaya bagi pihak-pihak yang membuat keputusan bisnis maupun investasi.

TA C2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Rulla Alifah -
Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093

Jurnal ini mengulas teori akuntansi beserta elemen, struktur, serta kerangka konseptual dalam pelaporan keuangan. Teori akuntansi dijelaskan sebagai himpunan prinsip, konsep, dan hipotesis yang konsisten dan berfungsi sebagai landasan praktik akuntansi untuk menilai serta meningkatkan kualitas penerapannya. Teori tersebut dikategorikan ke dalam berbagai pendekatan, yaitu pragmatik, sintaktik, semantik, normatif, positif, naturalistik, dan ilmiah, yang masing-masing memiliki sudut pandang berbeda dalam menjelaskan praktik akuntansi. Elemen teori akuntansi mencakup kegunaan informasi, relevansi, keandalan, keterbandingan, konsistensi, serta asumsi mendasar seperti entitas bisnis, periodisitas, kelangsungan usaha (going concern), dan satuan moneter. Adapun struktur teori akuntansi terdiri atas postulat, konsep, dan prinsip, seperti prinsip biaya historis, pengakuan pendapatan, pencocokan (matching), objektivitas, dan konservatisme. Dari elemen dan struktur tersebut lahir kerangka konseptual pelaporan keuangan yang memuat tujuan penyusunan laporan, karakteristik kualitatif, definisi elemen laporan, dasar pengakuan dan pengukuran, serta pedoman penyajian dan pengungkapan. Kerangka ini menjadi rujukan IASB/IFRS dalam menetapkan standar akuntansi agar bersifat konsisten dan seragam. Hasil penelitian menegaskan bahwa teori akuntansi merupakan dasar utama dalam pelaporan keuangan, di mana elemen dan strukturnya memengaruhi kualitas laporan, sedangkan kerangka konseptual mendukung harmonisasi standar serta membantu auditor, penyusun, dan pengguna laporan. Kesimpulannya, teori akuntansi berperan penting dalam menghasilkan laporan keuangan yang kredibel, dan penerapannya harus sejalan dengan praktik agar terhindar dari kesalahan maupun kecurangan.

AKM C2025 -> Diskusi

by Rulla Alifah -
Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093

Jadi langkah-langkah dalam siklus akuntansi adalah:

1. Identifikasi & Analisis Transaksi: Mencatat berdasarkan bukti transaksi.
2. Jurnal: Mencatat transaksi ke dalam jurnal.
3. Buku Besar: Memindahkan jurnal ke akun-akun terkait.
4. Neraca Saldo: Mengecek keseimbangan debit dan kredit.
5. Penyesuaian: Menyesuaikan akun agar sesuai kondisi sebenarnya.
6. Neraca saldo setelah penyesuaian
7. Laporan Keuangan: Menyusun laporan laba rugi, modal, dan neraca.
8. Jurnal Penutupan: Menutup akun sementara (pendapatan, beban, prive).
9. Neraca Saldo Setelah Penutupan: Menyajikan saldo akhir akun riil.
10. Pembalik (opsional): Membalik penyesuaian tertentu untuk periode berikutnya.