Posts made by Tantowi Jauhari

AKM A2025 -> Diskusi

by Tantowi Jauhari -
Nama : Tantowi Jauhari
NPM : 2413031008

Keterbatasan utama dari neraca sebagai sumber informasi adalah bahwa neraca hanya menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada satu titik waktu tertentu sehingga bersifat statis dan tidak mencerminkan perubahan kondisi keuangan secara berkelanjutan. Selain itu, sebagian besar pos dicatat berdasarkan biaya historis, bukan nilai pasar saat ini, sehingga informasi bisa kurang relevan. Neraca juga tidak mencantumkan semua informasi penting, terutama hal-hal yang tidak dapat diukur secara kuantitatif seperti reputasi atau kualitas sumber daya manusia. Beberapa angka dalam neraca pun bergantung pada estimasi dan pertimbangan manajemen yang dapat mengurangi keandalan, serta tidak memberikan gambaran mengenai kinerja dan arus kas perusahaan. Oleh karena itu, neraca perlu dipahami bersama dengan laporan laba rugi, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap.

AKM A2025 -> Diskusi

by Tantowi Jauhari -
Nama : Tantowi Jauhari
NPM : 2413031008

a.) Pengelolaan laba (earnings management) adalah tindakan manajemen untuk mengatur, menunda, mempercepat, atau bahkan memanipulasi pengakuan pendapatan maupun beban agar laba terlihat sesuai dengan tujuan tertentu.

Dampak positif:
Jika dilakukan secara wajar dan sesuai standar akuntansi (misalnya pemilihan metode depresiasi yang sah), maka pengelolaan laba bisa membantu menampilkan informasi keuangan yang lebih stabil dan dapat diprediksi. Hal ini bisa meningkatkan kepercayaan investor karena laba terlihat konsisten.

Dampak negatif:
Namun jika pengelolaan laba dilakukan berlebihan atau dengan tujuan menyesatkan (misalnya “menyembunyikan kerugian”), maka kualitas laba menurun. Laba yang dihasilkan tidak lagi mencerminkan kondisi ekonomi sebenarnya, sehingga menyesatkan pengguna laporan keuangan dalam pengambilan keputusan.
Dengan demikian, kualitas laba sangat dipengaruhi oleh sejauh mana pengelolaan laba dilakukan secara etis, transparan, dan sesuai prinsip akuntansi.

b.) - Laba bisa dipengaruhi kebijakan akuntansi. Misalnya, metode penyusutan, pencatatan persediaan, atau estimasi piutang tak tertagih akan memengaruhi besar kecilnya laba.
- Potensi rekayasa laba. Manajemen bisa mengatur angka laba untuk kepentingan tertentu (misalnya menaikkan harga saham, memperoleh bonus, atau memenuhi syarat pinjaman).
- Laba tidak selalu mencerminkan kas riil. Laba akuntansi bisa tinggi, tetapi arus kas perusahaan rendah karena adanya piutang yang belum tertagih.

Prinsip akuntansi yang berlaku umum (GAAP/SAK di Indonesia) bertujuan untuk:
- Menjamin keterbandingan antar perusahaan dan antar periode.
- Meningkatkan transparansi dan objektivitas, sehingga laporan mencerminkan kondisi ekonomi sebenarnya.
- Melindungi kepentingan pemakai laporan keuangan, terutama investor, kreditur, dan pihak eksternal lain agar tidak disesatkan.
- Memberikan dasar hukum dan etika bagi akuntan dalam menyusun laporan, sehingga tidak semata-mata mengikuti kepentingan manajemen.