Posts made by Anugrah Aziz Firdaus

MKU Pancasila TI A -> Forum Menanngapi video 2

by Anugrah Aziz Firdaus -
Nama : Anugrah Aziz Firdaus
NPM : 2415061115
Kelas : PSTI A

Video kedua membahas pentingnya Pancasila dalam membentuk karakter masyarakat di era digital, terutama dalam menghadapi tantangan modernisasi dan digitalisasi. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) disarankan menyusun silabus yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, agar nilai-nilai Pancasila lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh berbagai kalangan, termasuk generasi milenial dan masyarakat berpendidikan rendah. Penyampaian materi perlu dibuat sederhana, menghindari narasi yang terlalu filosofis dan sulit dipahami.

Pendekatan untuk memperkuat ideologi Pancasila dilakukan melalui jalur struktural dan kultural. Secara struktural, BPIP berperan penting memastikan sosialisasi Pancasila berjalan efektif melalui kebijakan yang mendukung. Secara kultural, nilai-nilai Pancasila dapat ditanamkan melalui pendidikan di kampus serta media lain yang langsung berinteraksi dengan masyarakat. Kolaborasi antara kedua pendekatan ini diharapkan memastikan nilai-nilai Pancasila tersampaikan secara merata.

Keberhasilan inisiatif ini diukur melalui meningkatnya toleransi, terutama dalam interaksi di media sosial. Namun, hal ini memerlukan dukungan kebijakan pemerintah yang mendorong keadilan sosial. Dengan pendekatan yang tepat, Pancasila dapat menjadi landasan kuat bagi masyarakat untuk berperilaku positif di era digital.

MKU Pancasila TI A -> Forum Tanggapan Video 1

by Anugrah Aziz Firdaus -
Nama : Anugrah Aziz Firdaus
NPM : 2415061115
Kelas : PSTI A

Dalam video terkait permasalahan Jaksa Tapsel Jovi Andre, isu utama yang dibahas adalah dugaan kriminalisasi dan tindakan sewenang-wenang terhadap dirinya oleh pihak tertentu di lingkungan Kejaksaan. Jovi membantah tuduhan bahwa ia menggunakan mobil dinas untuk perbuatan tidak pantas, dengan menunjukkan bukti dan pernyataan sumpah. Ia juga menyoroti framing negatif yang mencemarkan namanya melalui publikasi resmi.

Jovi mengungkap adanya intervensi dalam proses hukum oleh oknum berpengaruh di institusi tersebut, baik pada tahap penyelidikan maupun persidangan. Ia juga mengkritik pemberian informasi yang tidak berimbang kepada publik dan penggunaan fasilitas negara yang tidak semestinya, termasuk mobil dinas, yang menjadi sorotan akibat unggahannya di media sosial.

Sebagai solusi, ia mengusulkan penegakan hukum yang adil dan transparan, evaluasi internal atas pelanggaran wewenang, serta pembentukan tim independen untuk penyelidikan objektif. Hal ini diharapkan memastikan proses hukum berjalan tanpa intervensi, menghormati hak-hak terdakwa dan korban sesuai prinsip keadilan.

MKU Pancasila TI A -> Tanggapan Video Pembelajaran

by Anugrah Aziz Firdaus -
Nama : Anugrah Aziz Firdaus
Kelas : PSTI A
NPM : 2415061115

Video "Pancasila sebagai Sistem Etika" memberikan wawasan yang komprehensif tentang pentingnya Pancasila sebagai landasan moral bagi mahasiswa dan masyarakat Indonesia. Dalam video tersebut, ditekankan bahwa Pancasila bukan hanya ideologi negara, tetapi juga sistem moral yang perlu dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Video ini juga membahas tantangan yang dihadapi Pancasila, seperti perubahan sosial dan dampak negatif dari ekonomi liberal, yang menunjukkan perlunya pemahaman lebih mendalam terhadap nilai-nilai Pancasila. Untuk memperjelas pentingnya moralitas dalam tindakan, video ini menjelaskan perbedaan antara etika dan etiket. Secara keseluruhan, video ini mengajak kita untuk menjadikan Pancasila sebagai panduan dalam bertindak dan berinteraksi, guna menciptakan lingkungan yang lebih baik dan harmonis.

MKU Pancasila TI A -> Tanggapan Artikel 1

by Anugrah Aziz Firdaus -
Nama : Anugrah Aziz Firdaus
Kelas : PSTI A
NPM : 2415061115

Relevansi Pancasila sebagai Etika Politik
Artikel ini membahas pentingnya Pancasila sebagai pedoman moral dan etika politik dalam menghadapi tantangan era pasca-kebenaran, yang ditandai dengan penyebaran hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian. Pancasila, selain menjadi dasar negara, diposisikan sebagai sistem etika yang memberikan arahan moral dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai seperti keadilan, kemanusiaan, dan gotong royong dianggap mampu meredam polarisasi yang disebabkan oleh maraknya informasi palsu.

Peran Generasi Muda
Generasi muda memiliki peran penting dalam mengembangkan literasi digital untuk menangkal hoaks sekaligus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Pendidikan, baik formal maupun informal, menjadi instrumen utama dalam meningkatkan kesadaran generasi muda akan hal ini.

Tantangan Penerapan
Tantangan terbesar dalam implementasi nilai-nilai Pancasila adalah kurangnya pemahaman dan penghayatan terhadap Pancasila di masyarakat, serta dominasi pragmatisme politik yang kerap mengabaikan aspek etika.

Solusi yang Disarankan
Artikel ini merekomendasikan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan media untuk mendorong penerapan nilai-nilai Pancasila secara berkelanjutan. Langkah ini dapat diwujudkan melalui penguatan literasi media dan pendidikan karakter untuk menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya etika politik berbasis Pancasila.

MKU Pancasila TI A -> Forum Diskusi 2

by Anugrah Aziz Firdaus -
Nama : Anugrah Aziz Firdaus
NPM : 2415061115
PSTI A

Sebagai mahasiswa, saya melihat bahwa tantangan utama dalam menjadikan Pancasila sebagai filsafat bangsa Indonesia adalah bagaimana kita bisa memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila diterima, dipahami, dan diamalkan oleh setiap warga negara dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah globalisasi dan derasnya arus budaya luar, banyak masyarakat yang mulai kehilangan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Tantangan ini menjadi semakin berat ketika ada warga negara yang kurang peduli terhadap peran Pancasila dalam membentuk jati diri bangsa. Kondisi ini tentu menghambat upaya untuk membentuk bangsa yang berkarakter dan memiliki solidaritas yang kuat berdasarkan nilai-nilai nasional.

Untuk mengatasi masalah ini, saya berpendapat bahwa penting untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila secara lebih praktis dalam sistem pendidikan di semua jenjang. Pancasila tidak hanya diajarkan sebagai teori, tetapi juga melalui praktik nyata yang diterapkan dalam berbagai kegiatan di sekolah, kampus, dan lingkungan masyarakat. Misalnya, program-program ekstrakurikuler yang mengedepankan nilai gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial bisa menjadi langkah konkret yang mempermudah siswa dan mahasiswa untuk memahami makna Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, peran pendidik sangat penting untuk memberikan contoh nyata tentang bagaimana Pancasila bisa diterapkan dalam kehidupan. Guru dan dosen tidak hanya mengajarkan Pancasila dalam kelas, tetapi juga menjadi teladan dengan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam hubungan mereka dengan siswa dan masyarakat. Dengan cara ini, Pancasila bukan hanya dilihat sebagai konsep abstrak, tetapi sebagai panduan moral dan etika yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.