Assalamualaikum Wr. Wb.
Izin Memperkenalkan diri
Nama : Maya Khoyrotun Nisa
NPM : 2413031045
Kesimpulan dari vidio yang telah diberikan adalah akuntansi merupakan proses mencatat, mengklasifikasikan, meringkas, dan melaporkan transaksi keuangan dari suatu entitas bisnis atau organisasi, agar informasi tersebut dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan ekonomi. Akuntansi membantu memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi keuangan sebuah entitas melalui laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, dan arus kas.
Akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis" karena berfungsi untuk mengkomunikasikan informasi keuangan kepada pihak internal (manajemen) maupun eksternal (investor, kreditur, pemerintah, dan masyarakat umum).
Sejarah akuntansi bermula sejak zaman kuno dan terus berkembang hingga menjadi sistem kompleks yang digunakan di seluruh dunia saat ini.
Sekitar 3000 SM, di Mesopotamia dan Mesir Kuno, bentuk awal akuntansi sudah mulai diterapkan. Saat itu, akuntansi masih berupa pembukuan sederhana (bookkeeping) yang digunakan untuk mencatat transaksi ekonomi, seperti perdagangan hasil bumi dan ternak. Media yang digunakan adalah tablet tanah liat dan gulungan papirus.
Perkembangan besar terjadi pada tahun 1494 M, ketika seorang biarawan asal Italia bernama Luca Pacioli menerbitkan buku berjudul "Summa de Arithmetica, Geometria, Proportioni et Proportionalita". Di dalam buku ini terdapat penjelasan pertama mengenai sistem Double Entry atau sistem pencatatan berpasangan, yang menjadi dasar sistem akuntansi modern. Karena kontribusinya ini, Luca Pacioli dijuluki sebagai Bapak Akuntansi.
Memasuki abad ke-19, Revolusi Industri mendorong pertumbuhan perusahaan besar dan menciptakan kebutuhan akan sistem akuntansi yang lebih terstruktur. Tahun 1887, didirikan American Association of Public Accountants yang menjadi cikal bakal AICPA di Amerika Serikat.
Pada tahun 1930-an, Depresi Besar mendorong pembentukan Securities and Exchange Commission (SEC) di AS dan lahirnya komite-komite penyusun standar akuntansi untuk menjamin transparansi dan akurasi laporan keuangan.
Tahun 1973, dua lembaga penting dibentuk: Financial Accounting Standards Board (FASB) di AS dan International Accounting Standards Committee (IASC) di tingkat global. IASC kemudian berkembang menjadi International Accounting Standards Board (IASB) dan memperkenalkan IFRS (International Financial Reporting Standards) yang banyak digunakan secara global.
Krisis besar seperti Skandal Enron tahun 2001 dan Krisis Keuangan Global tahun 2007 mengungkap kelemahan dalam praktik akuntansi dan mendorong pembaruan regulasi, seperti Sarbanes-Oxley Act tahun 2002 dan penerbitan IFRS 9 tahun 2014.
Seiring waktu, akuntansi terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan tuntutan zaman. Tahun 2021, IFRS Foundation membentuk International Sustainability Standards Board (ISSB) untuk merespons kebutuhan akan informasi keuangan terkait keberlanjutan dan iklim. Tahun 2023, ISSB menerbitkan IFRS S1 dan S2 yang mulai berlaku pada tahun 2024.
Kini, akuntansi juga mulai mengintegrasikan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), otomatisasi, dan blockchain, yang mempercepat dan meningkatkan akurasi proses pelaporan dan audit.
Izin Memperkenalkan diri
Nama : Maya Khoyrotun Nisa
NPM : 2413031045
Kesimpulan dari vidio yang telah diberikan adalah akuntansi merupakan proses mencatat, mengklasifikasikan, meringkas, dan melaporkan transaksi keuangan dari suatu entitas bisnis atau organisasi, agar informasi tersebut dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan ekonomi. Akuntansi membantu memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi keuangan sebuah entitas melalui laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, dan arus kas.
Akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis" karena berfungsi untuk mengkomunikasikan informasi keuangan kepada pihak internal (manajemen) maupun eksternal (investor, kreditur, pemerintah, dan masyarakat umum).
Sejarah akuntansi bermula sejak zaman kuno dan terus berkembang hingga menjadi sistem kompleks yang digunakan di seluruh dunia saat ini.
Sekitar 3000 SM, di Mesopotamia dan Mesir Kuno, bentuk awal akuntansi sudah mulai diterapkan. Saat itu, akuntansi masih berupa pembukuan sederhana (bookkeeping) yang digunakan untuk mencatat transaksi ekonomi, seperti perdagangan hasil bumi dan ternak. Media yang digunakan adalah tablet tanah liat dan gulungan papirus.
Perkembangan besar terjadi pada tahun 1494 M, ketika seorang biarawan asal Italia bernama Luca Pacioli menerbitkan buku berjudul "Summa de Arithmetica, Geometria, Proportioni et Proportionalita". Di dalam buku ini terdapat penjelasan pertama mengenai sistem Double Entry atau sistem pencatatan berpasangan, yang menjadi dasar sistem akuntansi modern. Karena kontribusinya ini, Luca Pacioli dijuluki sebagai Bapak Akuntansi.
Memasuki abad ke-19, Revolusi Industri mendorong pertumbuhan perusahaan besar dan menciptakan kebutuhan akan sistem akuntansi yang lebih terstruktur. Tahun 1887, didirikan American Association of Public Accountants yang menjadi cikal bakal AICPA di Amerika Serikat.
Pada tahun 1930-an, Depresi Besar mendorong pembentukan Securities and Exchange Commission (SEC) di AS dan lahirnya komite-komite penyusun standar akuntansi untuk menjamin transparansi dan akurasi laporan keuangan.
Tahun 1973, dua lembaga penting dibentuk: Financial Accounting Standards Board (FASB) di AS dan International Accounting Standards Committee (IASC) di tingkat global. IASC kemudian berkembang menjadi International Accounting Standards Board (IASB) dan memperkenalkan IFRS (International Financial Reporting Standards) yang banyak digunakan secara global.
Krisis besar seperti Skandal Enron tahun 2001 dan Krisis Keuangan Global tahun 2007 mengungkap kelemahan dalam praktik akuntansi dan mendorong pembaruan regulasi, seperti Sarbanes-Oxley Act tahun 2002 dan penerbitan IFRS 9 tahun 2014.
Seiring waktu, akuntansi terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan tuntutan zaman. Tahun 2021, IFRS Foundation membentuk International Sustainability Standards Board (ISSB) untuk merespons kebutuhan akan informasi keuangan terkait keberlanjutan dan iklim. Tahun 2023, ISSB menerbitkan IFRS S1 dan S2 yang mulai berlaku pada tahun 2024.
Kini, akuntansi juga mulai mengintegrasikan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), otomatisasi, dan blockchain, yang mempercepat dan meningkatkan akurasi proses pelaporan dan audit.