Assalamualaikum Wr,Wb
Nama : Najwa Denita Syafitri
NPM : 2413031065
2024 B
Jurnal diatas membahas earnings management didefinisikan sebagai intervensi manajer dalam pelaporan keuangan untuk mencapai tujuan tertentu, baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk menyampaikan sinyal kepada pihak luar.
Praktik ini muncul karena adanya asimetri informasi, yaitu ketidakseimbangan informasi antara pihak internal (manajer) dengan pihak eksternal (investor, kreditur, regulator, dan pemangku kepentingan lain).
Terdapat dua perspektif utama dalam memahami earnings management:
1. Opportunistic perspective – Manajer memanfaatkan asimetri informasi untuk memenuhi kepentingan pribadi, seperti memperoleh bonus, memenuhi perjanjian utang, atau menghindari regulasi. Perspektif ini menekankan bahwa manajemen laba cenderung manipulatif dan merugikan pemangku kepentingan.
2. Signaling perspective – Earnings management dipandang sebagai cara untuk menyampaikan informasi positif tentang prospek perusahaan kepada investor. Dalam perspektif ini, praktik tersebut dianggap dapat membantu komunikasi, mengurangi biaya modal, serta meningkatkan relevansi informasi keuangan.
Kesimpulan jurnal diatas adalah earnings management adalah fenomena kompleks dengan dampak ganda yaitu, bisa merugikan karena manipulatif, tetapi juga bisa bermanfaat sebagai alat komunikasi. Secara keseluruhan, penelitian terdahulu masih lebih banyak menyoroti sisi oportunistik. Namun, ada peluang besar untuk penelitian lebih lanjut yang menggali motivasi lain di balik praktik earnings management, serta untuk menilai kondisi di mana manajemen laba bisa dikategorikan baik atau buruk.