nama: Waly Tanti Fitrani
NPM: 2413031031
1. Pengertian dan jenis instrumen keuangan
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi satu pihak dan kewajiban keuangan atau instrumen ekuitas bagi pihak lainnya. Jenis-jenisnya dibagi menjadi dua, yaitu instrumen keuangan primer (seperti kas, piutang, utang, dan saham biasa) dan instrumen keuangan derivatif (seperti opsi, futures, dan swap) yang nilainya bergantung pada instrumen lain. Instrumen keuangan digunakan untuk investasi, pembiayaan, dan pengelolaan risiko.
2. Kas dan pengendalian internal terhadap kas
Kas merupakan aset paling likuid yang mencakup uang tunai, saldo bank, dan setara kas seperti deposito jangka pendek. Pengendalian internal terhadap kas bertujuan mencegah penyelewengan dan memastikan keakuratan pencatatan. Langkah-langkah pengendalian antara lain: pemisahan tugas antara penerimaan dan pengeluaran kas, penggunaan bukti transaksi yang lengkap, rekonsiliasi bank secara rutin, serta pembatasan akses fisik terhadap kas.
3. Penyajian dan pengungkapan kas dalam laporan keuangan
Dalam laporan keuangan, kas dan setara kas disajikan pada bagian aset lancar di neraca. Setara kas mencakup investasi jangka pendek yang mudah dicairkan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan. Dalam catatan atas laporan keuangan, perusahaan harus mengungkapkan komponen kas dan setara kas secara rinci, termasuk saldo kas yang dibatasi penggunaannya atau tidak dapat digunakan untuk operasi normal.
4. Pengertian dan pengakuan piutang
Piutang adalah hak perusahaan untuk menerima kas atau aset lain dari pelanggan akibat penjualan barang atau jasa secara kredit. Piutang diakui ketika perusahaan telah menyerahkan barang atau jasa kepada pelanggan dan memiliki hak hukum untuk menagih pembayaran, sesuai dengan prinsip akrual.
5. Penilaian, perhitungan penurunan nilai, penyajian dan pengungkapan piutang
Piutang dinilai sebesar jumlah yang diharapkan dapat ditagih (net realizable value). Penurunan nilai piutang diakui jika terdapat bukti objektif bahwa sebagian piutang tidak dapat ditagih, misalnya pelanggan mengalami kesulitan keuangan. Estimasi kerugian dicatat melalui cadangan kerugian piutang. Dalam laporan keuangan, piutang disajikan setelah dikurangi cadangan tersebut, dan pengungkapan mencakup kebijakan penilaian serta metode estimasi yang digunakan.
6. Analisis kas dan piutang
Analisis kas dan piutang bertujuan menilai likuiditas dan efektivitas pengelolaan aset lancar perusahaan. Beberapa rasio yang digunakan antara lain current ratio, quick ratio, perputaran piutang (receivable turnover), dan periode penagihan rata-rata (average collection period). Dari analisis ini, perusahaan dapat menilai kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek serta efisiensi dalam menagih piutang dari pelanggan.
NPM: 2413031031
1. Pengertian dan jenis instrumen keuangan
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi satu pihak dan kewajiban keuangan atau instrumen ekuitas bagi pihak lainnya. Jenis-jenisnya dibagi menjadi dua, yaitu instrumen keuangan primer (seperti kas, piutang, utang, dan saham biasa) dan instrumen keuangan derivatif (seperti opsi, futures, dan swap) yang nilainya bergantung pada instrumen lain. Instrumen keuangan digunakan untuk investasi, pembiayaan, dan pengelolaan risiko.
2. Kas dan pengendalian internal terhadap kas
Kas merupakan aset paling likuid yang mencakup uang tunai, saldo bank, dan setara kas seperti deposito jangka pendek. Pengendalian internal terhadap kas bertujuan mencegah penyelewengan dan memastikan keakuratan pencatatan. Langkah-langkah pengendalian antara lain: pemisahan tugas antara penerimaan dan pengeluaran kas, penggunaan bukti transaksi yang lengkap, rekonsiliasi bank secara rutin, serta pembatasan akses fisik terhadap kas.
3. Penyajian dan pengungkapan kas dalam laporan keuangan
Dalam laporan keuangan, kas dan setara kas disajikan pada bagian aset lancar di neraca. Setara kas mencakup investasi jangka pendek yang mudah dicairkan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan. Dalam catatan atas laporan keuangan, perusahaan harus mengungkapkan komponen kas dan setara kas secara rinci, termasuk saldo kas yang dibatasi penggunaannya atau tidak dapat digunakan untuk operasi normal.
4. Pengertian dan pengakuan piutang
Piutang adalah hak perusahaan untuk menerima kas atau aset lain dari pelanggan akibat penjualan barang atau jasa secara kredit. Piutang diakui ketika perusahaan telah menyerahkan barang atau jasa kepada pelanggan dan memiliki hak hukum untuk menagih pembayaran, sesuai dengan prinsip akrual.
5. Penilaian, perhitungan penurunan nilai, penyajian dan pengungkapan piutang
Piutang dinilai sebesar jumlah yang diharapkan dapat ditagih (net realizable value). Penurunan nilai piutang diakui jika terdapat bukti objektif bahwa sebagian piutang tidak dapat ditagih, misalnya pelanggan mengalami kesulitan keuangan. Estimasi kerugian dicatat melalui cadangan kerugian piutang. Dalam laporan keuangan, piutang disajikan setelah dikurangi cadangan tersebut, dan pengungkapan mencakup kebijakan penilaian serta metode estimasi yang digunakan.
6. Analisis kas dan piutang
Analisis kas dan piutang bertujuan menilai likuiditas dan efektivitas pengelolaan aset lancar perusahaan. Beberapa rasio yang digunakan antara lain current ratio, quick ratio, perputaran piutang (receivable turnover), dan periode penagihan rata-rata (average collection period). Dari analisis ini, perusahaan dapat menilai kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek serta efisiensi dalam menagih piutang dari pelanggan.