Posts made by Fadhilah Izdihar

AKM B2025 -> Diskusi

by Fadhilah Izdihar -
Nama : Fadhilah Izdihar
NPM : 2413031068

1. Pengelolaan laba merupakan upaya manajemen dalam “mengatur” angka laba yang disajikan, baik lewat kebijakan akuntansi maupun timing pencatatan transaksi. Kalau pengelolaan laba dilakukan secara sehat (misalnya untuk meredam fluktuasi laba yang terlalu ekstrem), maka informasi laba bisa terasa lebih stabil dan mudah dipahami. Namun, ketika pengelolaan laba dilakukan dengan tujuan menutupi kondisi sebenarnya, kualitas laba jadi menurun karena laporan tidak lagi mencerminkan realitas ekonomi perusahaan.

Artinya, kualitas laba sangat bergantung pada seberapa jauh manajemen menggunakan kebijakan itu secara etis atau justru manipulatif.

2. Angka laba dalam laporan laba-rugi tidak selalu sepenuhnya “murni” karena bisa dipengaruhi oleh metode akuntansi yang dipilih, asumsi, atau bahkan rekayasa manajemen.
Karena itu, kita perlu berhati-hati: laba besar belum tentu berarti kondisi kas perusahaan sehat, begitu juga sebaliknya.
Penerapan prinsip akuntansi yang berlaku umum (PSAK/GAAP) bertujuan untuk:

1. Menjaga agar laporan disusun dengan aturan yang jelas, sehingga hasilnya bisa dipercaya.

2. Membuat laporan lebih konsisten antar periode maupun antar perusahaan.

3. Memberikan gambaran yang wajar mengenai kinerja keuangan, sehingga bisa dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan.

4. Membatasi ruang gerak manajemen dalam melakukan manipulasi berlebihan.

AKM B2025 -> Diskusi

by Fadhilah Izdihar -
Izin menjawab bu
Nama : Fadhilah Izdihar
NPM : 2413031068

langkah langkah dalam siklus akuntansi itu
1. Mencatat Transaksi
Semua kegiatan keuangan perusahaan pertama-tama harus dikenali dan dicatat berdasarkan bukti transaksi, misalnya struk, faktur, atau kuitansi.

2. Menulis di Jurnal
Setelah itu transaksi dicatat ke dalam jurnal umum dengan aturan debit dan kredit.

3. Memindahkan ke Buku Besar
Catatan dari jurnal dipindahkan (diposting) ke akun-akun yang sesuai di buku besar supaya lebih mudah dipantau.

4. Membuat Neraca Saldo
Dari buku besar, disusun daftar saldo akun. Tujuannya untuk memastikan total debit sama dengan total kredit.

5. Melakukan Penyesuaian
Beberapa akun butuh disesuaikan, contohnya beban yang masih harus dibayar, pendapatan diterima dimuka, atau penyusutan aset.

6. Menyusun Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
Setelah penyesuaian dibuat, neraca saldo diperbarui agar datanya sesuai kondisi sebenarnya.

7. Menyusun Laporan Keuangan
Data dari neraca saldo digunakan untuk membuat laporan keuangan, yaitu laporan laba rugi, perubahan modal, dan neraca.

8. Menutup Buku (Jurnal Penutup)
Akun pendapatan dan beban ditutup supaya saldo kembali nol untuk periode berikutnya.

9. Mengecek dengan Neraca Saldo Setelah Penutupan
Disusun neraca saldo akhir untuk memastikan semua sudah balance setelah penutupan.

10. Membuat Jurnal Pembalik (jika perlu)
Langkah opsional ini dilakukan di awal periode berikutnya untuk memudahkan pencatatan transaksi rutin.

TA B 2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Fadhilah Izdihar -
Assalamualaikum izin memperkenalkan diri:
Nama : Fadhilah Izdihar
NPM : 2413031068
Kelas : 2024B

Jurnal ini membahas pentingnya teori akuntansi, elemen, struktur, dan kerangka konseptual sebagai dasar dalam praktik pelaporan keuangan. Teori akuntansi dijelaskan sebagai kumpulan konsep yang terorganisir untuk menghasilkan laporan keuangan yang berguna, andal, konsisten, dan dapat dibandingkan.

Elemen utama teori akuntansi meliputi: (1) kegunaan informasi, (2) karakteristik kualitatif seperti relevansi, keandalan, konsistensi, serta kemampuan dibandingkan, dan (3) empat asumsi dasar, yaitu entitas usaha, periodisitas, going concern, dan uang sebagai satuan ukur.

Struktur teori akuntansi terdiri dari postulat, konsep, dan prinsip. Postulat mencakup anggapan dasar, seperti entitas dan kelangsungan usaha. Konsep mencakup hal-hal seperti konservatisme dan kesesuaian (matching). Prinsip mencakup aturan praktis, seperti prinsip biaya historis, pengakuan pendapatan, dan pengungkapan penuh.

Selanjutnya, kerangka konseptual (conceptual framework) berfungsi sebagai pedoman dalam menetapkan standar akuntansi, menyusun laporan keuangan, serta membantu auditor, penyusun laporan, pengguna laporan, dan lembaga standar dalam menilai kesesuaian praktik. Kerangka ini menekankan pada tujuan laporan keuangan, karakteristik kualitatif, elemen laporan, serta konsep modal dan pemeliharaan modal.

Jurnal ini menegaskan bahwa teori akuntansi hanya bermanfaat jika benar-benar diterapkan. Tanpa penerapan, teori hanya menjadi wacana, sementara praktik bisa menyimpang dan membuka peluang terjadinya kecurangan laporan keuangan. Karena itu, teori akuntansi dan kerangka konseptual perlu dijadikan pedoman nyata untuk meningkatkan kualitas, transparansi, dan kredibilitas laporan keuangan.
Assalamualaikum izin memperkenalkan diri :
Nama : Fadhilah Izdihar
NPM : 2413031068
Kelas : 2024B

Menurut saya, struktur teori akuntansi itu punya peran penting banget karena jadi landasan dalam penyusunan laporan keuangan. Di dalamnya ada elemen-elemen seperti kegunaan, relevansi, keandalan, konsistensi, dan perbandingan, yang semuanya bikin laporan keuangan nggak cuma formalitas, tapi benar-benar bisa dipakai untuk ambil keputusan.

Struktur ini juga terdiri dari postulat, konsep, dan prinsip, misalnya tentang anggapan perusahaan akan terus berjalan (going concern), pembagian periode, sampai prinsip biaya dan pengakuan pendapatan. Hal-hal ini bikin laporan keuangan lebih teratur dan bisa dipertanggungjawabkan.

Selain itu, ada juga kerangka konseptual yang disusun lembaga akuntansi internasional, tujuannya biar laporan keuangan punya standar yang seragam, transparan, dan mudah dipahami semua pihak, baik itu investor, kreditor, pemerintah, maupun masyarakat.

Yang paling penting, teori akuntansi ini tidak akan ada gunanya kalau cuma dipelajari tanpa dipraktikkan. Banyak kasus kecurangan muncul karena teori yang ada diabaikan. Jadi, teori akuntansi seharusnya dijalankan supaya laporan keuangan bisa relevan, terpercaya, dan bermanfaat bagi banyak pihak.