Nama : Zara Nur Rohimah
Npm : 2413031070
Kelas : 2024C
video tersebut mmebahas "FASB's Conceptual Framework for Accounting" adalah bahwa Kerangka Konseptual yang disusun oleh Financial Accounting Standards Board (FASB) menjadi landasan penting bagi Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum (GAAP) di Amerika Serikat. Kerangka ini bertujuan untuk memastikan bahwa laporan keuangan menyediakan informasi yang berguna, relevan, dan dapat diandalkan bagi para pengambil keputusan, terutama investor dan kreditor. Untuk mencapai tujuan tersebut, informasi akuntansi harus memenuhi serangkaian karakteristik kualitatif, baik fundamental seperti relevansi (dengan pertimbangan materialitas) dan representasi yang jujur, maupun yang meningkatkan seperti ketepatan waktu, dapat diverifikasi, dapat dipahami, dan dapat dibandingkan.
Selain karakteristik kualitatif, kerangka ini juga didasarkan pada beberapa asumsi inti seperti entitas ekonomi yang terpisah, kelangsungan usaha perusahaan, periodisitas pelaporan, dan penggunaan unit moneter sebagai alat ukur. Video ini juga menyoroti prinsip-prinsip akuntansi penting seperti pengukuran atribut campuran, pengakuan pendapatan ketika layanan diberikan atau barang dikirim, serta prinsip penandingan untuk pengakuan beban. Namun, ada juga kendala yang diakui, termasuk biaya produksi informasi keuangan, praktik-praktik khusus industri, dan prinsip konservatisme yang cenderung mengakui kerugian lebih cepat daripada keuntungan. Kerangka ini secara keseluruhan berupaya menciptakan standar yang konsisten dan informatif untuk pelaporan keuangan.
Npm : 2413031070
Kelas : 2024C
video tersebut mmebahas "FASB's Conceptual Framework for Accounting" adalah bahwa Kerangka Konseptual yang disusun oleh Financial Accounting Standards Board (FASB) menjadi landasan penting bagi Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum (GAAP) di Amerika Serikat. Kerangka ini bertujuan untuk memastikan bahwa laporan keuangan menyediakan informasi yang berguna, relevan, dan dapat diandalkan bagi para pengambil keputusan, terutama investor dan kreditor. Untuk mencapai tujuan tersebut, informasi akuntansi harus memenuhi serangkaian karakteristik kualitatif, baik fundamental seperti relevansi (dengan pertimbangan materialitas) dan representasi yang jujur, maupun yang meningkatkan seperti ketepatan waktu, dapat diverifikasi, dapat dipahami, dan dapat dibandingkan.
Selain karakteristik kualitatif, kerangka ini juga didasarkan pada beberapa asumsi inti seperti entitas ekonomi yang terpisah, kelangsungan usaha perusahaan, periodisitas pelaporan, dan penggunaan unit moneter sebagai alat ukur. Video ini juga menyoroti prinsip-prinsip akuntansi penting seperti pengukuran atribut campuran, pengakuan pendapatan ketika layanan diberikan atau barang dikirim, serta prinsip penandingan untuk pengakuan beban. Namun, ada juga kendala yang diakui, termasuk biaya produksi informasi keuangan, praktik-praktik khusus industri, dan prinsip konservatisme yang cenderung mengakui kerugian lebih cepat daripada keuntungan. Kerangka ini secara keseluruhan berupaya menciptakan standar yang konsisten dan informatif untuk pelaporan keuangan.