Kiriman dibuat oleh Adinda Putri Zahra

TA C2025 -> ACTIVITY: RESUME

oleh Adinda Putri Zahra -
Nama: Adinda Putri Zahra
NPM : 2413031083

ArtikeL pertama ini menyelidiki apakah pengimplementasian XBRL dapat meningkatkan keterbukaan informasi keuangan pada perusahaan-perusahaan keuangan di Yordania. Melalui survei yang melibatkan 124 profesional di bidang keuangan, ditemukan bahwa XBRL secara signifikan memperbaiki transparansi, keandalan, dan kemudahan dalam menganalisis laporan keuangan. XBRL berperan dalam menstandarkan data, mengurangi kesalahan, mempercepat proses pelaporan, serta mengurangi asimetri informasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan XBRL mendorong pengambilan keputusan yang lebih baik dan juga meningkatkan efisiensi serta kepercayaan pasar.

Artikel kedua ini mengulas pengaruh penerapan XBRL terhadap biaya ekuitas di perusahaan publik yang ada di Indonesia. Dengan menganalisis kondisi sebelum dan sesudah penerapan XBRL, ditemui bahwa format digital ini dapat menurunkan biaya ekuitas melalui peningkatan transparansi, pengurangan kesalahan, dan kemudahan dalam pemrosesan informasi untuk para investor. Selain itu, faktor-faktor seperti ukuran perusahaan, tingkat utang, dan rasio market to book juga terbukti memengaruhi besarnya biaya ekuitas, sementara beberapa sektor seperti pertanian, industri dasar, pertambangan, lain-lain, dan properti cenderung menghadapi risiko yang lebih tinggi yang berdampak pada peningkatan biaya ekuitas. Secara keseluruhan, penerapan XBRL memberikan dampak positif terhadap kualitas informasi keuangan dan suasana investasi di Indonesia.

Menurut pendapat saya bahwa kedua tulisan tersebut saling mendukung: satu tulisan menekankan betapa pentingnya XBRL dalam meningkatkan mutu informasi, sementara yang lainnya menunjukkan bahwa keuntungan tersebut menciptakan nilai ekonomi yang nyata untuk perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan efisiensi teknis, tetapi juga memberikan pengaruh strategis pada bagaimana risiko dan biaya modal dipersepsikan di pasar keuangan.

TA C2025 -> CASE STUDY

oleh Adinda Putri Zahra -
Nama : Adinda Putri Zahra
NPM : 2413031083

1. Tantangan Utama Pt Sumber Hijau
PT Sumber Hijau menghadapi masalah yang rumit dalam mengintegrasikan pertumbuhan di Kalimantan Timur dengan prinsip keberlanjutan, terutama karena sektor kelapa sawit sering dihubungkan dengan penebangan hutan dan konflik sosial. Salah satu isu utama adalah tekanan dari berbagai pemangku kepentingan. Investor internasional mendorong praktik ESG untuk mendapatkan transparansi, sementara masyarakat lokal serta organisasi non-pemerintah menuntut perlindungan hak-hak adat dan kelestarian lingkungan. Hal ini memaksa manajemen untuk mencari keseimbangan tanpa mengorbankan keuntungan, yang merupakan hal yang menantang dalam industri yang bergantung pada ekspor barang.

2. Teori Akutans positif dan Teori Akuntansi Normatif
Teori Akuntansi Positif menggambarkan tindakan yang terjadi berdasarkan perilaku nyata dari manajemen dan pasar, tanpa mempertimbangkan nilai-nilai moral. Dalam hal ini, teori positif membantu untuk memahami: alasan di balik ekspansi manajemen (dorongan untuk tumbuh, tekanan dari pemegang saham), cara investor yang peduli pada ESG mempengaruhi kebijakan laporan, serta pengaruh asosiasi industri dan pemerintah terhadap standar.
Teori Akuntansi Normatif dalam hal ini merekomendasikan "apa yang seharusnya dilakukan" berdasarkan norma-norma etis dan ideal. Dalam situasi ini, pendekatan normatif mengajak PT Sumber Hijau untuk melaporkan dampak SDGs secara komprehensif dan terbuka, meskipun PSAK belum sepenuhnya selesai, untuk mendukung keadilan sosial dan lingkungan.

3.Meskipun PSAK yang didasarkan pada IFRS belum sepenuhnya mencakup ESG (contohnya, PSAK 1 hanya berkaitan dengan pengungkapan umum), PT Sumber Hijau dapat menggabungkan SDGs melalui pengungkapan tambahan dan standar laporan eksternal. Pendekatan utama mengacu pada GRI Standards. GRI menyediakan kerangka yang diperlukan untuk melaporkan indikator SDGs, seperti GRI 201 (Ekonomi) untuk SDG 8, GRI 302 (Energi) untuk SDG 13, dan GRI 304 (Biodiversitas) untuk SDG 15. Pengintegrasian ini dilakukan dengan cara menyertakan laporan GRI sebagai lampiran atau sebagai bagian dari laporan tahunan, yang kemudian dirujuk dalam laporan keuangan untuk meningkatkan transparansi.

4. Sebagai akuntan yang memiliki tanggung jawab dalam penyajian laporan keberlanjutan, saya akan merekomendasikan PT Sumber Hijau untuk membuat narasi yang adil, jelas, dan melibatkan semua pihak, dengan mengedepankan nilai-nilai etika seperti kejujuran dan netralitas (mengacu pada Kode Etik IAI).Serta melakukan pengidentifikasian pemangku kepentingan (misalnya, investor internasional membutuhkan informasi ESG yang terukur untuk SDG 13/15, komunitas setempat menginginkan jaminan perlindungan hak adat untuk SDG 8). Cerita perlu memberikan respon terhadap hal ini dengan informasi yang akurat, bukan hanya pernyataan tanpa dasar.

TA C2025 -> e-journal

oleh Adinda Putri Zahra -
Nama : Adinda Putri Zahra
NPM: 2413031083

Artikel yang berjudul "Enhancing the Value of Corporate Sustainability: An Approach for Aligning Multiple SDGs Guides on Reporting" membahas berbagai tantangan dan solusi bagi perusahaan dalam usaha meningkatkan nilai keberlanjutan mereka melalui pelaporan yang lebih efisien. Inti dari artikel ini adalah mengusulkan cara untuk menyelaraskan berbagai pedoman pelaporan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang ditetapkan oleh PBB, seperti Global Reporting Initiative (GRI), Sustainability Accounting Standards Board (SASB), dan Integrated Reporting (IR). Artikel tersebut menyoroti bahwa pelaporan keberlanjutan yang tidak terkoordinasi sering tidak memberikan nilai yang optimal, sehingga perusahaan perlu mengintegrasikan SDGs ke dalam rencana bisnis mereka guna mencapai dampak sosial, lingkungan, dan ekonomi yang lebih signifikan. Pendekatan ini mencakup langkah-langkah seperti pemetaan SDGs, penggabungan data, dan pengukuran dampak, dengan tujuan untuk membantu perusahaan tidak hanya memenuhi kriteria pelaporan tetapi juga mendorong inovasi dan keunggulan di pasar.

TA C2025 -> DISKUSI

oleh Adinda Putri Zahra -
Nama : Adinda Putri zahra
NPM : 2413031083

Setelah menyimmak video di atas saaya dapat mengetahui bahwa Pelaporan mengenai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) merupakan langkah penting bagi perusahaan untuk menilai, mengelola, dan menyampaikan efek baik dan buruk dari aktivitas mereka terhadap agenda pembangunan global. Esensi dari pelaporan yang berhasil ialah mengidentifikasi 2-3 SDGs yang paling sesuai dengan kegiatan utama bisnis (materialitas), kemudian secara sistematis memasukkannya ke dalam strategi perusahaan, alih-alih hanya menjadi kegiatan CSR tambahan. Pelaporan yang jujur dan dilandasi oleh kerangka kerja yang standar (seperti GRI) tidak hanya memperkuat kepercayaan di mata investor dan konsumen yang peduli tentang keberlanjutan (ESG), tetapi juga berfungsi sebagai alat dalam manajemen risiko serta pendorong untuk menemukan peluang pasar baru yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan, sehingga membantu peralihan bisnis dari sekadar mencari keuntungan menjadi menciptakan nilai bersama bagi masyarakat.

AKM C2025 -> Diskusi

oleh Adinda Putri Zahra -
Nama: Adinda Putri Zahra
NPM: 2413031083
Kelas : 2024 C

Aset tetap merupakan aset fisik yang dimiliki oleh sebuah entitas untuk dimanfaatkan secara langsung dalam kegiatan operasional utamanya, seperti mesin untuk proses produksi, kendaraan untuk pengiriman, atau gedung kantor yang digunakan sendiri, sehingga perannya adalah untuk mendukung pendapatan utama perusahaan. Di sisi lain, properti investasi adalah tanah atau bangunan yang dimiliki bukan untuk digunakan dalam operasi sehari-hari, melainkan untuk tujuan investasi, yaitu untuk mendapatkan pendapatan sewa atau kenaikan nilai di masa depan, yang menjadikan aset ini berfungsi sebagai sumber pendapatan pasif atau media penyimpanan kekayaan. Jika saya diminta untuk memilih membeli assets tetap atau properti investasi maka saya akan memilih untuk membeli properti investasi alasannya karena properti investasi memiliki keunggulan karena menyediakan peluang untuk meraih keuntungan ganda.