གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rizky Widyaningrum

ASP B26 -> Diskusi

Rizky Widyaningrum གིས-
Nama: Rizky Widyaningrum
NPM: 2413031060

Menurut saya, anggaran sektor publik dapat dibedakan berdasarkan tujuan dan penggunaannya. Beberapa jenisnya yaitu anggaran operasional untuk membiayai kegiatan rutin pemerintah, anggaran modal untuk pembangunan dan pengadaan aset, serta anggaran pembiayaan untuk mengatur sumber dana yang digunakan pemerintah. Selain itu, terdapat anggaran pendapatan dan belanja yang menggambarkan rencana penerimaan dan pengeluaran pemerintah dalam suatu periode. Ruang lingkup anggaran sektor publik cukup luas karena mencakup seluruh proses pengelolaan keuangan pemerintah, mulai dari perencanaan dan penyusunan anggaran, pelaksanaan, pengawasan, sampai pertanggungjawaban. Anggaran ini digunakan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan publik. Dengan begitu, anggaran dapat menjadi pedoman pemerintah dalam menggunakan dana agar sesuai dengan tujuan dan kebutuhan yang telah direncanakan.

ASP B26 -> Diskusi

Rizky Widyaningrum གིས-
Nama: Rizky Widyaningrum
NPM: 2413031060

1. Anggaran tradisional lebih berfokus pada input atau jumlah dana yang digunakan. Penyusunannya biasanya mengacu pada anggaran tahun sebelumnya, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan. Keberhasilannya lebih banyak dilihat dari apakah dana telah digunakan sesuai aturan dan pos yang ditetapkan. Sementara itu, anggaran berbasis New Public Management (NPM) lebih berorientasi pada kinerja dan hasil. Artinya, tidak hanya melihat berapa banyak dana yang digunakan, tetapi juga melihat hasil dan manfaat yang diperoleh. NPM menekankan efisiensi, efektivitas, dan pencapaian tujuan. Jadi, anggaran tradisional berorientasi pada input, sedangkan NPM lebih berorientasi pada hasil dan kinerja.

2. Zero-Based Budgeting (ZBB) dapat membantu mengatasi perbedaan antara anggaran tradisional dan NPM karena setiap kegiatan harus dinilai kembali dari awal, bukan otomatis mengikuti anggaran tahun sebelumnya. Setiap kegiatan perlu dijelaskan tujuan, biaya, manfaat, dan hasil yang ingin dicapai. Setelah itu, kegiatan dibandingkan dan diprioritaskan berdasarkan kebutuhan serta manfaatnya. Kegiatan yang kurang penting dapat dikurangi atau tidak diberikan anggaran. Dengan begitu, ZBB menggabungkan pengendalian penggunaan dana dari anggaran tradisional dengan fokus terhadap hasil dari NPM. Anggaran diberikan berdasarkan kebutuhan dan manfaat kegiatan, bukan hanya berdasarkan anggaran tahun sebelumnya.