Nama: Gusti Ngurah Soma Adnyane
NPM: 2413031063
Kelas: 2024B
Framework Measurement ACCA Financial Reporting (FR) menjelaskan secara jelas dan terstruktur mengenai konsep pengukuran dalam pelaporan keuangan berdasarkan kerangka konseptual yang digunakan dalam ujian ACCA, khususnya pada modul Financial Reporting (FR). Setelah sebuah unsur keuangan seperti aset, kewajiban, pendapatan, atau beban diakui dalam laporan keuangan, langkah berikutnya adalah menentukan berapa nilai yang harus dicatat dan dilaporkan. Proses ini disebut pengukuran.
Video ini menekankan bahwa tidak ada satu metode pengukuran yang cocok untuk semua situasi.
Oleh karena itu, standar akuntansi memperbolehkan penggunaan beberapa metode pengukuran sesuai dengan jenis dan tujuan pelaporan suatu item. Beberapa metode tersebut antara lain:
1. Biaya historis adalah yaitu harga pembelian awal aset atau kewajiban saat pertama kali dicatat.
2. Nilai kini yaitu nilai yang mencerminkan kondisi saat ini, termasuk:
3. Nilai wajar adalah harga yang diterima jika aset dijual atau dibayar jika kewajiban diambil alih pada tanggal pelaporan;
4. Nilai guna adalah nilai kini dari arus kas masa depan yang diharapkan dari penggunaan suatu aset;
5. Biaya kini adalah jumlah yang harus dibayar untuk memperoleh aset yang sama pada masa kini.
Dalam memilih metode pengukuran yang paling sesuai, video ini menjelaskan bahwa perusahaan harus mempertimbangkan empat aspek utama, yaitu:
Relevansi informasi, apakah nilai yang disajikan membantu pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi;
Penyajian yang andal, apakah angka yang ditampilkan benar-benar mencerminkan kondisi sesungguhnya;
Ketidakpastian pengukuran, seberapa besar nilai tersebut dapat diestimasi secara akurat; dan
Biaya versus manfaat, apakah biaya untuk memperoleh informasi tersebut sepadan dengan manfaat yang diperoleh pengguna laporan
Video ini juga menjelaskan bahwa dalam praktik sehari-hari, laporan keuangan sering menggunakan kombinasi dari beberapa metode pengukuran (mixed measurement basis).
Contohnya, aset tetap dapat dicatat berdasarkan biaya historis, sementara investasi dilaporkan berdasarkan nilai wajar. Meskipun pendekatan ini membuat laporan keuangan terlihat tidak terlalu seragam, hal tersebut dinilai memberikan gambaran yang lebih realistis dan relevan terhadap kondisi keuangan perusahaan.
NPM: 2413031063
Kelas: 2024B
Framework Measurement ACCA Financial Reporting (FR) menjelaskan secara jelas dan terstruktur mengenai konsep pengukuran dalam pelaporan keuangan berdasarkan kerangka konseptual yang digunakan dalam ujian ACCA, khususnya pada modul Financial Reporting (FR). Setelah sebuah unsur keuangan seperti aset, kewajiban, pendapatan, atau beban diakui dalam laporan keuangan, langkah berikutnya adalah menentukan berapa nilai yang harus dicatat dan dilaporkan. Proses ini disebut pengukuran.
Video ini menekankan bahwa tidak ada satu metode pengukuran yang cocok untuk semua situasi.
Oleh karena itu, standar akuntansi memperbolehkan penggunaan beberapa metode pengukuran sesuai dengan jenis dan tujuan pelaporan suatu item. Beberapa metode tersebut antara lain:
1. Biaya historis adalah yaitu harga pembelian awal aset atau kewajiban saat pertama kali dicatat.
2. Nilai kini yaitu nilai yang mencerminkan kondisi saat ini, termasuk:
3. Nilai wajar adalah harga yang diterima jika aset dijual atau dibayar jika kewajiban diambil alih pada tanggal pelaporan;
4. Nilai guna adalah nilai kini dari arus kas masa depan yang diharapkan dari penggunaan suatu aset;
5. Biaya kini adalah jumlah yang harus dibayar untuk memperoleh aset yang sama pada masa kini.
Dalam memilih metode pengukuran yang paling sesuai, video ini menjelaskan bahwa perusahaan harus mempertimbangkan empat aspek utama, yaitu:
Relevansi informasi, apakah nilai yang disajikan membantu pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi;
Penyajian yang andal, apakah angka yang ditampilkan benar-benar mencerminkan kondisi sesungguhnya;
Ketidakpastian pengukuran, seberapa besar nilai tersebut dapat diestimasi secara akurat; dan
Biaya versus manfaat, apakah biaya untuk memperoleh informasi tersebut sepadan dengan manfaat yang diperoleh pengguna laporan
Video ini juga menjelaskan bahwa dalam praktik sehari-hari, laporan keuangan sering menggunakan kombinasi dari beberapa metode pengukuran (mixed measurement basis).
Contohnya, aset tetap dapat dicatat berdasarkan biaya historis, sementara investasi dilaporkan berdasarkan nilai wajar. Meskipun pendekatan ini membuat laporan keuangan terlihat tidak terlalu seragam, hal tersebut dinilai memberikan gambaran yang lebih realistis dan relevan terhadap kondisi keuangan perusahaan.