Posts made by Aditya Renaldi_2455021004

Sumber historis pancasila sebagai dasar dalam pengembangan ilmu dapat ditelusuri dalam dokumen negara yaitu dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Pada alinea ke 4 sendiri kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan ilmu pengentahuan dan teknologi harus mengacu pada nilai-nilai pancasila.
Jika pengembangan ilmu pengentahuan dan teknologi tidak berdasaran nilai pancasila itu sama halnya telah mengabaikan amanat alinea 4 UUD NRI.

Sumber sosiologis pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu ditemukan pada sikap masyarakat yang sangat memperhatikan dimensi ketuhanan dan kemanusiaan
Sehigga,manakala ilmu pengentahuan dan teknologi tidak sejalan dengan nilai ketuhanan dan kemanusiaan biasanya terjadi penolakan.

Pengembangan teknologi di indoensia saat ini belum berakar pada nilai nilai budaya bangsa indonesia,faktanya lebih berorientasi pada kebutuhan pasar hal ini menunjukan adanya tantangan pancasila sebagai dasar dalam pengembangan ilmu yaitu:
1.Kapitalisme yang menguasai ekonomi dunia.
2.Globalisasi melemahkan daya saing bangsa indonesia hanya sebatas konsumen.
3.Konsumenrisme Indonesia menjadi pasar produk teknologi negara lain yang lebih maju Iptek.

Kesimpulan: Kita sebagai penerus bangsa perlu mempertahankan dan mengadaptasi nilai-nilai Pancasila agar tetap relevan dan dapat mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan yang berkeadilan, bermanfaat bagi masyarakat, dan sesuai dengan kebutuhan bangsa.

Mesin A MKU Pancasila -> Forum tanggapan video 2

by Aditya Renaldi_2455021004 -
Menurut tanggapan saya
ideologi lahir pada akhir abad ke-18
lama Revolusi Perancis oleh Anturan
Destutt De Trancy istilah itu berasal dari dua kata ideos yang berarti gagasan dan logos yang artinya ilmu.

Idiologi:ilmu tentang pikiran manusia yang mampu menunjukan arah yang benar di masa depan.

Adapun cara mempertahankan idiologi di era digital yaitu:
1.Peningkatan Literasi Digital
2.Pemanfaatan Teknologi untuk Edukasi.
3.Penerapan Nilai dalam Kehidupan Sehari-hari.
4.Kolaborasi dengan Media Lokal dan Nasional
Dorong media untuk memproduksi konten yang relevan dengan ideologi, seperti film, sinetron, atau dokumenter.
5.Mendorong Diskusi Kritis
Menciptakan ruang diskusi digital, seperti grup Facebook, forum, atau webinar, untuk membahas isu-isu aktual dalam konteks ideologi.
Menurut tanggapan saya
Isu yang di angkat yaitu: rapat dengar pendapat komisi 3 DPR RI terkait upaya kriminalisasi dan perbuatan sewenang-wenang terhadap Jaksa Jovi Andre Bactiar,SH.

Dengan Pokok Pembahasan:
1.Upaya Kriminalitas Terhadap Jaksa Jovi
2.Perbuatan sewenang-wenang Siti Holija Harahap sewaktu menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan;
3.Upaya Siti Holija Harahap supaya Jaksa Jovi Andrea Bachtiar dipecat dari Kejaksaan Republik Indonesia.

Dengan permasalahan:
Tuduhan Nela Marsela(rekan jaksa) menggunakan mobil dinas Tapanuli Selatan untuk berhubungan bandan
Faktanya:tidak terjadi jaksa Jovi hanya memberi himbauan supaya mobil dinas di pakai semestinya karena itu uang rakyat hanya pinjam pakai bukan malah buat menghedonkan diri sendiri. Dan menuduh jaksa Jovi itu memblokir semua nomor pegawai (rekan jaksa lainnya).

Menurut Rudianto anggota komisi 3:Itu hanya koreksi bersama kejaksaan
Kasus sepeke bisa di rapatkan tetapi mencoreng citra kejaksaan sendiri.

Dapat di simpulkan bahwa: seorang jaksa menyerang rekan jaksa lainya itu hal yang lucu dan tidak menarik untuk di publikasikan.
Dan lebih baij berbicara langsung kepada pemimpin di bandingkan membuat tanggapan di sosial media karena itu tidak ada di kode etik kejaksaan.