Nama: Refamei kudadiri
Nom: 2413031014
1. Prinsip-prinsip atau standar akuntansi yang diterima umum (Generally Accepted Accounting Principles/GAAP) dan karakteristik dasarnya Jika menjelaskan prinsip atau standar akuntansi yang diterima umum, maka harus ditekankan bahwa GAAP adalah seperangkat aturan, prinsip, prosedur, dan pedoman yang mengatur bagaimana laporan keuangan harus disusun dan disajikan agar dapat dimengerti, andal, dan bisa dibandingkan. Karakteristik dasar yang perlu dimasukkan dalam penjelasan antara lain:
1. Relevan → Informasi harus bermanfaat untuk pengambilan keputusan.
2. Andal (reliability) → Informasi dapat dipercaya, bebas dari kesalahan material, dan penyajian yang jujur (faithful representation).
3. Dapat dibandingkan (comparability) → Laporan keuangan antar periode atau antar perusahaan dapat dibandingkan.
4. Konsistensi → Metode akuntansi digunakan secara konsisten dari periode ke periode.
5. Materialitas → Informasi dianggap penting jika berpengaruh pada keputusan pengguna laporan.
6. Netralitas → Tidak memihak atau dimaksudkan untuk menguntungkan pihak tertentu.
7. Dapat dipahami (understandability) → Disajikan dengan jelas sehingga bisa dipahami oleh pengguna yang memiliki pengetahuan memadai.
2. Perbedaan antara Statement of Financial Accounting Standards (SFAS) FASB dengan Statement of Financial Accounting Concepts (SFAC) FASB
*.* SFAS (Statement of Financial Accounting Standards)
1.Berisi aturan dan standar akuntansi yang bersifat praktis dan mengikat.
2.Digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan laporan keuangan.
3.Isinya menjelaskan perlakuan akuntansi untuk topik tertentu (misalnya pendapatan, leasing, instrumen keuangan).
4.Contoh: SFAS No. 13 tentang akuntansi untuk sewa guna usaha (lease accounting).
*.* SFAC (Statement of Financial Accounting Concepts)
1.Berisi kerangka konseptual atau dasar pemikiran teoritis yang mendukung pembuatan standar akuntansi.
2.Tidak bersifat mengikat, lebih berupa pedoman bagi FASB ketika mengembangkan SFAS baru.
3.Menjelaskan konsep umum seperti tujuan laporan keuangan, karakteristik kualitatif informasi akuntansi, elemen laporan keuangan.
4.Contoh: SFAC No. 8 tentang Conceptual Framework for Financial Reporting.
Nom: 2413031014
1. Prinsip-prinsip atau standar akuntansi yang diterima umum (Generally Accepted Accounting Principles/GAAP) dan karakteristik dasarnya Jika menjelaskan prinsip atau standar akuntansi yang diterima umum, maka harus ditekankan bahwa GAAP adalah seperangkat aturan, prinsip, prosedur, dan pedoman yang mengatur bagaimana laporan keuangan harus disusun dan disajikan agar dapat dimengerti, andal, dan bisa dibandingkan. Karakteristik dasar yang perlu dimasukkan dalam penjelasan antara lain:
1. Relevan → Informasi harus bermanfaat untuk pengambilan keputusan.
2. Andal (reliability) → Informasi dapat dipercaya, bebas dari kesalahan material, dan penyajian yang jujur (faithful representation).
3. Dapat dibandingkan (comparability) → Laporan keuangan antar periode atau antar perusahaan dapat dibandingkan.
4. Konsistensi → Metode akuntansi digunakan secara konsisten dari periode ke periode.
5. Materialitas → Informasi dianggap penting jika berpengaruh pada keputusan pengguna laporan.
6. Netralitas → Tidak memihak atau dimaksudkan untuk menguntungkan pihak tertentu.
7. Dapat dipahami (understandability) → Disajikan dengan jelas sehingga bisa dipahami oleh pengguna yang memiliki pengetahuan memadai.
2. Perbedaan antara Statement of Financial Accounting Standards (SFAS) FASB dengan Statement of Financial Accounting Concepts (SFAC) FASB
*.* SFAS (Statement of Financial Accounting Standards)
1.Berisi aturan dan standar akuntansi yang bersifat praktis dan mengikat.
2.Digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan laporan keuangan.
3.Isinya menjelaskan perlakuan akuntansi untuk topik tertentu (misalnya pendapatan, leasing, instrumen keuangan).
4.Contoh: SFAS No. 13 tentang akuntansi untuk sewa guna usaha (lease accounting).
*.* SFAC (Statement of Financial Accounting Concepts)
1.Berisi kerangka konseptual atau dasar pemikiran teoritis yang mendukung pembuatan standar akuntansi.
2.Tidak bersifat mengikat, lebih berupa pedoman bagi FASB ketika mengembangkan SFAS baru.
3.Menjelaskan konsep umum seperti tujuan laporan keuangan, karakteristik kualitatif informasi akuntansi, elemen laporan keuangan.
4.Contoh: SFAC No. 8 tentang Conceptual Framework for Financial Reporting.