Nama : Zara Nur Rohimah
Npm : 2413031070
Kelas : 2024C
Neraca memiliki keterbatasan signifikan karena sebagian besar datanya didasarkan pada prinsip biaya historis (harga perolehan saat aset dibeli), bukan nilai pasar atau nilai wajar saat ini. Hal ini menyebabkan nilai aset tetap, seperti tanah dan bangunan yang dibeli bertahun-tahun lalu, mungkin tidak mencerminkan nilai ekonomi perusahaan yang sesungguhnya di masa kini, sehingga berpotensi menyesatkan investor mengenai nilai jual perusahaan. Lebih lanjut, neraca juga tidak secara eksplisit mengakui atau mencatat banyak aset tidak berwujud yang sangat berharga yang dikembangkan secara internal, seperti merek dagang yang kuat, keahlian sumber daya manusia, atau investasi besar dalam penelitian dan pengembangan. Kelalaian pencatatan aset non-moneter yang penting ini dapat meremehkan total nilai dan prospek masa depan perusahaan, terutama bagi perusahaan berbasis teknologi atau layanan.
Keterbatasan utama lainnya berkaitan dengan sifat pelaporannya yang hanya merupakan gambaran sesaat (snapshot) dari posisi keuangan pada satu tanggal tertentu, misalnya akhir kuartal atau akhir tahun. Neraca tidak memberikan informasi mengenai arus kas atau tren kinerja yang terjadi selama periode waktu tersebut, sehingga sulit untuk menilai seberapa stabil atau fluktuatif posisi keuangan perusahaan. Selain itu, penyusunan neraca melibatkan sejumlah estimasi dan pertimbangan subjektif oleh manajemen (misalnya dalam menentukan masa manfaat aset atau cadangan kerugian piutang), yang dapat memengaruhi akurasi absolut dari beberapa pos yang dilaporkan. Keterbatasan-keterbatasan ini membuat neraca harus selalu dianalisis bersama dengan laporan keuangan lainnya terutama laporan laba rugi dan arus kas untuk mendapatkan pemahaman yang lengkap dan relevan.