Posts made by Gusti Ngurah Soma Adnyane

TA B 2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Gusti Ngurah Soma Adnyane -
Nama: Gusti Ngurah Soma Adnyane
NPM: 2413031063
Kelas: B

Jurnal ini membahas konsep manajemen laba, yaitu upaya manajer dalam mengelola laba perusahaan agar terlihat sesuai harapan atau tujuan tertentu, tetapi tetap dalam batas aturan akuntansi. Hal ini dilakukan karena manajer memiliki akses informasi yang lebih lengkap dibanding pihak eksternal, sehingga bisa mengubah laporan keuangan sesuai kebutuhan mereka.
Ada dua cara utama melihat manajemen laba.
Yang pertama adalah perspektif oportunistik, yang menyatakan bahwa manajer memanfaatkan perbedaan informasi untuk keuntungan pribadi, seperti memenuhi target bonus, syarat pinjaman, atau menghindari regulasi. Perspektif ini memandang manajemen laba sebagai tindakan manipulatif yang bisa merugikan pihak terkait.
Yang kedua adalah perspektif sinyal, yaitu pendapat bahwa manajer menggunakan manajemen laba untuk memberi sinyal atau informasi penting kepada investor mengenai kondisi dan prospek perusahaan secara halus, sehingga membantu dalam pengambilan keputusan.
Jurnal ini meninjau 50 artikel internasional tentang manajemen laba, sebagian besar menggunakan metode kuantitatif dan menelusuri pendekatan akrual.
Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas artikel mengambil perspektif oportunistik, meskipun beberapa juga mulai meneliti perspektif sinyal.
Manajemen laba dibagi menjadi dua jenis: manajemen laba berbasis akrual dan manajemen laba berbasis aktivitas nyata.
Manajemen laba berbasis aktivitas nyata dilakukan dengan mengubah kegiatan operasional perusahaan, dan jenis ini lebih sulit dideteksi oleh auditor.

TA B 2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Gusti Ngurah Soma Adnyane -
Assalamualaikum wr, wb
Nama: Gusti Ngurah Soma Adnyane
NPM: 2413031063
Jurnal ini membicarakan elemen-elemen, struktur, dan kerangka konseptual dari teori akuntansi. Jurnal ini juga menekankan bahwa teori akuntansi hanya bermanfaat jika digunakan dalam kehidupan nyata dalam praktik pelaporan keuangan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah memahami berbagai penjelasan mengenai teori akuntansi, elemen-elemennya, struktur, serta kerangka konseptualnya. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dari jurnal dan sumber internet.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen, struktur, dan kerangka konseptual teori akuntansi merupakan dasar penting dalam membuat pelaporan keuangan yang kredibel.Penulis menekankan bahwa akuntan dan para ahli keuangan tidak hanya perlu mempelajari teori, tetapi juga menerapkannya dalam praktik, agar dapat menghadapi berbagai masalah seperti kecurangan finansial dan penyimpangan laporan keuangan yang sering terjadi di dunia korporasi. Jurnal ini menjelaskan beberapa teori akuntansi seperti teori agen, stewardship, dan akuntabilitas yang mencakup hubungan langsung antara teori akuntansi dengan praktik pelaporan keuangan. Di sisi lain, teori akuntansi dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa pendekatan, yaitu pragmatis, sintaktik, semantik, normatif, positif, naturalistik, dan ilmiah. Beberapa elemen utama dari teori akuntansi meliputi kegunaan, relevansi, reliabilitas, komparabilitas, serta konsistensi informasi keuangan. Struktur teori akuntansi terdiri dari postulat, konsep, dan prinsip yang sering saling tumpang tindih dan memiliki berbagai makna serta penafsiran.
Kerangka konseptual pelaporan keuangan yang dikembangkan oleh lembaga seperti IASB membantu dalam pembuatan dan penerapan standar akuntansi. Kerangka ini juga berperan penting dalam menghubungkan teori dengan praktik agar laporan keuangan dapat memenuhi kebutuhan pihak-pihak tertentu, seperti investor, karyawan, pemberi pinjaman, dan pemerintah.

TA B 2025 -> DISKUSI

by Gusti Ngurah Soma Adnyane -
Setelah saya menonton video diatas saya menulis beberapa materi yang dapat disimpulkan yaitu:
Teori akuntansi adalah kerangka konsep yang digunakan untuk memahami dan mengatur cara kerja praktik akuntansi serta pelaporan keuangan. Tujuannya adalah membantu para profesional akuntansi dalam menganalisis, mengevaluasi, dan mengembangkan prinsip-prinsip akuntansi agar informasi keuangan yang dihasilkan dapat dipercaya dan berguna bagi para pengambil keputusan.
Menurut American Accounting Association, teori akuntansi adalah sekumpulan konsep dan pernyataan yang membimbing para akuntan dalam mengidentifikasi, mengukur, serta menyampaikan informasi ekonomi melalui laporan keuangan.
Teori akuntansi ini memiliki logika yang jelas dan bertujuan memberikan kerangka umum bagi setiap akuntan untuk mengevaluasi dan mengembangkan praktik-praktik baru sesuai dengan perkembangan dunia bisnis dan teknologi.
Teori akuntansi memiliki beberapa tujuan penting, yaitu:
Pertama, membantu mengelompokkan dan mengevaluasi transaksi keuangan agar laporan yang dihasilkan lebih akurat dan mudah dipahami. Kedua, memberikan dasar untuk menentukan nilai sebenarnya dari aset atau entitas. Ketiga, membantu proses pengambilan keputusan ekonomi perusahaan dan para pihak terkait. Keempat, menjadi panduan dalam mengembangkan standar akuntansi dan laporan keuangan yang berlaku luas. Kelima, membantu dalam perencanaan anggaran dan pengelolaan aset agar lebih efisien. Teori akuntansi terus berkembang seiring perubahan di dunia bisnis dan teknologi.
Misalnya, munculnya standar pelaporan keuangan internasional (IFRS) dan penggunaan teknologi digital dalam proses pencatatan. Karena itu, teori akuntansi memiliki peran penting sebagai dasar ilmiah serta panduan praktis dalam menjalankan akuntansi yang efektif dan dapat dipercaya. Dengan demikian, teori akuntansi berkaitan erat dengan prinsip-prinsip dan metode yang menjadi dasar dalam praktik akuntansi.Tujuannya adalah menghasilkan informasi keuangan yang relevan, andal, dan bisa digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.