NAMA :Inaya Salwa Iasya
NPM :2413031036
Jurnal ini mengulas fungsi teori pengukuran dalam membantu tujuan laporan keuangan serta menyoalkan pernyataan bahwa akuntansi adalah disiplin yang berfokus pada pengukuran. Penulis menekankan bahwa dalam ilmu sosial, pengukuran wajib berlandaskan pada teori pengukuran yang tegas, khususnya representational theory of measurement, yang mensyaratkan keberadaan objek yang diukur, atribut yang didefinisikan secara empiris, skala pengukuran, serta tujuan pengukuran yang seragam. Namun, dalam praktik akuntansi, meskipun laporan keuangan diyakini sebagai hasil dari proses pengukuran, akuntansi belum memiliki teori pengukuran yang secara jelas mendukung tujuan tersebut. Konsep-konsep inti seperti nilai, biaya, laba, aset, dan liabilitas dinilai tidak jelas, tergantung pada estimasi, asumsi kelangsungan hidup, serta kejadian di masa depan, sehingga tidak sesuai dengan prinsip pengukuran ilmiah yang mengharuskan objektivitas, keterukuran, dan adanya fenomena empiris yang nyata. Dengan menganalisis dua belas tujuan laporan keuangan yang ditetapkan oleh Trueblood Committee, penulis menunjukkan bahwa mayoritas tujuan tersebut—seperti penyajian informasi faktual, peramalan arus kas, penilaian daya guna laba, dan evaluasi kinerja—tidak sesuai dengan prinsip pengukuran representasional karena mengasumsikan keakuratan dan kebenaran angka akuntansi, padahal dalam teori pengukuran setiap hasil selalu bersifat perkiraan dan mengandung elemen kesalahan. Sebagai akibatnya, jurnal ini menyimpulkan bahwa laporan keuangan yang ada saat ini belum dapat dianggap memiliki informasi pengukuran yang valid secara ilmiah, serta merekomendasikan agar disiplin akuntansi mendiskusikan kembali fungsi pengukuran dan mengembangkan teori pengukuran akuntansi yang jelas agar tujuan laporan keuangan sejalan dengan prinsip-prinsip pengukuran dalam ilmu sosial.