Kiriman dibuat oleh Gusti Ngurah Soma Adnyane

AKM B2025 -> Diskusi

oleh Gusti Ngurah Soma Adnyane -
Nama: Gusti Ngurah Soma Adnyane
NPM: 2413031063
Kelas: 2024B
Izin Menjawab Ibu
Siklus akuntansi menurut aturan yang berlaku adalah rangkaian langkah sistematis yang dilakukan perusahaan untuk mencatat, mengolah, dan menyajikan transaksi keuangan hingga menghasilkan laporan keuangan yang benar dan lengkap. Secara umum, siklus akuntansi meliputi beberapa tahap utama, yaitu:

1. Pencatatan transaksi ke dalam jurnal umum berdasarkan bukti transaksi.
2. Memposting ke buku besar, yaitu memindahkan data dari jurnal ke akun-akun terkait.
3. Menyusun neraca saldo (trial balance) untuk memastikan keseimbangan debit dan kredit.
4. Membuat jurnal penyesuaian, agar akun mencerminkan kondisi sebenarnya di akhir periode.
5. Menyusun laporan keuangan, yang meliputi laporan laba rugi, perubahan ekuitas, dan neraca.
6. Membuat jurnal penutup, untuk menutup akun-akun sementara seperti pendapatan dan beban.
7. Menyusun neraca saldo setelah penutupan, guna memastikan saldo akhir sudah benar.

AKM B2025 -> Diskusi

oleh Gusti Ngurah Soma Adnyane -
Nama: Gusti Ngurah Soma Adnyane
NPM: 2413031063
Kelas: 2024B
Menurut saya mengapa mengembangkan kerangka kerja definisional untuk unsur-unsur dasar akuntansi sangat diperlukan karena membantu menciptakan kesamaan pemahaman tentang istilah dan konsep yang digunakan dalam laporan keuangan. Dengan adanya kerangka ini, akuntan, manajemen, dan pengguna laporan keuangan memiliki acuan yang sama dalam menafsirkan aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban. Hal ini membuat laporan keuangan menjadi lebih konsisten, mudah dibandingkan, dan dapat dipercaya. Selain itu, kerangka kerja ini juga memudahkan dalam penyusunan standar akuntansi baru agar tetap selaras dengan prinsip dasar akuntansi yang berlaku.

AKM B2025 -> Diskusi

oleh Gusti Ngurah Soma Adnyane -
Nama: Gusti Ngurah Soma Adnyane
NPM: 2413031063
Kelas: 2024B
1. Saya mengambil kesimpulan bahwa prinsip atau standar akuntansi yang diterima umum adalah seperangkat pedoman dan aturan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan agar hasilnya dapat dipercaya, relevan, dan dapat dibandingkan. Standar ini membantu agar laporan keuangan bisa dipahami oleh semua pihak yang membutuhkannya, seperti investor, kreditor, maupun manajemen. Karakteristik dasarnya meliputi relevansi, yaitu informasi harus berguna bagi pengambilan keputusan; keandalan, artinya data yang disajikan benar dan dapat dipercaya; keterbandingan, agar laporan antarperusahaan atau antarperiode bisa dibandingkan; konsistensi dalam penggunaan metode akuntansi; serta dapat dipahami, sehingga laporan disusun dengan jelas dan mudah dimengerti.

2. Menurut saya, perbedaan antara Statement of Financial Accounting Standards (SFAS) dan Statement of Financial Accounting Concepts (SFAC) terletak pada fungsinya. SFAS berisi aturan resmi yang diterbitkan oleh FASB untuk mengatur secara langsung bagaimana laporan keuangan harus disusun, misalnya tentang pengakuan pendapatan, pencatatan aset, dan kewajiban. Karena itu, SFAS bersifat wajib diterapkan oleh perusahaan. Sementara itu, SFAC berisi konsep dasar atau kerangka pemikiran yang menjadi landasan dalam pembuatan standar-standar tersebut. SFAC tidak bersifat mengikat, tetapi memberikan dasar teori dan arah bagi FASB dalam menyusun aturan akuntansi yang baru. Singkatnya, SFAS adalah aturan praktik yang harus diikuti, sedangkan SFAC adalah pedoman konsep yang menjadi dasar pembentukannya.