Kiriman dibuat oleh Rulla Alifah

AKM C2025 -> Diskusi

oleh Rulla Alifah -
Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093

1. Urgensi Mempelajari Akuntansi Sewa : Akuntansi sewa penting karena banyak entitas menggunakan aset melalui perjanjian sewa, dan standar PSAK 73 mengubah cara pengakuannya secara signifikan. Pemahaman ini membantu menyajikan laporan keuangan yang lebih transparan, mengidentifikasi kewajiban jangka panjang, serta mencegah salah saji. Selain itu, sewa sering menjadi alternatif pembiayaan, sehingga memahami perlakuannya menjadi semakin relevan.

2. Manfaat Memahami Kebijakan Akuntansi: Kebijakan akuntansi menentukan bagaimana perusahaan mengukur dan melaporkan transaksi, mulai dari pendapatan hingga penyusutan. Dengan memahaminya, laporan keuangan dapat disusun secara konsisten dan sesuai standar, serta membantu menilai apakah sebuah entitas menerapkan prinsip akuntansi dengan benar. Ini juga penting untuk mendeteksi potensi manipulasi laba dan meningkatkan kualitas informasi bagi pengambilan keputusan.

3. Urgensi Mempelajari Isu-Isu Akuntansi Lainnya : Perkembangan standar akuntansi dan teknologi membuat isu seperti fair value, pengakuan pendapatan baru, instrumen keuangan, serta sustainability reporting semakin relevan. Mempelajari isu-isu ini membuat kita lebih siap menghadapi perubahan praktik modern, lebih kritis dalam membaca laporan keuangan, dan memahami dampak regulasi baru terhadap kinerja perusahaan

4. Manfaat Akademik dan PraktisBagi mahasiswa, topik-topik ini meningkatkan kemampuan analisis dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Bagi praktisi, pemahaman yang baik membantu menghasilkan laporan keuangan yang akurat, mendukung keputusan manajerial, dan memastikan kepatuhan terhadap standar. Kemampuan mengikuti perkembangan isu akuntansi juga membuat akuntan lebih adaptif di era digital.

AKM C2025 -> CASE STUDY

oleh Rulla Alifah -
Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093

1. Ketiga instrumen investasi memiliki karakteristik berbeda terkait imbal hasil, risiko, dan kesesuaian bagi dana pensiun. Saham dividen menawarkan return sekitar 11% per tahun namun risikonya cukup tinggi karena fluktuasi pasar. Obligasi pemerintah memberikan kupon tetap 6,5% dengan risiko sangat rendah, sehingga cocok sebagai penopang stabilitas keuangan dana pensiun. Likuiditasnya cukup baik meski harga bisa berubah jika dijual sebelum jatuh tempo. Deposito berjangka menjadi instrumen paling aman namun menawarkan return paling rendah, serta kurang fleksibel untuk penarikan mendadak. Dengan demikian, saham berfungsi untuk pertumbuhan nilai, obligasi untuk stabilitas, dan deposito sebagai penyangga likuiditas.

2. Dengan profil risiko konservatif–moderate, dana Rp10 miliar dapat dialokasikan mayoritas ke instrumen yang stabil namun tetap memberikan ruang pertumbuhan. Porsi 55% ditempatkan pada obligasi pemerintah karena aman dan memberikan arus kupon rutin. Sebesar 30% dialokasikan ke saham dividen untuk memperoleh potensi pertumbuhan jangka panjang. Sisanya 15% ditempatkan pada deposito sebagai cadangan likuiditas yang bisa digunakan untuk kebutuhan rutin atau situasi darurat. Komposisi ini menjaga keseimbangan antara keamanan dana, imbal hasil, dan fleksibilitas.

3. Dalam kondisi krisis, seperti IHSG turun 20% dan inflasi naik, portofolio akan terdampak cukup signifikan. Penurunan saham dapat mengurangi nilai portofolio sekitar 6%, sementara obligasi bisa turun 3–4% akibat kenaikan suku bunga, meskipun kupon tetap diterima. Deposito tidak terpengaruh oleh kondisi pasar. Untuk mengurangi dampak, manajer investasi dapat melakukan rebalancing, memperkuat diversifikasi, menahan obligasi hingga jatuh tempo, serta menambah instrumen likuid sebagai penyangga saat pasar sedang tidak stabil.

4. Pencatatan instrumen investasi mengikuti PSAK terkait instrumen keuangan. Saham dividen umumnya diakui sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL), sehingga perubahan harganya memengaruhi laba rugi. Obligasi pemerintah dapat dicatat pada biaya diamortisasi atau FVOCI, tergantung tujuan kepemilikan, dengan kupon diakui sebagai pendapatan bunga. Deposito dicatat pada biaya diamortisasi karena nilainya stabil dan hanya bunga yang menjadi pendapatan. Pendekatan ini memastikan laporan keuangan dana pensiun mencerminkan nilai aset sesuai karakteristik masing-masing instrumen.